Untuk hari ke-28 (yang pun sudah telat) ini, saya mau cerita random lagi...
Beberapa hari lalu teman di WAG komunitas membagi sebuah foto ajakan main game. Game spontan utk mengambil buku yg berada dekat dg kita, membuka halaman tertentu & membaca baris tertentu. Saat itu saya memilih buku yg entah berapa lama bertengger di meja kerja. Niat dibaca dari lama, namun tak kunjung terlaksana jua.
The Winezard Series, season one, di buat oleh Kobe Bryan, di tulis oleh Wesley King.
Bukan isinya yg bisa saya ceritakan, krn saya belum membacanya. Namun, bagaimana dan kenapa buku itu saya beli, yg lebih ingin saya ceritakan.
Jadi, sebelum Kobe Bryan & anaknya Gigi Bryant meninggal krn kecelakaan heli di CA, saya belum tahu siapa Kobe Bryan. Saat meninggal, sepertinya banyak lini masa dipenuhi berita jatuhnya heli yg ditumpangi Kobe, anak, & teman2nya. Saya ingat video yang pertama saya lihat adl saat LeBron turun dr pesawat, terlihat berbicara dg orang & menangis. Saya bilang ke @eka_kuina
'Gw liat LeBron sampe nangis gitu ya'. & komennya 'kamu nggak tau Kobe tapi tau LeBron?'. (Red: Saya nggak tahu juga siapa LeBron saat itu. Hanya pas lihat beritanya, disebutkan namanya LeBron. hehehe)
Saat itu saya mulai membaca berita2nya, mencari tahu perjalanan karirnya, menonton talkshow2 yg dia datangi, mengikuti ig nya & ig keluarganya. Menangis... Bukan menangis karena nggak kenal, tapi menangis krn (lagi2) orang baik & berbakat meninggal cepat. Terlebih anaknya. Melihatnya menuruni bakat ayahnya main basket, membuat saya semakin sedih.
Paling sedih saat Kobe bilang bahwa meskipun sbg orang tua sibuk dg pekerjaan (basket), badan lelah, tapi anak2 mereka tidak tahu itu. Mereka tetap harus tahu bahwa orang tuanya ada untuk mereka. Karenanya dia mengorbankan tidurnya. Dia berlatih basket malam & pagi hari. Sehingga saat anak2nya bangun, dia bisa bersama mereka.
Tak lama, istrinya mengumumkan bahwa salah satu buku terbaru Kobe akan diluncurkan (setelah dia pergi). Saya langsung klik klik klik. Semua buku Kobe saya masukkan keranjang, baru 1 yang saya proses beli. Nyicil nggak papa lah... Yang penting punya kenang2an dari orang yang sangat menginspirasi. Itulah kenapa buku orange bersampul tebal itu bisa nangkring di meja saya. Sekian.
No comments:
Post a Comment