Beberapa status facebook-ku yang akhirnya batal terbit... :))
Mulai banyak melihat reportase dari wartawan2 facebook, yang telah dengan sukses meliput "secara actual" di lokasi bencana... Mereka hanya "ingin tahu" karena sesungguhnya mereka "tidak tahu" untuk kemudian berusaha "memberi tahu". Kelihatannya koq jadi..."Sok Tahu" :p
Setelah melihat beberapa koleksi orang), Membenarkan ramalan adiknya yang bernama @Fadhilla Sejati, bahwa pada akhirnya semua akan menjadi objek wisata.. Mungkin ini juga yang di maksud "hikmah dari sebuah bencana".. ck...ck... :p
Melihat kampung halamannya, di belakang seseorang yang sedang bergaya ke arah kamera.... it means???
Ya ampyuuuunnn.... Guru SMU ku rupanya hobi wisata bencana. Photonya pake nunjuk2 lagi... Kata orang tua jaman dulu, kalo nunjuk sembarangan bisa buntung lho pak... :p
Monday, November 29, 2010
Wednesday, November 24, 2010
Jadi Manusia Biasa
Untuk saat ini, belum banyak cerita. Hanya ingin berkata "Ehm, mengecewakan...." :p
1000 % benar untuk pernyataan yang mengatakan bahwa tak ada yang abadi di dunia ini. Yang awalnya indah, bisa menjadi tidak indah, yang awalnya keren bisa jadi tidak keren, yang awalnya menyenangkan bisa jadi tidak menyenangkan.... Normally...
Tidak ada yang salah....
Semua benar, semua layak, dan semua sudah pada tempatnya. Tidak ada yang salah.
Hanya saja,
Jangan pernah menyalahkan, ketika rasa yang dulu berkobar akhirnya hilang dan lenyap begitu saja. Karena rasanya kobaran api itu tak layak lagi di arahkan kesana. Hanya terbuang percuma nampaknya.
Maaf,
Rasa bangga itu telah sirna....
Sekarang, semua terasa biasa...
Karena ternyata kehebatan itu tidak pada tempatnya... :p
Manusia biasa
1000 % benar untuk pernyataan yang mengatakan bahwa tak ada yang abadi di dunia ini. Yang awalnya indah, bisa menjadi tidak indah, yang awalnya keren bisa jadi tidak keren, yang awalnya menyenangkan bisa jadi tidak menyenangkan.... Normally...
Tidak ada yang salah....
Semua benar, semua layak, dan semua sudah pada tempatnya. Tidak ada yang salah.
Hanya saja,
Jangan pernah menyalahkan, ketika rasa yang dulu berkobar akhirnya hilang dan lenyap begitu saja. Karena rasanya kobaran api itu tak layak lagi di arahkan kesana. Hanya terbuang percuma nampaknya.
Maaf,
Rasa bangga itu telah sirna....
Sekarang, semua terasa biasa...
Karena ternyata kehebatan itu tidak pada tempatnya... :p
Manusia biasa
Saturday, November 13, 2010
Waiting for the End
Waiting For The End
By : Linkin Park
This is not the end
This is not the beginning
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within em
We say yeah
With fists flying up in the air
Like we’re holding onto something that’s invisible there
Cuz we’re living at the mercy of the pain and the fear
Until we dead it forget it
Let it all disappear
Waiting for the end to come
Wishing I had strenght to stand
This is not what I had planned
It’s out of my control
Flying at the speed of light
Thoughts were spinning in my head
So many things were left unsaid
It’s hard to let you go
I know what it takes to move on
I know how it feels to lie
All I wanna do is trade this life for something new
Holding on to what I haven’t got
Sitting in an empty room
Trying to forget the past
This was never meant to last
I wish it wasn’t so
What was left when that fire was gone
I thought it felt right but that right was wrong
All caught up in the eye of the storm
And trying to figure out what it’s like moving on
And I don’t even know what kind of things I said
My mouth kept moving and my mind went dead
Picking up those pieces now where to begin
The hardest part of ending is starting again
All I wanna do is trade this life for something new
Holding on to what I haven’t got
This is not the end
This is not the beginning
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something empty's within em
We say yeah
With fists flying up in the air
Like we’re holding onto something that’s invisible there
Cuz we’re living at the mercy of the pain and the fear
Until we dead it forget it
Let it all disappear.
Ps : Thanks for share the link papaghonz.... Meaningfull :p
Monday, November 1, 2010
Duka Yang Tak Terucap
Manakala berjuta kata menumpuk di ujung lidah,
Maka hanya diam yang bisa menceritakan semuanya
Manakala semua cerita bertumpuk di ujung jari,
Maka hanya diam yang bisa menuliskan semuanya
Manakala ratusan kisah mengantri di dalam kepala,
Maka hanya diam yang bisa mendongengkan semuanya
Entah sudah berapa banyak kata, cerita, dan kisah yang bermunculan beberapa hari terakhir ini,
Namun tak satupun bisa ku tuangkan dalam sebaris kata
Tak satupun bisa kutuangkan dalam sebaris cerita
Tak satupun bisa kutuangkan dalam sepenggal kisah
Belum.... belum saatnya
Semua sliwar-sliwer silih berganti di dalam tempurung kepalaku
Menunggu, saling menyalib, saling berebut, saling desak-mendesak untuk bisa melompat ke permukaan
Sebagai sebuah kata, sebagai sebaris cerita, sebagai sepenggal kisah
Belum.... belum saatnya
Biarkan semua mengendap,
Seiring dengan meredamnya deru dan debu yang saat ini sedang rajin menggema
Biarkan semua meresap,
Seiring dengan bibit kesuburan yang sedang di tebarkan Tuhan ditanah kelahiranku
Biarkan semua mengalir,
Seiring dengan aliran doa yang deras terpancar dari setiap umat di muka bumi
Biarkan semua membumi,
Seiring dengan kesadaran manusia akan betapa kecilnya kita di bumi ini
Ada saat dimana kita terlahir,
Ada saat dimana kita bertemu,
Ada saat dimana kita berpisah,
Ada saat dimana kita mati
Semua telah pasti,
Hanya waktu yang menjadi misteri
Hanya jarak diantaranya yang tak pernah bisa kita ramalkan
Untuk yang telah pergi,
Damailah engkau disana
Doa kami sebagai manusia yang ditinggalkan,
Akan selalu tercurah untukmu
Untuk yang masih di beri kesempatan,
Semoga semua kelapangan dada,ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan senantiasa menjadi teman kita dalam menjalani hari-hari.
Semua akan menjadi indah pada waktunya
Cinta, kasih, sayang, dan doa setulus hati untuk bumi kita yang sedang berduka
Tuhan Maha Besar....Tuhan Maha Besar....Tuhan Maha Besar....
Maka hanya diam yang bisa menceritakan semuanya
Manakala semua cerita bertumpuk di ujung jari,
Maka hanya diam yang bisa menuliskan semuanya
Manakala ratusan kisah mengantri di dalam kepala,
Maka hanya diam yang bisa mendongengkan semuanya
Entah sudah berapa banyak kata, cerita, dan kisah yang bermunculan beberapa hari terakhir ini,
Namun tak satupun bisa ku tuangkan dalam sebaris kata
Tak satupun bisa kutuangkan dalam sebaris cerita
Tak satupun bisa kutuangkan dalam sepenggal kisah
Belum.... belum saatnya
Semua sliwar-sliwer silih berganti di dalam tempurung kepalaku
Menunggu, saling menyalib, saling berebut, saling desak-mendesak untuk bisa melompat ke permukaan
Sebagai sebuah kata, sebagai sebaris cerita, sebagai sepenggal kisah
Belum.... belum saatnya
Biarkan semua mengendap,
Seiring dengan meredamnya deru dan debu yang saat ini sedang rajin menggema
Biarkan semua meresap,
Seiring dengan bibit kesuburan yang sedang di tebarkan Tuhan ditanah kelahiranku
Biarkan semua mengalir,
Seiring dengan aliran doa yang deras terpancar dari setiap umat di muka bumi
Biarkan semua membumi,
Seiring dengan kesadaran manusia akan betapa kecilnya kita di bumi ini
Ada saat dimana kita terlahir,
Ada saat dimana kita bertemu,
Ada saat dimana kita berpisah,
Ada saat dimana kita mati
Semua telah pasti,
Hanya waktu yang menjadi misteri
Hanya jarak diantaranya yang tak pernah bisa kita ramalkan
Untuk yang telah pergi,
Damailah engkau disana
Doa kami sebagai manusia yang ditinggalkan,
Akan selalu tercurah untukmu
Untuk yang masih di beri kesempatan,
Semoga semua kelapangan dada,ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan senantiasa menjadi teman kita dalam menjalani hari-hari.
Semua akan menjadi indah pada waktunya
Cinta, kasih, sayang, dan doa setulus hati untuk bumi kita yang sedang berduka
Tuhan Maha Besar....Tuhan Maha Besar....Tuhan Maha Besar....
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
I dedicated this story to my buddy, one of my partner in crime, and my lucky friends, Ijah. She is the one who gave me this big challeng...
-
Alhamdulillah.... Million thanks to Allah SWT ... Untuk semua hal yang sudah diberikan-Nya kepadaku, kepada orang2 disekelilingku. Duu...
-
And again..... One year has gone.... :) I still on the way... I still on my way... :p There is a lotta love, Coz everybody needs a lotta lov...