Sunday, January 2, 2022
30hbc2202 - Anak Kampung
Setiap hari adalah medan perang. Memerangi waktu yg rasanya semakin kencang berlari.
Memerangi urusan yg memberi denyut kehidupan lain di ujung hari.
Memerangi keengganan yg menjelma menjadi lempengan besi, mengganduli badan agar tak beranjak dr kursi.
Memerangi kemalasan utk berbuat sesuatu, alih-alih hanya membiarkan jemari menari.
Harapan, keinginan, & cita2 adl amunisi utk menjalani peperangan demi peperangan.
Yg membuat terus bergerak maju,
Mengalahkan keinginan untuk berhenti.
---
Hari ke-2 dari niatan ikut program #30haribercerita nih. Saya mau bercerita tentang kampung...
Bukan kampung halaman saya, bukan juga kampung halaman suami saya. Ini adl kampung kami.
Saya, @yudi237 , dan K (8 tahun 4 bulan) sering bertukar cerita mengenai masa kecil. Masa kecil saya, ya di kampung Srunen, Glagaharjo sana. Sedangkan ayahnya, di Caringin, Carita. Kami bergantian menceritakan permainan2 yg dulu kami lakukan. K menganggap semua permainan itu seru sekali, dan merasa iri krn Emak Bapaknya adl anak kampung dg banyak kegiatan seru.
Pernah dia pulang main membawa buah bunga pacar air, meminta saya memencet sedikit, sementara dia dg penuh semangat menceritakan bahwa dia dan temannya menyebutnya jumpscare. Saya pura2 terkejut saat buah itu meletup di tangan. Walaupun pada akhirnya dia berkata sambil kecewa "pasti dulu bunda udah main ginian ya?" Saya tertawa.
Hingga pada suatu kesempatan, angin membawa kami ke sebuah kampung di pinggiran kota, berkenalan dg beberapa orang baik di sana, & saat itu juga saya & suami sama2 merasa "Ini kampung K". Di sana kami akan menghabiskan banyak waktu untuk kegiatan seru, tinggal yg lama di setiap libur. Mencoba mengurangi hubungan fisik kami dg gawai. Meskipun dipercobaan tinggal sebentar kemarin, kami msh mjd orang2 mager dg gawai di tangan. Dia dg permainan, saya dengan bacaan.
Next time, we'll set rules!!!
Jika bagi K, kampung itu adl wahana berkegiatan seru, berbeda dg saya & ayahnya. Bagi kami, kampung itu adalah wahana me-nyemeleh-kan diri. Menyeimbangkan hidup dari peperangan harian yg kami alami, mengembalikan pada niat hati yang kami ingin hidupi. :-)
#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc #anakkampung
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Sepertinya, belakangan ini aku di paksa untuk bersahabat dan sekaligus bermusuhan dengan beberapa hal baru. Beberapa hal yang beraneka rupa ...
-
Saya selalu percaya bahwa Tuhan menciptakan alam beserta isinya secara menyeluruh... Tidak terpisah-pisah, dan tidak tanpa alasan... Saya ...
-
Liburan... Adalah saat di mana banyak orang menjadi tantrum, gelisah, dan merasa harus ke mana atau ngapain. Jutaan manusia bergerak, demi ...
No comments:
Post a Comment