Wednesday, March 31, 2010

Pernikahan demi Pernikahan

Satu kalimat yang biasa saja untuk para pendengarnya, namun terasa sangat luar biasa untuk yang mengalaminya. Untuk yang mendengarkan, mungkin hanya akan menjadi pancingan untuk mengatakan,

"Wow.... Selamat ya....." atau"Eh, serius lu??" atau"Gila lu...akhirnya merid juga.."
Tetapi untuk yang mengalami? Wwwwooowww...... Looks great ... dan tentunya not easy guys...:P

Entah sudah berapa banyak pernikahan yang terjadi surraunding me.... Sepertinya semakin hari semakin banyak saja orang yang memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Banyak sekali. Aku berikan ke empat jempolku untuk kalian.Banyak cara dan banyak jenis pertemuan yang berujung pada pernikahan, paling tidak yang terjadi pada teman2 ku. Ada yang perlu waktu bertahun2 untuk bersama dengan alasan untuk saling mengenal baru kemudian memutuskan untuk mengubah status mereka dari "single" being "married".

Namun tidak sedikit juga yang langsung memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya beberapa waktu setelah bertemu dengan pasangannya.Bulan ini saja, ada beberapa temanku yang melangsungkan upacara sakral melepaskan masa lajangnya.

Sayangnya, aku hanya bisa menghadiri beberapa saja. Dua tepatnya. Ya, minggu lalu aku melakukan perjalanan persahabatan. Perjalanan persahabatan dengan kegiatan menghadiri hari bahagia dari temanku dan pasangannya. Dua pasangan yang masing2 memiliki cerita unik dan menarik sebagai bagian dari perjalanan cinta mereka.

Ini adalah cerita mengenai pernikahan pasangan yang pertama......

Della dan Teja. Sahabat yang aku kenal ketika duduk di bangku kuliah. Persahabatan kami tidak selengket madu, tapi juga tidak secair air. Semuanya memiliki porsi yang cukup untuk kami saling berbagi kebahagiaan. Della akhirnya memilih untuk menikahi lelaki yang telah lama menjadi kekasihnya, Teja. Pernikahan mereka di helat di rumah Della, di Banjarnegara.

Aku yang datang bersama beberapa orang temanku, langsung menemui si pengantin di dalam kamarnya. Dia terlihat sangat...sangat berbeda dari hari2 biasa. Paling tidak dengan masa ketika kami masih di Kampus. Dia terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya warna putih berhiaskan bros besar dan bunga melati di sana-sini. You are a beautiful bride Della.....

Beberapa saat setelah kami melepas rindu di kamar pengantin itu, Dela harus keluar menemui mempelai laki2 nya untuk melakukan akad nikah. Aku berusaha mengabadikan proses itu semampuku. Berharap tidak terlewatkan momen penting dalam hidup sahabatku. Proses akad nikah akhirnya berjalan dengan lancar, dan Della resmi menjadi Nyonya Rahadian. I'm so glad for you Della....

Setelah akad nikah, Dela dan juga Teja di giring menuju pelaminan untuk melakukan prosesi adat sungkeman, saweran, dan photo session. Sepertinya Della sedikit grogi dan tegang, sehingga dia nampak jarang sekali tersenyum. Ikhlas kan del...??? :P

Aku dan teman2 pun menikmati hidangan yang telah di sediakan dan makan sambil sedikit mengobrol. Salah satunya tentang bagaimana bisa teman kita yang sudah menikah langsung berubah sikap dan tidak lagi "merangkul" kita sebagai teman? Apakah mungkin nanti Della akan seperti orang itu juga setelah menikah dengan Teja? I hope not.... Don't be like that Della, its not good for us. hahahha...
Setelah lewat tengah hari, Della berganti busana penganten. Kali ini mereka menggunakan kebaya panjang berwarna merah marun, senada dengan wardrobe yang di gunakan sebagai pelaminan. Kali ini pula, terjadi perubahan yang cukup signifikan dalam diri Della. Dia tersenyum banyak dan bahkan tertawa sodara-sodara..... Congratz yaaa...:P

Memang sudah seharusnya orang yang menikah itu berbahagia bukan? Berbahagialah Della...tertawalah.... Dan kamipun banyak melakukan foto2 dengan penganten yang terlihat sangat ceria itu. Kami memang senang sekali bisa berbagi kebahagiaan dan menghebohkan suasana pesta orang. ^_*

Selamat menempuh hidup baru Dela & Teja.... Wish your new family always got a lot of joy and happiness... ever after.... everlasting.... ^_^

Saturday, March 27, 2010

Mulai Mengumpulkan Yang Terserak

Hari ini sepertinya energiku sudah mulai kembali, meskipun belum seutuhnya dan sepenuhnya. Aku sudah merasa kembali menginjak bumi, setelah beberapa waktu ini serasa terbang melayang. Selagi energi ini masih ada, aku akan segera memanfaatkan waktuku dengan sebaik2nya. Banyak hal yang harus dilakukan, sedikit demi sedikit.

Beberapa hari ini aku berusaha untuk mengingat2 kembali, mengumpulkan kembali, dan merangkum kembali kisah2 yang terserak selama 2 minggu ini. Tepatnya adalah kisah perjalanan kecilku menuju ke timur. Memang ini bukanlah perjalanan yang luar biasa, tetapi bagiku ini tetap saja memiliki makna. Setiap langkah menghasilkan tapak, setiap nafas menghasilkan uap, setiap waktu menghasilkan kisah, dan setiap persinggahan menghasilkan teman.

Aku hanya akan berusaha mendokumentasikan aku dengan apa, siapa, dimana, kenapa, untuk apa, mengapa, dan bagaimana bisa aku mengalaminya. Itu saja. Karena aku yakin suatu saat aku akan melupakan perjalanan kecil itu. Memori kepalaku tidak akan mampu menyimpan detail dari setiap apa yang aku jalani. Karena itulah, aku harus bisa membantu kinerja otakku dalam pendokumentasian itu.

Mungkin tidak akan banyak, tidak akan lengkap, dan tidak akan menarik untuk orang lain. Tetapi aku akan berusaha agar ini bisa menarik untuk diriku sendiri. Karena aku percaya bahwa semua hal yang aku pilih, aku lakukan, dan aku jalani adalah wajib dan berhak untuk aku nikmati.

Saat ini, semuanya masih berserakan, masih berantakan, masih tak bertuan. Tetapi aku akan mencoba untuk memulai mengumpulkan apa yang terserak itu, agar dapat bersatu. Harapanku tidaklah muluk2 atau berlebihan. Aku hanya ingin setiap cerita yang pernah aku lewati, menjadi hal yang selalu luar biasa untukku. Semua akan menjadi tempatku belajar.

Suatu saat aku akan membuka kembali kumpulan apa yang terserak ini, dan tersenyum sambil berkata : "Semenjak dahulu, aku selalu merasa yakin bahwa puzzle kehidupan itu pastilah bisa tersusun rapi, dan itu adalah sekarang....."

We must always be happy, where ever we are guys.... ^_*

Gambar di ambil dari sini

Wednesday, March 24, 2010

Kita Dalam Angka 5

Ada beberapa tulisan yang menjadi terlambat untuk ditulis, hanya karena aku terlalu canggih menyusun sebuah alasan. Alasan yang paling klasik yang aku gunakan untuk ngeles adalah "nggak ada waktu, sibuk, atau kecapekan". Untuk semua alasan itu, aku melupakan banyak sekali momen yang mungkin akan jarang aku rasakan atau temui. Salah satunya adalah tulisan mengenai angka 5.

Tulisan mengenai angka 5 ini, selayaknya aku tulis pada tanggal 20 Maret. Namun karena alasan2 yang sudah pasti hasil mengarang indahku itu, aku baru menulisnya hari ini. Semoga maknanya tidak berubah dan tetap tak lekang oleh waktu. Aku akan membaginya di sini, barang sebait dua bait, tidak semuanya.... :)

******

....................






Kita 5 tahun setelah 5 tahun yang lalu,

Telah banyak mengumpulkan yang terserak.

Meskipun sulit, Kita mampu mengumpulkan niat

Meskipun berat, Kita mampu mengumpulkan keberanian

Meskipun tidak mudah, Kita mampu mengumpulkan alasan.

Meskipun banyak yang berkata mustahil,

Kita mampu mengumpulkan sedikit demi sedikit kemungkinan.


Tidak ada yang hebat dari apa yang kita miliki,

Tidak ada yang dahsyat dari apa yang kita jalani,

Tidak ada yang kuat dari apa yang kita perjuangkan,

Semuanya adalah hal yang biasa, dan sewajarnya.


Itulah kita…..

Kita meyakini bahwa semua hal ada di tangan takdir,

Kita meyakini bahwa tidak ada yang bisa memaksakan kehendak,

Kita meyakini apa yang menjadi keyakinan kita….


Itulah kita….

Kita menjalani semua dengan santai,

Kita menjalani semua dengan nyaman,

Kita menjalani semua dengan tulus,

Kita menjalani semua dengan ikhlas,

Karena kita punya keyakinan, bahwa semua layak untuk di nikmati.


Entah apa yang membuat kita sama-sama percaya,

Bahwa ada akhir dari perjalanan yang sudah terpatri,

Kapan dan bagaimana kita akan sampai padanya,

Itulah yang menjadi hak kita untuk mengusahakannya.


Mungkin ikatan kita tidak sekuat baja,

Mungkin perjuangan kita tidak setegar karang,

Mungkin kesabaran kita tidak seluas samudra,

Namun semua akan baik2 saja,

Selama kita selalu bergandengan tangan….


Semoga 5 tahun ke depan,

Kita bisa maju sebanyak 5 langkah dari kita yang sekarang

Semoga 5 tahun kemudian,

Kita sudah melangkah 50 langkah,

Semoga 5 tahun kemudian,

Langkah2 kita akan selalu maju sekian kali 5 langkah.


Tak perlu berlari, kita hanya perlu melangkah….

Semua akan menjadi dan terasa indah pada waktunya.


Kita dalam angka 5, Bukanlah hal luar biasa untuk dunia.

Tetapi kita dalam angka 5,

Menjadikan hidupku terasa sedikit luar biasa di dunia.

Semoga, begitu juga dengan hidupmu.

.............

******

Thanks to you that made my life so colorfull ....

Lets keep our struggle, to fight the hard live....hehehhee

Aku Pulang dan Ber-hibernasi Sejenak

Aku pulang....

Kembali ke naungan rumah, meskipun ini bukan rumahku.
Dengan harapan bahwa ini masih bisa ku sebut sebagai "rumahku"
Setelah sebuah perjalanan panjang, yang hanya sekedar ku jalani.
Perjalanan panjang yang ku nikmati,
Perjalanan panjang yang sedikit ku dokumentasi.


Aku pulang....
Apapun yang akan terjadi, aku tidak peduli.
Aku hanya ingin pulang,
Untuk kembali memulai sebuah langkah di mulai dari langkah ke-satu.

Dunia luar memang indah,
Dunia luar memang selalu menggiurkan,
Dunia luar memang dapat melenakan,
Beruntunglah kita yang masih ingat pulang.

Untuk apa, berapa lama, demi apa, dan untuk siapa,
Bukanlah hal yang penting untuk di perdebatkan.
Apa hasilnya, apa yang aku dapat, dan apa yang bisa kutunjukkan,
Bukan menjadi prioritasku atas perjalanan ini.
Untung dan Rugi tak pernah menjadi rumus yang aku gunakan.
Karena hanya ada satu rumus yang aku kenal dalam sebuah perjalanan,
Yaitu pergi, dan pulang....

Pergi sama dengan pulang,
Aku pergi, karena aku yakin bahwa aku akan pulang.
Aku pergi, karena aku ingin kembali merasakan pulang.
Bukankah memang itulah hakekat sebuah perjalanan???

Sekarang,
Aku hanya ingin hibernasi sejenak....
Sekarang,
Aku hanya ingin merehatkan diri sebentar....
Sekarang,
Aku hanya ingin mengisi kembali energi sedikit....

Setelah semua perjalanan itu,
Akan kembali kususun kata demi kata yang terserak.
Satu demi satu, tanpa melibatkan nafsu yang memburu...


This is the right time to rest....^_^
(it means : time to rest for having fun, and time to back to work seriously)

Saturday, March 13, 2010

Satu Lagi Note-ku Kembali

Satu lagi note atau catatan kecilku yang aku tulis di sepanjang jalan. Untuk note yang satu ini, muncul ketika aku sedang menyeberangi laut dari Pulau Karimun Jawa menuju Jepara....

******

Nice to see you again my lovely sea...

Aku hanya ingin bilang bahwa aku menyukai laut,aku mencintai laut. Banyak orang yang akhirnya bertanya mengapa dan kenapa. Aku hanya bisa berkata, bahwa aku mencintai laut karena laut menerimaku apa adanya. Dia mengetahui banyak hal tentang aku,karena aku selalu memberitahunya sebisa mungkin.Aku memberitahunya tentang semua hal yang terjadi padaku,yang aku alami,yang aku rasakan.Tak ada yang aku sembunyikan,karena aku tahu dia jujur...

Meskipun dia tahu,dia hanya akan diam. Dia menyimpan semuanya untukku sendiri.

Kemarin,aku telah menumpahkah semua yang sudah lama aku simpan kepadanya lewat pandangan mata kami. Dia memberiku buaian dengan anginnya,sehingga aku bisa tidur dan istirahat sejenak sebelum melanjutkan ceritaku.

Hari ìni aku yakin dia juga melihat dan merasakan hal-hal bodoh yang telah aku lakukan. Tapi dia tetap diam mendengarkanku...

Laut, laut, laut...
Meski jauh jarak yang harus ku tempuh untuk bisa bertemu denganmu, tapi aku tidak dan takkan menyesal...

Semua tentangmu adalah indah dmataku...

kajebow

Thursday, March 11, 2010

Aku Pernah Nonton Sirkus

Beberapa waktu lalu di dekat rumah tempat-ku tinggal, ada sebuah pertunjukan sirkus. Cukup ramai dan heboh, karena jalanan yang sudah cukup sempit itu penuh dengan jajaran mobil2 besar dan berwarna-warni.

Untukku yang lahir dan besar di kampung ini, sirkus masih menjadi hal yang baru. Karenanya, aku membulatkan semangat dan tekat untuk nonton sirkus itu. Dan kesempatan datang ketika ada seorang "londho" yang sedang dalam program intership di rumah. Selain untuk menunjukkan pada si londho, juga untuk menunjukkan kepada bocah kecil yang juga belum pernah ke sirkus.

Namun pada kenyataannya (entah hanya perasaanku saja atau memang benar begitu), rasanya semua yang pergi waktu itu memiliki antusias yang tinggi. Kalau aku sih memang sudah tidak menyangkalnya. hehehe.... tetapi yang lain? menakjubkan. Sampai2 ketika si bocah kecil ketiduran karena lelah (dan hampir membuat agenda nonton sirkus batal), dengan pelan namun pasti si bapak membangunkannya. hahahhaa.... jadi, sebenarnya, siapa yang akan mengantarkan siapa nih? entahlah...bukan masalah yang penting untuk di perdebatkan. Begini saja.... Kita sama2 mengaku bahwa kita semua memang pengen nonton sirkus. gimana? ok kan? :P

Dan berangkatlah kami semua (si bapak, si ibu, si bocah, si londho, mbaknya, dan aku) menuju tempat sirkus. Saat itu hujan turun rintik2, menambah romantis suasana tempat sirkus. Romantis dengan tanahnya yang becek dimana2. hahaha.... *dimana sisi romantisnya??*

Layaknya pertunjukan atau konser2 yang lainnya, harga tiketpun menggunakan sistem kelas2an. Ada yang VIP (kalau nggak salah yang lokasinya pas di depan panggung dan 3 baris di depan), harganya di Rp. 100.000. Setelah itu kelas kedua (namanya lupa) yaitu yang berada di depan panggung, di belakang kelas VIP, harganya Rp. 75.000 atau Rp. 60.000 gitu (sudah lupa). Lalu ada lagi kelas dibawahnya, yaitu yang berada di samping panggung. Kelas yang paling murah adalah kursi yang berada di pinggir2 panggung, karena hanya akan bisa melihat dari samping saja.

Karena kami tiba lebih awal, maka kami bisa memilih tempat duduk paling depan di kelas kami (kelas II). Walhasil, kami jadi seolah2 berada dalam kelas I. Toh hanya dibedakan satu jalan setapak saja.... ^_^

Pertunjukan2 yang di suguhkan dalam sirkuss itu lumayan juga. Bagus kalau kataku yang belum pernah menonton sirkus ini. Meskipun ada beberapa masalah teknis yang terjadi, tapi tidak mengurangi rasa wah-nya.... :P

Salah satu pertunjukan yang ada adalah yang melibatkan anjing2 kecil. Ada 4 anjing dengan satu orang pemandu. Anjing2 itu di giring untuk melakukan beberapa atraksi, diantaranya lompat halang rintang (hahaha...istilahnya apa ya), berdiri, bergandengan mendorong mobil2an, dan berjoget dangdut. Beberapa kali anjingnya mangkir dari pekerjaan mereka, sehingga justru mengundang tawa dari penonton. :)

Ada juga pertunjukan yang menunjukkan kelincahan tangan, kaki, dan semua anggota badan untuk bergerak secara berbarengan sambil memutar2 kain. Mulai dari satu kain, dua kain, tiga kain, empat kain, dan akhirnya lima kain. Kedua tangan, Kedua kaki, dan juga mulut di gunakan untuk memutar2 kain secara bersamaan. Koordinasi antara syaraf motorik dan sensorik yang sempurna. :)

Selain memutar2 kain, ada juga yang memutar2 vas bunga ukuran raksasa dengan kedua kakinya. Dua orang wanita terlentang di atas meja/kursi dan posisi kaki lurus ke atas. Kemudian di ujung kaki mereka di letakkan vas bunga ukuran raksasa. Dengan kaki mereka, vas bunga2 di putar2, di lenting2kan ke udara dan di tangkap kembali dengan kaki, dan yang terakhir mereka berdua mengadakan aksi tukar menukar vas dengan lemparan kaki. Keren...keren... :)

Oh iya, ada lagi dua anak kecil (aku sempat berfikir apakah tidak terlalu kecil itu anak2 untuk bekerja seperti itu) yang berdiri di sebuah papan yang di letakkan di atas silinder yang bergoyang2. Mereka mengadakan aksi menangkap barang2 dengan mulut dan kepala. Barang2 yang akan di tangkap di letakkan di ujung papan yang mereka injak. Lalu dengan satu hentakan, barang2 itu akan melenting ke atas, kemudian mereka akan menangkap dengan menggerakkan kepalanya. Keren juga deh...:)

Ada lagi atraksi yang menunjukkan kelenturan badah dan kekuatan otot. Seperti biasa.... Adegan lilit melilit dengan tali dan gantung menggantung di udara dengan gerakan2 lemah gemulai. Pertunjukan ini terdiri dari 2 sessi. Sessi yang satu adalah sessi di mana atraksi dilakukan oleh 2 orang (Laki2 dan perempuan). Sepertinya mereka ini dari Oriental Circuss. Dua orang ini melakukan gerakan2 lemah gemulai dan saling bahu membahu dalam beraksi. Badan mereka di lilitkan pada 2 kain merah panjang yang kuat (nampaknya), dan mereka di kerek naik turun seiring dengan musik yang mengalun pelan dan sendu.

Yang kedua terdiri dari 4 orang (2 laki2 dan 2 perempuan). Mereka juga tidak kalah lentur dalam meliak-liukkan badannya. Kaki ke kepala, kepala ke kaki, gelantung sana gelantung sini, dan banyak sekali jurus2 maut mereka. Aku suka bagian ketika satu pasangan mengaitkan diri di kain, di kerek ke atas, dan terbang mengitari panggung. Berasa romantis dan semakin romantis karena lagunya cuocok buangets.... :P

Kedua pertunjukan itu memiliki kesamaan, yaitu semua pemainnya memiliki badan yang lentur dan otot yang kuat. Mereka bisa menahan dan mengangkat lawan mainnya, sambil menekuk2 badannya ke segala arah (deskripsi yang sulit membuatnya terkesan berlebihan. hehehe). Pada akhir pertunjukan, pemain yang 4 orang itu membuat gaya berantai dimana 4-4 nya menggelantung dalam satu baris ke atas. wuidih.... yang paling atas pasti daya tariknya kuenceng banget yaa??? :)

Untuk pertunjukan yang melibatkan tali, otot, dan terbang2, masih ada lagi. Yaitu pertunjukan yang di lakukan oleh beberapa laki2 bertelanjang dada yang bergelantungan di atas sana. Mereka adalah orang2 yang akan melakukan gerakan2 berbahaya seperti mengayun2kan badan dengan posisi terbalik dan hanya kaki yang nyangkut di pegangan, loncat2 dari satu pegangan ke pegangan lain, dan juga saling lompat dari satu pegangan menuju pemain yang lainnya. Wuidihh.... cukup membuat dag-dig-dug juga... Adegan di tutup dengan seorang pemain yang berdandan dan bertingkah ala badut. Dia yang bertugas memancing gelak tawa dari penonton. :P

Untung pertunjukan yang melibatkan hewan, masih ada lagi. Salah satunya adalah dengan harimau India. Setelah personel yang menggunakan seragam sekolah tinggi angkatan udara itu selesai memasang jaring2 di sekeliling panggung, maka masuklah beberapa (lupa jumlahnya) ekor Harimau India. Sekitar 6 atau 7 ekor. Mereka di giring masuk oleh seorang pemandu. Beberapa pertunjukanpun di lakukan. Kurang begitu antusias. Aku lebih tertarik memperhatikan salah satu harimau yang duduk bertelekan jaring di belakangnya. Nampak tentram dan nyaman sekali. hehehe

Selain harimau, ada lagi pertunjukan dengan hewan, yaitu Gajah. Atraksi gajah dilakukan dengan pertunjukan drama. Drama itu menceritakan mengenai 2 orang pemburu dan 2 ekor gajah. Karena sound yang kurang sempurna, cerita dan dialog dalam pertunjukan itu jadi kurang maksimal. Tapi lumayan dapet lah ya ceritanya. Intinya mah, jangan memburu gajah dah.... :P

Selain pertunjukan2 yang berhasil di atas, ada juga beberapa pertunjukan yang melibatkan hewan gagal total. Pertunjukan gagal karena si hewannya ngambek, pundung, dan mogok kerja. Seperti yang terjadi pada burung. Ada beberapa burung berwarna putih yang di jadikan sebagai pemeran pertunjukan. Burung2 itu ditanya nama, di minta main bola, memompa air, dan lain2nya. Beberapa permainan berhasil, namun beberapa lainnya gagal. :P

Satu yang paling lucu dari semua pertunjukan
yang melibatkan hewan malam itu adalah tentang si Siti. Siti adalah seekor gorila yang memakai baju olah raga. Dia masuk bersama dengan seorang pemandu juga. Dia memulai pertunjukan dengan permainan ringan. Setelah itu, dia di minta naik sepeda. Satu putaran berjalan normal. Namun pada putaran 1 1/2, entah apa yang terjadi pada Siti, dia langsung turun dari sepeda dan berlari keluar melalui pintu samping.

Siti berlari sangat kencang, dan menabrak salah satu petugas yang berdiri di samping panggung hingga terpental. Pawangnya pun lari mengejar Siti. Tinggalah penonton yang bengong dan kemudia tertawa terbahak2 mengetahui si Siti pundung dan melarikan diri. Cukup lama waktu yang di butuhkan si pemandu untuk menemukan Siti. Ketika Siti sudah kembali, pemandu langsung menutup pertunjukan dan menggendong Siti keluar dari panggung. hahahhaa.... Si Siti mogok kerja rupanya.

Adegan kaburnya si Siti menjadi topik terpanas di antara kami, bahkan setelah sampai di rumah. Siti yang tiba2 lari tunggang langgang menabrak mas2 yang jaga pintu, dan menghilang entah kemana. Siti yang membuat penonton di dalam ruangan terbengong2 dan membuat orang2 yang berada di luar panggung heboh mareboh. hahahaha.... Siti....Siti... :P

Ada lagi pertunjukan yang lumayan seru dan apik. Yaitu pertunjukan "berjama'ah" naik sepeda. Pertamanya, sekelompok perempuan yang cantik2 menari2, kemudian bersepeda masing2 keliling panggung sambil melambai2kan tangan. Setelah itu mereka menunjukkan kebolehan mereka dalam bergandengan sambil naik sepeda. Setelah itu, sepeda di ganti dengan 1 sepeda yang memiliki banyak sekali pijakan kaki. Satu orang mengemudi sambil berputar2 panggung, kemudian satu persatu perempuan yang ada di panggung ikut naik ke sepeda itu tanpa tersisa. AKhirnya 7 orang (6 perempuan dan 1 anak kecil yang menyusul) berhasil menaiki sepeda itu bersamaan dan berputar panggung.

Setelah itu semua perempuan turun, dan masuklah beberapa laki2. Kemudi sepeda digantikan oleh salah satu laki2 itu. Dan seperti pada pertunjukan sebelumnya, sepeda di kayuh mengelilingi panggung, dan satu persatu orang yang berada di situ ikut naik. Pada akhirnya, 11 orang berhasil menaiki sepeda itu. Cukup menghibur kaaan... :)

Begitulah.... Cerita seputar pertunjukan sirkus yang beberapa waktu lalu sempat di helat di dekat rumah. Akhirnya aku bisa berkata "Horeeee...aku sudah pernah nonton sirkus lhooo...." hahahhaa.... Norak and lebay things... Thanks to this family, which always take me in every happiness..... I Loph You Full :*