Wednesday, December 11, 2013

Singgasana Untuk Kirania

Seperti layaknya keluarga yang baru dikaruniai anak pertama, maka kamipun termasuk mereka2 yang ingin memberikan yang terbaik untuk anak kami. Kami ingin anak kami memiliki ini itu seperti yang kebanyakan orang punyai. Setidaknya, kami ingin anak kami mendapatkan sesuatu yang kami, Ayah dan Bundanya baru kenal ketika dewasa dan sudah tidak cocok umur untuk menggunakannya... :-p

Hari ini kami pergi ke sebuah toko perlengkapan bayi yang letaknya cukup jauh dari rumah kami. Tujuan kami hanya satu, yaitu membelikan sebuah tempat tidur bayi atau biasa dibilang box bayi. Kami, terutama aku, ingin jika siang hari Kirania tidur dan bermain di box saja. Sehingga aku bisa bekerja, tetehnya juga bisa melakukan hal lainnya, namun kami tetap bisa memantau Kirania. Beberapa teman yang aku tanya rekomendasinya untuk penggunaan box bayi mengatakan bahwa mereka gagal menggunakan box bayi mereka sesuai dengan tujuan awal karena sang anak menolak tidur didalam box. Mereka bilang bahwa box ternyata kurang efektif karena jadinya hanya digunakan untuk bermain2 oleh anak yang sudah lebih besar.

Hhmmm.... Karena masih penasaran dan sudah terlanjur niat, maka meluncurlah kami ke toko perlengkapan bayi itu. Disana, beraneka rupa box dari berbagai macam merek, bahan, warna, dan bentuk berjajar2. Kami jadi bingung sendiri dan menyanyi dalam hati "Mau pilih yang mana... mana...mana..." :-p

Setelah berputar2 beberapa kali, memegang2 ini itu, mencoba2 ini itu, akhirnya pilihan kami jatuh kepada box berwarna biru tua. Simple, dan sepertinya juga sejuta umat menggunakannnya... hehehhee. Tadinya kami berfikir untuk membeli yang warna pink. Tapi kemudian kami pertimbangkan kembali bahwa jika nanti Kirania punya adik laki2, maka kami tidak ingin membeli box baru. Jadilah warna biru tua yang kami anggap netral.

Si Mbak2 yang jaga akhirnya memperagakan cara pemasangan dan pembongkaran kepada kami. Cukup mudah dan yang paling penting adalah portable sehingga ketika disimpan tidak terlalu menyita banyak ruang. Selain box kamu juga membelikan beberapa pernak-pernik lucu yang ada disana. Duuh... Kalau tidak ingat bahwa ada batas yang harus dijaga untuk membeli ini itu, rasanya ingin dibawa pulang semuanya isi toko itu. Apalagi mainan yang bermacam2, berwarna-warni, dan lucu2 itu... hwaaaaa...

Begitulah... Aku berdoa semoga Kirania betah di singgasana yang baru ini. Dalam bayanganku, sebagian besar aktifitasnya akan dihabiskan di box ini. Tapi ya kita lihat saja nanti bagaimana jadinya. Apakah betul si box ini banyak manfaatnya atau hanya jadi sekedar tempat main anak2 yang lebih besar saja untuk Kirania ini. :-)
 


Saturday, December 7, 2013

Kirania at Bogor Botanical Garden

Yeay... Kirania goes to Bogor Botanical Garden (KRB) ! :-)

Meet and greet with the friends of Bunda at Dedaunan Cafe... Sooooo fun... :-p


Jadi ceritanya, kantorku sedang ada acara syooting gitu di KRB. Seperti biasa, tim hore hadirrrr! Tim horenya nambah 1 orang, Kirania... hehehe

Maka meluncurlah Kirania menuju KRB dijemput Budhe Dessy untuk bertemu dengan Budhe Sari, Budhe Yuli, Budhe Amal, Om Christo... asyiikk....

Pertama2 kami mampir ke Hotel Amaris yang ada di Jalan Padjajaran itu untuk menjemput Budhe Amal. Setelah itu, kami semua meluncur masuk ke KRB, dan berputar-putar untuk mencari lokasi yang OK. Setelah tiba di bawah pepohonan besar yang banirnya besar2, kamipun berhenti. Budhe Dessy dan Budhe Amal siap untuk rekaman. Aku dan Kirania pun jalan2 berputar2 dengan kereta.

Kirania look so happy...!
Dia ngoceh sendiri haha hihi cecet cuwet sambil melihat2 pepohonan hijau. Seneng ya dek ditempat adem dan banyak pohon2? Jadi inget kampung halaman dirumah Ibu di Jogja sana ya.... Kapan2 kita jalan2 ke sini lagi ya sama ayahmu.... Syiiiippp.... :-)

Setelah selesai syuting di bawah pohon Banir, kamipun nangkring bin nongkrong di Kafe Dedaunan. Mungkin sangking puanas dan gerahnya, Kirania rungsing kepanasan dan merengek2 terus... huhuhu. Akhirnya dia ditelanjangi oleh Budhe Sari. hahahaha. Lucu juga...


Karena kehabisan cara untuk mendiamkan Kirania, akhirnya dia aku geletakkan saja di meja kafe. Ternyata dia malah anteng. Hahaha... Rupanya dia lelah di kereta dan di gendong melulu. Ngomong donk dek... Biar Bunda ngerti apa yang kamu mau gitu lho.... :-p

Tapi bener deh. Jalan2 di KRB sangat2 highly recommended untuk dilakukan bersama dengan keluarga. Masuk list to do pokoknya... We will come back later ya dear.... ;-)