Sunday, January 30, 2022

30hbc2230 - Kembali

#30hbc2230

#30hbc22nulis



Kembali

Hari terakhir dari kegiatan #30haribercerita , tetap telat submitnya. Eeerrr

Saya akan bercerita mengenai perasaan setelah mencoba konsisten bercerita di IG selama 29 hari kemarin.

Entah mengapa, rasanya saya memang tidak cocok menggunakan media sosial seperti IG ini. Baru 29 hari mencoba berbagi cerita secara rutin saja, perasaan bosan, kehabisan bahan, dan merasa 'digandhuli postingan' sudah mulai muncul. Belum posting, kepikiran. Mau posting, belum sempat. Perasaan yang saya coba hindari setelah saya memutuskan cuti ber-medsos beberapa tahun lalu. Masih untung setelah posting, bisa menahan diri nggak terbawa nafsu nye-kroll sih.

Saya belum bisa memanfaatkan medsos dengan maksimal, baru sampai di tahap debat hati dan kekonsistenan diri. Tapi ya masih mending juga lah ya sadar, jadi bisa segera bangun dan menata niat kembali. Ingin juga 'berbagi' sesuatu yang sederhana dan asik2 aja, tanpa terlena dan kebablasan jadi nganu gitu pengennya... Nggak gampang (bangettt) alias syusyah syekali ternyata.

Meskipun mulai angot2an dadi pertengahan, tapi karena sudah berkomitmen, saya mencoba memenuhi target selama 30 hari ini. Setelah hari ini, antara mencari booster tekat dan semangat yang sangat kuat untuk terus menggunakan, atau kembali lagi pada melipir minggir dari hingar bingar.  Eeeaaa

Mungkin memang sebaiknya saya kembali ke tempat nyaman saja. Seperti saat ini, K & saya yang juga kembali ke tempat nyaman kami... Only You Know Where...

Hhhmmm...
Sekian dulu deh cerita hari ini, besok cerita apa lagi? Eh, besok udah February dan udah selesai dink kegiatan berceritanya. Alhamdulillah. 😁

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #iyadantidak #perdebatanhati #medsos

Saturday, January 29, 2022

30hbc2229 - SWAB Antigen




SWAB Antigen

Kalau di cerita hari ke-13 kemarin, tentang GeNose, sekarang saya ingin bercerita tentang pengalaman pertama K melakukan Swab Antigen.

Alhamdulillah sampai detik ini, kami semua sehat. Sehingga tidak harus melakukan tes ini itu atau swab ini itu. Sehingga, saat akhirnya tes itu diperlukan sebagai syarat melakukan perjalanan, dia sempat takut. "Nanti sakit nggak?" Atau "Aku nggak mau swab, nanti sakit". Dsb.

Saya yang juga baru pengalaman sekali melakukan Swab Antigen, dengan sok tahu berusaha menenangkan dan meyakinkan "Nggak sakit kok. Cuma kayak ngupil aja..."

Dan saat harinya tiba untuk Swab Antigen, terbersit keraguan saat dia menatap saya. Sebetulnya saya juga rada keder untuk dia. Takut nanti berontak, bisa gawat. Karena Swab tidak bersama ayahnya, cuma bersama saya dan @khairunnisun .

Dari rekomendasi @khairunnisun , kami melakukan Swab Antigen di rumah sakit baru yang berada di sebelah kiri jalan, setelah jembatan, sebelum Perempatan Semplak. Rumah sakitnya sepi, seperti private service karena yang datang cuma kami bertiga saja. Yang tes cuma berdua.

Ketika mbak2 dengan APD merah marun memanggil, saya & K masuk bersamaan. Sengaja K dulu yang tes, biar dia nggak jadi takut kalau2 saya menjerit histeris atau berontak 😅😅😅

Cepat saja. Setelah selesai, saya lihat mata K berkaca2 dengan air mata. "Sakit mbak?" Tanya saya. Dengan tersenyum dan mengucek2 matanya, dia menjawab "Enggak, cuma geli2 gimana gitu". 😁

Sekitar 15 menit menunggu, hasilnya keluar. Dan tak lama kemudian, hasilnya juga muncul di aplikasi pedulilindungi. Aaahhh, Indonesia!!! Getting better day by day (dan seterusnya) yaaa 💪💪💪

Pengalaman baru yekaaan...

#30harisemutbercerita #30hbcsmk
#swabantigen

@30haribercerita @kaizenwritingalumni 

Friday, January 28, 2022

30hbc2228 - Games Spontan

#30hbc2228




Game Spontan

Untuk hari ke-28 (yang pun sudah telat) ini, saya mau cerita random lagi...

Beberapa hari lalu teman di WAG komunitas membagi sebuah foto ajakan main game. Game spontan utk mengambil buku yg berada dekat dg kita, membuka halaman tertentu & membaca baris tertentu. Saat itu saya memilih buku yg entah berapa lama bertengger di meja kerja. Niat dibaca dari lama, namun tak kunjung terlaksana jua.

The Winezard Series, season one, di buat oleh Kobe Bryan, di tulis oleh Wesley King.

Bukan isinya yg bisa saya ceritakan, krn saya belum membacanya. Namun, bagaimana dan kenapa buku itu saya beli, yg lebih ingin saya ceritakan.

Jadi, sebelum Kobe Bryan & anaknya Gigi Bryant meninggal krn kecelakaan heli di CA, saya belum tahu siapa Kobe Bryan. Saat meninggal, sepertinya banyak lini masa dipenuhi berita jatuhnya heli yg ditumpangi Kobe, anak, & teman2nya. Saya ingat video yang pertama saya lihat adl saat LeBron turun dr pesawat, terlihat berbicara dg orang & menangis. Saya bilang ke @eka_kuina
'Gw liat LeBron sampe nangis gitu ya'. & komennya 'kamu nggak tau Kobe tapi tau LeBron?'. (Red: Saya nggak tahu juga siapa LeBron saat itu. Hanya pas lihat beritanya, disebutkan namanya LeBron. hehehe)

Saat itu saya mulai membaca berita2nya, mencari tahu perjalanan karirnya, menonton talkshow2 yg dia datangi, mengikuti ig nya & ig keluarganya. Menangis... Bukan menangis karena nggak kenal, tapi menangis krn (lagi2) orang baik & berbakat meninggal cepat. Terlebih anaknya. Melihatnya menuruni bakat ayahnya main basket, membuat saya semakin sedih.

Paling sedih saat Kobe bilang bahwa meskipun sbg orang tua sibuk dg pekerjaan (basket), badan lelah, tapi anak2 mereka tidak tahu itu. Mereka tetap harus tahu bahwa orang tuanya ada untuk mereka. Karenanya dia mengorbankan tidurnya. Dia berlatih basket malam & pagi hari. Sehingga saat anak2nya bangun, dia bisa bersama mereka.

Tak lama, istrinya mengumumkan bahwa salah satu buku terbaru Kobe akan diluncurkan (setelah dia pergi). Saya langsung klik klik klik. Semua buku Kobe saya masukkan keranjang, baru 1 yang saya proses beli. Nyicil nggak papa lah... Yang penting punya kenang2an dari orang yang sangat menginspirasi. Itulah kenapa buku orange bersampul tebal itu bisa nangkring di meja saya. Sekian.

Thursday, January 27, 2022

30hbc2227 - Ketoprak Kampus

#30hbc2227 (Telat)


Ketoprak Kampus

Salah satu keuntungan (masih) tinggal di sekitaran kampus adalah dari hal jajanan atau makanannya. Selain makanan yang terasa dekat dengan jaman dulu masih hemat, juga karena jenisnya lebih bervariasi.

Salah satu makanan kesukaan adalah ketoprak dan juga teman2nya yang bernama gado-gado, lontong sayur, sego pecel, soto ayam, dll itu (bilang aja semua).

Dulu, ada satu penjual ketoprak/gado2/lontong sayur yang legendary di area Kampus dalam. Yang jual bapak2 yang sudah cukup sepuh. Tapi sepertinya beberapa tahun ini saya coba mau beli selalu tutup. Dan akhir2 tahun kemarin, saya baru ingat menanyakan perihal bapak itu ke @_budisetiawan_ yang tinggal di dekat warung bapak itu.

Rupanya istri nya sakit, sehingga tidak ada yang membantu bapaknya jualan. Hiks. Sedih. Menurut saya, belum ada yang bisa mengalahkan enaknya ketoprak/gado2/lontongsayur si bapak. Setidaknya, yang pernah saya makan yaaa... Beberapa teman mungkin juga setuju dengan saya. Bagi yang tidak, ya ndak papa 😁

Semoga ibunya lekas sehat, bapaknya bisa jualan lagi, dan rasa makanannya tetap sama seperti dulu ya pak... Aamiin

Yang di foto itu, ketoprak/gado2 depan telkom... Lumayan juga kok 🤤

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #makanantradisional #jajan
@30haribercerita @kaizenwritingalumni

Wednesday, January 26, 2022

30hbc2226 - Life Hack

#30hbc2226

#30hbc22lifehack



Sebetulnya saya kurang paham yg di minta oleh #30haribercerita hari ke-26 ini. Jadi saya terjemahkan bebas saja...

Salah satu lifehack yg saya lakukan...

Saat saya merasa kesal, marah, mumtabh, kempropok, seperti bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelop, & gelembung air bah berisi umpatan, cacian, geraman, atau mantra sumpah serapah berada di ujung mulut untuk meluncur, Sabaaarrr... Tarik nafas panjaaang... Tarik nafas lagiii... & mulai mengambil salah satu di antara dua ini. Perlengkapan merajut atau diamond painting.

Cari motif yg paling sederhana. Melakukan gerakan berulang & terus menerus utk jangka waktu tertentu, memberikan waktu cukup utk mengurai semua yg kusut & carut marut.

Di beberapa puluh tarikan benang atau manik ditempel, isi kepala pasti masih berseliweran susul menyusul. Nggak papa, biarin aja. Puluh kedua, nafas mulai mendengus2. Nggak papa, lanjutin aja. Puluh ketiga, dada tidak terlalu kembang kempis lagi, terusin lagi. Puluh seterusnya & seterusnya, akan terurai satu2 keruwetannya. Mulai dari, apa sih? Kenapa sih? Kok bisa segitunya? Bisa diperbaiki nggak keadaannya? Gimana? Kalau begini, nanti gimana? Kalau begitu, terus gimana? Mana yg paling mendingan?

Saat sudah terlalu jauh menguntai benang/memasang manik, pikiran mulai tertata. Satu2. Itulah saatnya membuat secangkir kopi, & mengambil alat tulis. Perlu dicatat semua yg tadi lewat. Biar nggak lenyap akibat emosi sesaat. 

Kadang selain 2 hal di atas, saya berjalan kaki atau keliling naik motor. Belakangan saya jarang melakukan ini. Berjalan kaki sendirian sambil membiarkan pikiran berkelana sendiri mencari alurnya, rawan menimbulkan kesalahpahaman. Saat ada teman melihat kita, namun kita tdk benar2 melihat ke arahnya krn 'sibuk bercengkerama', bisa2 kita dikira somse.

Naik motor saat pikiran berlari2? Saya mulai merasa ngeri sendiri. Beberapa kali, saya nyalakan motor utk pergi ke kota bagian kiri, saat sadar saya sudah jauh ke kota bagian kanan. Pun sebaliknya. Untung saya tidak otomatis pergi ke tengah2 jalur satu arah, dgn arah berlawanan. Bisa2 viral gaesss...

Begitu ya.

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #lifehack #kiathidup #peretasanhidup



Tuesday, January 25, 2022

30hbc2225 - Tantangan Kerja Dari (Pe)Rumah(an)

#30hbc2225



Gangguan, selingan, atau hiburan?

Cerita untuk #30haribersuara hari ke-25 #YangTelatDiSubmit  karena nganu, tentang seputar 'bekerja dari rumah'.

Kenapa pakai ditandai ' ' ? Ya karena ini bukan hal yg baru gitu. Bukan akibat dari pandemi, sedari awal memang sudah begitu. Work from SOHO-Small Office Home Office.

Bekerja dari rumah saat kita tinggal di sebuah komplek perumahan yang jarak rumah ke rumah saling nempel, dan rumah ke jalan juga seloncatan bocah, itu banyak seninya. Terutama jika tengah mengadakan panggilan untuk meeting. Seperti:

~Sedang call, mendengarkan rekan kerja/sedang menjelaskan, Tiba-tiba lewat...

1. "Bubuuuooorrr... Bubuooorrr..." 
Tukang bubur ayam lewat, hening. Malu. Buru2 mute. Ini adalah tukang bubur semata wayang yg ngider di komplek. Mulai dr cluster paling depan hingga belakang. Jadi sampai di sekitar rumah saya biasanya sudah jam 9 lewat. Beurang amat dakkk 😅

2. "Bubur, Bubur, Bubur sumsum, biji salak & ketan hitam.. " #Suaranyamerdu
Hening, minta maaf, malu, lanjut lagi.

3. "Klappertart, Macaroni panggang, pisang kipas.... "
Hening, mute, lari beli, balik meeting.

4. "Gemblooong, uleee, tape tape tape tape tapeee..." ini mas nya bener2 epic. Sepanjang jalan teriaknya kuenceng, bisa terdengar hingga beberapa blok. Jadi pas suaranya mulai terdengar sayup2, bisa langsung mute dulu

5. "Thek... Thek... Thek... Essshiiiomayyy... Thek... Thek...Thek... Essshiiiomayyy..." yang ini pakai motor... Saya jarang beli siomay, kurang hobby.

6. Yg terbaru susah ditolak,
"Thok...thok...thok..." nggak perlu suara, udah langsung ketahuan itu Cuangki. Cuangki ini enak sekali, kata tetangga mirip yg di Bandung asli. Memang enak sih. Karena naik motor, jadi Cuangtor... 🤣🤣🤣

7. Kalau bu bos yg namanya jangan di sebut, biasanya terganggu sama suara air terjun di belakang kalau lupa matiin/nutup pintu sebelum call "apa itu yang berisik di belakang?" Dziggghhh

Dan beberapa suara2 lainnya...

Mimpi sih kepingin juga punya pojokan guna berlindung dari suara2 yg mengundang kebangkrutan itu, tapi ya gimana. Manusia hanya bisa berencana...

#sepertiitu

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #entertainment #distraction #jajanan

Monday, January 24, 2022

30hbc2224 - Ide Yang Mampat

#30hbc2224


Bukan tentang layangan pegat,
Tetapi tentang ide yang mampat

Sudah berapa purnama sejak terakhir kali terbangun tengah malam, tak mampu memejam karena otak serasa berseliweran?

Sudah berapa senja cantik terlewati sejak terakhir kali jemari tak berhenti menguntai 'brudulan' kata-kata menjadi kalimat yang berarti?

Apa kabar anak-anak SMA itu, yang saat ini mungkin sedang tersesat?
Apa kabar dari 3 jiwa yang telah terpatri dalam cintanya? Maju atau mundur sih?
Apa kabar sepasang manusia dewasa yang sering memandangi senja dari jendela itu? Gimana jadinya mereka?

Belum lagi yang kembali bertemu dengan masa lalu, yang rupanya masih menggelayut bayangan semu?

Semua sedang mati suri...
Di peti es kan. Kalau kata Bu Suri.
Akankah mereka bangun lagi?

Ha!!!
Misteri yang lebih pelik daripada misteri gunung merapi...

Kalau ada yang nanya "Jadi gimana itu?"
Saya tutup mata, tutup telinga, dan tutup mulut saja... 😅😅😅

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #ideyanghilang #dontknowwhattowrite
#ideagonetosoon @30haribercerita @kaizenwritingalumni

Sunday, January 23, 2022

30hbc2223 - Suatu Sore di Balkon

#30hbc2223


Di suatu sore, di balkon rumah
Hanya ada aku, dia, dan keheningan
Surya mulai tenggelam,
Meninggalkan temaram yang perlahan kian kelam

Satu demi satu seruan berkumandang
Ajakan kembali pulang, menggantikan tonggeret dimasa silam

Ini adalah momen
Dimana asa dan nestapa bersentuhan
Bersinggungan kulit terluar yang seolah tak nyata
Untuk kemudian berjalan saling menjauh

Asaku merebak bersama terang
Nestapaku hadir manakala cahaya mentari berakhir
Siang membuatku terus bergerak
Malam memaksaku menghadapi yang terserak

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #inbetween
@30haribercerita @kaizenwritingalumni

Saturday, January 22, 2022

30hbc2222 - Mengarang

#30hbc22mengarang


Layangan tersangkut di awan, Budi lari ke hutan belok ke pantai...

Melihat Pak Beye yang senang menyanyi, membuat lagu dan membuat museum, membuat beberapa orang berfikir beliau hidup dari karya demi Ani (Bu Beye). Setiap malam, mungkin sebuah lagu dinyanyikannya, mengantar tidur yang tak lagi senyaman dulu...

Apa yang lebih membuat pusing daripada terbangun (tidur) oleh suara tetangga pasang keramik?

---

Adalah menahan rentetan kalimat yang berbaris rapi di kepala, mengantri hingga jauh ke bawah, ke suatu tempat bernama hati. Menahan mereka yang siap menghambur seperti peluru, menelannya hingga melebur bersama nasi, sayur, rambutan, kopi, dan lain2nya menjadi t**.
Dengan bantuan ratusan kubik udara yang dijejalkan ke dalam paru, dan puluhan galon air yang digelontorkan melalui tenggorokan, tercipta semacam amplas yang bekerja setiap kali mulut membuka atau jari mengetik. Menjadi barisan kata rancu tentang Si Budi dan Pak Beye...

Well, all is well... Well is good... and good is God...

Sekian

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #mengarang #justbeblessed #loveyourlife
@30haribercerita

@kaizenwritingalumni 

Friday, January 21, 2022

30hbc2221 - Buku Cerita Anak

#30hbc2221


Sudah hari ke-21 dari program #30haribercerita. Rasanya mulai nganu, tapi pengen istiqomah lengkap 30 hari. Gimana atuh yah...

Jadi hari ini, saya cerita tentang buku cerita aja kayaknya. Ini salah satu bukunya K kesukaan saya. Jadi saat nduk K minta dibacain tapi bukunya "Bebas terserah Bunda", maka buku ini yang saya pilih. Kenapa coba?

Karena sambil baca, saya bisa sedikit2 menjejalkan kalimat seperti "tuh kan K, ini yang kemarin bunda bilang .... " atau "Nih dengerin baik2 nih... penting..." atau "Ini kamu ngerti kan kenapa begini?" Atau "ini nih contohnya kalau...", Dan yang paling pasti adalah "Nah kan... Jadi...".

Buku ini judulnya "The place you will go" dari Dr. Seuss. Nyeritain bahwa sebagai anak (manusia) kita akan pergi dan menemui berbagai macam kondisi atau keadaan. Pergi di sini, lebih ke 'kejadian yg dialami sehari2' gitu lho.

Mungkin kita akan senang, kita akan sedih, kita akan bingung, kita akan terpuruk atau juga menang dan bangga. Dan setiap anak (manusia) akan menghadapi setiap situasi dan kondisi dengan berbagai cara. Buku ini mendorong anak untuk berani menghadapi apapun kondisi yang ditemui. Dan saat menemui kondisi tdk menyenangkan, mereka tidak menjadi golongan yang menunggu kondisi membaik. Melainkan terus berjalan, mencari-cari jalan dan tidak menyerah.

Saya menyukai ilustrasi gambar2 yang menyertai cerita di setiap halamannya. Mungkin terlihat "nyeleneh" kalau dari mata orang dewasa. Namun dari kaca mata anak kecil, mungkin memang jenis ilustrasi seperti itu yang membuat mereka mudah mengerti.

Seperti ibu2 lainnya, saya masih belajar dan sering kesulitan menanamkan rasa percaya diri pada anak saya. Membuatnya berani, yakin dengan kemampuannya, tidak malu atau takut mencoba hal baru, tidak semudah membaca buku2 panduan parenting di luar sana, yang tak jarang malah membuat minder...  #sigh

Setidaknya, buku ini membuat saya sedikit percaya diri saat membacakan untuk anak saya. Kan saya tinggal nambah2in pakai kalimat2 di atas itu. Meskipun ujung2nya, anaknya protes "Udahlah bunda... baca aja. Nggak usah ditambah2 lagi kayak gitu..." #eeeaaa

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #drseuss #theplaceyouwillgo #emak

Thursday, January 20, 2022

30hbc2220 - Hair Do

#30hbc2220

Hair Do



Banyak yg menilai saya tomboy. Teman2 tdk percaya (& tdk menerima kenyataan) bahwa saya jg punya sisi feminin/kewanita2an. Meskipun saya senang naik2 ke puncak gunung, bkn berarti saya nggak suka yg ayu2 kemayu. Buktinya saya jg suka merajut, (belajar)menjahit, diamond painting, (berusaha keras utk)memasak, (mimpi suatu saat bisa) bikin kue, juga menata rambut anak. 🤣

Hasilnya, setiap K pergi2/sekolah dgn rambut rapi penuh kreasi, pasti kalimat pertama yg saya dengar dari teman2 adl "siapa yg nata rambutnya Kiran?" Bah, emaknya laaahhh. Dgn tatapan penuh keraguan mereka pasti menyangsikan.

Padahal 100% yaqueen sayalah yg menata rambut K. Saya memang senang menata rambut alias "hair do" anak. Sebelum punya anakpun, saya selalu membayangkan jk suatu saat memiliki anak perempuan, saya bakal menata rambutnya semaksimal mungkin. Membayangkan anak2 kecil pergi sekolah dgn rambut yg lucu2 gayanya, membuat saya kepingin.

Jadi, saat K masuk sekolah, saya mulai membisikkan "bye bye rambut bob...". Iya, bisik2 aja krn ayah & simbah dari kedua belah pihak sepertinya lebih senang melihat anak kecil berambut bob nungging.

Biasanya malam hari saya buka2 Yutup mencari inspirasi. Paginya saya tinggal tunjukin ke si empunya rambut, mau gaya apa hari ini. Setelah sarapan, dia duduk manis hair do sambil haha hihi. Kadang buru2 jg krn modelnya berbanding terbalik dgn ketersediaan waktu. Tak jarang miring2 hasilnya karena masih amatir. Orapopo.

Kadang pulang sekolah K semangat bercerita "Temenku suka sama rambutku, jadi dipegang2 terus" atau di lain kesempatan "Tadi Bu Guru panggil aku ke depan, terus tunjukin rambutku ke temen2. Katanya, rambutku mewakili perasaan semua orang hari ini". Waktu itu saya buat rambutnya kepang bentuk hati, tanggal 14 februari. Terniat yekaaan.

Pandemi membuat semua anak bersekolah dr rumah. Tdk setiap hari google meet, tdk setiap hari pakai seragam. Membuat K malas di tata rambutnya. Boro-boro hair do. Sisiran saja terkadang nggak mau 🥲

Salah satu penambah doa saya agar kondisi segera normal & anak2 bisa bersekolah lagi seperti seharusnya, adalah saya rindu meng-hair do. 😜

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #hairdo

Wednesday, January 19, 2022

30hbc2219 - Horor

#30hbc2219

#30hbc22horor



Tema #30hari bercerita kali ini, sama sekali bukan kesukaan saya. Saya sangat tidak menyukai genre horor. Meskipun sepanjang hidup ini, rasanya saya berusaha menghindari nonton/membicarakan yang horor2, tetapi seringkali kejadian horor terjadi di sekitar saya.

Tapi lagi2, karena ini bukan genre kesukaan saya, lebih baik saya tidak ceritakan saja. Setiap kali ada kejadian, tak sengaja nonton, tak sengaja mendengar kisah2 horor, saya tidak berani ke kamar mandi sendiri. Bahkan ke dapur sendiri juga tidak berani. Imaginasi saya terlalu bablas hingga rasanya ada makhluk2 memperhatikan gerak-gerik saya, menunggu saya menatap mereka dan mereka akan menyeringai lebar dan tertawa "hiiihihihihihiii" seperti si manis jembatan ancol. Hiiiiiiii

Ada cerita kehidupan yang menjadi momok, terasa menakutkan, tidak ingin dilanjutkan, sangat horor. Saking horornya, saya tidak ingin membaginya dengan siapa2. Biarkan kehororan ini terasa nyata di cubical yang telah saya siapkan khusus untuknya, tanpa bisa merembes keluar sedikitpun. Setidaknya tidak di masa kini.

Kita kembalikan saja kepada point pertama dulu untuk saat ini. Bahwa saya tidak menggemari cerita horor. Mungkin suatu saat nanti jika cerita horor itu telah bertransformasi menjadi kisah kenangan pahit manis, baru saya akan menceritakan lebih banyak. Bukan sekarang.

Segitu dulu ya kisah #30hbc22horor kali ini... Terima kasih.

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #horor #notmycupoftea #medeni #hiiiii @30haribercerita @kaizenwritingalumni

Tuesday, January 18, 2022

30hbc2218 - ABC 5 Dasar

#30hbc2218

Haha Hihi Di Gubug



Hari ke-18 dari #30harisemutbercerita , saya akan bercerita tentang permainan ABC 5 Dasar.

Ada yang dulu waktu kecil suka main permainan ini? Atau sekarang masih suka main juga?

Kalau berdasarkan informasi dari Google, katanya permainan ini mulai populer di era 90an. Nggak tau ya apa sebelum itu juga populer atau enggak. Yang jelas, saat saya kecil memang sering main bersama teman2.

Hingga saat ini, anak saya yang umurnya 8 tahun 5 bulan pun, sering bermain ABC 5 Dasar bersama teman2nya.

Permainan mudah murah dan meriah ini, memang tiada matinya. Bisa dimainkan lintas usia. Membantu menghilangkan kebosanan, dan sangat seru untuk membunuh waktu. Salah satu ya ketika terjebak di tengah sawah yang jauh dari kampung, di kala hujan. Seperti kami berlima @khairunnisun @ikeayas @yudi237 @nala.asmaranti dan juga saya sendiri akhir pekan lalu.

Tadinya kami berencana utk jalan2 ke curug, tapi rupanya setengah jiwa mager & setengah lagi perut laper. Sehingga kami memilih utk main-masak-makan-main-melipir pulang. Alesannya "Hujan gaesss, tuh udah geluduk2 dari kejauhan..." Hahaaa

Nah, ada 2 kali main bukan? Main sebelum makan dan main setelah makan. Ternyata ada bedanya lho...

Permainan ABC 5 Dasar itu membutuhkan kecepatan berpikir agar bisa cepat menjawab sebelum keduluan orang lain. Meskipun pertanyaannya dari jaman dulu kala hingga sekarang sama, seputar nama hewan, tumbuhan, kota, dan negara, tetapi butuh konsentrasi untuk menjawab pertanyaan dadakan.

Di permainan pertama, kami semua bisa rebutan menjawab. Tetapi, dipermainan kedua, kecepatan otak memproses informasi semakin pelan dan melemah. Kenapa? Karena kenyang. Hahaha.

Kalau dulu pas jaman kami masih aktif di @lawalata_ipb , saat ada anak yg selesai makan dan susah mikir gitu, langsung keluar paduan suara "Mulai... Udah kenyang, otak mulai begooo... "

Dalam perjalanan pulang, kemacetan Jln Raya Dramaga, tidak dapat dielakkan. Jadi kami main ABC 5 Dasar lagi. Lumayan biar nggak emosi. Otak udah pada normal lagi juga yekaaan.

Terima kasih penemu ABC 5 Dasar!

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #abc5dasar @30haribercerita @kaizenwritingalumni

Monday, January 17, 2022

30hbc2217 - Garden Tower

#30hbc2217

Pak Rektor IPB, Pak Charles Usana, Dekan ARL IPB, Bu Rektor

KWT Fahutan IPB Area

Brand Ambasador Usana Indonesia, Shahnaz Haque

Go Further Than You Ever Dreamed

Hari ke-17 kegiatan #30haribercerita nih. Hari ini, ceritanya masih seputar Garden Tower ya...

Tadi pagi, saya kembali ke kampus. Ikut kegiatan di dalam kampus. Mewakili Ketua KWT yg sedang berhalangan hadir utk acara serah terima garden tower dr Tim Usana & IPB kpd masing2 KWT, baik dalam & luar kampus IPB.

Rupanya, saya duduk bersisihan dgn Ibu2 KWT dari fakultas saya sendiri, Fateta. Uhukkk... Istri2 dari dosen2 saya... Malu tapi senang juga sih bisa terkoneksi kembali dgn beliau2. Mereka semangat2 sekali mengikuti kegiatan, menularkan semangatnya pada saya.

Pak & Bu Rektor juga tak kalah semangat hari ini mendukung KWT kampus & sekitarnya. Pilot project Garden Tower ini adalah program dari Usana Fondation, bekerja sama dengan IPB. Berangkat dari kesadaran bahwa semakin banyak keluarga yg mengkonsumsi makanan siap saji atau instan karena harga yang relatif lebih murah daripada makanan sehat. Dg garden tower, diharapkan setiap rumah bisa memiliki setidaknya 1 unit. Sehingga kebutuhan sayur mayur sehat keluarga bisa lebih mudah dipenuhi.

Pilot project berhasil mendistribusikan 105 garden tower ke beberapa KWT. Target garden tower di Indonesia tahun 2022 ini adalah 30ribu. Masih banyak yekaaan yang belum. Mudah2an setelah pilot project ini diluncurkan, berjalan lancar & semakin banyak garden tower berdiri. Menandakan semakin banyaknya keluarga yg memanfaatkan & mendapatkan supply sayuran segar utk keluarganya.

1 garden tower itu, memiliki 30 lubang tanam di sekelilingnya, bisa digunakan utk menanam sayuran seperti selada merah, selada hijau, kangkung, bayam, seledri, dll. Sedangkan di bagian atas bisa utk tanaman bertangkai seperi cabai & tomat.

Bayangkan, jika 1 keluarga memiliki 1 saja garden tower, lumayan nggak perlu belanja sayuran lagi. Tinggal petik tik tik... Meskipun tinggal di komplek padat yang nggak ada pekaranganpun, masih bisa punya garden tower di pojokan rumah. Aseeekkk...

Terdengar seperti halu atau mimpi mungkin, tapi kalau kata jaketnya Pak Rektor hari ini "Go further than you ever dreamed", jadi sah2 aja mimpi dulu yekaaan

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #gardentower #ipb #kwtjayadewatalestari #urbanfarming