Monday, January 10, 2022

30hbc2210 - Muntiq Siokan

#30hbc2210


Hari ke-10 dr #30haribercerita kali ini, pas lihat foto saat mencoba tinggal di Bali thn lalu. Membuat saya ingin bercerita tentang tempat yg tak sengaja ketemu, & berakhir mjd tempat idola.

Ceritanya, saat itu saya lari pagi sendiri krn K & bapaknya mager. Biasanya saya ngiri ke Men Weti, namun kali itu saya nganan. Penasaran pengen coba2, kan nggak ada ruginya. Lelah berlari, saya lanjut berjalan kaki. Kian jauh ke Sanur selatan, kian penasaran.

Langkah saya mengarah ke sebuah 'pulau' yg dipisahkan jembatan kayu di atas sungai muara. Ada mbak mas yg jaga di loketnya, jadi saya mulai mencari tahu tempat apa itu.

Namanya Muntiq Siokan.

Konon dulu namanya Dream Land, saat masih di kelola investor asing, seolah private island gitu katanya. Area itu adl tempat kapal2 pesiar kecil berlabuh. Saat ini sudah diambil alih Pemuda Adat Intaran, dijadikan tpt nongkrong asik & terbuka utk umum. Pengunjung hanya perlu membayar 20rb rupiah bisa ditukar dg minuman/makanan di restonya. Kl membawa makanan sendiri, dikenakan biaya 5rb perorang. Dr petugasnya, saya mdpt info bahwa ada live music jg setiap malam. Saya tertarik & berniat kembali sore harinya beserta dgn anggota Keluarga Nala lainnya.

Sorenya saya, Mas Bojo & K datang ke Muntiq Siokan. Setelah membeli tiket, berjalan di jembatan kayu menuju jejeran bangku2 kayu, kami memilih posisi di tengah2. Dekat dg resto, live music, & juga area bermain anak. Menu makanan & minumannya murah meriah, berkisar 15-20rban saja. Menu favorit kami ya singkong, pisang, kentang, semua yg di goreng, osreng osreng osreng 😅😅😅

Suatu saat nanti kami akan kembali ke sana. Jika saat itu tiba, mungkin Mas Bojo takkan lagi was2 menatap saya setiap bapak2 lucu bersuara merdu menawarkan mic nya kpd pengunjung, seperti waktu itu. Mungkin dia akan mengikhlaskan saya menyumbangkan lagu andalan teman diperjalanan, "Atiku rasane lorooo... Nyawang kowe, rabi karo wong liyooo..."

Di masa itu, tangannya Siaga 1, siap2 menyambar kalau ada gelagat saya mau berdiri. Katanya, saya ini sumber polusi (suara) yg tak sadar diri... 🤣🤣🤣

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc #muntiqsiokan #bali @kaizenwritingalumni @30haribercerita

No comments: