Saturday, April 30, 2011

Healthy is The Most Important



I think this month is not good enough for me....
For my work, my food, my sleep, and my book.
Not good at all...

I worked not much enough,
I ate not good enough,
I slept too little and always late,
I read too little paragraph of my book

Suddenly, my friend got sick
She want me to accompanied her to take the result of her Rontgen.
So, i drove her to small hospital named Katili.

After that, she want to go to our friend's dad
Yeah, our friend's dad was a doctor too
She asked him to read the result from her Rontgen.
He read the Rontgen and said that she was OK.
Nothing wrong with her lungs and others organ

He advised her to get some USG.
Just for make sure about her lever and bile.
She want to go to the hospital then....

I accompanied her to go to the next Hospital, named BMC.
We met a woman doctor, that look like an arabian.
She was very pretty
Fatty but pretty
And she was very gorgeous for me.
Not because she was an Arabian... hehehe
Really, she was very kind

The doctor said that my friend's possibility got lever disease or maybe the bile
She advised her to get some test named USG
But, my friends decided to back to home first and will be back to hospital the day after.
Ok, me and my friend drive back to home then.

When we arrived at our boarding house, my friend (lets called her 'Someone') told me that she want to go home. And she really go home then.

Several days after, she come back to our boarding house.
She said that she was fine and her sick was gone. Then she join with other to do many thing as usual. You know what?

She got sick again
And she back to hospital again.
The second hospital named Hermina.
We went to hospital in the middle of night by angkot.

She do some blood test by on call doctor on there.
From the blood test, the doctor said that she was got Typhus.
He gave her some receipt to buy at the pharmacy.

She ask to the doctor for doing USG.
The doctor said that she must be wait until 5 days.
If there is nothing change for 5 days, she can ask to do USG.

Because she need to make sure about her pain as soon as possible, she asked to do USG the day after. And the doctor give some recommendation letter for her.

The day after, she went to this hospital again to doing USG.
Unfortunately, the internist who will read the USG result doesn't come yet.
He will practice on 7 pm
So, we go home again....

At the night, she back to the hospital again.
And like the doctor before said, she got Typhus.
She need to totally bed rest to recover her body
Then she asked to spend several days in hospital

See....
From the story above, i just wanna share about healthy
How healthy is very important to us
We can't do anything if we got sick
We will waste much money to paid the hospital and the medicine

Diseases coming to us because we are too lazy
Sometimes we don't care much about food, sleep, etc
It can make a disease and killing us
Lets more careful with ourselves buddy

We're still young and still have a long life
Thats why we need to keep healthy
To do something and to do everything
There is nothing to be proud with the sickness...

Monday, April 25, 2011

Bacaan yang Tertunda

Membaca.....

Beberapa hari yang lalu, temanku yang melakukan wawancara kerja bercerita bahwa ketika dia wawancara, pewawancarannya menanyakan tentang hobinya. Dan temanku itu menjawab bahwa hobinya adalah membaca. Dia ditanya lagi buku apa yang dibacanya, dan dia menjawab bahwa dia membaca salah satu buku karangan Andrea Hirata. Dia ditanya lagi berapa lama dia biasanya membaca buku? dan temanku kebingungan.

Speaking of membaca, belakangan ini kemampuan membacaku sudah menurun drastis sekali kayaknya. Kalau biasanya setiap weekend aku bisa menyelesaikan 1 buah novel (tidak termasuk buku Twilight-Eclipse-New Moon- dan Breaking Dawn yang semuanya selesai dalam semalam untuk 1 buku), sekarang ini aku belum juga menyelesaikan 1 buku yang sudah mulai kubaca dari sebulan yang lalu.

Bukan aku tidak mau membaca buku itu, hanya saja setiap aku mulai membaca dan mendapatkan 1 paragraf atau satu halaman, aku pasti akan begitu saja mendapati bahwa aku telah jatuh tertidur (kadang plus ngilerrr :p ). Bukan karena bukunya membosankan, namun lebih karena otak ini malas sekali di ajak berfikir bersama buku itu. Memang sih, buku itu tidak menggunakan bahasa ibuku. Tapi seharusnya itu tidak menjadi masalah, karena aku kan sedang belajar untuk lebih mengerti bahasa itu... :p

Ceritanya bagus padahal. Menceritakan tentang 2 buah keluarga yang bertetangga dan berhubungan sangat dekat sekali. Tidak hanya para orang tua, melainkan anak2 nyapun bersahabat erat. Hingga suatu ketika, kedua anak dari 2 keluarga itu ditemukan mengalami kecelakaan akibat tertembak. Si perempuan tewas dan si laki2 sakit parah.

Karena si laki2 masih selamat dan merupakan satu2 nya orang yang di temukan bersama dengan korban (dan dia sempat mengaku bahwa mereka berencana bunuh diri bersama), maka akhirnya dia menjadi tersangka pembunuhan tetangga, sahabat, dan juga kekasihnya itu.

Si laki2 akhirnya di penjara. Keluarganya menyewa pengacara dan detektif untuk membebaskannya dari penjara. Sedangkan hubungan antara kedua keluarga itu akhirnya memburuk dan mereka tidak lagi menjadi tetangga yang rukun dan bahagia.

Aku baru sampai pada bagian itu, dan masih ada separo lagi ceritanya yang belum aku baca. Hopefully aku bisa menyelesaikannya dalam waktu dekat ini. amin.

Mari kita membaca lagi teman2... karena dengan membaca, maka kita akan senang menulis.... :p

Saturday, April 23, 2011

Awas di Culik Gara2 Facebook

Beberapa waktu yang lalu, mungkin kita sering mendengar atau membaca dimedia berita2 buruk mengenai orang hilang atau penculikan yang diawali dengan perkenalan di facebook. Lumayan banyak juga nampaknya jumlahnya. Sewaktu mendengar atau membaca berita2 itu, aku cuma bisa mengelus dada dan prihatin terhadap keluarga korban yang kehilangan. Sambil sesekali mengatakan 'goblok banget sih itu anak mau2nya ketemuan sama orang yang kenal di FB doank' atau kadang ditambahin dengan 'Hah??? pacaran sama orang yang kenal di FB? Buset deh, nggak pede amat ya jadi orang?'

Ya, menurutku sih ya, kita bolehlah memperbanyak teman melalui dunia maya. Apalagi layanan model FB itu kan memang sangat terbuka dan gratis. Tapiii... kita juga musti tetap waspada donk. Kalau sampai harus di bela2in banyak berkorban untuk bisa bertemu alias kopi darat dengan orang itu, pikir lagi dulu deh...

Obrolanku dengan salah seorang teman kosan yang sedang menempuh pendidikan masternya di salah satu perguruan tinggi negri dan ternama di Kota Bogor (langsung ketahuan kan kalau kampus ini kampus IPB??ehehehe). Dia menceritakan mengenai beberapa temannya di kelas yang memiliki kisah unik dalam menjalin hubungan dengan orang yang di kenalnya di FB. Salah satunya adalah temannya, sebut saja namanya Bunga (kasiannya si bunga jadi korban kejahatan melulu).

Si Bunga ini menjalin hubungan dengan salah seorang laki2 yang tinggal di Kota Lumpia melalui FB. Mereka melakukan obrolan serius dan akhirnya memutuskan untuk melakukan kopi darat. Akhirnya si Bunga ini bertolaklah menuju Kota Lumpia dengan kereta (bukan kereta senja). Katanya, ada perubahan raut muka yang terjadi pada di lelaki ketika pertama kali melihatnya turun dari pintu kereta (mudah2an tidak pakai adegan slow motion layaknya di Tipi2). Analisis dilakukan oleh temanku adalah mungkin karena photo2 si bunga di FB diambil tanpa menggunakan kerudung, sedangkan dia datang ke kota itu dengan berkerudung.

See, mungkin sebaiknya kalau memang mau menjalin hubungan dengan someone dibelahan dunia mana melalui FB, kita musti sedikit mengurangi photo alay yang hanya menampakkan muka dari sudut atas atau samping agar si 'dia' bisa benar2 melihat kita apa adanya. Kan lebih baik di tolak dari awal daripada ditolak ketika sudah jauh2 melakukan pengorbanan bukan? Sing sabar ya nak..... :p

Belum lagi ada kisah lanjutan setelah adegan 'perubahan mimik muka' di stasiun itu. Kata temen ku (aduh, keliatan deh kalau kita hobi menggosip), si emak dari lelaki itu kemudian menanyakan satu kalimat yang membuat si Bunga (dan juga temanku ini) berpikir banyak untuk meraba2 arti dan makna dari pertanyaan itu. Apa sih yang si emak tanyakan? Ternyata dia bertanya seperti ini, "Kamu, apa beneran masih mau lanjut sama anak saya?"

Kalau bertanya padaku mengenai pendapatku sih, pertanyaan itu wajar saja di tanyakan oleh seorang ibu kepada temen baru yang juga calon nya anaknya. Tetapi, jika di tambah dengan adegan perubahan raut muka yang sebelumnya, aku juga jadi sedikit berpikir. Nampaknya pertanyaan ini menjadi sangat ambigu.... hehehe

Sayangnya, temanku ini belum mencari tahu kelanjutan kisah cinta si Bunga ini.... kita tunggu saja kelanjutannya ya pemirsa... pepepe...mimimir...sasasa.... :))

Oh iya, kata temenku, adalagi satu temen kelasnya yang bernasib sama tragisnya. Sama2 menjalin hubungan dengan seorang lelaki di FB, namun si lelaki ini nampaknya sangatlah posesif terhadapnya. Oh iya, kita bisa menyebut temannya temenku ini dengan sebutan Mawar (hahaha.... udah kayak di acara radio yang curhat2 gitu di jaman jadul yaks...). Si Mawar ini konon katanya sampai harus mengganti nomor hp nya berkali2 atas permintaan si cowoknya karena nomornya banyak di kenal orang lain. Hah? what the hell? :p

Dan pernah juga katanya si cowok melarang si Mawar berhubungan lagi dengan salah satu teman sekelasnya karena teman sekelasnya itu pernah menasehati Mawar untuk tidak meminjamkan laptopnya pada si cowok itu. Scara si cowok itu meminjamnya sampai berbulan2, padahal kan sebagai mahasiswa S2, Mawar pasti sangat membutuhkan laptopnya. Aneh suraneh memang hubungan mereka.... itu kata temenku... :p

Nah, lama2 aku jadi berfikir dan merasa aneh dengan 2 kasus di atas. Iseng2 akupun bertanya pada temanku itu. "Temanku, sebenernya kamu kuliah di S2 atau di SMP ya?" Dan hasilnya akupun mendapat serangan maut tangannya yang panas2 pedes... :))

Bagaimana aku tidak terharu, jika harus menerima kenyataan bahwa anak2 mahasiswa S2 kampusku ini masih saja memilih jalan ajaib ini untuk menemukan belahan jiwa? Kalau sudah begini, akhirnya aku tidak lagi heran kenapa dan mengapa di TV semakin banyak berita orang hilang akibat perkenalan di dunia maya. Toh, kebanyakan dari korban adalah anak2 SMP, SMU, atau mahasiswa baru. Lha, anak2 mahasiswa S2 dari kampus ternama saja masih begini?

CK...CK...CK... :))))))

Tingkatkanlah rasa percaya diri kalian teman2.... Dunia ini tak selebar daun kelor koq.... heheheeeee

Wednesday, April 20, 2011

Tentang Karimun Jawa (Again???)


Semalam, di ruang TV kosan tercinta....

Aku dan sebagian besar penghuni kosan Maharlika Belakang Bawah sedang stand by di depan TV sambil bercanda ria, demi menunggu pemutaran sebuah pelem fenomenal. Pelem India yang menjadi sedemikian fenomenal karena ulah seorang polisi kocak dari Negri bernama Gorontalo. Pelem yang awalnya berjudul Dil Se, menjadi terkenal dengan Chaiya-Chaiya. Kadang lebih parah nya lagi berubah menjadi Norman Chaiya-Chaiya.... hahahhaa.... Betapa luar biasa negri Indonesiaku ini dengan kebiasaan gebyah uyahnya.... ck..ck..ck...

Tiba2, seorang teman menyenggol lututku, memandang dengan tatapan kagum (hiperbola tambahan dariku saja), dan membacakan sms di hpnya padaku....

"Oi Rut, temen cewek lo ada nggak yang namanya willis, pake jilbab, terus pernah backpackeran sendiri ke Karimun Jawa waktu akhir tahun?"

Jreng...jreng... What's going on? Kenapa ada orang yang tidak aku kenal bisa menjelaskan secara rinci jatidiriku? Apakah nama dan riwayat perjalananku sudah masuk ke dunia maya dan menyebar bagaikan virus atau laksana video Luna Maya? oh no...oh yes... hahahaha... lebay sumpah deh gw.... :p

"Lho, jah, siapa itu? tanyain deh, darimana dia tau tentang perjalanan gw ke karimun jawa...." kataku dengan semangadh membabi buta.

Ada beberapa kekhawatiran yang tidak bisa diceritakan mengenai munculnya namaku di sms teman Ijah ini. Mudah2an saja kekhawatiranku tidak 100% benar. huhuhuhu....

Setelah Ijah mengirimkan sms pertanyaan yang berisi "lu tau darimana?" , akhirnya temannya itu membalas sms dengan, "Nama dia ada di dalem buku TheJourneys,, tulisan si Alex,, bener temen lo ya? Yang backpacking ke Karimun Jawa gara2 patah hati? Huahahahahhaaa!! Now everyone knows that! :)"

Hwakakakkaa.... lebih parah lagi ini sih. Oh no, nggak papa sih orang tau kalau aku melakukan perjalanan sendiri ke Karimun Jawa. Tapiiii.... kenapa musti ada tambahan karena patah hati yaks? Kan jadi mengurangi kesan syahdu tralalanya... Atau justru menambah kesan mellowdramatic nya ya. hohohoho.... Just for your information, that's not 100% true. Which mean there is many possibility can be, maybe 10% right and 90% wrong, or also maybe 10% wrong and 90% right. :))

Akupun meminta Ijah untuk bertanya pada temannya, dimana dia menemukan buku itu. You know what? Dia menjawab "Gw baca bukunya di gramedia, di GRAMEDIA LOH!! Best Seller pula,, Hahahhaaa~ kl emang bener salam aja deh dari gw. Kapan2 kalau dia mau backpacking asal tunjuk lagi mudah2an aja jarinya gak nunjuk ke LIBYA, AFGHANISTAN, atau ke IRAK,, hoho~ :)"

See.... ada beberapa kata yang pake hurud guede2 gitu, mantabs banget kan... Dan akupun tertawa ngakak bersama dengan teman-temanku. Beberapa sms antara Ijah dan temannya pun masih berlanjut dan semakin membuat aku tertawa terbahak-bahak. Kocak banget malam ini sodara-sodara... :))

Ijah : "Gimana lu bisa tahu kalau yang ditulis di buku itu temen gw?"
Temennya Ijah : " Just a lucky guess? Btw gue juga gak percaya sama yang namanya kebetulan :) "

Dan ingatankupun melayang ke sosok teman yang aku temui di Karimun Jawa, lebih dari setahun yang lalu. Namanya Alexander Thian. Seorang teman dari Jakarta yang membuat perjalanan solo-ku kali itu semakin menyenangkan. Why? karena dia adalah seorang penulis.... see, dunia begitu indah disetiap sudutnya. Kala itu aku dengan bersemangatnya banyak bertanyaperihal tulis menulis padanya.

Ingatanku sedikit maju ke beberapa bulan yang lalu, tepatnya beberapa saat setelah aku kecopetan hp dan kawan2nya (sumpah, nggak nyambung lagi deh). Saat itu Alex menoelku di FB.

ALexander Thian Hei, you! Kangen!!
Wilis Juharini Hai Alex.... huhuhuhu... gw abis kecopetannnn.... :(
Lu kangennya koq setelah gw kecopetan sih? hahahaha.... (nggak ada hubungannya juga sih). Apa kabarnya kalian semua? ^_^
ALexander Thian Gue ceritanya lagi bikin artikel tentang Karimunjawa. Nama elo gue masukin gpp yaaaa
Wilis Juharini Assyyiiiikkk..... Masukin yang banyak yaaa... hahahahaha (Narsis banget deh gw). Kalo artikelnya udah jadi, kirimin gw juga yaks. :)
ALexander Thian Hahaha. Dasar narsis! *jitak*
Wilis Juharini Yoyoy... narsisiwati banget gw yaaaa.... *kaburrrrrr*

Dan ternyata, inilah artikel yang di maksud Alex. B.U.K.U. Dulu aku berpikir dia hanya akan menulisnya di artikel sebuah majalan apa gitu. Tapi ternyata? Buku. Dan tau nggak, dia menulis buku itu bersama dengan 11 orang temannya, dimana salah duanya adalah Raditya Dika dan Triniti. Entah kenapa, aku merasa ikut sedikit bangga dan teramat senang (numpang bangga nggak papa kaaannn). Terlepas dari seperti apa Alex menuliskan namaku di buku itu. Aku tidak terlalu peduli sepertinya. hehehee

Aku jadi sangat bersemangat untuk segera ke Gramedia dan membeli itu buku. Penasaran mampus deh eyke.... :)

For Alex, mudah2an lu dan semua temen2 lu bisa semakin berjaya dengan apapun yang kalian lakukan. Mudah2an bukunya laris manis tanjung kimpul, dan mudah2an suatu saat kita bisa bertemu lagi. Amin :)

Minta buku yang ada tanda tangannya dooooonkkk....... ^_^

Oh iya, lalu bagaimana dengan kelanjutan acara nonton pelem India Chaiya-Chaiya kami? Hahahaha.... Ternyata kami semua hanya terkena syndrom Normanisme. Kami semua berkumpul dan ikut bergoyang2 sekuat tenaga manakala Si Exotic Syahrukh Khan menyanyikan dan menarikan lagu Chaiya-Chaiya, dan langsung bubar jalan setelahnya. Tidak ada yang peduli dengan kisah cerita pelemnya.ck...ck...ck.... Korban gosip semua nampaknya.... :)

Tuesday, April 5, 2011

I Dunno How


"If you don't see a future for this, please...
Just end it, because i can't.
I'm in it...
Put me out of my misery..."
~Lovethewayyousay,Dempsey~

I dunno how to start from the beginning....
Maybe i don't have to...

I dunno how to heal from the pain....
Maybe i don't have to...

I dunno how to forget the bad memory....
Maybe i don't have to...

I dunno how to forgive myself....
Maybe i don't have to...

I know that i should let everything go....
But i think i am not ready yet...
Or maybe i also don't have to...

It won't be end....
If i don't make it end....
Need to hide the sensitivity to end it....
But i dunno how....

I dunno how to start....
I dunno how to fix it....
I dunno how to turn back the time....
But i am sure that i don't have to do that....

Not polite, but let it be....
Let it be mine....
I'll let people's yell....
"Screwed you Wilis...!!!"

Fine.... :)

ps. again, we must always be happy, wherever we are.... ^_^

Saturday, April 2, 2011

Diskusi dengan Pemilihan Kalimat yang Salah di Awal

Pppfffiiiuuhhh..... Setelah semalaman melek tidak tidur demi menyelesaikan beberapa hal, ternyata malam inipun aku masih harus melek lagi untuk hal yang sama..... Cukup menyenangkan juga rasanya menyadari bahwa sudah banyak list yang berwarna hijau di bukuku. Meskipun harus tahan dengan beberapa kali penyelaan dari teman2ku "astaga, masih di depan laptop juga?" atau kata temanku yang lain"when i met you, you always in front of your laptop"... hahahahha... Udah jatuh cinta sama laptop pakdheee... :p

Masih banyaknya list yang belum tercoret dengan pensil warna, tak mampu menghentikan keinginanku untuk menorehkan kisah lucu ini. Kisah lucu mengenai sebuah diskusi ringan, kecil2an, sambil lalu, dan spontan yang akhirnya justru berubah menjadi diskusi yang (sedikit) panas hanya karena kesalahan pemilihan kata pembuka. :))

Begini kisahnya saudara2.....

Setting latar : Sebuah rumah yang sudah seperti rumah singgah karena sering di pakai sebagai tempat transit atau melarikan diri.... :p

Setting waktu : Malam hari yang sepi

Pemeran :
1. Pemeran utama 1 : sebut saja namanya mr. Tall. Seorang direktur dari sebuah media online yang sedang tumbuh...
2. Pemeran utama 2 : sebut saja namanya mr. Fussy. Seorang mahasiswa yang nyentrik tralala deh, yang terkadang pemikiran dan perkataannya hanya bisa dimengerti oleh orang2 yang tumbuh besar bersamanya... :))
3. Pemeran pembantu : gadis manis yang berdiam diri dengan khusyuknya di depan laptop (which is meeee.... hwekekekekeeee)

Ceritaaa.... di mulai.... :p

Malam itu, aku sedang khusyuk untuk yang kesekian jam-nya di depan laptop kesayanganku yang meskipun tua tapi tetep menyenangkan. Berkutat dengan project, cost center, function, proposal, dan bla-bla-bla lainnya didalamnya. Dalam diam aku semakin lengket dengan bantal di pantat dan keyboard di ujung jari, terpaku di ujung ruangan.

Di ruangan yang lainnya, Mr. Tall dan Mr. Fussy nampaknya juga sama2 sibuk dengan laptopnya masing2. PPffiiuuhh... menunjukkan bahwa kami adalah manusia2 jomblo, dimana sabtu malam masih saja berpacaran dengan laptopnya. heehhehee....

Tiba2, ada suara sumbang yang sangat kukenal memecah kesunyian malam itu. Mr. Fussy rupanya beraksi, just the way he is... (beberapa kalimat adalah hasil pengembangan otakku yang semakin meliar karena semakin malam)
"Mr. Tall, perusahaan yang mister gawangi ini sudah berapa lama berdirinya? Hampir sekian tahun ya?" Suara sumbang itu berkata.... :p
"Iya..." Jawab Mr. Tall pendek.
"Cukup lama juga ya mister... sekarang ini kan banyak perusahaan yang sama dengan perusahaan mister, tapi karena tidak bisa bertahan jadinya malah berhenti. Kenapa mister tidak menyerah?" Mr. Fussy menambahkan....
"Maksudmu apa bertanya begitu?"
"Iya... kan saya kepengen tau saja, kenapa mister tidak menyerah, terus mempertahankan dan menjalankan usaha ini? Saya betul2 ingin tahu karena saya penasaran saja mister...."

...........................

Untuk mempersingkat waktu dan cerita, saya ringkaskan obrolan mereka berdua dari sudut pendengaran saya saja nampaknya. Intinya, sejak si Mr. Fussy menanyakan 'kenapa tidak menyerah saja', aku sudah curiga bahwa obrolan itu tidak akan berakhir sebagai obrolan renyah, melainkan menjadi diskusi panas. Terlebih lagi aku mendengar beberapa jawaban dari Mr. Tall yang justru membuat Mr.Fussy bingung dan semakin banyak bertanya. Jadilah balas berbalas tanya, pertanyaan di jawab dengan pertanyaan, keingintahuan dijawab dengan pengandaian, dan akhirnya membuat sebuah lingkaran setan. Lingkaran setan yang akan semakin membesar dan menguat jika tidak segera di redakan. hohohoho.... mungkin ini saatnya si gadis manis ini turun tangan. hwekekekkekeeeeee..... :))

...........................

"Sepertinya kalian berdua ini tidak singkron dalam diskusi ini. Mr. Fussy bermaksud menanyakan sesuatu yang simpel, tetapi keliru memilih kata, sehingga membuat Mr. Tall salah penangkapan. Mr. Tall menjawab pertanyaan sederhana itu dengan pengandaian2 yang malah membuat Mr. Fussy tidak mengerti...."

"Soalnya dia itu bertanya padaku pribadi manis (panggilan manis ini 100% karanganku saja lho... hehehhee) "
"Kalau dari yang aku tangkep nih ya, sebenernya yang di tanyaain Mr. Fussy ini simpel aja lho mister... kayak misalkan aku dateng kesebuah perusahaan, dan bertanya ke yang punyanya atau direkturnya -pak, ini kantor apa ya? ngerjain apa tuh? sekarang ini kan banyak usaha kayak gini juga yang akhirnya mundur dan nggak jalan lagi. Kenapa bapak tidak menyerah seperti yang lainnya?- kalau yang aku tangkep sih begitu mister..."
"Tapi dia kan nanya ke aku, kenapa aku tidak menyerah saja mister? katanya gitu.... "
"Ya karena mister kan direkturnya kan..... Jadi mungkin harapannya adalah agar mister menjawab dengan bahasa ringannya visi misi perusahaan mister. kayaknya sih gitu aja sih..."

"Tapi apa yang kamu bilang itu bisa saja malah mematahkan pendapat Mr. Fussy. Belum tentu dia bermaksud begitu..." Kata Mr. Tall
"Mr. Fussy, apakah benar demikian yang sampeyan maksud?"
"Iya, mbaknya sepertinya bisa memahami saya dengan baik...." kata Mr. Fussy.
"Yaa... namanya juga kita tumbuh besar bersama...hahahhaa"
"Iya, sebenernya pertanyaanku tuh sama dengan misalkan aku bertanya -kenapa mister masih bertahan?-"
" iya betul mister Fussy, kenapa tidak menyerah dan kenapa tetap bertahan adalah hal yang sama. Hanya saja beda sifat, yang satu negatif dan yang satu positif. Kebanyakan orang memilih yang positif untuk menjaga kesalahpahaman kayak gini..." Kataku dengan (sok) bijak.

...........................

Diskusi yang menghangat inipun selesai dengan damai. Sebenernya, menurutku ada beberapa fakta yang tidak bisa dikesampingkan dari diskusi kecil ini, tetapi biarkanlah... namanya juga diskusi ringan, jadi kita kesampingkan saja dfakta2 yang ada. Biar tidak tambah panas membara... :)

Mari kita kembali ke laptop, kembali berkutat dengan system yang di juluki 'Planet', dan kembali mengejar tenggat waktu yang sudah lewat sehari ini....


^_^