Hari ke-11 kegiatan #30haribercerita kali ini, saya mau cerita tentang Soto. Sekalinya satu cerita tentang #keluargaumang keluar, sepertinya bakalan lagi dan lagi nih. Monmaklum yak. Hehehe
Jadi ceritanya, waktu itu kami sedang memulai perjalanan #keluargaumang ke timur. Karena perjalanan dimulai dari Jogja, tiba waktu untuk Sholat Dhuhur dan makan siang saat kami sampai di daerah Probolinggo.
Saat itu saya nyolek salah satu teman serumah waktu kuliah dulu, Budhe @nurna_dewi67
👩 (saya) : "Budhe, Probolinggo opo sek enak?"
🧕 (Dewi) : "Lha pengen opo?"
👩 : "Soto"
🧕 : "Nek soto ki enek neng daerah Klenteng"
👩 : "Tapi nggak searah yo..."
🧕 : "Enek juga neng daerah Krasaan"
👩 : "Yoweslah engko tak goleki sambi mlaku"
...
Sambil jalan, saya mencari di peta arah Krasaan. Ternyata sekitar 30 menit di depan kami. Meluncurlah kami ke Soto Pak Koya Krasaan. Setelah memesan 2 mangkok soto, saya kirimkan foto papan nama ke Budhe lagi.
👩: "Iki bukan Budhe?"
🧕: "Iya kayake. Jare bapakku di belakang alun-alun"
👩: "He eh berarti bener... "
Enak rasa soto dengan koya nya. Murah juga harganya. Kami memesan Soto 2 porsi, kerupuk 2, es teh 2, teh manis panas 1, cukup membayar 35 ribu rupiah saja. Lokasinya di belakang alun-alun Krasaan. Di google map terpampang nyata, jadi tidak sulit menemukan tempatnya.
Saat keluar dari Soto Pak Koya, kami berfikir, jangan-jangan asal dari sini asal nya si Koya yang sering si tambahin ke soto2 di seantero negeri itu? Hahahha. Entahlah...
Kalau suatu saat kami melakukan perjalanan darat ke timur jauh lagi, pasti kami mampir kembali.
#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc #keluargaumang #sotokoya #sotokoyakrasaan @30haribercerita @kaizenwritingalumni
No comments:
Post a Comment