Sunday, December 30, 2018

Evaluasi Rencana Tahun 2018 dan Rencana Tahun 2019

Farewell 2018 and Welcoming New Year 2019

Akhir tahun adalah waktunya mereview kembali apa yang sudah direncakan, sudah terjadi, belum terjadi, dan juga yang perlu di lanjutkan untuk tahun setelahnya bukan?

Menilik kembali harapan dan rencana untuk Tahun 2018 saya disini, maka saya rekap dan update untuk Tahun 2019 di sini...

1) #1 dan #2 = Failed Pending and to be continue for 2019 :-p

2) #3 = Not so bad... Ada beberapa hasil karya yang tercipta. 2019 should be better. :-)

3) #4 = It was good and better than 2017. Berhubung Bulan Maret 2019 sudah membayangi... Wait, tahu kan ada apa di bulan Maret? Duuuh... Itu lhooo... BBW... ahahahaha. Yess... Berhubung BBW Serpong sudah membayangi, saya jungkir balik selesaikan novel yang sudah di beli di BBW 2018. Biar Mas Bojo legowo nanti mengantarkan saya kembali ke ICE dan mengajak pulang beberapa buku lagi yekaaan.... Kiss kiss

4) #5 = Hidroponik beralih fungsi menjadi tanaman biasa. Saya pakai untuk menanam Bunga Telang. Sampai hari ini, belum berbunga. Mungkin kurang nutrisi. Tapi saya berhasil menanam Cabe dan Rempah di kebun samping. Selain itu buah-buahan juga sangat memuaskan. 2018 kami bisa panen Mangga melimpah, Sirsak banyak, dan terakhir kemarin Rambutan yang maniiiiissss sekali menutup tahun 2018. Alhamdulillah

2019? Saya rencananya mau lebih banyak lagi menanam tanaman rempah, bumbu, dan bunga-bunga. Selain itu pengen bikin area bermain dengan kelinci. Aamiin :-)

5) Kunjungan ke Taman Nasional Kali ini juga lumayan... Selain TN Ujung Kulon dan TN Gunung Merapi yang selalu kita sambangi kalau mudik atau TNG Halimun Salak tempat kita camping kalau weekend, kami menambahkan TN Way Kambas di Lampung, dan TN BTS (Bromo Tengger Semeru). 2019? Rencana sih ke Baluran, atau at least TN G Ciremai gitu yekaaan... :-)

6) #7 dan #8 kita anggap to be continued saja yess... Yes!

7) Kursus = Tahun 2018 saya sempat mengambil trial kursus online untuk Excel. Mustinya sih saya lanjut ke level selanjutnya. Tapi karena Q4 2018 loading pekerjaan lumayan banyak, jadi belum lanjut. Will re-join the class on 2019. Smangadh!!!

8) Diet Caffeine = Oh my god. Totally failed di 2018. Malah sebaliknya. Konsumsi caffein jauh lebih banyak daripada tahun-tahun sebelumnya. 2019 should eh no, MUST be less caffein!

9) Fin Plan: Masih bocor sana dan sini... Nafas masih sedikit berat... Tapi overall all is well... 2019 I have to be careful and diligent. Karena banyak pos yang cair di 2019, dan perlu segera di re-alokasikan kesana dan kesini. Demi Financial freedom as soon as possible yekaaan :-)


Saya rasa rekap dari Rencana 2018 sudah selesai...

Apa yang baru untuk 2019 ya? Oh iya. Ada beberapa hal yang sepertinya perlu di fikirkan, seperti:

1) Tawaran Ibu, Insya Allah akan terlaksana.
2) Punya anak lagi.... Yess, we're finally trying  :-)
3) Start a new thing (ini masih sangat perlu digodog dan digoreng)
4) Ini
5) Itu

#SmangadhTahunBaru
#Smangadh2019

Wednesday, December 5, 2018

Today is the Start Day

Hari ini, adalah hari untuk masa depan K... Menurut saya.

Kenapa? Karena saya mengambil formulir pendaftaran SD nya dia. ahahhaa

Receh banget kan?

Receh tapi penting menurut saya. Alasannya panjang kali lebar kali tinggi kali berjuta kali... Didalam hati dan obrolan saya bersama suami. kekekeke

Bismillahirrohmaanirrohiim....

Semoga Allah SWT memudahkan, memberikan kelancaran, merestui, dan memberkati langkah yang kami ambil untuk buah hati kami ini. Sehingga K bisa masuk ke sekolah yang kami pikir baik untuknya. Aamiin

Itu saja.
Hanya ingin meninggalkan sedikit catatan tentang hari ini. :)

Sunday, November 4, 2018

Metode Baru Dalam Belajar Dikte Bersama K

Membaca judulnya, jangan langsung mengira saya mau nggaya yaaa... #dikitsih

Jadi ceritanya, disekolahan si K ini kalau latihan dikte yang bahasa sekolahannya adalah Spelling Test, sudah mulai panjang. K sih masih seperti biasa, selow. Tapi terlihat juga kalau dia sedikit mulai nervous.

Setiap Hari Senin, pulang sekolah di tas nya pasti terselip 1 lembar kertas berisikan 10 kata. Harapannya sih anak-anak dirumah mencoba mengucapkan berulang-ulang, kemudian latihan menuliskan kata tersebut sesuai dengan pengucapannya. Ya maklum, karena kan hurufnya kalau digandeng, bunyinya suka beda keluarnya... hehehe.

Setiap membaca kertas-kertas tersebut pula, saya kemudian menunjukkan ke K list katanya, dan bertanya bagaimana pendapatnya. Ternyata, dari bulan ke bulan, respon-nya berbeda-beda dan bertingkat. Seperti ini contohnya:

*Ketika kata masih terdiri dari 3 huruf:

Saya: "K, gimana? kamu ngerti kata-katanya?"
K: "Iya ngerti"
Saya: "Kamu confident bisa ngerjain?"
K: "Confident itu apa?"
Saya: "Ya kamu yakin kalau bisa enggak?"
K: "Bisa"
Saya: "Mau nyobain dirumah enggak?"
K: "Tenang aja bunda... Aku kan udah bisa sendiri dari sekolah..."


*Ketika kata menjadi 4 huruf:

Saya: "K, gimana? kamu ngerti kata-katanya?"
K: "Iya ngerti"
Saya: "Kamu confident bisa ngerjain?"
K: "Tenang aja bunda... Aku kan udah bisa sendiri dari sekolah..."


*Ketika kata menjadi two consonant blend:

Saya: "K, gimana? kamu ngerti kata-katanya?"
K: "Iya ngerti"
Saya: "Kamu confident bisa ngerjain?"
K: "Sini coba lihat aku baca dulu..."


*Ketika kata menjadi three consonant blend:

Saya: "K, gimana? kamu ngerti kata-katanya?"
K: "Sini coba lihat aku baca dulu..."
Saya: "Kamu confident bisa ngerjain?"
K: "Bisa sih..."
Saya: "Kita cobain dulu dirumah?"
K: "Nanti malem aja ya"


Semakin lama, mungkin dia semakin merasa bahwa dia tidak bisa menggampangkan materi spelling test-nya lagi. I am so proud of her!

Saya juga sebagai ibu, pengen bisa membantu, tapi tidak ingin terlalu mencampuri belajarnya dia. Terkadang saya ingin membantu dia belajar, tapi saya terlalu malas banyak kerjaan. Akhirnya saya ikut mencari cara agar bisa terlibat dalam proses belajar K, tapi tidak perlu menambah tekanan padanya.

Akhirnya saya mencoba cara baru untuk membantu K belajar spelling. Lumayan juga sambil memanfaatkan waktu luang ketika kami bersama, seperti ketika diatas motor menuju sekolahnya, atau pas kita duduk-duduk diruang TV tapi tidak ingin nonton TV.

Mulai dari yang pendek-pendek, sampai akhirnya yang cukup complicated menurut saya. It works for us! Cekidot on below short video :-)


Learning is fun!

Saturday, November 3, 2018

Rangkaian Kegiatan United Nation di Sekolah K, 2018

Yuhuuuuuu...

Salah satu hal yang saya suka dari sekolah K adalah ada acara United Nation setiap akhir October. Ini adalah kali ke-3 K berpartisipasi dalam acara ini. Ketika K preshcool dan KGA, acara nya adalah hari pertama pakai baju book character, hari kedua baju internasional, dan hari ketiga bazaar. Bazaar nya, yang jualan anak-anak kelas 1 - 6, anak-anak kecilnya jajan saja :-)

Tahun 2016 adalah kali pertama K ikut acara. Waktu itu karena kadung punya baju Black Cat hasil beli pas mampir ke tempat Tante Zee, jadi pakai itu saja. Masih sedikit kebesaran, dan K pun masih malu-malu. Ya harap maklum... Untuk International Costum Day nya, K waktu itu pakai baju kebaya warna krem saja. Bawahannya batik. Batik kan juga International yekan... (Photo di hardisk, males nyarinya. heuheuhe)

Untuk Jajan, kalau tidak salah ingat waktu itu dia bawa uang 20 ribu rupiah apa ya. Lupa saya.

Tahun 2017, K sudah bisa memilih sendiri costum apa yang dia mau. Dia mau Tinker Bell untuk Book Character. Dan untuk International Costume Day, hak prerogative emak masih berlaku. Karena sengaja beli lagi pas sekalian meeting di Bandara Madrid, jadilah K pakai Flamenco Dress lengkap dengan sepatunya. As a Spanish Dancer Girl. Ciamik yekaaan... Oh iya, nggak lupa donk finishing touch dari emaknya, bikin bunga mekar gede dari rajut untuk hiasan kepalanya... ahahahha

Untuk Jajan, kalau tidak salah ingat juga, sekitar 50 ribu rupiah. Saya lupa dia beli apa, sepertinya model jepit rambut dan bross gitu apa ya... entahlah... :-p

Book Character 2017 - Tinker Bell

International Costume 2017 - Spain Flamenco Girl
Tahun ini - 2018, K semakin fasih memilih dress untuk Book Character Costume Day. Dia kali ini memilih untuk jadi Rapunzel. Tapi dengan catatan lengkap dengan Magic Long Hair nya. Cuss, sebulan yang lalu saya pesan sekalian mumpung sedang ada uang lebih. Eeerrr... 

Sayangnya tahun ini alih-alih International Costume Day, sekolah malah mengadakan Halloween. Well... Saya sih bukan penentang atau anti dengan acara halloween. Hanya saja, saya tau kalau Halloween adalah peringatan akan sesuatu. Jadi saya tidak terlalu bersemangadh. Padahal tadinya saya sudah berencana menyiapkan baju Indian - Native America (lungsuran dari Mima) untuk K. Eh rencana berubah. Tapi demi sportifitas dan juga mendukung niatan saya untuk mengenalkan keberagaman kepada K, saya siapkan juga dia ikut acara. Tapi bajunya pakai baju pas dia Preschool lagi aja. Saya tinggal coret-coret wajahnya dengan facepainter. ahahaha

Saya: "K, remember, ok? We are not celebrating Halloween"
K: "Why not?"
Saya: "Because We are Moslem. And Halloween is for Chatolic and Christian Friends."
K: "Tapi aku kan pengen pakai Black Cat dan digambar Hello Kitty di wajah"
Saya: "No problem. Kamu boleh pakai baju black cat dan nanti bunda gambar wajahnya. Tapi hanya untuk participating on your school's event, and to support your friends who celebrate aja..."
K: "Ok, fine..."

Book Character 2018 - Rapunzel

Rapunzel With the Magic Hair

Scary Costume 2016 and 2018 - Black Cat
Hari berlalu dengan sangat bersemangadh oleh K dan teman-temannya. Tiba saat nya hari ke - 3 pagi, emak berpesan kepada K.

Emak: "K, nanti lihat di bazaar. Pasti banyak makanan. Kalau ada yang K suka, beli 2 ya."
K: "Why?"
Emak: "Kalau ditanya Miss Ita, bilang aja kalau K mau beliin Pak Yasin (satpam)"
K: "Ok"

Kejadiannya.........
Cerita Seputar Charity Bazaar 2018
Pada saat penjemputan sekolah...

K: (teriak sambil berlari ke arah emaknya yang menunggu didepan pintu) "Bundaaa... Aku shopping nya banyaaaakkk... Ada 6"
Emak : "Waaahhh... Banyak bangeeettt....Coba bunda lihat"
K: Ngasih kantong kreseknya
Emak: Ngubek-ubek kantong... "Lho, mana makanannya?"
K: "Aku nggak beli..."
Emak: "Lho, yang bunda pesen mana?"
K: "Aku lupa jadi nggak beli..."
Emak: "Koq bisa lupa?"
K: "Aku kan beli toys semua... Karena aku kan belum punyaaaa...."

Emak: Eeerrr....Eeerrr...Eeerrr...

Dari uang 100ribu rupiah, hasil belanjanya seperti dibawah ini. Sisa uangnya tinggal 5rebu. Yassalaaammm....
Hasil Belanja di Charity Bazaar 2018

Sunday, October 21, 2018

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Ini sebetulnya kocak bin koplak tapi apadaya ini adalah kejadian nyata. Ini juga yang kadang membuat saya semakin 'apatis' pada orang-orang 'yang begitu' di sekitar tempat tinggal saya. Sudahlah mana tidak kenal, tidak mau mencari tahu, tapi main samber saja seperti kereta... Yang ada kan jadi malu - maluin sendiri.

Pengen cerita kronologinya, tapi koq malas. Saya share sajalah reaksi saya pada waktu kemaren itu... Kan katanya don't make stupid people famous... Yekaaannn? :-p



Sunday, October 14, 2018

Membaca Dengan Metode Phonic

Tumben-tumben rasanya pengen bikin tulisan yang ada isinya ... :-)

Mungkin karena sudah hampir 3 tahun K sekolah dan belajar dengan metode ini, dan saya melihat dia tidak mengalami kesulitan dalam membaca. Jadi saya ingin sharing begitu...

Namanya membaca dengan metode Phonic...

Saya juga baru tahu ketika mendaftarkan anak saya sekolah di tempat yang sekarang sih. Gurunya menjelaskan, kemudian ketika beberapa hari pertama anak sekolah, saya diajari anak saya. Pas pertemuan wali murid, saya minta di ajari gurunya... :-p

Berikut adalah beberapa link yang bisa dibuka untuk mengetahui lebih lanjut lagi tentang Metode Phoenic, diantara ribuan link yang ada diluaran sana. Maklum pencarian kilat hanya untuk gambaran saja:

Phonics made fun and easy

Free phonics books

Phonics readers early reading

Kids Phonic Books

Printable 2

Youtube 1

Youtube 2

Youtube 3

Youtube 4

Saya pernah ngobrol dengan teman yang rajin mengajari anaknya membaca dengan Metode Abaca. Saya minta ditunjukkan bagaimana caranya. Tapi sepertinya saya kurang memperhatikan waktu itu, atau memang otak saya cetek nangkepnya. Yang jelas Abaca ini melibatkan kartu-kartu dengan huruf dan gambar gitu. Yang saya lihat dan masih saya ingat, sepertinya metode ini melibatkan ingatan si anak terhadap struktur kata.

Teman saya itu mengajari anaknya membaca secara intens, dan dalam waktu 2 minggu anaknya sudah bisa membaca katanya. Keren kan. Silakan di browsing jika ingin tahu lebih lanjut. Selain Abaca, banyak lagi metode baca dengan menggunakan kartu, hanya saya tidak terlalu mengikuti.

Nah, kembali lagi ke Metode Phonic ini. Sepertinya metode ini sangat cocok dengan saya yang tidak punya jiwa mengajar ini. Kebayang kalau saya harus mengajari anak saya membaca dengan kartu2. Yang ada kartu flashcard nya bisa berganti fungsi menjadi kartu terbang. Dengan metode Phonic, anak saya (dan teman-temannya) diajari untuk mengenail bunyi dari masing-masing huruf.

Seperti misalkan Huruf "a" itu bunyinya seperti yang ada di kata "annie apple" --> a dimana raut muka dan bunyinya seperti orang menyeringai ; Huruf "b" itu bunyinya seperti pada kata "bouncy ben" --> bunyinya seperti b' (beuk); dan seterusnya.

Nah, ketika anak-anak sudah hafal huruf, kemudian tau bagaimana bunyinya, bagaimana suara dan ekspresi ketika mengucapkannya, maka saya melihat anak-anak ini begitu saja bisa membaca. Mereka tidak lagi mengeja B A BA B I BI, tapi begitu melihat tulisan Babi, mereka otomatis merapatkan bibirnya, menggabungkan Bouncy Ben dengan Annie Apple, ketemu lagi dengan Bouncy Ben, dan Impi Ink, dan keluarlah "Babi".

Saya juga amazing ketika tanpa sengaja saya mencuri dengan anak saya membaca buku ceritanya sendiri. Sejak saya tahu, beberapa kali saya minta dia membaca sendiri buku cerita malamnya. Kadang mau kadang enggak... heuheuhe

Oh iya, setelah tau bahwa sekolah K menggunakan metode Phonic, saya langsung browsing buku-buku cerita pendukung metode phonic ini di internet, dan menemukan beberapa recomendasi. Perburuan pun dilakukan tanpa henti (meskipun berapa kali kena semprit ayahnya). Pilihan saya jatuh ke Bob Books. Bukunya simpel banget sebetulnya. Bahkan kalau kita rajin, bisa gratis download, print, dan bikin sendiri buku macam ini. Tapi karena saya suka melihat rak buku dengan buku warna-warni membaca manual yang suka dengan buku fisik, jadi saya putuskan untuk membelinya saja. 2 nitip teman, dan 1 beli langsung dari toko online.

Sebetulnya antara dilema dan dilema sih mendukung kegiatan membaca K ini. Karena kadang saya melihat dia membaca dan kepikiran "ya ampun mbak... sekecil kamu udah baca kayak gitu... kasian kamu yaa... ", tapi disatu sisi karena disekolahnya memang begitu, ya mau bagaimana lagi yekan. Semoga K tetap semangadh dan senang-senang deh belajarnya. #Caiyo

Sok mangga untuk yang anaknya sudah mulai senang belajar, atau sudah mulai sekolah, bisa mulai dipertimbangkan mau menggunakan metode apa. :-)


Monday, September 24, 2018

Tukik di Ujung Genteng - September 2018

Ceritanya, Mbak K sudah sampai pada masa libur mid semester kembali. Sedangkan emak dan bapak tidak libur dan malas cuti. Mikir punya mikir, gimana ya enaknya? Kasihan kalau nggak diajak jalan, tapi koq malas juga keluar uang banyak-banyak buat libur (lagi dan lagi). Yowes lah, sambil menyelam minum air, kita ngebolang aja liat tukik ke Ujung Genteng. Sambil nostalgia masa emak dan bapak remaja. Akhirnya diputuskan bahwa setelah PTC, kita akan cuss ke Ujung Genteng (ngajakin tante nya K), dan minggu liburnya kita mudik aja ke Jogja. Emak kerja aja disana. Anak main dihalaman saja, sudah berasa di kuntum tiap hari kalik... hahaha

Seperti biasa, emak segera sibuk di depan Magic Com membuat Lontong untuk menghemat biaya... :-p 
Lontong Abon Sapi Andalan Keluarga Nala

Kita berangkat dari Dramaga jam 5.30 pagi. Cussss... Happy Holiday!

Ujung Genteng Trip - September 2018

Destinasi Pertama - Klenteng Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa, Sukabumi

Saya hanya tahu mengenai klenteng ini dari Mas Bojo ketika berangkat. Mas Bojo bilang "Mau berhenti di klenteng budha Sukabumi nggak? Ada bagus lho di pinggir pantai...". Dan akhirnya kamipun mampir ke warung depan klenteng. Lokasinya di pinggir jalan, berseberangan dengan laut. Dari depan klentengnya keliatan kecil. Tapi kalau melihat dan membaca review orang (salah satunya disini), sepertinya klenteng nya luas. Next musti di agendakan lagi ketempat ini.

Foto dari Warung

Catatan: Kami tidak masuk untuk foto, karena sedang banyak pengunjung yang berdoa. Kan nggak etis kalau sedang ada yang beribadah terus kita masuk cekrak cekrek cuma narsis. Jadi kita menikmati pemandangan sambil menikmati pop mie, kacang kulit, dan teh manis panas saja.

Ada satu penyesalan saya mengenai tempat ini, yang kalau ingat membuat saya pengen ngulek-ngulek suami saya. Jadi di warung depan klenteng ini, dijual ikan asin kecil2 dan juga rebon yang bagus2, di jual plastikan gitu. Waktu itu saya mau beli. Salahnya saya (dan entah kenapa kesalahan ini selalu saya ulangi lagi dan lagi) adalah mengungkapkan niat untuk beli itu kepada Mas Bojo. Yang mana sudah barang tentu kita semua ketahui jawabannya adalah klasik sekali dan berbunyi "Nggak usah. Nanti banyak disana yang jual. Beli disana aja".

Yang mana saya waktu itu ragu-ragu, antara yakin nggak ada lagi yang jual, dan yakin seharusnya beli disitu saja. Namun entah kenapa (saya bodoh kembali) saya mengikuti saran Mas Bojo saya. Dan hasilnya Zonk!!! Tidak ada lagi yang jual ikan asin dan rebon sampai ke Ujung Genteng. Eeeerrrrrr....

Destinasi Kedua - Bukit Panenjon

View nya bagus untuk foto. Cocok untuk para foto hunter :-)

Destinasi Ketiga - Puncak Darma

Disini view nya juga bagus... :-)

Meeting time... :-p
Biar kekinian :-p

Dibalik Kacamata

Emak bahagia ketemu abang photo cetak & kelapa muda



Destinasi Keempat - Geopark Ciletuh

Cucer sekali... Sun Bright like a diamond pokoknya

Properti wajib : Cengdem, Topi, Scarf
Yang tak dapat dilupakan dari Geopark Ciletuh adalah Masterpiece dari Haji Batman.
Di salah satu kaca rumah dibagian depan (mungkin untuk registrasi), ada gambar batman kuning (sepertinya untuk menandakan bahwa ini adalah bagian dari properti Haji Batman), dan dibawahnya terdapat tulisan yang entah sengaja disalahkan atau salah karena kecelakaan :
- Represionis
- Contac
- Persion

You know what I mean? Kalau kenal dengan Haji Batman, tolong kasih tau ya... :-p


Destinasi Kelima - Pantai Pangumbahan Ujung Genteng

Be aware!

Tahun 2010 jalan ini belum begini

Tukik

Senang Mau Lihat Tukik

Tempat Telur Penyu Ditetaskan

Bedanya main sama emak dan bapak
Menunggu Sunset dan Pelepasan Tukik

Pak Beben menyebarkan tukik yang siap mengembara

Go Hatchling!!! Be Strong and Live Well!!!

Happy to be here, together ^_^

Feeding the Big Turtle
Shantay pagi

Endorse dulu sis... Mari di order... :-)
Meet New Friend

Ngadeeeemmmmm

Love Life Leyeh Leyeh

Destinasi Keenam - Curug Cikaso

Us!!!



Dry Waterfall... The water is not fall anymore :-(

Row The Boat, Gently!

Mumpung Ada Camera Cetar :-p

Curug Cikaso

Perburuan mencari Warung Makan Sunda - Failed

Mendarat di Rumah Makan Padang Simpang Raya :-)))))))))

Wonderful Adventure, K!

Saturday, September 15, 2018

Field Trip to Bogor Botanical Garden - 2018

K and her friends went visit Bogor Botanical Garden and Zoology Museum this week...

KGB 2-2018
Ketika menerima newsletter yang mengatakan bahwa akan ada field trip ke Kebun Raya Hari Jum'at, K bilang pada saya bahwa dia tidak berminat ikut.

Saya: "Asiiikk... Field trip ke kebun raya... Sure it will be fun!"
K : "Enggak fun. Aku nggak ikut aja"
Saya : "Lho... Kenapa? Semua teman kamu ikut lho... Masak kamu nggak ikut?"
K : "Enggak mau. Aku nanti ke kebun raya sama bunda sama ayah aja..."
Saya : "Bunda kan nggak mau ke kebun raya. Nanti kalau sama temen itu seru. Bisa jalan bareng, nyanyi bareng, picnic bareng... See... Picnic lhoooh... Kamu kan suka picnic?"
K : "Emang ada picnic?"
Saya : "Ya ada donk... Kan ini disuruh bawa makanan cemilan. Jadi pasti nanti makannya sambil picnic gitu kan... Gimana? Join?"
K : "Yeeee... aku ke kebun raya... Picnic!"

Eeerrr... Selalu saja begini. Kalau pada akhirnya semangadh, kenapalah harus ada drama yang menguras tenaga emaknya... ~_~

Akhirnya hari yang di nanti tiba. Sebetulnya beberapa wali murid berencana untuk menunggu di dalam kebun raya, di Green Garden Resto itu. Tapi saya lagi banyak kerjaan. Terus mau nengok teman yang sakit pulak di RS. PMI. Jadi saya skip deh, nggak gabung mereka.

Anak-anak berkumpul di pintu utama Kebun Raya, yang di depan Pasar Bogor. Kami para wali murid menunggu sampai anak-anak masuk ke kebun raya, baru kemudian berpencar sesuai tujuan masing-masing. Saya naik angkot bareng Zessica, dan turun di RS. PMI untuk menengok Nonet yang sedang dirawat disana.

Menunggu Pintu Gerbang dibuka
Saya tidak lama menunggu di RS, karena harus segera kerja. Hari pendek sekali kalau Jum'at, dan Bapake K sedang keluar kota pulak. Setelah dari RS, saya nangkring di Max Coffee di Lippo Kebun Raya. enak juga tempatnya. Dan as always, cafe di Indonesia, selalu ramai dengan orang yang ngopi sambil menunggu atau mengobrol, meskipun masih pagi hari. hahahaha.

Sambil menyelesaikan kerjaan yang urgent, saya sempat ngobrol dengan papanya Naomi tentang SD. Lumayan juga menambah informasi.

Picnic Time!

Nungguin Jemputan :-)
Sekitar jam 11, saya jemput K di pintu depan Lippo Kebun Raya. Sudah banyak ibu-ibu yang menunggu anak-anaknya juga. Sepertinya anak-anak sangat menikmati perjalanannya ke Kebun Raya dan Museum Zoologi. Buktinya, ketika K saya ajak berjalan kaki ke Taman Ekspresi di pinggir Lapangan Sempur, dia dengan semangadh bercerita bahwa dia melihat big dinosour di museum, dia melihat banyak hal, picnic, dan lain-lain.

Sampai ketika kami sudah hampir sampai di Taman Ekspresi, dia bilang:
K : "Bunda, I think I walk too much today. Aku kan sudah keliling-keliling kebun raya dan museum tadi. Kenapa sekarang kita jalan kaki lagi kesini?"

Ahahahaha... Terlambat kamu nak. Kita mau picnic lagi. #grin

Our Time! 
Akhirnya kami picnic kembali di Taman Ekspresi, untuk makan siang sambil ngobrol #yaelahngobrol

Setelah selesai makan, ngobrol, menonton kakak-kakak yang latihan dance di situ, dan mulai mengantuk, akhirnya kami pulang dengan disponsori oleh Go-Jek.

Wonderful Day, K!!!

5th Birthday Full of Drama

Ya ampun, K is turning 5!!!

Happy Birthday, Our K!

Time flies too fast indeed. Berasa baru kemarin muka bengep (alergi anestesi) sambil melakukan inisiasi menyusui dini di JIH, eh sekarang anaknya sudah ulang tahun yang ke 5. Thanks God!

Dari jauh hari, K sudah berpesan dengan jelas "Aku mau ulang tahun di sekolah". Dan karena kami pikir ini adalah ulang tahun terakhir di sekolah ini, maka kami kabulkan. Rencana mulai disusun. 
Seperti biasa yang paling pertama adalah tema:
Emak : " K, gambar nya mau apa?"
K : "mmm... apa ya... yang bagus apa?"
Emak : "Ya kamu sukanya apa... pengennya nanti dibikinin apa gitu..."
K : "Aku suka semuanyaa..."
Emak : "Ben and Holly aja yuk... Kan itu bagus (dan nggak banyak yang pakai - pikiran emaknya) "
K : "Yeeeee..... Horeeeee... Ben and Holly!!!"
Emak bersyukur dalam hati, kali ini tak perlu negosiasi... #grin
Dari sekitar Bulan July, Emak mulai dengan membuat list to do, list to give, list to buy, dan list to pay. ahahaha
Akhirnya emak mulai perburuan mencari vendor untuk goodie bag. Browsing punya searching, akhirnya nemulah Toko Ini. Ndilalah pas buka link nya, yang muncul pertama adalah goodie bag temen sekolahnya K, dimana K juga dapet juga. Jadi lebih mudah menilai kualitas barangnya, yang menurut emak K adalah bagus. Cucok. Cuss order. 
Setelah goodie bag di order, tinggal mikirin undangan, banner, balon, kue ulang tahun. Oh iya, booking hari sama Miss Lena juga. 

Kue ulang tahun --> Tempat biasa ajalaaaah... Males nyari yang lain #emakpemalas
Undangan dan Banner --> Nongkrongin mas2 di Ok Print. Karena sudah punya gambaran seperti apa, jadinya mudah dan cepet saja bikin desaign nya. Lancarrr.


Nah, mulai mendekati Bulan Agustus, nampaknya drama-drama kehidupan mulai membayangi...
#jengjeng #lebay.
Dimulai dari minggu pertama Bulan Agustus, Banner dan Invitation sudah jadi. Banner ditambah dengan Balon saya berikan ke Uncle Shodiq untuk nantinya di hias di sekolah kalau sudah saatnya. 
Memasuki minggu kedua Bulan Agustus, ketika undangan ulang tahun sudah disebar, virus cacar air mulai menyerbu sekolah K. Sudah banyak anak kelas lain yang bertumbangan dan tidak masuk sekolah. Kelas K sendiri sudah ada beberapa anak mulai kena, dan beberapa lainnya tidak dimasukkan sekolah demi menghindari virus cacar air. 
Emak galau... Kalau ulang tahun tetap dirayakan, kurang afdhol karena pasti sepi banyak yang tidak masuk sekolah. Akhirnya setelah emak dan bapak berunding, ulang tahun diundur satu minggu. Emak cuss ke Miss Lena untuk mengundur waktu seminggu, dan juga telpon ke toko kue untuk mengundurkan waktu pengambilan kue.
Memasuki minggu ketiga Agustus, semakin banyak anak-anak yang terkena cacar. Dan semakin banyak pula anak yang tidak masuk sekolah. Kelas K tinggal setengah. Bahkan ada info kelas lain ada yang tinggal 4 atau 5 anak tersisa. Beberapa kelas akhirnya di gabung kegiatan belajarnya. Bahkan guru juga sudah ada yang tertular. Yassalaaaammm... 
Emak dan bapak berunding. Akhirnya diputuskan diundur lagi seminggu acara ulang tahunnya. Harapannya anak yang kena cacar diawal, sudah sembuh dan kembali ke sekolah karena toleransi untuk yang kena cacar adalah 2 minggu istirahat dirumah. Baique. Emak cuss ke Miss Lena, dan juga ke toko kue untuk melakukan pengunduran. 

Pertengahan minggu ketiga, tepatnya Hari Kamis, Emak menjemput K seperti biasa, namun ternyata ada yang tak biasa pada yang di jemput. Miss Ita memanggi saya untuk ketemu dan ngobrol sambil memberikan 1 report tertulis - Accident report. Saya awalnya belum ngeuh, tapi kemudian pas dibaca dan mendengar penjelasan Miss Ita, saya tahu bahwa K mengalami accident tabrak lari. Ketabrak teman yang sedang lari. Ahahahaha
Saya lihat jidatnya, MasyaAllah... Guede bangettttttt... Yassalaaammmm.... Cerita lengkap dan fotonya ada disini.

Saya tanya apakah dia menangis, katanya tidak. Saya tanya K apakah pusing atau mual, katanya tidak. Jadi ya sudah. Namanya juga kecelakaan. Tidak apa-apa biar tambah kuat yekaaann...
Akhirnya sambil pulang, K cerita kronologi kejadiannya. Kasihan temannya yang lari dan nabrak. Semoga tidak apa-apa juga. 

Hari Jum'at adalah hari libur nasional untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Kiran ikut acara lomba menghias sepeda dan sepeda santai. Hari itu banyak sekali kegiatan, sepertinya dia lelah. Hari Sabtu, badannya mulai menghangat. Saya berfikir karena kelelahan mungkin jadi demam biasa. Hari Minggu, muncul lentil berisi air kecil di jidat, bagian atas mata kiri. Saya curiga itu cacar air. Kata Ayahnya K bukan. Dan dia usap itu lentil sampai pecah. Eeerrrrr... 
Minggu sore lentil itu muncul lagi lebih besar di tempat yang sama. Saya semakin curiga itu cacar air. Dan terbukti ketika Hari Senin (yang mana adalah Hari Ulang Tahun dia), lentil nya bertambah banyak sekali. Aahahahaha... #harapbersabar #iniujian
Oh iya, pada Hari Minggu nya, keluarga dari Banten sudah datang ke Bogor untuk merayakan ulang tahun K seperti biasa. 
Akhirnya Hari Senin Pagi Emak dan Bapak rundingan dan menyatakan bahwa acara ulang tahun di sekolah dibatalkan saja. Batal batal batal. Senin siang, kami ke sekolah untuk mengambil Banner dan Balon yang sudah dikasih ke Uncle Shodiq. Akhirnya kami putuskan memasang Banner dan balon di rumah saja. Kue sudah terlanjur di undur, jadi minggu depan saja diambil. ahahahah
Saya : "Miss Lena...."
Miss Lena : "Mau di undur lagi miss?"
Saya : "Kiran kena cacar miss...."
Uncle Shodiq : "Kasihan banget Kiran, udah kejedot, sekarang kena cacar?" hahahahaa
Saya  : "Iya tuh. Jadi batal yaa nggak jadi ngerayain ulang tahun di sekolah. Mau ambil banner dan balon..."
Senin sore kami bawa K ke dokter dirumah sakit untuk konfirmasi cacar air dan juga minta obat. 
Suster dan Dokter : "Waaaah... Ulang tahun ya? Kasiaann... Ulang tahun malah kena cacar..." 
Emak : (Sedih) "Iya sus... dok... Kasihan yaaa... hiks"
Pulang dari rumah sakit, kami rencana langsung pulang karena Umi nya K sudah membuatkan tumpeng. Tapi K bilang "Tapi kan ulang tahun itu nggak seru kalau nggak tiup lilin sama kue"
Baique. Akhirnya kami mampir dulu membeli kue ulang tahun sederhana di Michelle. 
Beberapa goodie bag kami isi sebagai properti photo untuk perayaan pertama ini... ahahaha

Tumpeng Wajib dan Kue Dadakan

Birthday Girl with chicken pox :-(
Nolo Dwi Handoyo

No need to be sad dear K... 

Tim Hore dari Banten
Alhamdulillah... Meskipun dengan kondisi badan penuh cacar air, dan pastinya ngilu-ngilu, namun K masih bisa tersenyum dan berbahagia mensyukuri dan merayakan hari kelahirannya dikelilingi oleh keluarga tercinta. 

Setelah seminggu libur, akhirnya Kue ulang tahun yang sudah terlanjur di undur jadi. K kembali meniup lilin dan merayakan ulang tahun nya bersama emak dan bapak saja... ahahaha

2nd Birthday Cake

Happy Birthday Our SunShine! ^_^
Dua minggu setelah libur karena cacar, K mengalami accident lagi dirumah. Kejadiannya pada Hari Jumat kalau tidak salah. Ketika Emak sedang bekerja di ruang kerja dan K main sendiri di depan TV. Mendadak saya mendengar suara benda jatuh keras sekali. Dan selang beberapa detik, saya mendengar K menangis. Saya langsung tahu bahwa yang bunyi gedubrak sebelumnya adalah dia. Pas saya keluar, saya sudah melihat darah mengucur dari mulutnya. Meskipun hati jungkir balik, tapi penampakan harus tetep cool yekaaannn...

Emak : "Jatoh?"
K : (ditengah isah tangis gerung-gerungnya) "Iyaaaaa...."
Emak : "Coba sini lihat" (ternyata bibirnya sobek, gigi depannya sedikit melengsak kedalam. Darah mengucur. Lemessssss, tapi tetep kudu cool) 
K : "Sakit bunda...."
Emak : "Iya, Bunda tau pasti sakit banget. Minum air anget dulu ini..."
K : "Sakiiiiittttt....."
Emak : "Iya gpp... Minum air anget dulu biar darahnya berhenti..."

Sedihnya nduukkk... nduuukkk...

Ternyata berita mengenai virus cacar disekolah belum berhenti juga, bahkan korban terus berjatuhan (#helah) Akhirnya emak memutuskan untuk menambah libur K seminggu lagi. Biar 3 minggu saja sekalian sembuh dan pulih dan semangadh. 

Ndilalahnya, pada Hari Rabu, K mendadak panas tinggi dan menci-menci. Yassalaaammm... Apa pula ini ya. Untungnya dia masih mau makan bubur bikinan emak, dan minum teh manis anget. Jadi nggak terlalu lemes. Menci masih berlanjut sampai Hari Kamis. Hari Jum'at kami diundang ke acara ulang tahun sepupunya K di Banten sana. Ragu karena masih menci, tapi koq nggak enak kalau nggak dateng. Akhirnya Bismillah saja. All is well. 

Hari Selasa nya, adalah Hari Libur Nasional lagi. Jadi ragu apakah Hari Senin sekolah atau tidak ya? Akhirnya iseng-iseng berhadiah saja. Kalau K mau sekolah ya sekolah, kalau enggak ya sudahlah. 

Emak: "K, besok sekolah ya?"
K : " Emang aku sudah sembuh?"
Emak : " Sudah... Udah nggak ada lagi bekas cacar, udah nggak menci lagi... Udah sembuh deh"
K : " Aku bukan libur?"
Emak : "Enggak donk. Kemarin kan libur karena sakit. Skarang sudah sembuh sakitnya, jadi kita sekolah lagi. Ok?"
K : "Ok kalau gitu"

Yess... Sekolah... :-p

Hari Selasa kami dirumah dan mengisi semua goodie bag untuk teman-teman sekolah K yang belum terbagikan. Baru ngeuh kalau ada satu temen kelas K yang nggak ada namanya. Hwaaaattttttttt.... 

Akhirnya semua Goodie Bag filled! :-p

Hari Rabu nya, emak mendapat kiriman foto dari gurunya di sekolah. K dan teman-teman menyanyikan lagu bersama, dan bagi-bagi goodie bag juga. Masih ada beberapa yang tidak masuk sekolah. Ya sudah tidak apa... :-)

Singing together with friends

Sharing is caring :-)

Begitulah... 
Selama 3 tahun ini K selalu hanya membagikan goodie bag untuk teman-teman kelasnya. Ketika ditahun terakhir ini berniat untuk merayakan disekolah, malah banyak drama mengiringi. hehehe

We love you K, and we wish you all the best in life! ^_^