Saturday, January 23, 2010

Yang Telah Pergipun, Akan Selalu Bersama KIta


Sore ini, aku kembali membuka file2 yang ada di dalam laptopku. Aku berusaha mengingat-ingat kembali kapan, dimana, dan sedang apa waktu itu, waktu aku menorehkan tulisan2 dalam sebuah lembar putih word. Cukup banyak juga rupanya. Untuk ukuran tulisan yang hanya berupa sampah dan keluh kesah.

Setelah kubaca2 lagi, ternyata memang aku tidak adil terhadap semua tulisan2ku. Aku hanya menuliskan kesedihan, keluhan, dan keputusasaan. Jarang sekali aku menulis sesuatu yang membahagiakan. Benar juga ketika salah seorang teman yang kebetulan menemukan link ke tumpukan tulisanku yang bernama willice.blogspot.com ini. Dia berkata padaku "Mbak wil, koq tulisannya sedih2 semua sih?" dan aku mengatakan padanya "iya, memang aku sering menulis kalau suasana hati lagi nggak bagus aja. Kalau suasana hati sedang bagus, kebanyakan aku browsing2 aja. hehehe".

Okelah kalau begitu. nanti kita urus masalah genre tulisan.

Kembali pada file lama yang sedang ku buka2. Rupanya aku sempat menuliskan beberapa baris kalimat yang aku tujukan pada keluarga keduaku. Saat itu, aku menulis ketika salah satu bagian keluarga ini pergi, kembali ke pangkuan Tuhan dalam usia yang teramat sangat muda. Dia datang ke dunia, untuk melihat seberapa besar cinta yang menunggunya. Di peluknya erat semua cinta dan harapan dari semua yang mencintainya, dan di bawanya kembali ke pelukan Tuhan. Dengan semua cinta dan harapan itu, dia menjadi malaikat kecil yang melindungi mereka yang mencintainya.

Entah kenapa, tiba2 aku ingin menyalin torehan kecil itu di sini, agar tak terhapus ketika virus menyerang komputerku, atau tidak terdelet ketika aku salah pencet. amin

For you, my beloved cousin, Damai's little brother.....
Sleep tight, and be the best angel for your lovely family..... ^_^

***

Ingat waktu kita menemani dia jalan2 dari bogor ke Jakarta?

Waktu itu bintang sedang bersinar terang….

Masih ingat juga bagaimana matanya yang terang melihat dunia luar?

Membuat kita lega karena dia menikmati perjalannya

Pastinya, saat ini dia lebih nyaman dan bahagia di tempatnya,


Bogor-Jakarta, 19 Oktober 2008


Aku,

Untuk pertama kalinya di bawa keluar dari ruangan putih itu…..

Aku,

Untuk pertama kalinya kereta tempatku berbaring berjalan lama

Berayun…Bergoyang…


Kulihat di samping kiriku ada mamaku

Dan di belakang sana ada papaku

Mereka pasti mau membawaku jalan2 keliling kota….


Kemudian,

Aku merasakan terang yang berbeda…

Banyak sekali benda2 yang berkilauan di atas sana…

Oh, itu toh yang namanya bintang bersinar terang?


Wow…

Bintangpun ikut bersinar ketika aku akan berjalan2…

Pasti mereka ikut bahagia melihatku keliling kota…


Masuklah aku ke sebuah mobil…

Aku tahu, papa dan mamaku dibelakang sana,

Tersenyum mengantarkanku jalan2…


Aku bahagia….

Kalian bahagia….

Alampun ikut bahagia….


Sekarang,

Aku lebih bahagia lagi

Aku melihat bagaimana mama, papa, dan kakakku

Sangat menyayangiku…


Ketika itu, aku juga bersedih…

Karena aku melihat mamaku selalu menangis.

Meskipun dia menangis di belakangku….


Tapi sekarang, aku benar2 bahagia

Semua menyayangiku dan selalu menyebut namaku,

Dalam setiap doa mereka

Mereka membuatku nyaman berada di samping mereka


Dan kini aku menemani mereka,

Melindungi mereka bersama dengan teman2ku di sini

AKu menyayangi kalian….


Memang aku tidak berada di antara kalian,

Tapi aku tetap bersama kalian




***






No comments: