Sunday, January 17, 2010

Mulai Sakit Setengah Jiwa


Hari ini, semua ,mulai mengkerucut pada satu hal yang telah aku prediksi. Jatuh.

Hari ini, semua mulai pergi, menjauh.

Hari ini, aku menjadi sensi, merajuk.

Hari ini, aku menjadi sakit, setengah jiwa.


Semua terlalu sempurna beberapa waktu ini

Semua terlalu sempurna untuk kujalani

Semua terlalu sempurna sebagai sebuah perjalanan

Semua terlalu sempurna


Jauh hari aku berkata padaku, ini khayalan

Jauh hari aku mengingatkan diriku, ini semu

Jauh hari aku membentengi diriku, ini ujian

Jauh hari, aku membuka celah di pintu itu


Celah yang ku buka sekedar untuk memberi angin lewat

Celah yang ku buka sekedar untuk menyelipkan cahaya

Celah yang ku buka sekedar menjembatani ruang hampa

Melebar dan menelanjangi ruang paling dalam itu


Semua, tidak lagi bisa di atur…

Semua, tidak lagi bisa ku kendalikan…

Semua, tidak lagi bisa ku kekang…

Semua, berlari melebihi kemampuanku…


Sudah saatnya merapikan kembali simpanan data

Sudah saatnya menata kembali kumpulan berkas

Sudah saatnya menyusun kembali tumpukan kertas

Sudah saatnya meng-upgrade kembali memori


Melihat, memilih, dan memilah

Mana yang penting,

Mana yang perlu,

Mana yang sedikit berharga,

Dan mana yang tak berguna


Pajang mana yang layak ku pajang,

Susun mana yang layak ku susun,

Simpan apa yang layak ku simpan,

Sembunyikan apa yang tidak layak di lihat orang,

Dan buang apa yang bisa menyakiti orang


Jangan biarkan sakit setengah jiwa ini bertahan terlalu lama

No comments: