January School From Home - Writing Challenge #Day6
Challenge hari ini sebetulnya membuat saya pengen tertawa, tapi juga ikut prihatin.
Pelajaran pertama adalah pelajaran Agama.
K: "Bu M***** kalau di video suaranya pelan, halus. Kok kalau google meet jadi galak?"
Saya: "Bukan galak, tapi suaranya nadanya tinggi aja. Kan nada suara macam-macam. Ada sopran, dll"
Saat tanya jawab,
K: "Aku kok nggak pernah dipanggil sih? Ibunya nggak suka sama aku jadi aku nggak dipanggil"
Saya: "Bukan nggak suka, tapi muridnya kan banyak. Jadi nggak semua dipanggil"
Dan beberapa menit kemudian, drama rengekan dan tangisan karena K merasa tidak diperhatikan gurunya berlanjut.
Saya: "Nggak usah sedih, nanti Bunda tanya Bu T****. Siapa tahu karena ini pelajaran Agama Katolik, jadi cuma yang agamanya Katolik saja yang dipanggil"
Drama 1 selesai.
Pelajaran kedua adalah pelajaran Olah Raga, tidak ada drama yang berarti. Good girl!
Pelajaran selanjutnya adalah pelajaran BK. Ada guru baru, jadi perkenalan. Karena perkenalan, jadi mic lebih banyak menyala. Seperti biasa, drama per-berisik-an mulai.
K: "Berisik banget bunda, aku nggak denger apa-apa gurunya bilang. Sakit kepalaku... "Dan seterusnya, mantra yang diucapkan K. #eeerrr
Pelajaran terakhir adalah Bahasa Inggris. Ini adalah puncak drama hari ini. Karena K tidak juga disebut namanya.
K: "Aku itu uselesss banget makanya nggak dipanggil sama gurunya" nangis.
Saya: "Enggak donk sayang. Bukan useless. Tapi belum aja. Nanti juga dipanggil"
1 menit, 2 menit, 3 menit...
K: "Tuh kan, I am so weak jadi gurunya nggak mau panggil aku" nangis semakin keras, dan saya sedih.
Saya: "K, muridnya kan ada 36 enam, waktunya sedikit banget... Jadi nggak semua anak dipanggil. Terus kan itu belum selesai. Siapa tahu nanti di panggil, jadi harus tetap menyimak penjelasan biar nanti kalau ditanya bisa"
1 menit, 2 menit, 3 menit
K: "Aku memang weak banget, useless banget. Gurunya nggak mau manggil aku. Itu D***** dipanggil 2 kali" nangis kejer.
Saya: "Gurunya nggak bikin list ini mungkin ya. Jadi lupa kalau tadi dia udah dipanggil. Tuh dengerin, yang dipanggil kan anak-anak yang nggak nyimak, yang malah main. You're so great in english, jadi gurunya nggak khawatir sama kemampuan nya kamu..." Mulai kehilangan stok penjelasan.
K: "Tapi kan aku juga mau dipanggil. Aku nggak mau sekolah lagi kalau gitu. Useless banget nggak dipanggil juga" Menghadap jendela.
Saya: "Nanti bunda kasih masukan ke bu guru biar dibikinin abses jadi semua dapet giliran ya... Next time will be better".
Google meet end. Drama end.
#Smangadh

No comments:
Post a Comment