Sunday, April 22, 2018

Fokuslah Pada Hal Baik

Everything... Everyday... I fell blessed...

Tidak terasa, kita sudah ketemu dengan ujung minggu lainnya... Time flies!!!

Minggu ini, rasanya adalah Minggu yang luar biasa buat saya... Sangat luar biasa... Benar-benar luar biasa... #haiyah

Berawal dari minggu lalu sebetulnya. Ketika Mas Bojo sedang nguli keluar kota, bersamaan dengan si Teteh yang harus pulang karena mau syukuran rumah baru nya. Jadi tinggal siapa dirumaaaahhh? Yak... Emak galak dan Anak unyuk semata wayang.... Jreng jreng...

Hari itu Hari Sabtu...
Karena hanya ada kami berdua dan godaan untuk ke BBW yang hampir berakhir itu terasa demikian menggoda, akhirnya godaannya yang menang. Setelah rayu kanan-kiri tak ada yang berhasil diminta menemani, akhirnya Emak galak berhasil merayu satu brondong dari kampus untuk nemenin ke BBW. Hooorrraaayyyyy!!!!

Long short story setelah bermacet-macet lamanya, kami berhasil sampai di BBW dengan selamat, menemukan hampir semua buku yang kami cari, berbelanja dengan sangat bijakkarena menghabiskan semua jatah belanja-asuransi-lain2 , dan menyempatkan diri update parameter dengan salah satu teman tercinta yang sekarang tinggalnya jauh di Tigaraksa sana... Semua tidak lepas dengan drama nya pasti... ahahahhaa

Kami sampai di rumah sudah hampir tengan malam. Sungguh perjuangan yang luar biasa menguras segalanya ....

Minggu - Senin - Selasa, waktu berjalan seperti biasa dengan Emak yang mengantar Anak ke sekolah dengan Motor. Si Anak senang sekali bisa duduk didepan, berjanji tidak mengantuk asalkan pulang selalu ambil jalan yang memutar jauh.... Haiyyaaaaahhhh.... Double stress dan double lelah hayati...

Hari Selasa, si Teteh pulang akhirnya...
Entah bagaimana, the minute saya masuk rumah, K diambil alih sama teteh, badan saya langsung terasa lemas. Tak ada energi bersisa. Saya seperti onggokan daging diatas sofa. Akhirnya saya tak mampu melanjutkan bekerja. Baru malamnya saya bisa bekerja. Saya sudah mulai merasa, badan yang lelah tak dirasa beberapa hari ini, kemudian langsung drop begitu tahu kalau sudah ada pemain pengganti di rumah. #AlarmBunyi.

Rabu - Kamis, saya masih bisa mengantar dan menjemput K ke sekolah dan bekerja seperti biasa, meskipun terkadang badan terasa kurang enak. Kamis Sore Mas Bojo Pulang... Senangnyaaaaaa.... #JingkrakJingkrak

Jumat Subuh: Saya bangun dengan rasa sakit kepala yang sangat hebat. Seingat saya, saya belum pernah merasa sakit kepala seperti itu. Setiap kali saya bergerak, kepala saya seperti dicengkeram semakin keras, sampai saya ter-nungging nungging sangking sakitnya. Saya serahkan tugas antar jemput sekolah anak saya hari itu kepada Mas Bojo. Saya lunglai di rumah, hanya mampu ikut skype call sekali. Selain itu, saya adalah kembali - onggokan daging diatas sofa. Saya mengundang tukang pijat langganan, namun sakit kepala tak kunjung hilang. Malah mulai demam...

Saya rasa, tubuh saya Njeglek

Jum'at Sore saya ke Dokter diantarkan oleh Mas Bojo sangking tidak kuat menahan sakit kepala dan demam yang meninggi. Namun kata Dokter, karena baru hari pertama, harus menunggu sampai hari ke-tiga. Dikasih obat saja bu... Baik.

Sabtu - Minggu - Senen, Saya adalah onggokan daging yang berkeringat di sofa.
Minggu, rahang saya mulai sakit dan membengkak besar. Saya mulai mengira-ira. Jangan2 gondongan. Hasil ngobrol lewat WA dengan beberapa teman juga mengindikasikan kalau saya kena gondongan. Saya pun bertanya kepada Bapak di kampung:

Saya : "Kung, menawi gondongan/gambloken niku obate nopo nggih?"
Bapak: "Biasanya godong belimbing wuluh, diulek karo bawang, njuk di usar-usarke nenggone sik loro nduk"
Saya: "Oh nggih... mangkih tak cobane..."

Akhirnya teteh meluncur ke rumah tetangga, minta daun belimbing wuluh. Segera dibuatlah ramuan daun belimbing wuluh dan bawang putih. Setelah jadi, saya tempelkan di kedua rahang kanan dan kiri. Rasanya celekit-celekit enaaaakkk... Semalaman saya tidur dengan ramuan tersebut. Paginya, saya bersihkan sisa ramuan, dan saya mendapati apaaaa???? tetttottttt.... Muka saya bagian yang tadinya ada ramuan itu, hitam terbakar di kanan dan kiri rahang. Rahang kiri sih hanya sedikit karena ramuannya terlepas ketika saya tidur. Rahang kanan...? Huwowwwww....

Kebakaran Akibat Salah Sasaran

Saya sedih sekali. Sedih karena rasa sakit dirahang semakin menggebu-gebu... Setiap kali mulut/rahang saya gerakkan, sakit sekali rahang dan kepala saya berdenyut-denyut... Rasanya kepengen nangis, tapi malu ah sama anak. hiks... Onggokan daging, sangat kesakitan....

Saya: "Kung, koq malah sajake kobong melepuh ngeten nggih?"
Bapak: "Lho, koq iso nduk? Kakean leh mu ndekeki po?"
Saya: "Kulo templek ke campurane ten nggen sek aboh niku, enjinge malah kados mekaten..."
Bapak: "Weee laaaahh... Rak tak kandani diusar-usarke wae to nduk... Koq malah tok templekke ki piye... "
Saya: " Oh enggih nggih... Salah mireng kulo kung....ahahahaha"
Bapak: "Yowes rapopo... Sabar-sabar yo nduk... Mugo2 lek mari... Ilang kabeh lelarane... Aamiin"

Hari Senin sore saya merasa tidak tahan lagi, dan kembali ke dokter. Toh sudah 3 hari kan. Saya melakukan cek darah menggunakan form dari dokter minggu lalu. Hasilnya normal sis... Eeeaaa...
Pas ngobrol sama dokternya, dengan yakin dokter bilang bukan gondongan karena kedua rahang bengkak. Dokter bilang karena ada infeksi kelenjar getah bening jadi bengkak begitu. Baik. Kebakaran yang sungguh tidak diperlukan....

Entah bagaimana ceritanya bermula, saya lupa. Tapi ada teman saya dari sesama wali murid tiba-tiba telpon saya dan bertanya kabar, jadi saya ceritakan lah itu kondisi sampai dengan infeksi kelenjar getah bening.

Saya: "Kata dokter ada infeksi kelenjar getah bening gitu deh..."
Dia: "Oh gitu... duh, kamu yang sabar ya... Jangan terlalu mikir yang aneh-aneh. Pasti masih bisa di obatin..."
Saya: (Bingung) "Emang bahaya ya?"
Dia: "Mama gw juga dulu gitu... Sakit gitu... tapi udah meninggal akhirnya..."  (Whaaaatttttt???)
Saya: "Yang bener donk lu... Jadi gw harus khawatir apa enggak ini?"
Dia: "Berdoa aja... sambil nanti berobat lebih lanjut aja. Semoga nggak kenapa-kenapa ya...."

Dih... Saya jadi mau tidak mau kepikiran sama omongan teman saya itu. Tapi karena sakit nyut-nyutnya luar biasa, jadi ingatan saya tentang kekhawatiran itu lambat laun menguap.

Oh iya, karena saya sakit, saya jadi tak sempat ngurusin baju untuk perform anak saya. Hiks... Saya pesan kolektif saja dengan teman-teman di kelas nya... Tapi hasilnya cukup bagus (setelah saya minta revisi ulang. ahahaha). Hanya saja, karena sepatunya sedikit longgar, K tidak berani loncat-loncat narinya.

Saya: "Mbak K, koq tadi Mbak K narinya diem ditempat nggak loncat-loncat kayak Vinie?"
K: "Kan sepatu aku kegedean... Kalau aku loncat, nanti sepatu aku copot...." Baik... :-p

Akhirnya selama beberapa hari kemudian, saya kembali menjadi onggokan daging. Saya cuti beberapa jam setiap hari nya dalam satu minggu itu. Yassalaaammm... Baru di minggu setelahnya, rasa sakit dirahang yang bengkak berkurang, dan saya bisa makan tanpa harus menahan air mata meleleh...

Dan datanglah saat yang ditunggu anak saya datang. Performance day... Saya hadir dengan muka bulat karena bengkak dan sedikit nyut-nyutan. Ada beberapa teman yang bertanya "itu kenapa?" saya hanya bisa bilang "Kebakarrrr" :-p

Badan saya Bulat juga, jadi Muka Bulat make it perfect :-p

Tuhan sedemikian baik sama saya... Mengingatkan saya akan pentingnya kesehatan... Mengingatkan saya bahwa badan saya juga perlu istirahat... Tuhan memberikan saya banyak waktu untuk berdiam diri sambil mendata berapa banyak berkah yang sudah di berikanNya, yang mungkin lupa saya syukuri... Tuhan memberikan saya banyak waktu untuk merenungi perjalanan saya selama ini. Memilah dan memilih, kemudian menentukan. Setiap hal di dunia ini adalah mengenai urutan prioritas saja. Semua adalah hal yang harus diterima, dijalani, disyukuri, dan dilewati sebaik mungkin. Jika ada yang tidak menyenangkan untuk kita, ya tetap harus disyukuri dan dijalani... Ketika kita ikhlas, maka tidak ada yang luput dari perhitungan-Nya.

Energi yang dihabiskan sama...
Tapi outputnya beda...
Trust me, it works! :-)

Saya bersyukur sekali atas apa yang sudah Tuhan berikan pada saya... Allah SWT sungguh-sungguh maha baik... Tak ada yang layak untuk saya keluhkan, tidak satupun. Saya diberikan apa yang selama ini saya inginkan dan pintakan, saya diberikan orang-orang yang baik disekeliling saya, saya diberikan ladang untuk menggugurkan dosa-dosa saya melalui sakit saya, dan saya dititipi amanah gadis kecil lucu pinter dan menenangkan hati dengan penghiburannya ketika saya sakit. Nikmat Tuhan yang mana lagi yang engkau dustakan, Anak Muda?

Recovery Booster ^_^

And all the pain is gone, when I sat in the back seat row in Braja Mustika Convention Center. Watching her dance following the music... My Sweet Little K dancing as Sailor Pluto... My heart was melted to the floor... I am (and I know her Ayah too) soooo proud of you K!!! xoxo

KGA 2 - 2018 Mid Year Performance

Terima kasih Tuhan... Allah SWT... 

No comments: