![]() |
| Fly high... higher... higher dear.... :-) |
Si anak ini, bulan ini umurnya 4 tahun 7 bulan.
Hanya sebagai pencatat dan pengingat saja bahwa saat ini, dia sedang dalam masa memaksa emaknya belajar mengendalikan diri.
Bulan ini, dia menemukan irama puisi yang sangat indah didengar ketika dia merasa kecewa atau sedih atau marah karena emaknya melarang atau tidak mengabulkan keinginannya.
Contohnya:
#Contoh Syair Pertama:
Di acara bazaar buku terbesar se - Indonesia, emak - bapak - anak pergi bersama. Namanya juga anak-anak, kalau melihat buku yang warnanya unyuk-unyuk, atau ada activitynya, atau yang lainnya, pasti bawaannya pengen punya. Dan seperti biasa, emak dan bapak kemudian menimang dan memutuskan iya dan tidak nya. Jika selera dan kebutuhan anak sama dengan emak dan bapak, maka buku berpindah ke dalam trolley. Dan jika tidak sama? Uhukkkk...
Anak: Aku kan mau buku itu jugaaa...
Bapak: Ih ngapain buku kayak gitu...
Anak: Itu bagus... aku mau jugaaa....
Emak: K, itu bukunya sama seperti punya K yang di rumah... Yang cerita nya ini dan itu lhoo... inget nggak?
Anak: #pasangmukahoror #matamulaiberair #bibirmulaimiwik Bunda mah gitu... Ya udah bunda mah... Bunda gitu... Nggak mau beliin aku buku.... #tanganucekucekmata #suaramulaimeninggi
Bapak: Ih K mah mewek lagi mewek lagi....
Anak: #makinkejer Tuh kan ya udah... hwaaaaa.... bunda mah nggak mau beliin aku buku.... (lah, tetep aja yang salah bundanya. Padahal yang ngomong bapaknya).
Emak: K, dengerin bunda... Stop crying. Tarik nafas... Tarik nafas... Nih lihat... Ini buku judulnya ini... Isinya seperti ini... K kan udah punya buku seperti ini di rumah... Yang itu lho... Inget kan? sama kan? Lebih baik kita beli yang lain aja... Masih banyak yang lucu dan bagus kan... Ok?
Anak: #ngangguk #hapusairmata #mulaijelalatanlagi Itu bagus bunda bukunya...
Eeeaaa Eeeaaa Eeeaaa
#Contoh Syair Kedua:
Ayah sedang keluar kota, teteh lagi pulang kampung. Hanya ada emak dan anak.
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore, si Anak mau ikut pulang dan main ke tetangga.
Emak: K, mandi dulu, nanti abis mandi baru main lagi...
Anak: Tuh kan bunda galak... Nggak mau... Mau main lagi...
Tetangga: Ya udah ayok main dulu sebentar...
Emak: Jangan mbak, biar mandi dulu aja nanti baru main...
Anak: #mataberair #mulutmiwik #tangannutupmata #larikehalamansamping #teriak Ayah, bunda galak... hwaaaa.... Ayah, bunda galak.... hwaaaaa.... Ayah, bunda galak...
Emak: #keki Iya memang.... Ayah nggak bisa denger...
Anak: #lanjut Ayah, bunda galak...
Emak: Masih mau main enggak?
Anak: #diem Mau...
Emak: Ya ayok mandi dulu, nanti abis mandi main lagi...
Anak: #larilagi Ayah, bunda galak...
Emak: Emang... Mau main enggak? Semakin cepat mandi, semakin cepat main...
Emak - Anak berdebat dan bernegosiasi penuh drama, lengkap dengan gegulingan direrumputan anaknya.
Akhirnya si anak mau mandi, makan, another drama yang tak terlalu lelah untuk diceritakan, kecapekan, dan leyeh-leyeh saling menyandar di kursi sambil nonton tivi sampai tidur.
Uhukkkk banget kaaannn....
#Seperti itu
#Daughtertalk
#Motherhood

No comments:
Post a Comment