Monday, October 4, 2010

I Know That You Are Very Happy

Kalau beliau bisa berbahasa enggres, pasti langsung bernyanyi "If you knew.... How happy you are making me...." *TerharuTerharuTerharu*

Seperti biasa, selalu saja ada sesuatu yang terjadi ketika aku membuat status baru di Account FB ku. Karena inilah salah satu fungsi FB untukku. Sebagai pengingat terhadap sesuatu yang ingin dan akan aku ceritakan di kemudian waktuku. Di sini,di blogku semata wayang ini... :p

Berawal dari kegagalan aku dan dia untuk bisa bersilaturahmi ke rumah saudaranya di Cianjur, untuk yang kesekian kalinya. Kali ini, kegagalan itu terjadi karena kami keasyikan makan dan ngobrol di rumah senior kami yang sedang syukuran atas rumah barunya (rumahnya aseli membuatku ngiler dan ngecesss...cesss...cessss). Di dukung pula dengan cuaca yang kurang bersahabat dengan kami yang berkendara motor karena mendung mulai menggelantung. Meskipun setiap mendung tak berarti hujan, namun kami memutuskan bahwa tidak bagus lagi jika kami tetap melanjutkan perjalanan. :P

Bogor Trade Mall di ujung paling atas, menghadap ke gunung salak yang malu2 bercadarkan kabut putih... halah...halah... (Bagi yang sering pergi ke BTM, pasti tau donk lokasi dan tempat macam apa itu). hahahhaaa

Mata ngantuk harus segera diberi asupan kopi (perutnya). Dan Cappucino bertemankan kentang goreng menjadi menu yang paling hokey (murahnya) di antara sekian banyak menu yang lainnya. Menunggu sekitar satu jam, untuk bisa duduk manis di deretan paling atas kursi2 berwarna merah. Wualah.... ceritanya sih mau nongton...hweheheheee

"Wil, tadi ibu telpon.Aku bilang nanti kamu telpon balik"
"Ok..."

Mengalirlah obrolan antara ibu dan anak layaknya keluarga yang telah lama tidak bertemu. Sedikit lupa kalau kemarin pada waktu yang hampir mirip aku juga sudah menelponnya. Alhamdulillah.... belakangan ini aku merasa cukup rajin menelpon keluargaku, agar mereka tidak merasa kesepian. :)

Aku mendengarnya berteriak gembira ketika aku mengatakan hasil obrolanku dengan dia(yang lainnya) sore itu. Selanjutnya obrolan menjadi cerah ceria dan penuh dengan aroma kebahagiaan. Aku tahu pasti kenapa dan mengapanya. Tapi kubiarkan semuanya mengalir bebas dalam setiap kata yang terucap darinya.

Hanya dengan mengatakan sepatah kata "tahun depan", rupanya sudah mampu memberikan energi kehidupan yang sedemikian besar padanya. Mampu mengganti kekhawatiran yang sering di jadikannya sebagai ancaman, menjadi sebuah harapan panjang. Semua terasa jauh lebih ringan mulai dari saat itu. Ringan terbang mengejar awan2 yang sedang terbang....

Semua memang terasa indah pada waktunya..... Teruslah tertawa bersama dunia, mendampingi dan membimbing kami dalam pelukan kebahagiaan seperti itu. Karena kami dan mereka yang belum terlahir di dunia ini akan selalu mencintaimu. Mencintaimu dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga kebahagiaanmu.

Tak ada yang lebih indah daripada kebahagiaan yang bisa di rasakan bersama2. I love you full ^_^

1 comment:

Ini Wilis said...

Bukan untuk narsis atau bergaya2 maka aku berkomentar. Hanya sebagai tanda bahwa pernah ada rencana, kegagalan, dan reka ulang untuk sebuah peristiwa besar.

I'm so sorry mom, there is out of my control.... Manusia hanya bisa berencana, tapi tetap Tuhan yang menentukan akhirnya.

Tuhan hanya ingin berkata pada kita, bahwa "ini belum saatnya"