Monday, October 21, 2019

Masih Banyak Orang Baik di Luar Sana



[Doha, Around Midnight, 20-21 October 2019]

Jangan pernah takut bepergian sendirian, karena banyak sekali orang baik di luar sana... Juharini,2019

Menjelang tengah malam, disuatu negara dibelahan bumi lain. Ribuan kilometer dari rumah, dari tempat tidur dimana Mbak K dengan lelap tertidur tanpa ibunya. Aku berjalan bergegas menaiki shuttle bus yang akan membawa ke terminal transfer. Waktu transit yang kurang dari 2 jam, membuatku ingin segera tiba diterminal dan bersantai menikmati Malam di Doha, meskipun hanya di bandara saja.

Didalam Bus yang tidak terlalu penuh, kuedarkan pandangan kepada penumpang yang lain. Pandanganku berhenti pada seorang bapak yang hanya mengenakan kaos tipis dan celana pendek. Pikiranku berkata "buset, kuat banget si bapak. Padahal kan sekarang musim angin. Dingin."

Tetiba badanku membeku, otakku mulai bekerja, dan sedikit kepanikan mulai menyerang. Kulayangkan pandangan keluar jendela sambil merutuk diri sendiri atas kecerobohan yang lagi-lagi harus terjadi. Kutarik nafas panjang beberapa kali, dan kukirimkan pesan kepada suamiku yang sudah terbangun diseberang sana. "Jaketnya Salmul ketinggalan di pesawat". Dan seperti yang sudah kunantikan, rentetan bla bla bla yada yada dia sampaikan. Aku hanya tersenyum miris sambil menarik nafas panjang lagi. Iya. Jaket yang sengaja diantarkan Jeng Salmul kerumah kemarin untuk dibawa terlebih dulu bersamaku, tertinggal di kursi pesawat nomer 17F itu. OMG. Why? Again?

Akhirnya setelah sekitar 20 menit bus berhenti di sebuah terminal. Akupun bergegas menemui petugas yang ada di lantai 1 dan bertanya cara memproses barang yang tertinggal. Petugas memberikan arahan dan akupun mengikutinya. Petugas counter yang baik hati membantu menginfokan pada petugas ground floor untuk mencari. Namun sayang akan memakan waktu 20 menit untuk ke pesawat, dan jikapun ketemu, akan memerlukan another 20 menit lagi untuk membawanya kembali. Kutengok waktu boarding pesawatku selanjutnya, kurang dari 1 jam. Aku bertanya padanya apakah kira-kira cukup waktunya, dan dia bilang it should be okay. Baiquelah... Kita tunggu saja.

Menunggu nasib jaket yang tak jelas nasibnya di Doha


Akupun menunggu dengan harap-harap cemas. Sambil sesekali melihat jam yang terasa berjalan cepat sekali. Aaaahhh... 20 menit kemudian, aku kembali ke counter menanyakan apakah ada jaket biru tertinggal, dan petugas yang namanya Kian itu bilang ada jaket biru tertinggal. Lega pertama. Tinggal menunggu another 20 menit lagi sampai barang datang. Jika jaket itu tidak berhasil kembali padaku saat ini juga, aku harus mengambil lagi di Doha atau di Madrid. Tidak bisa sampai Faro karena aku berganti pesawat di Madrid. Kutunggu lagi dengan cemas karena waktu boarding semakin dekat.

Akhirnya, Mas Kian (yaelah Mas... ) Turun dan mengambilkan barang-barang yang baru diambil dari pesawat. Beberapa orang menampakkan ekspresi lega ketika menerima barang dari Mas Kian. Ketika kulihat jaket biru yang dibawanya, aku diam dan menarik nafas panjang lagi. Setengah menangis dalam hati. Itu bukan jaketku. Long short story, karena ternyata yang ditemukan bukanlah jaketku, Mas Kian memberikan selembar kertas yang berisi alamat email untuk mengclaim lost and found barang. Baiquelah... Mau bagaimana lagi...

Dengan berat hati, aku mengabarkan kabar duka ini kepada Salmul (dan Ijah). Hiks... Sedih sekali... Sangat-sangat sedih...
Dengan lunglai, akupun memasuki jalur antri metal detector untuk menuju gate E21. Ternyata harus nyambung dengan kereta karena lokasi gate ada di ujung. Didalam kereta, pikiranku tidak terlalu penuh. Kurang fokus. Pikiran berseliweran tanpa sempat kutangkap isinya.

Akhirnya akupun semakin pasrah dan melangkah menuju gate E21. Ketika mataku sedang nyalang mencari tulisan E21, aku melihat sepasang bule yang berjalan kearahku. Sekilas aku seperti mengenal sosok mereka. Dan ketika pandanganku bergeser ke arah tangan yang perempuan, aku ternganga. Benar-benar ternganga. Mereka berjalan mendekatiku. "This is yours, right?" Dan aku hanya bisa bilang "Oh My God... Oh My God... Oh My God... ". 

Setelah kami benar-benar dekat, akupun memeluknya. "Yes... Yes... Yes.. this is mine. You know what, I've been waiting for the guy who tried to find it back to the aircraft. Like more than half hour... Oh My God..." Dan dia bilang "Ya... We saw that you left your jacket, and We find that you heading to Madrid, so we're waiting here..." Dan aku masih dengan syoknya, berkali-kali bilang " Oh My God... Yes yes yes... Thank you... Thank you... Thank you so much...". 

Thank You!!!

Sampai pas mereka bilang mau pergi, aku baru bisa menggunakan otakku sedikit dan menanyakan tujuan mereka. Ternyata mereka mau pulang ke Italy, rumahnya didekat Pisa. Akhirnya dengan sedikit terburu-buru aku meminta foto bersama. Dan saking otak kurang berfungsi penuh, aku tidak sempat menanyakan nama atau kontaknya. Duuuhhhhh... Maafkan!!!

Dear you two... ZILLION thanks to both of you!!! I really really really thankful that you're my guys next seat. God must be loved me so much that He sent you next to me, the sloppy one. I am so sorry that we don't have time to do a proper introduction or proper talk. But really do hope you two have a safe flight back home. May God bless both of you always. And if it's possible, maybe He will let us cross our path one way or another in the future... Again, THANK YOU!!!

Note: If both of you somehow find this post, please reach out to me via inbox. I would be more than very happy to re-introduce myself, to talk to you and shared about many more things. And I'd like to thank you again, in a proper way :-)

Ini bukan kali pertama perjalananku terbantu oleh orang-orang baik... Baik yang kenal, dikenalkan kenalan, kenalan dijalan, ataupun yang tidak kenal sama sekali. Beberapa kemudian menjadi teman, beberapa lain tidak sempat berkenalan... Doa yang sama untuk kalian semua...

I always believe, that Karma does exist... Whether good, nor bad...
That's the simple rule of life...

Kalau kata Nonnet, Semesta bekerja dengan caranya sendiri... :-)

#Blessed
#LoveIsOurMission
#flightwithQatar
#JakartaDohabyQatar
#seat17F

No comments: