Tuesday, May 25, 2010

Rest In Peace Ibu Ainun Habibie

Gugur Bunga ::: Lirik Lagu Wajib Nasional Musik Perjuangan / Patriotik Nasional Republik Indonesia

Pengarang / Pencipta Lagu : Ismail Marzuki

Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara
Nan setia dan perwira

Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati

Reff :
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu
Tanah air jaya sakti

******

Indonesia menangis lagi. Salah satu putri bangsanya pergi dalam damai menuju peristirahatan terakhirnya. Mantan Ibu Negara Ibu Ainun Habibie.

Hari ini aku melihat prosesi pemakaman yang di lakukan secara militer di TMP Kalibata, sebagai wujud penghormatan terakhir bangsa ini kepada salah satu putri terbaiknya. Kembali aku merasakan haru yang teramat sangat.

Entah mengapa, pemakaman dengan upacara militer ini selalu saja membuatku merasa merinding. Suasana yang (di buat khidmat), urutan acara yang membuat semua proses terlihat nyata, suara tembakan pelepasan yang seolah ditujukan agar kita bangun dari mimpi, dan kumandang lagu gugur bunga yang menambah haru biru.

Aku mengikuti upacara militer beberapa pemakaman orang2 nomor 1 di negri ini, (semuanya) melalui televisi. Pemakaman Ibu Tien Suharto, pemakaman Bapak Suharto, dan sekarang, pemakaman Ibu Ainun Habibie. Semuanya meninggalkan kesan yang sama, terharu.

Di pemakaman Alm. Ibu Ainun Habibie ini, ada satu bagian yang membuatku ingin ikut menitikkan air mata. Yaitu ketika sampai pada acara tabur bunga yang di lakukan oleh pihak keluarga, di awali oleh Bapak Habibie sendiri. Aku melihat Pak Habibie menangis deras dan menyayat hati. Beliau memperlihatkan dengan jelas betapa beliau merasa sangat kehilangan. Tangisannya membuatku terhenyak, karena ikut merasakan besarnya cinta yang dimiliki oleh sepasang suami istri itu. Tangis Pak Habibie ketika melepas belahan jiwanya ke alam lain, tangis Pak Habibie ketika melihat istri tercintanya diam tak bergerak di liang kubur, dan tangis Pak Habibie karena kehilangan yang teramat sangat. Sedih.....

Pak Habibie yang pernah menjadi orang nomor satu di Indonesia sebagai bapak presiden, terkulai lemas di kursinya. Menyaksikan anak, cucu, saudara, dan presidennya menaburkan bunga ke liang kubur istrinya. Semoga Tuhan memberikan tempat yang layak untuk Ibu Habibie, dan semoga semua yang di tinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan yang selapang2nya.

Rest In Peace Ibu Ainun Habibie.....
Do'a kami semua menyertaimu


No comments: