"It isn't Only about you, yourself, and yours" Buddy....Aku punya beberapa ekor peliharaan dari jenis makhluk lain bernama kucing. Jumlahnya ada beberapa. Cukup banyak terkadang, namun terkadang lebih banyak lagi. Namun suatu saat, bisa jadi tidak satupun. Kenapa sedemikian cepat fluktuasinya berubah? Karena kucing2 itu adalah benda bergerak, dan mereka adalah kucing yang memiliki dunia mereka sendiri2. Dunia sesama kucing, atau juga dunia kucing2ku itu dengan manusia2 yang lain. Who knows? Namanya juga kucing.....
Aku mengenal baik beberapa dari sekian banyak kucing yang aku punya. Aku mengenal beberapa dari mereka dengan sangat baik sekali. Aku punya satu kucing yang sangat mandiri dan keras kepala. Aku memanggilnya Si Mandiri dan Keras Kepala. Dia akan melakukan sesuatu hal kalau memang dia mau, dan yakin bisa melakukannya. Apa saja. Tidak ada satu kucing lainnya ataupun manusia yang bisa menghentikan niatnya, ketika dia sudah memutuskan.
Namun kucing (Si Mandiri dan Keras Kepala) ini juga tidak pernah terlihat menyesali apa yang telah di lakukannya. Termasuk ketika dia menggoda kucing tetangga, yang jelas2 sudah punya pasangan di rumahnya. Tindakan yang sangat berani bukan? Aku sebagai manusia yang dekat dengan kucing itu, bisa sedikit berbangga hati dengan kelakuan kucing itu. :p
Beberapa kali kucingku itu melakukan hal yang sama, yaitu mengganggu kucing2 tetangga yang sudah punya pasangan. Ku biarkan saja dia, selama dia tidak mengganggu kucing yang sedang beranak. Bisa menimbulkan pertumpahan darah nantinya bukan? :)
Toh pada akhirnya kucingku itu melenggang pulang dengan sendirinya. Akhirnya dia mulai mengurangi aktivitasnya dalam mengganggu kucing2 tetanggaku itu. Entah kenapa dan atas dasar apa, belakangan ini dia lebih suka diam dan menjaga celenganku. Sepertinya dia ingin menjaga harta yang tidak banyak itu. Jangan2, dia berfikir bahwa dia adalah seekor anjing penjaga? Hadduuhhh.... Entahlah... Aku kurang mengerti kenapa dan mengapa.
Salah satu kucing yang aku kenal benar tabiatnya adalah si Bengal dan Bebal. Kucing ini hampir sama namun juga berbeda dengan kucing yang pertama. Si Bengal dan Bebal ini adalah kucing yang keras kepala juga. Dia selalu melakukan apa yang menurut dia menyenangkan, tanpa memperdulikan resiko ataupun akibat yang bisa terjadi. Sayangnya, kucing ini seringkali tidak memperhitungkan dengan benar dampak dari perbuatannya. Karena kurangnya perhitungan dalam melangkah, kucing ini seringkali jatuh dan terjerembab.
Dia seringkali membuat keributan, tanpa menyadari bahwa keributan itu timbul karenanya. Itulah mengapa dia diberi nama Si Bengal dan Bebal. Dia senang menjadi pusat perhatian, dimanapun dia berada. Karenanya, dia juga senang sekali mengeong paling keras untuk mengambil perhatian kucing2 di sekitarnya.
Sayangnya, kucing ini sangat mudah terpancing oleh lingkungan sekitarnya. Ketika kucing2 dilingkungan sekitarnya sedang menggemari permainan bola, maka dia akan segera menyempil ditengah2 mereka untuk bermain bola. Ketika kucing2 di lingkungannya sedang senang bernyanyi ngeang-ngeong, maka dia akan dengan lantang mengeong. Begitu juga ketika dia melihat Si Mandiri dan Keras Kepala sibuk dengan kucing2 tetangga, diapun segera beraksi dan menyainginya.
Namun sayangnya, kembali lagi pada sifat dasarnya yang tidak pernah memperhitungkan sebab akibatnya, dia seringkali terkena sial. Kalau si Mandiri dan Keras Kepala bisa melenggang pulang dengan santai dan seringai lebar, si Bengal dan Bebal ini pasti pulang dengan kepala di tekuk dan kuyu. Pernah sekalinya waktu, dia sedang menggoda kucing tetangga di ujung jalan, namun dia harus pulang dengan malu karena aksinya terlalu norak dan dia di tertawakan oleh kucing2 yang lain di kompleks itu. Di waktu yang lain, ketika dia sedang menggoda kucing di kompleks lainnya, ternyata dia tidak sadar tengah di manfaatkan oleh kucing yang di godanya, hingga akhirnya dia di campakkan di pinggir jalan dengan iringan tawa sinis dari kucing di kompleks itu. Poor you.... :(
Satu lagi kucing yang belakangan ini sedang sering aku perhatikan. Namanya si Belia. Kucing yang satu ini adalah kucing yang masih tergolong muda. Bisa di bilang masihlah berupa anak kucing. Namanya juga anak kucing, mungkin juga seperti anak manusia. Suka bermain, suka mencoba hal baru, suka dengan sesuatu yang serba baru. Namanya juga anak2....
Ketika aku memperhatikan si Belia ini, aku pasti harus susah payah kalau tidak ingin tertawa. Kucing ini sangat lucu, dan sering sekali bertingkah laku yang mengundang tawa. Banyak sekali perbuatannya yang membuat aku harus selalu memegangi perutku sambil terpingkal2. Salah satunya ketika aku melihatnya menggoda salah satu kucing tetangga. Dia tidak perduli apakah kucing itu sedang ingin bercanda atau tidak, yang jelas dia mulai bergerak2, menari2, dan bertingkah aneh di sekeliling kucing incarannya itu. PPhhhiiiuuuhhh.... Lagi2, namanya juga anak2.... :)
Terkadang, selain ketiga kucing itu, sering pula sekawanan kucing berkumpul di rumahku. Mereka berkumpul dan bermain bersamaku. Menyenangkan sekali ketika sedang berkumpul dengan mereka, karena aku bisa melakukan banyak hal. Terkadang, aku banyak menghabiskan waktu hanya untuk sekedar melihat tingkah polah mereka dan tersenyum, kemudian tertawa.....
Untuk kalian..... Kucing2ku yang lucu....
Ingatlah selalu bahwa kebersamaan dan keceriaan yang selama ini kita punya adalah penting. Kita harus selalu saling menjaga, mengingatkan, dan juga saling mendukung. Manusia, kucing, dan juga semua makhluk di bumi ini, sudah selayaknya seperti itu.
Setiap apa yang kita lakukan, akan saling mempengaruhi yang lainnya. Karenanya, berlaku dan bersikaplah sesuai dengan kodrat kita masing2. Perhatikan dan pertimbangkan pula apa dan siapa yang ada di sekeliling kalian, karena mereka juga sangat penting untuk kita.
Live....
"It Isn't Only About You, Yourself, and Yours....."
I Love All of You Buddy.....
We Must Always be Happy, Wherever We Are.... :)
Aku mengenal baik beberapa dari sekian banyak kucing yang aku punya. Aku mengenal beberapa dari mereka dengan sangat baik sekali. Aku punya satu kucing yang sangat mandiri dan keras kepala. Aku memanggilnya Si Mandiri dan Keras Kepala. Dia akan melakukan sesuatu hal kalau memang dia mau, dan yakin bisa melakukannya. Apa saja. Tidak ada satu kucing lainnya ataupun manusia yang bisa menghentikan niatnya, ketika dia sudah memutuskan.
Namun kucing (Si Mandiri dan Keras Kepala) ini juga tidak pernah terlihat menyesali apa yang telah di lakukannya. Termasuk ketika dia menggoda kucing tetangga, yang jelas2 sudah punya pasangan di rumahnya. Tindakan yang sangat berani bukan? Aku sebagai manusia yang dekat dengan kucing itu, bisa sedikit berbangga hati dengan kelakuan kucing itu. :p
Beberapa kali kucingku itu melakukan hal yang sama, yaitu mengganggu kucing2 tetangga yang sudah punya pasangan. Ku biarkan saja dia, selama dia tidak mengganggu kucing yang sedang beranak. Bisa menimbulkan pertumpahan darah nantinya bukan? :)
Toh pada akhirnya kucingku itu melenggang pulang dengan sendirinya. Akhirnya dia mulai mengurangi aktivitasnya dalam mengganggu kucing2 tetanggaku itu. Entah kenapa dan atas dasar apa, belakangan ini dia lebih suka diam dan menjaga celenganku. Sepertinya dia ingin menjaga harta yang tidak banyak itu. Jangan2, dia berfikir bahwa dia adalah seekor anjing penjaga? Hadduuhhh.... Entahlah... Aku kurang mengerti kenapa dan mengapa.
Salah satu kucing yang aku kenal benar tabiatnya adalah si Bengal dan Bebal. Kucing ini hampir sama namun juga berbeda dengan kucing yang pertama. Si Bengal dan Bebal ini adalah kucing yang keras kepala juga. Dia selalu melakukan apa yang menurut dia menyenangkan, tanpa memperdulikan resiko ataupun akibat yang bisa terjadi. Sayangnya, kucing ini seringkali tidak memperhitungkan dengan benar dampak dari perbuatannya. Karena kurangnya perhitungan dalam melangkah, kucing ini seringkali jatuh dan terjerembab.
Dia seringkali membuat keributan, tanpa menyadari bahwa keributan itu timbul karenanya. Itulah mengapa dia diberi nama Si Bengal dan Bebal. Dia senang menjadi pusat perhatian, dimanapun dia berada. Karenanya, dia juga senang sekali mengeong paling keras untuk mengambil perhatian kucing2 di sekitarnya.
Sayangnya, kucing ini sangat mudah terpancing oleh lingkungan sekitarnya. Ketika kucing2 dilingkungan sekitarnya sedang menggemari permainan bola, maka dia akan segera menyempil ditengah2 mereka untuk bermain bola. Ketika kucing2 di lingkungannya sedang senang bernyanyi ngeang-ngeong, maka dia akan dengan lantang mengeong. Begitu juga ketika dia melihat Si Mandiri dan Keras Kepala sibuk dengan kucing2 tetangga, diapun segera beraksi dan menyainginya.
Namun sayangnya, kembali lagi pada sifat dasarnya yang tidak pernah memperhitungkan sebab akibatnya, dia seringkali terkena sial. Kalau si Mandiri dan Keras Kepala bisa melenggang pulang dengan santai dan seringai lebar, si Bengal dan Bebal ini pasti pulang dengan kepala di tekuk dan kuyu. Pernah sekalinya waktu, dia sedang menggoda kucing tetangga di ujung jalan, namun dia harus pulang dengan malu karena aksinya terlalu norak dan dia di tertawakan oleh kucing2 yang lain di kompleks itu. Di waktu yang lain, ketika dia sedang menggoda kucing di kompleks lainnya, ternyata dia tidak sadar tengah di manfaatkan oleh kucing yang di godanya, hingga akhirnya dia di campakkan di pinggir jalan dengan iringan tawa sinis dari kucing di kompleks itu. Poor you.... :(
Satu lagi kucing yang belakangan ini sedang sering aku perhatikan. Namanya si Belia. Kucing yang satu ini adalah kucing yang masih tergolong muda. Bisa di bilang masihlah berupa anak kucing. Namanya juga anak kucing, mungkin juga seperti anak manusia. Suka bermain, suka mencoba hal baru, suka dengan sesuatu yang serba baru. Namanya juga anak2....
Ketika aku memperhatikan si Belia ini, aku pasti harus susah payah kalau tidak ingin tertawa. Kucing ini sangat lucu, dan sering sekali bertingkah laku yang mengundang tawa. Banyak sekali perbuatannya yang membuat aku harus selalu memegangi perutku sambil terpingkal2. Salah satunya ketika aku melihatnya menggoda salah satu kucing tetangga. Dia tidak perduli apakah kucing itu sedang ingin bercanda atau tidak, yang jelas dia mulai bergerak2, menari2, dan bertingkah aneh di sekeliling kucing incarannya itu. PPhhhiiiuuuhhh.... Lagi2, namanya juga anak2.... :)
Terkadang, selain ketiga kucing itu, sering pula sekawanan kucing berkumpul di rumahku. Mereka berkumpul dan bermain bersamaku. Menyenangkan sekali ketika sedang berkumpul dengan mereka, karena aku bisa melakukan banyak hal. Terkadang, aku banyak menghabiskan waktu hanya untuk sekedar melihat tingkah polah mereka dan tersenyum, kemudian tertawa.....
Untuk kalian..... Kucing2ku yang lucu....

Ingatlah selalu bahwa kebersamaan dan keceriaan yang selama ini kita punya adalah penting. Kita harus selalu saling menjaga, mengingatkan, dan juga saling mendukung. Manusia, kucing, dan juga semua makhluk di bumi ini, sudah selayaknya seperti itu.
Setiap apa yang kita lakukan, akan saling mempengaruhi yang lainnya. Karenanya, berlaku dan bersikaplah sesuai dengan kodrat kita masing2. Perhatikan dan pertimbangkan pula apa dan siapa yang ada di sekeliling kalian, karena mereka juga sangat penting untuk kita.
Live....
"It Isn't Only About You, Yourself, and Yours....."
I Love All of You Buddy.....
We Must Always be Happy, Wherever We Are.... :)
Gambar di ambil dari sini dan sini
2 comments:
hoohohohoohoo....
pandai sekali kamu mbae... like this lah,,,,,
salam y untuk si bengal dan bebal,akkakakkakakkaak.....
Hkwekekekekkekekekkeke......
Baiklah... nanti salamnya di sampaikan. Don't hate me okay.. :p
It just a "Cerita Fiksi"
Note :
Jika ada kesamaan tokoh, tempat, dan jalan cerita, itu bukan semata karena unsur kesengajaan. ^_^
Post a Comment