Monday, March 1, 2010

A Beautifull Sunday



Minggu pagi, berjalan seperti biasa. Ada beberapa bayangan hal yang ingin aku lakukan hari minggu ini. Iseng2 aku update status facebook dulu, berusaha menyamakan diri dengan anak2 gaol yang lainnya. Hahahaha….lebay lagi. Kapan ya aku terbebas dari gaya lebay yang nggak pernah berusaha kuhilangkan ini…:P

“Pilih Salah Satu : 1. Liat Cap Go Meh di Surya Kencana, 2. Silaturahmi ke Rumah Temen, 3. Nonton, 4. Nongkrong di Kampus, 5. Nyeterika Baju, 6. Tidur... (ck..ck..ck....pelik sekali hidup ini soddara..) :P “

Rupanya beberapa orang merespon status ku dengan mengajukan pilihan nomor 6. Aku hanya bisa bilang pada mereka, oh no..betapa kalian ini apatis sekali soddara…:P

Setelah lewat tengah hari, akupun memaksakan diri untuk keluar rumah dan menantang matahari. Laksana vampire yang sudah kehausan karena berhari2 tidak keluar dari persembunyian dan kekurangan darah segar, ku pacu motor kesayanganku menuju kampus tempat darah2 muda berkumpul. Hahahaha….semakin lebay dan menjadi2. ^_*

Sesampainya di kampus, di sarang anak2 muda dengan jiwa muda yang menggelora itu, seperti biasa aku meluapkan pemanasan dengan salam dan sapa serta bertanya kabar. Semua baik2 saja. Alhamdulillah.

Sambil terus bersenda gurau dengan anak2 yang ada di sana, aku meneruskan membaca novel yang sudah sekian lama aku beli, namun belum aku baca sampai selesai. Padahal beberapa waktu yang lalu aku pernah berniat untuk menyelesaikannya dalam waktu satu minggu. Hiks…apa daya. Tidak bisa lagi aku menepatinya. Bahkan lebih parahnya, aku membaca buku itu hanya ketika aku sedang bersemedi di kamar mandi (tepatnya nongkrong untuk buang air), agar tidak bengong melompong kayak sapi ompong. :P

Beberapa lama kemudian, mulai banyak sekali orang2 berdatangan dari wisata curug. Beeuuh… aroma segar ala ketek dan baju lembab langsung merebak ke segala penjuru. Hayhayhay…Berlebihan lagi. Yang pasti, suasana menjadi ramai dan semarak. Rupanya semalaman mereka camping di Kawasan Wisata Gunung Bunder, dan paginya mereka berjalan ke Curug Seribu. Momen yang pernah kulewati beberapa kali.

Entah angin darimana, tiba2 mood ku beralih secara misterius. Niat untuk melanjutkan membaca sambil bersantai di tempat itu luntur, dan berganti dengan mood untuk nonton saja. Kupacu kembali motor kesayanganku ke arah Kota. Cuma satu tujuanku. Nonton pelem apa saja. Pokoknya nonton. Hahahaha

Sesampainya di salah satu pusat perbelanjaan besar di kota yang terletak di dekat Tugu Kujang dan berdiri kokoh di atas tanah kampusku, aku memilih untuk menonton pelem China yang berjudul “Confucius”. Cerita mengenai legenda Kong Fu Tse, sang pemikir yang melegenda sepanjang masa. Untuk resensi pelem ini, nanti aku pengen bikin lembaran sendiri. :P

Aku sudah seperti layaknya orang patah hati yang menonton sendirian di ruangan besar yang berisi pasangan2 bergeleyotan kanan dan kiri. Hehehehe…. Show must go on beibeh… yang penting menikmati pelemnya, meski cukup terganggu dengan pasangan bapak dan ibu yang terhormat di sampingku, yang nggak tahu caranya men-silent mode kan hengpong-nya. Huiddiiihhh…. Sebel deng eyke…:P

Selesai dengan drama perjalanannya om Chow Yun Fat yang cukup mengharu biru, aku pun bergerak menuju Kafe Telapak. Mengambil si Black kesayanganku yang terparkir manis dari sore. Rupanya, di dalam kafe ada beberapa orang yang bisa ku sapa, lumayan untuk pelemasan urat muka. Hehehe

Rupanya ada juga Jeng Sofie and the gank. Mereka berniat menyaksikan pertunjukan Cap Go Meh di Surya Kencana dan mengajak dakuw turut serta. Dengan senang hati akupun bergabung dengan mereka. Assyiikkk… liat Cap Go Meh…Photo2 sama Liong…:P

Dan sore itupun aku lewatkan bersama dengan Liong, Barong Sai, Gerimis, ratusan orang yang berjubel di sepanjang jalan Surya Kencana, dan juga rombongan Sofie and the gank yang timbul tenggelam. Sekitar jam 8 kamipun menyudahi perjalanan panjang kami. Pulang kembali ke kedai telapak. Mencuci kaki kami yang sudah selayaknya orang pulang dari membajak sawah, serta minum air dingin untuk sekedar melegakan tenggorokan.

Setelah merasa bersih, lega, dan tidak spaneng, kamipun berpisah. Aku memacu motorku “si Black” kembali pulang, sedangkan Sofie and her BF back to their house for watching football champion. Dalam perjalananku, aku menyempatkan diri untuk tersenyum. Lebih dari separuh agendaku hari ini berjalan dengan lancar. Sebuah prestasi yang cukup baik untukku. Nongkrong di kampus, membaca buku, nonton pelem, nonton perayaan Cap Go Meh.

What a wonderfull Sunday…^_^


No comments: