Thursday, March 4, 2010

Apa Kata Neptu-ku

Iseng2 di sela2 pekerjaanku hari ini, aku menemukan sebuah situs penanggalan jawa. Secara iseng pula, aku memasukkan tanggal lahirku yang menurut kalender Masehi. Berikut ini adalah hasil dari pencarianku. I love Java very much....^_*

Meskipun aku tidak begitu mengerti dan tidak juga fanatik dengan hal2 yang berbau ramalan atau penilaian tentang aku, tapi aku juga bukan anti terhadap mereka. Terkadang aku mendapatkan hiburan dari hal2 tersebut. Tidak buruk koq. Seperti yang pernah aku bilang bahwa tidak ada yang buruk dari sebuah ramalan, weton, penilaian berdasarkan kelahiran, dan peruntungan nasib. Sejauh kita tidak menjadikannya sebagai dewa. Cukup gunakan sebagai hiburan dan selingan saja.

Sejauh ini, wetonku yang Senin Pahing tergambar jelas di tulisan di atas, dan juga terlaksana sempurna dengan tingkah polahku sehari2. "Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati" meskipun aku tidak yakin dengan bagian yang menyatakan "indah dan banyak mendapat simpati", setidaknya aku yakin bahwa aku memang selalu berubah2 sesuka hatiku. :)

"Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali. " Perfectly.... sampai speachless aku bacanya. hehehe

"Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu" Sampai saat ini, aku baru menyadari 2 hal terakhir. Semoga saja dalam waktu dekat aku segera menyadari 2 hal yang sebelumnya itu. hahaha..... berharap penuh (pada kekuatan bulan???) :P

"( Hewan ) Kurang waspada", aku masih kurang paham dengan maksud dari kalimat ini. Apakah jika aku menjadi hewan, maka aku akan menjadi hewan yang kurang waspada (seperti panda yang cantik jelita, atau seperi menthok yang hanya bisa pasrah berjalan lenggak-lenggok karena berat badannya?). Atau aku ini memang penggambaran hewan yang kurang waspada? i'm not really sure about that....:P

"( Kayu ) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain", sama dengan kasus hewan, aku juga belum mengerti kasus "kayu" ini. Apakah jika aku menjadi kayu, maka aku akan menjadi kayu yang berselera tinggi dan tidak mau di lebihi orang lain (seperti Jati, atau Meranti gitu?). Ataukah aku ini kaku seperti kayu ? hahaha...semakin tidak mengerti saja sayah madam...:P

"Pemberani hingga banyak dimusuhi", that explained me as well as i am. hahahha. "Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin" Bwaahahhahahahhaa..... Ini lebih dahsyat lagi bukan? Aku memang suka sering merasa kesepian dan memang hobby menyendiri. Mungkin sebaiknya aku segera menggunduli rambutku seperti 5 tahun yang lalu, atau segera menggunakan jubah panjang dan tinggal di biara. Tetapi untuk yang miskin??? aku seratus persen tidak percaya *harapharapcemas.com hehehhee....


Menurut penanggalan jawaku ini, Dewa Bumi ku adalah Bethara Maharesi yang banyak bicara. heuheuheu.... that is really i am. Pohon yang melambangkan aku adalah Pohon Cemara yang angkuh dan suka berbuat tidak baik (suka menggoda). hahaha... ini juga aku yang aku banjeeettss...:P

Katanya aku seperti Burung Bethet, yang bisa mencari nafkah sendiri. Alhamdulillah, sebagaimana yang pernah di bilang oleh penasihat spiritual-nya bapakku, sampai sejauh ini aku selalu bisa mencari nafkah untukku sendiri, dan terkadang untuk keluargaku. Semoga ini akan terus dan terus berlanjut. Amin.

"Gedhongnya di depan dan di belakang" aku tidak mengerti dengan apa yang dimaksud dengan gedhong. Apakah kain yang di lilitkan pada tubuhku semasa aku bayi? tapi kalau memang itu, bukan hanya depan belakang donk ya... Karena di lilit, maka seputaran badan. hehehe... yang jelas, artinya (kata neptuku lho ya..) aku adalah orang yang setengah hemat. Dan itu tepat sekali. Aku selalu menggalakkan hidup hemat. Tetapi beberapa menit setelah aku meniatkan diri, pasti aku akan pergi bersama teman2ku dan mengeluarkan sejumlah uang. Setengah2 nih...:P

"Umbul2 ada di belakang" katanya berarti bahwa keberuntunganku selalu datang belakangan. yaa...beberapa kali aku menemui hal itu. Its a miracle yang banyak membantu dan menyelamatkanku. "Wariagung kethuk lindu", katanya berarti aku selalu memperhatikan sumber penghidupanku. Ya harus dooonkkk.... "Aralnya berasal dari sanak keluarga sendiri", kalau yang dimaksud adalah ada penghambat dari keluarga, itu sudah menjadi hal biasa untukku. hehehe (bukannya sombong lho ya....)

Nah, bagian ini nih yang sepertinya harus di catat. Sesajen...hehehe. Katanya sedekah atau sesaji untukku adalah "nasi uduk lauknya bebek putih yang yang dimasak berasa gurih, dan kuluban (dedaunan yang di rebus) sebanyak 5 macam. Walah...semi vegetarian donk..:P

Ini bagian yang aku nggak mudheng sama sekali :
"Do'anya rasul, Shalawatnya 4 ketheng"
"Kala Jaya Bumi, Ada di utara menghadap ke selatan (apa gunung merapi ya?). Saat wukunya berjalan 7 hari, sebaiknya menghindari perjalanan ke utara (wukunya berjalan 7 hari itu maksudnya tanggal 7 apa gimana ya?)"
Sampai dengan nomor terakhir, aku nggak ngerti juga apa maksudnya. Hahaha.... sudahlah..capek juga ngetik lama2.

Apapun itu artinya, semua adalah yang terbaik. Dan sebaik2nya dari yang terbaik, adalah apa yang aku jalani dan aku hasilkan sepanjang hari dan sepanjang waktuku di dunia. Semua penting untuk di resapi, tak ada yang perlu di hindari. Nikmati saja semuanya dengan indah sistah and bradah...^_^

No comments: