Bila kulihat awan di birunya langit
Berarak searah tiupan angin pagi
Hatiku selalu bertanya
Kemanakah mereka lalu pergi nanti
Kala kupandang ombak di birunya langit
Berkejar-kejaran tak henti s’panjang waktu
Apakah yang mereka cari
Sesampainya di tepi pantai pasir
Begitu adanya diriku dan dirimu
Seiring bersama memadu kisah kasih
Selalu ada saja tanya
Akankah semua kan berakhir indah
Kau bagai awan yang berarak di langit biru
Ku bagai ombak berkejaran di lautan
Yang seolah dapat berpadu
Di cakrawala senja
Kenyataannya kini jauhlah adanya
Jarak antara kita terlalu berarti
Kau melayang tinggi di sana
Dan aku mengharapkanmu di sini
(Agnes monica ft. Yana Yulio - Awan dan Ombak)
Dari pagi aku mendengarkan beberapa lagu yang hari-hari belakangan ini selalu aku putar ulang dan putar lagi. Lumayan sambil melotoin tulisan2 dengan bahasa asing ini. Entah kenapa aku baru sadar kalau lagu2 yang aku putar itu sebagian besar adalah lagu yang sangat mellow….hehehe…just like my heart now…
But, it’s ok…I like it…
Sewaktu mataku sedang melototin satu kotak yang mesti aku baca dan koreksi beberapa kesalahannya, tiba2 otakku terdiam dan memaksa semua anggota tubuhku berhenti beraktivitas pula. Beberapa saat kemudian, aku baru sadar bahwa otakku mendorong telingaku untuk focus pada lagu yang sedang mengalun merdu. Lagu lama, tapi tetap bagus untukku. Lagunya Agnes monica featuring Yana Yulio yang judulnya Awan dan Ombak.
Lagu ini sepertinya sedang tepat mewakili apa yang aku rasakan saat ini. Diatas semua perbedaan dan kendala yang ada, maka aku tak ubahnya sebuah awan dan ombak. Awan dan ombak yang memiliki kodrat untuk tinggal dan menghabiskan waktu di tempat yang berbeda dan sepertinya takkan pernah bertemu nyata dalam satu tempat. Awan dan ombak yang berjuang keras untuk bisa bertemu dan bersatu.
Orang lain akan melihat awan dan ombak bersatu dan bersama, yaitu di garis batas cakrawala. Namun semua itu tetaplah sesuatu yang semu. Setiap orang akan berkata bahwa jika kita selalu berusaha, berdoa, dan bertawakal, maka apapun keinginan kita pasti dapat terwujud. Tetapi apakah memang awan dan ombak itu mampu bersatu???
Semoga saja saat ini aku mengalami kesalahan dalam menilai. Semoga saja yang saat ini ada bukanlah sebuah awan dan ombak. Tetapi ombak dan pantai. Jika ini adalah ombak dan pantai, maka suatu saat memang akan ada titik temu itu.
No comments:
Post a Comment