Untuk kesekian kalinya,
Aku mendapat kesempatan untuk mencatat dan merekam diskusi
yang melibatkan peserta dari semua daerah di Indonesia.
Aku menyukai kegiatan ini, Kenapa??
Karena aku bisa bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, itu yang pertama
Yang kedua, aku dapat sedikit banyak melihat dan mengetahui budaya berbagai daerah
Yang ketiga tentunya karena dapet honor. Hehehe
Pengalaman atau hal menarik yang aku ingat adalah adanya beberapa perbedaan kecil yang sering luput dari perhatian kita, karena kita selalu tinggal dekat dengan ibu kota.
Dan perbedaan itu akan muncul pada saat ada kegiatan bersama seperti yang aku ikuti ini.
Perbedaan waktu….
Ya…perbedaan waktu adalah satu hal kecil yang jarang diperhatikan oleh pengatur rundown acara.
Sewaktu ada kegiatan dengan melibtkan orang dari Peru contohnya…
Kami selaku panitia tidak sedikitpun terpikirkan untuk melihat factor ini.
Dan kami melaksanakan kegiatan dengan jadwal kota jabotabek tentunya.
Padahal perbedaan waktu antara Indonesia Peru hampir 180 derajat.
Saat acara diskusi berlangsung,
Penyelenggara kegiatan nampak sering kasak-kusuk karena melihat ada peserta yang sering sekali keluar ruangan dan berjalan-jalan entah kemana.
Setelah acara berjalan 2 hari, kami akhirnya bertanya kepadanya.
Dia mengatakan bahwa dia sangat mengantuk karena di negaranya sana, siang Indonesia adala tengah malam nya Peru. Oleh karena itu, dia berusaha menghilangkan kantuk dengan berjalan-jalan.
Hahahaha……kamipun tertawa bersama
Acaranya di Jakarta
Diskusi panjang mengenai system pemerintahan daerah Papua yang melibatkan otonomi khusus dll
Saking asiknya diskusi yang dipandu oleh orang Jakarta,
Maka diskusi sampai dengan pukul 11 bahkan 12 malam.
Malam kedua para peserta protes ketika acara selesai pukul 11 lewat.
Mereka banyak yang mengeluh :
“aduh teman-teman…..suka sekali kalian ini diskusi. Di Papua sana sekarang sudah jam 1 lewat. Saatnya kami tidur…”
Panitia, fasilitator, dan pembicara pun terperangah seolah-olah baru tersadar.
Akhirnya acara diskusi dikerucutkan untuk dijadikan pe-er keesokan harinya.
Dan hal itu terjadi lagi beberapa waktu yang lalu
Ketika ada acara dengan peserta dari seluruh daerah Indonesia
Saudara kita dari Papua kembali memprotes hal itu.
Teman…
Satu pelajaran yang berulang, namun belum mampu menempel di kepala
Perbedaan itu kecil, tapi memang perlu dipertimbangkan.
17 Maret 2009
No comments:
Post a Comment