Sunday, January 16, 2022

30hbc2216 - Hari Yang Menyenangkan

#30hbc2216





Untuk #30haribercerita kali ini saya akan bercerita mengenai hari kemarin. Seharusnya sih upload hari kemarin juga, tapi rupanya tidak berhasil karena lelah badan. Hehehe

Kemarin, bersama dg Ibu-ibu KWT Jayadewata Lestari (Ibu2 komplek tempat saya tinggal yg berkumpul dg semangat utk bertani... eeeaaa) kembali beraktifitas bersama setelah cukup lama vakum. Kemarin aktifitasnya adalah mengisi Garden Tower dgn media tanam. 5 garden tower yg merupakan Pilot Project dari IPB dan Usana Foundation, dipersiapkan utk kegiatan selanjutnya yaitu menanam sayur. Main goalnya adalah memenuhi kebutuhan sayuran sehat keluarga gitu...

Kemarin kami mencampur pupuk, arang sekam, & tanah. Lalu adukan media tanam dimasukkan ke garden tower yg berupa terpal & paralon yg telah di desain sedemikian rupa. Agar tower nya tdk melehoy, harus dipastikan bahwa media tanamnya dimampatkan sepadat mungkin. Jadi sambil diisi, terpal di 'kentrok-kentrok' bersama hingga padat.

Benih sedang disemai, jd belum bisa ditanam sekalian. Setelah selesai mengisi media tanam, kami semua makan siang bersama sambil bercengkerama sambil makan siang seperti biasa. Meskipun rumahnya dekat2, tetapi kami jarang bersua. Hingga acara2 seperti ini sangat membantu kami bertatap muka.
Saat pulang, perut kenyang & hati riang...

Sorenya, lanjut memotoran menengok proyek barunya tante kesayangan yang setengah jadi. Ikut berbangga dan berbahagia atas calon rumahnya ya @khairunnisun . Semoga lancar, kalau beres nanti kita serbu lagi. Really happy for you... Pulangnya muter2 nunjukin @ikeayas perkembangan di sekitar Dramaga. Banyak kaaan berubahnyaaa...

Dan hari kemarin semakin komplit lagi karena mendengar satu berita bahagia dari tante kesayangan satu lagi @zee23b @azizah.seiger , Yang setelah perjuangan panjang usaha melahirkan, akhirnya berhasil launching baby girl nya dengan selamat. Sooo happy for you dear Ijah...

Jadi, hari kemarin adalah hari yang lelah badan tapi bahagia hati... Sekian.

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc#kwtjayadewatalestari#friendship @30haribercerita @kaizenwritingalumni


Saturday, January 15, 2022

30hbc2215 - Film

#30hbc2215

#30hbc22Film



Film yg saya tonton & meninggalkan kesan panjang setelah menontonnya, adalah Fast & Furious 7.

Kenapa?

Seperti kita tahu, salah satu pemain utamanya, @paulwalker meninggal dlm kecelakaan tragis saat syuting film blm selesai. Nah, saat berita meninggalnya pemeran Brian O'Connor itu, saya seperti orang patah hati di tinggal mati pacar.

Padahal saya tadinya ya nggak nge-fans amat sama beliau. Tp setelah beliau meninggal, saya banyak melihat video2 wawancara rekan2 kerja & juga membaca berita2 yg mengulas kehidupannya. Setiap mendapati hal baik baru yg dilakukan aktor tersebut, air mata lebay saya tidak bisa dibendung.

Saya ingat saat itu sedang menonton interview dr suatu stasiun TV (atau media lain) dgn semua actors F&F7, bertempat di halaman belakang rumah tempat mereka syuting. Saya menangis hingga tersedu2, membuat suami saya geram.

Katanya "Hadooohhh, kamu ini lebay banget sih. Sodara bukan, pacar bukan, kenal juga enggak. Nangisnya sampe 7 hari 7 malam!!!"

Ya mau gimana lagi, hati & mata saya ini memang terkadang sulit dikendalikan. Sering banjir bandang tanpa bisa ditahan saat mendapati kisah/cerita sedih. Kalau saya bisa memilih, saya pun tidak ingin menjadi lebay begini. Krn tdk enak sekali rasanya berkaca2/menitikkan air mata ketika ada teman bercerita sedih. Hingga kadang terlihat jauh lebih sedih daripada yang bercerita. 😭

Saat filmnya tayang di bioskop, saya menonton dgn khusyuk, menunggu hingga lampu menyala. Tak lupa memastikan sudah menghapus seluruh air mata tentunya. Lagunya Wiz Khalifa itu seolah menyempurnakan jebolnya bendungan air mata saya saat melihat Brian & Dom mengambil jalan berbeda...

---
It's been a long day without you, my friend
And I'll tell you all about it when I see you again
We've come a long way from where we began
Oh, I'll tell you all about it when I see you again
---

Saat meninggalkan Bioskop, hati saya rasanya patah terbelah. Patah hati. Sampai sekarang setiap mendengar lagu itu diputar, masih jg muncul sedih mengingat Paul Walker. Kadang saya masih nonton ulang film nya. Berasa nostalgia pd cinta pertama gitu... 😅😅😅

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #film #fastandfurious7




Friday, January 14, 2022

30hbc2214 - Kemladheyan

#30hbc2214



Alhamdulillah masih semangat ikut #30haribercerita, meskipun kadang mulai bingung mau cerita apa. Scroll up scroll down galeri, nggak nemu yg layak diceritakan kpd khalayak.

Jadi, hari ini saya bercerita mengenai Kemladheyan saja. Ada yg tahu apa itu Kemladheyan?

Kemladheyan adl tanaman benalu. Dia sering tumbuh di pohon2 buah di pekarangan kita. Namanya juga benalu, dia menempel pd tanaman inang utk mengambil makanan. Sayangnya Kemladheyan tdk menggunakan asas simbiosis mutualis saling menguntungkan. Dia menyedot makanan dari inang, hingga si inang perlahan-lahan mati.

Dulu di kebun keluarga kami, ada pohon alpukat yg ditempeli Kemladheyan cukup banyak (pohon lainnya juga sih). Sewaktu masih SD, saya ingat ada tetangga sering minta daun Kemladheyan yg tumbuh di pohon alpukat. Konon katanya daunnya bisa direbus utk obat penyakit (saya lupa tetangga sakit apa kala itu). Setidaknya, ada manfaatnya lah ya si benalu ini... 😅

Pagi ini, @diniagiya minta daun jeruk purut. Saya menemaninya memetik daun jeruk purut sambil berbincang sedikit. Saat itu saya baru menyadari bahwa pohon jeruk purut saya ditumbuhi Kemladheyan. Makanya saya jadi pengen cerita tentang doi. Saya cabuti tangkai2 Kemladheyan yg tumbuh, krn saya tdk ingin Pohon Jeruk purut mati kalah oleh Kemladheyan. Jeruk purut kesayangan yg banyak peminatnya jeh...

Ada pepatah jawa mengatakan "Kemladheyan Ngajak Sempal".

Kurang lebih artinya adalah, jika kita membiarkan sesuatu/hal buruk menempel, tumbuh & berkembang di hati/dlm hidup kita, lama2 kita yg akan rugi. Contoh paling mudah mungkin adl perasaan. Saat ada perasaan tdk suka/benci/iri/dengki di dalam hati, sebaiknya segera dihilangkan, dimusnahkan. Krn jika tidak, kita yg akan dimakan ketidaksukaan/kebencian itu. Tdk usahlah dipelihara, di uri-uri, apalagi ditularkan/disumbangkan kpd orang lain. Bisa-bisa sempal sak kabeh2e... 😁😁😁

Di pohon sirsak dpn rumah jg ada Kemladheyan-nya. Sedang ditimbang2 apa perlu manjat menghilangkan Kemladheyannya saja, atau sekalian ditebang sepohon2nya. Mengingat dia terlalu hemat berbuah. Tapi nanti gersang?

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #kemladheyan #benalu #pepatahjawa @30haribercerita

Thursday, January 13, 2022

30hbc2213 - GeNose

#30hbc2213



Melanjutkan pengalaman #keluargaumang untuk #30haribercerita hari ke-13, adalah pengalaman kami saat melakukan Tes GeNose.

Masih ada yg inget nggak sih dengan tes GeNose ini? Sudah ada yang pakai, atau belum sempat pakai udah menghilang? Hehehe

Jadi, saat #keluargaumang memulai perjalanannya ke timur kala itu, kan sudah di masa pandemi ya. Salah satu syarat utk melakukan perjalanan dgn transportasi umum adalah harus menyertakan surat keterangan hasil tes Covid 19. Waktu itu pilihannya hanya ada 2, yaitu PCR (yg masih mahal sekali) atau GeNose (harganya lebih murah). Untungnya, utk menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk, bisa dgn GeNose saja.

Memasuki area sekitar Pelabuhan Ketapang, banyak sekali agen penyedia layanan tes GeNose dg bermacam-macam harga. Kami baru akan melakukan tes esok hari saat mau menyeberang, jadi masih ada waktu utk memilih agen mana yg akan kami gunakan.

Saat keesokan harinya kami tes disebuah gerai oleh2, itu adl pengalaman pertama saya dan K melakukan tes Covid19. Ayahnya sih sudah pernah PCR karena pekerjaan. Ada kekhawatiran saya & ketakutan K yg harus kami hadapi. Saya takut hasilnya positif, K takut test nya sakit.

👧: "Aku nggak mau di tes nanti sakit"
🧑: "Nggak sakit kok Mbak K, cuma kayak niup balon"
🧕: "Cuma kayak niup balon kok dek"

👧: ... ragu2...

Setelah selesai, saya tanya gimana perasaannya. Dia hanya mesam-mesem. Gengsi mengakui kalau nggak sakit. Hahaha. Biaya GeNose saat itu adl 60ribu rupiah per orang, di beberapa tempat lain bisa lebih murah lagi.

Sekarang, saat syarat perjalanan hanya menerima hasil Tes Antigen & PCR, saya jadi kepikiran dg alat GeNose itu. Dipakai untuk apa? Apakah para agen itu sudah balik modalnya dari membeli alat? Semoga ya...

Setidaknya, saya pernah mencoba. Dan sekarang mengabadikan ceritanya di sini, agar tidak lupa. Sehat selalu ya teman2 semuanya...

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #keluargaumang #GeNose #Covid19
@30haribercerita @kaizenwritingalumni

Wednesday, January 12, 2022

30hbc2212 - Keputusan

#30hbc2212

#30hbc22keputusan



Tema #30haribercerita kali ini rada berat. Keputusan terbaik yg pernah diambil, yg sangat mempengaruhi kita hari ini.

Hmmm... Setelah saya pikir & pikir lagi (ceileee), keputusan terbaik yg sangat mempengaruhi hidup saya adl "keputusan untuk melanjutkan kuliah di Kota Bogor".

Di SMU, saya memutuskan utk melanjutkan kuliah di mana saja, asal bukan di Yogyakarta. Di kelas 3 SMU, saya berkonsultasi dg Guru BK sekolah (Ibu Andri) yg memberi saya pilihan universitas utk dipilih. Saya membawa ke kosan semua brosur, kecuali brosur universitas di YK. Sewaktu beliau bertanya alasannya, saya bilang "Yg daftar di Universitas Yogya, semua nilainya jauh lebih stabil & bagus drpd saya".

Setelah beberapa kali konsultasi, akhirnya pilihan kami semakin mengkerucut. Bogor. Saya mau kuliah di Bogor. Masalah jurusan, itu murni pilihan (kancing) saya... 😅😅😅

Saat saya merasa yakin ingin berkuliah di Bogor, alm Ibuk saya adl pemegang kunci terakhirnya. Beliau yg hanya memiliki separuh kemampuan fisik, adl pengikat saya. Jika beliau merelakan, saya berangkat. Jika tdk, mungkin saya akan memilih kota lain yg lebih dekat. Saya bilang "Buk, nek kulo kuliah ten Bogor, mboten saget wangsul sering2. Menawi angsal kerjo ten riko, soyo malih. Ibuk pripun?" Saat itu beliau menjawab "Anak ki disekolahke rak yo ben iso golek sik luwih apik. Nek pancen kowe pengen mrono, yo rapopo. Sek penting tenanan le nglakoni".

Terlepas dr naik turun berkelok jalan yg dilewati sampai saya di sini saat ini, mencoba istikomah ikut setor tulisan selama 30 hari, keputusan saat itu adl yg terbaik yg pernah saya ambil. Jika saya memilih takut & tidak mengikuti kata hati utk pergi, mungkin saya mjd saya yg lain, bukan saya saat ini.

Terima kasih utk kalian semua yg mewarnai perjalanan ini, hingga tak pernah ada sesal atas pilihan yang telah saya ambil kala itu.

Tak cukup rasanya kumpulan kata maupun untaian cerita, utk menggambarkan betapa bersyukurnya saya dgn kehidupan saat ini. Tuhan Maha Baik. Dia ada utk saya, kami, dan utk kita semua yg percaya. Semoga Ibuk bangga melihat kami dari Surga. Aamiin

#30harisemutbercerita#30hbcsmk #30hbc #keputusan #decision #destiny

Tuesday, January 11, 2022

30hbc2211 - Soto Pak Koya

#30hbc2211





Hari ke-11 kegiatan #30haribercerita kali ini, saya mau cerita tentang Soto. Sekalinya satu cerita tentang #keluargaumang keluar, sepertinya bakalan lagi dan lagi nih. Monmaklum yak. Hehehe

Jadi ceritanya, waktu itu kami sedang memulai perjalanan #keluargaumang ke timur. Karena perjalanan dimulai dari Jogja, tiba waktu untuk Sholat Dhuhur dan makan siang saat kami sampai di daerah Probolinggo.

Saat itu saya nyolek salah satu teman serumah waktu kuliah dulu, Budhe @nurna_dewi67

👩 (saya) : "Budhe, Probolinggo opo sek enak?"
🧕 (Dewi) : "Lha pengen opo?"
👩 : "Soto"
🧕 : "Nek soto ki enek neng daerah Klenteng"
👩 : "Tapi nggak searah yo..."
🧕 : "Enek juga neng daerah Krasaan"
👩 : "Yoweslah engko tak goleki sambi mlaku"

...

Sambil jalan, saya mencari di peta arah Krasaan. Ternyata sekitar 30 menit di depan kami. Meluncurlah kami ke Soto Pak Koya Krasaan. Setelah memesan 2 mangkok soto, saya kirimkan foto papan nama ke Budhe lagi.

👩: "Iki bukan Budhe?"
🧕: "Iya kayake. Jare bapakku di belakang alun-alun"
👩: "He eh berarti bener... "

Enak rasa soto dengan koya nya. Murah juga harganya. Kami memesan Soto 2 porsi, kerupuk 2, es teh 2, teh manis panas 1, cukup membayar 35 ribu rupiah saja. Lokasinya di belakang alun-alun Krasaan. Di google map terpampang nyata, jadi tidak sulit menemukan tempatnya.

Saat keluar dari Soto Pak Koya, kami berfikir, jangan-jangan asal dari sini asal nya si Koya yang sering si tambahin ke soto2 di seantero negeri itu? Hahahha. Entahlah...

Kalau suatu saat kami melakukan perjalanan darat ke timur jauh lagi, pasti kami mampir kembali.

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc #keluargaumang #sotokoya #sotokoyakrasaan @30haribercerita @kaizenwritingalumni

Monday, January 10, 2022

30hbc2210 - Muntiq Siokan

#30hbc2210


Hari ke-10 dr #30haribercerita kali ini, pas lihat foto saat mencoba tinggal di Bali thn lalu. Membuat saya ingin bercerita tentang tempat yg tak sengaja ketemu, & berakhir mjd tempat idola.

Ceritanya, saat itu saya lari pagi sendiri krn K & bapaknya mager. Biasanya saya ngiri ke Men Weti, namun kali itu saya nganan. Penasaran pengen coba2, kan nggak ada ruginya. Lelah berlari, saya lanjut berjalan kaki. Kian jauh ke Sanur selatan, kian penasaran.

Langkah saya mengarah ke sebuah 'pulau' yg dipisahkan jembatan kayu di atas sungai muara. Ada mbak mas yg jaga di loketnya, jadi saya mulai mencari tahu tempat apa itu.

Namanya Muntiq Siokan.

Konon dulu namanya Dream Land, saat masih di kelola investor asing, seolah private island gitu katanya. Area itu adl tempat kapal2 pesiar kecil berlabuh. Saat ini sudah diambil alih Pemuda Adat Intaran, dijadikan tpt nongkrong asik & terbuka utk umum. Pengunjung hanya perlu membayar 20rb rupiah bisa ditukar dg minuman/makanan di restonya. Kl membawa makanan sendiri, dikenakan biaya 5rb perorang. Dr petugasnya, saya mdpt info bahwa ada live music jg setiap malam. Saya tertarik & berniat kembali sore harinya beserta dgn anggota Keluarga Nala lainnya.

Sorenya saya, Mas Bojo & K datang ke Muntiq Siokan. Setelah membeli tiket, berjalan di jembatan kayu menuju jejeran bangku2 kayu, kami memilih posisi di tengah2. Dekat dg resto, live music, & juga area bermain anak. Menu makanan & minumannya murah meriah, berkisar 15-20rban saja. Menu favorit kami ya singkong, pisang, kentang, semua yg di goreng, osreng osreng osreng 😅😅😅

Suatu saat nanti kami akan kembali ke sana. Jika saat itu tiba, mungkin Mas Bojo takkan lagi was2 menatap saya setiap bapak2 lucu bersuara merdu menawarkan mic nya kpd pengunjung, seperti waktu itu. Mungkin dia akan mengikhlaskan saya menyumbangkan lagu andalan teman diperjalanan, "Atiku rasane lorooo... Nyawang kowe, rabi karo wong liyooo..."

Di masa itu, tangannya Siaga 1, siap2 menyambar kalau ada gelagat saya mau berdiri. Katanya, saya ini sumber polusi (suara) yg tak sadar diri... 🤣🤣🤣

#30harisemutbercerita #30hbcsmk #30hbc #muntiqsiokan #bali @kaizenwritingalumni @30haribercerita