2016 has been GREAT!!!
Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah...
Puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan semua kesempatan padaku, pada kami sekeluarga untuk melewati tahun 2016 dengan penuh bahagia. Tuhan begitu baik pada kami. Alhamdulillah... Terima kasih Ya Allah...
Rencana dan harapan kami untuk Tahun 2016 berjalan dengan begitu baik. Tidak banyak hal yang membuat kami harus mengerutkan kening di Tahun 2016. We're thankful for that.
ALHAMDULILLAHIROBBIL A'LAMIIN
Sebagai penutupan akhir tahun kami, kami mengunjungi salah satu tempat wisata air terjun yang letaknya tak begitu jauh dari rumah kami. Air Terjun/Curug Seribu di daerah Gunung Bunder.
Sebelum berangkat saya bertanya pada mas bojo:
Aku: "Beneran mau ke curug seribu? yakin?"
Mas Bojo: "Ayok aja... "
Aku: "Duh, nggak mau yang gampang aja? Turunannya itu lho...."
Mas Bojo: "Udah tua ya skarang? Lemah?"
Aku: "Hahahaa... Nggak juga sih, cuma itu turunannya kan memang wow banget. Ngebayangin naiknya aja lutut udah kesemutan gimanaaa gitu..."
Mas Bojo: "Ya udah lihat aja nanti kalau udah disana..."
Sesampai di area Curug 1000, kami terkagum sebentar karena banyak yang sudah berubah. Jalan menuju curug sudah lebih baik, tidak ada lagi pungutan di gerbang nya (karena pindah ke tengah track curug 1000), lebih banyak lagi warung yang dibuka disitu. Entah sudah berapa lama kami tidak main kesitu.
Sampai di warung, aku pesan nasi ayam goreng plus sayur asem. Lapar bo'... Ayam goreng si ibu dan sayur asem nya enaaaaakkk.... hahahaha.
Setelah Mas Bojo sholat Dzuhur, akhirnya kesanalah kami. Ke curug seribu yang menurutku lebih ke 'curug seribu tangga turunan'. Aku yang biasanya lemah diturunan dan berjaya di tanjakan, kali ini harus menyerah pasrah dengan lemah diturunan dan payah ditanjakan. Dan lutut sedikit gemetar, akhirnya kamipun tiba di air terjun paling besar di daerah Bogor itu. Curug Seribu.
Memang perjalanan ke curug ini paling sulit dibandingkan dengan curug yang lainnya. Tanjakan terjal nya itu lho... Bikin lutut dan nafas keder. Tapi sekarang sudah ada penjual di depan curug, jadi bisa ngopi, ngemil, bahkan beli sate ayam disitu. Lumayan untuk amunisi menanjak pulang. :-p
Ketika perjalanan turun, aku dengar Mbak K dan Ayahnya ngobrol banyak. Tapi yang paling mengena adalah obrolan kecil ini:
Mas Bojo: "Are you ok Kiran?"
K : "Yes, I am fine... But Bunda so slow..."
Well... Kan Ayah nggak nanya Mbak K, ngapain pake dibilangin Bunda so slow? ahahaha. Iya sih, tapi aku memang merasa fisik ini semakin loyo. Harus semakin banyak tuk wak tuk wak alias olah raga lagi nih... :-)
Setelah berpuas diri main air, ngopi dan nyate cantik, sedikit berefleksi tentang 2016, dan memantapkan hati untuk 2017, kamipun mulai bergegas pulang. Awalnya aku mencoba menggendong Mbak K seperti biasa kami berbagi tugas. Tapi rupanya fisikku benar-benar payah kali ini. Baru 2 belokan saja rasanya sudah mau tiduran ndlosor ke tanah. Akhirnya mau tidak mau Mas Bojo kembali menggendong K naik. Maaf ya Mas Bojo, kali ini tidak bisa berbagi tugas dengan baik. hehehe
Sesampainya di area perkempingan, aku pun berbaring santai dirumput, melemaskan punggung dan kaki yang mulai menjahit. Duh, lemah banget iniiii.... hehehe. Kami duduk sambil ngobrol ngalor ngidul seperti biasa, sambil sesekali Mas Bojo menggoda Kiran dan lelarian di rumput.
It's a good sign of 2017, we hope ^_^
Ngomong-ngomong soal resolusi 2017, ada banyak hal yang ingin aku capai. Beberapa masih dari resolusi turun temurun yang belum terlaksana, dan beberapa adalah hal baru.
Berikut adalah resolusi ku yang berhubungan dengan dunia saja. Yang hubungan sama akhirat mah dibuat dihati saja... eaaa.... eaaa... :-)
1) Bisa Menjahit (dan punya mesin jahit). Ini adalah resolusi yang entah sudah turun temurun berapa tahun. Tapi selama semangadh masih berkobar didalam hati, akan tetap aku tulis sampai suatu saat nanti terlaksana :-p
2) Menyupir Mobil. Lebih tepatnya menambah nyali untuk berani nyupir mobil. Mengingat hasil kursus ditahun 2016, justru membuat pak pelatih teraniaya karena aku yang tak bernyali ini terus menerus marah-marah padanya. hahaa
3) Menghasilkan minimal 20 karya rajutan. Tahun 2016 adalah tahun dimana hobby rajut-merajut itu dimulai, dan diakhiri dengan beberapa orderan dari teman. Masih order karena kasihan sih sepertinya. Hahaha. Jadi mudah-mudahan 2017 bisa sedikit lebih meningkat misalkan kado, atau sukur2 jualan di pasar kaget gitu. :-p
4) Menyelesaikan minimal 10 buku bacaan. Meskipun tahun 2016 sudah cukup baik dengan terselesainya beberapa buku, tapi sepertinya masih kurang bisa dibilang berhasil menjadi pembaca yang baik. Tahun ini harus lebih baik lagi. Meskipun January 2017 ini diawali dengan membaca hanya ketika sedang buang hajat dikamar mandi. huhuhu
5) Bisa bikin 1 kamar tambahan untuk asisten, sehingga dia bisa punya privasi lebih. Kasian, selama ini kamar depan kalau siang jadi kantor kalau malam jadi kamar tidur teteh. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun ini. Faktor lainnya juga, pengen punya kantor yang sedikit 'ngantor' meskipun masih sharing sama tempat tidur anak/tamu juga... hehehe
6) Punya sawah... Eaaa... Eaaa... Eaaa... Ini sebetulnya lebay. Mengingat list keinginan, kebutuhan, dan hutang yang masih cukup panjang. Tapi kan namanya mimpi boleh saja kan? Kenapa enggak... Tuhan kan Maha Baik. Apa saja bisa terjadi ketika Tuhan merasa bahwa kita layak menerimanya. Jadi ya Bismillah saja untuk memiliki sawah, dengan sepetak saung kecil untuk bersantai dan sungai jernih mengalir didepannya.... #eaaaa makin panjang aja... hahahhaa
7) Pengen mulai belajar bertani kecil-kecil disebelah rumah. Mengingat belakangan harga cabe melebihi harga daging, jadi sepertinya memang harus mulai menanam sendiri. Aku sudah punya beberapa pohon cabe sih. 1 yang paling tua dan besar, sudah beberapa kali panen malahan. Sudah beberapa kilo dia hasilkan, dan sekarang mulai uzur. Beberapa yang kecil seperti tumbuh dengan sendirinya dan kurang terawat. Mudah-mudahan tahun ini bisa mulai menanam serius barang beberapa batang. Berguru dari Busu Ubo dan beberapa teman yang sudah bertani sejak dini. :-)
8) Mengunjungi 1 atau 2 taman nasional di Indonesia. Ini sih sebetulnya program keluarga demi menunjang piknik yang murah. hahahaha
9) Sekolah lagi. Kalau list ini aku buat akhir tahun 2016 kemarin, poin ini pasti berada di list nomer 1. Tapi karena sekarang terjadi perubahan strategi rumah tangga, jadinya poin ini harus sabar lagi mundur. Sampai batas waktu yang belum ditentukan. Mudah-mudahan sih nggak lama lagi ya.
10) Lebih rajin olah raga. Untuk menunjang kebugaran tubuh yang mulai renta ini. :-p
11) Sedang di fikirkan...
Panjang juga ya list nya... Nggak papa. Aku sih selalu berpedoman pada 'jangan takut bermimpi, karena semua hal yang kita capai hari ini, semua juga berawal dari mimpi'... Smangadh!!! ^_^