Ini benar-benar terjadi. Yang Wow? Yang Uhuk? Yang Ehem? Yang Kwakwaw? Yang Cihuy? Yang Tralala? atau yang Trilili? Duh, lu sebut aja deh semua... Makin lama makin makin aja pokoknya.
Kenapa sih Wilis, lu nulisnya bikin gw mikir lu udah gendeng?
Iya, mungkin emang karena jaman udah gendeng. Bukan gw yang gendeng ya. Jaman. Gw sih masih waras, dan masih pengen jalan-jalan. hahaha #modus.
Itu yang pada heboh ini itu ini itu - Hal yang tidak boleh disebut - Kalau disebut bikin banyak orang kena ayan mendadak. Buanyakkk... Sudahkah mereka berkaca hari ini? Kalau belum ya berkacalah...
Sudahkah anda gunakan telunjuk anda untuk menunjuk hidung anda sendiri? Kalau belum, segeralah lakukan! Maka itu telunjuk akan jauh lebih berguna dan bermanfaat. Lebih lagi kalau terus maju kedalam lubang hidung. Bisa panen pas keluarnya... Begitu? :-p
Oh iya... Aku jadi lupa sebetulnya mau nulis apa... Apa ya? Duh, kelamaan baper dan emosional sih, jadi lupa....
Apa sih?
Hmm...
Oh yang ini aja deh kalau gitu...
Jadi, dahulu kala aku pernah ingat. Ada teman yang membroadcast larangan memperingati Hari Ibu. Katanya sih karena itu kebiasaan orang yang berbeda keyakinan dengannya. Dukungan mengalir padanya... Tapi sanggahan juga ada... Dan itu membuat debat panjang sejuta depa... zzzz... Melelahkan...
Eh, koq beberapa waktu lalu aku sekilas membaca (sebelum keburu tak klik buang) di lahan yang sama, beberapa pendukung larangan itu malah dengan bangga mempersembahkan acara Tea Party? Helloww? Tea party bukan tradisi kalian lho cyint... Itu tradisi Jepang, China, bukan kalian... Kalau saya sih memang tiap pagi tea party. Alias tradisi minum teh manis sebelum mulai beraktifitas gitu.
Mau tau asal muasal tradisi Tea Party dari Jepang? Tapi yang pertama mencetuskan adalah Biksu lho... Tau kan Biksu itu siapa? Cek sini aja deh Japanese Tea Party
Atau bukan ngikutin yang Jepang punya? Ada lagi sih, tapi punya nya China... Mau? Bukannya rada alergi juga sama China? Serius deh... Sebelum memutuskan ngikut yang mana, mending baca sini dulu tapi ya. Takut nanti tambah nggak nyambung lagi... Chinese Tea Party
Mau Nah sekali lagi?
Koq yang waktu itu membroadcast larangan memperingati hari ibu itu, ndilalah anaknya ulang tahun. Dirayain pula... Nah... Kan aku jadi bingung ya... Bukannya ulang tahun itu juga sesuatu yang bukan budaya kalian? Iya, kalian. Soalnya kalau aku kan masih suka ngerayain ulang tahun. Soalnya aku suka bungkus2 kado gitu... Lucu deh. Aku bisa bungkus pake beberapa gaya. Kalau kalian perlu jasa bungkus, call me yaaa :-p
Begitu cerita saya hari ini.
Selamat menyambut akhir pekan yang damai, penuh cinta, cinta nyata, bahagia sebenarnya, damai dunia dan akhirat... Itu yang penting... :-)
#janganbaperya
#kangensenior
#yangpunyaslogan
#sumukrakringeten
#karenaternyataistilahitubenarada
hahahaa
No comments:
Post a Comment