Tuesday, November 15, 2011

The Beast

Hey look....
Someone called me the beast....

Thanks God,
Finally...

I can hear you said that word
I just wondering that you've said that on my back
But last day,
I clearly heard you said that word,
Besides me...

Hahhaa....

Even though those are look like the same way,
But i am happy to hear that
Which mean my thought was right
That you called me the beast

The way you say,
It doesn't matter

Actually,
If you ask me which way i would love to hear,
I'll say that 'oh come on... Just say so in my face...'
But it's ok

Like i said before
The way you say,
It doesn't matter

Thank you again,
Have a wonderful day!!!

Tuesday, November 8, 2011

Up To You


I know what's that look is
I know... I understand...

Don't worry,
I've no big deal with that...

You can ask if you want,
You can ask if you need...

You can shut your mouth up if you want
You can left it behind if you want...

You can pretend that it doesn't exist if you want,
You can pretend that you don't see it if you want...

You can do everything you want,
You can also do not do everything you won't...
All of you... can do that...

I'll let you know, when you ask
I'll let it go, when you chicken out

That's a simple thing
No big deal, huh?

Have a nice day, then....

Saturday, November 5, 2011

Keeping The Faith

It's true

Setahun yang lalu, tepatnya beberapa jam sebelum sekarang, aku mengalami hal yang sangat2 luar biasa. Hal yang belum bisa terurai dengan kata, dan masih membeku di sebuah organ di balik tulang rusukku. Masih belum bisa teruraikan menjadi sebuah kisah, kenangan, dan nostalgia yang bisa di baca dan dirasakan oleh orang lain. So shame on me on that... I never try harder to called my memory about that... Maybe because i am still too fragile....

Anyway....
Setahun sudah berlalu, banyak hal terjadi seiring pergantian waktu itu. Seperti yang sudah seringkali kita dengar, pepatah akan selalu berkata 'hidup bagaikan sebuah roda yang berjalan. Terkadang di atas, terkadang di bawah'. Indahnya hidup ini jika selamanya bisa bersama2 dengan pepatah... Semua selalu indah, selalu ada yang indah di setiap ketidak indahan, dan selalu ada keberuntungan di setiap ketidak beruntungan. ~A Blessing in Disguise~

Beberapa teman menuliskan kenangannya, harapannya, doanya, dan kesan2nya mengenai kejadian setahun yang lalu. Banyak yang menyiratkan keoptimisan untuk menatap masa depan, dan harapan agar tidak pernah ada kejadian serupa dimasa yang akan datang. Akupun melakukan hal yang sama. Aku menyampaikan sekelebat kenanganku, penyemangat diri, dan rasa terimakasih kepada mereka yang kemudian banyak membantu kami... Tidak ada salahnya mengenang sesuatu, meskipun sesuatu itu adalah hal yang buruk. Suatu saat, hal yang buruk itu tak akan lagi terasa buruk, dan akan berganti menjadi kenangan penting yang tidak bisa dilupakan.

Ada satu hal penting yang menurutku adalah penyokong utama untuk mereka, dan tentu saja aku, untuk bisa berdiri sampai dengan hari ini. Keyakinan. Ya... hanya itu yang bisa dimiliki selamanya, tanpa harus takut terenggut oleh orang lain ataupun juga oleh alam. Hanya keyakinan yang bisa membuat semua orang kembali berjuang melanjutkan hidup. Keyakinan.... ya, keyakinan....

Keyakinan yang kita punya, akan membawa kita kepada alasan mengapa dan mengapa.....

Keyakinan bahwa kita masih hidup, masih diberi kesempatan hidup, dan harus hidup untuk kehidupan ini.
Keyakinan bahwa kita masih hidup, masih harus berjuang untuk membuat kita hidup selama mungkin.
Keyakinan bahwa kita masih hidup, dan hanya kita yang bisa menghidupi diri kita sendiri.
Keyakinan bahwa kita masih hidup, dan kita masih punya hari esok untuk terus di jalani.
Keyakinan bahwa kita masih hidup, dan keyakinan bahwa kita harus tetap hidup.

Jangan biarkan keyakinan itu lepas dari diri kita,
Karena hanya itu yang kita miliki dengan pasti.

~ Selagi matahari masih tetap bersinar, akan selalu ada pelangi selepas hujan... ~

Hidup ini indah, apa adanya....

Thursday, November 3, 2011

We Can't Become A Baby Forever


******

As babies...
We went easy...

One cry meant you were hungry...
Another,
You were tired...

It's only as adults,
That we become difficult...

We start to hide our feelings,
Put up walls...

It gets to the point,
When we never really know...
How anyone thinks...
...Or feels...

Without meaning to,
We become masters of disguise...

******

Become older is a sure,
But become adult is a choice

******

Mer on GA S08E06

Tuesday, November 1, 2011

Yang Mudah Yang Bercintah

Pagi2 melihat berita yang sama, berita seru mengenai hubungan asmara sepasang kekasih yang unik. Di tv, di media online, semua memberitakanhal yang sama. Bahwa hubungan asmara si cowok yang inisialnya R.A.F.F.I dengan si cewek yang inisialnya Y.U.N.I tengah renggang, tengah break, tengah bermasalah, tengah dihantam gelombang, tengah menuai bencana, tengah dihajar ombak badai dan segala rupa... hohoho... dahsyatnya segala sesuatu yang berhubungan dengan para artis di negri ini.... Karena pemberitaannya pastinya...

Tapi kalau dilihat, memang pasangan ini sangat unik dan menarik untuk dijadikan bahan gosip antar sesama anak kosan yang kurang kerjaan. hehehe. Pasangan ini juga paling enak dijadikan bahan celotehan ketika obrolan mulai menipis materinya. Pasangan ini yang mengundang orang berbuat dosa dengan menggunjingkannya. Maklum, kami adalah penggemar infotainment dan gosip belaka. Rasa kegemaranku kepada infotainment hanya sedikit libur ketika mereka memberitakan Mas Ariel dan Mbak Luna secara membabi buta. hahhahaha....

Oh iya, tulisan ini bukan untuk menghakimi, bukan untuk menggurui, bukan untuk mengajak bergunjing, dan bukan pula untuk menambah dosa lho ya.... Hanya sekedar nostalgia senja pada saat2 dahulu kala, dimana semboyan 'yang muda yang bercinta' masih membara di dalam dada. Halaaahhh.... Ini hanya pandanganku semata, tak ada niat untuk memanas-manasi suasana, ataupun niat untuk menjadi pihak ketiga. Hahhahaha.... GR*mode on.

Tanpa harus mengikuti setiap pemberitaannya, sepertinya memang semua prahara pra-rumah tangga kedua artis itu terpicu oleh hadirnya si kuning sexy tapi mahal sekali yang punya roda 4 alias mobil mewah yang konon harganya mencapai 2 milyar.... (ouch...ouch... mas, uangnya kasih aku aja buat modal buka lapak daun pisang). :p

Hubungan yang sudah unik dari awalnya karena pautan umur yang sangat jauh itu, pastinya membuat banyak orang pro dan kontra. Untuk mereka yang pro, pasti mereka akan mendukung dengan semboyan 'umur bukan masalah, yang penting cinta dan kasih sayangnya'. Tapi untuk yang kontra, pasti semboyannya berbunyi 'Kayak nggak ada cewek lain aja sih...'. hehehe. Kurang lebih begitu bukan? Namun seperti layaknya anak muda yang sedang mabok asmara, banyak perbedaan remeh temeh menjadi lebur, dan perbedaan yang besar bisa dikesampingkan. Semua yang terlihat didepan mata adalah daun berwarna pink yang berdenyut2 dengan bunyi 'cinta...cinta...cinta...'. :)))

Begitu si kuning sexy 2 milyar muncul, mulailah jelas terlihat bahwa 'memang' ada perbedaan yang awalnya dikesampingkan, ternyata belum hilang dan menampakkan dirinya. Perbedaan pemikiran lah pastinya. Seperti layaknya anak muda yang pacaran pada umumnya. Ketika yang satu sudah memikirkan 'kemapanan hubungan' atau 'hubungan yang serius', maka kadang2 orang bisa menjadi sangaaaattttt teliti, sangaaaaattt hemat, sampai2 kadang2 menjadi sangaaaaaattttt pelit. Semua pengeluaran yang diluar pengeluaran sehari2, terlebih jika nolnya sudah lebih dari 4, biasanya harus berfikir berkali2. Alasannya? 'Lebih baik di tabung untuk masa depan'. ck..ck...ck...

Untuk pasangan yang masih muda? Pasti beda lagi ceritanya. Dia pasti akan berfikir 'Gw kan masih muda, gw kerja keras setiap hari, apa salahnya gw menikmati hasil dari jerih payah gw?' Nah, loh.... Namanya juga anak muda, kan nggak bisa dipaksa toh.... Dibilangin aja susah, apalagi dipaksa. Malah jadi bubrah yang ada... huhuhuhu

Jadi inget sepasang temanku yang akhirnya tidak jadi menikah juga karena perbedaan yang cukup banyak, nyaris sama dengan artis2 itu. Bedanya, yang satu sudah siap untuk melangkah ke jenjang serius dan yang satu sedang hot2nya menikmati masa muda dan segala aktivitasnya. Akhirnya, hubungan yang sudah lama terjalin menjadi satu ikatan dan berjalan searah, harus terpecah dan bercabang 2 arah. Hingga akhirnya terlepas sama sekali. Hiks... sedih jika mengingat mereka... Tapi ujungnya, tetap saja mereka menemukan kebahagiaan dijalan masing2. Horay....

Aku juga ingat masa2 ketika aku dan dia masih hobi berdebat dan berdebat sampai subuh, bahkan kadang dari subuh hingga subuh lagi. Perdebatan yang dipicu satu hal (yang mungkin) remeh-temeh, tetapi berujung pada perdebatan sengit panjang lebar. Kenapa? karena rupanya sudah menjadi tabiat manusia yang sangat mencintai sejarah, terutama sejarah buruk yang pernah terjadi. Hobi mengungkit2 masalah yang telah lalu, hingga perlu energi lebih untuk menjentrengkannya kedalam barisan2 kata yang beruntun tiada henti. Biasanya kalimatnya akan dimulai dengan "Kamu tuh sukanya begitu....." atau "Dari dulu selalu saja begitu...." atau juga "Berapa kali aku bilangin...." bisa juga "Kamu tuh nggak perah mau dengerin aku...." dan banyak lagi kalimat2 ajaib yang bisa membuat semua masalah masa lalu muncul kembali. Masalah kecil yang awalnya terpantik, berujung pada ribuan kesalahan yang (padahal) sudah berlalu. Ck...ck...ck....

Begitulah.... Perjalanan asmara manusia, pada umumnya sama. Secara garis besar nyaris sama. Hanya lama waktu, dan cara mengatasinya saja mungkin yang berbeda. Itulah gunanya berdiskusi, kompromi, dan penyesuaian diri.

Mudah2an semua orang dimuka bumi ini, bisa tersenyum bahagia tanpa harus ada yang terluka secara permanen. Terluka dan tersakiti sepertinya adalah hal yang wajar dan lumrah terjadi karena kita berhubungan dengan orang lain. Tetapi jangan sampai luka yang terjadi membuatnya menjadi permanen. Life is too short.... We all deserve to be happy... ^_^

Monday, October 31, 2011

Teriakan Melalui Asap Rokok yang Mengepul

Melihatnya termangu dibangku kayu depan rumah. Asap mengepul dari ujung rokok yang bertengger dimulut,disanggak oleh tangan yang bertelekan di lutut. Matanya menerawang jauh ke arah kota yang jelas terlihat tanpa tertutup apapun. Duduk diam, diam, dan diam.... Sesekali beliau menghela nafasnya dalam2, dan dikeluarkannya desahan kecil seiring dengan putaran2 asap rokok itu....

Usia dan juga permasalahan yang menggerogoti kulitnya. Beban yang harus ditanggungnya bukanlah sesuatu yang ringan. Semua terlihat jelas dari kantong mata, keriput, dan ubannya yang mulai banyak.

Tanpa kata, pandangannya meneriakkan harapan. Benarkah orang2 di kota sana peduli padanya? Pada rakyatnya? Pada keberlanjutan beberapa generasi dari ratusan manusia terpinggirkan ini?

Dia sadar bahwa dia hanyalah rakyat kecil yang tidak memiliki harta dan tahta. Dia tidak pula punya daya untuk menuntut ini dan itu. Namun dia menjadi tumpuan banyak kepala manusia untuk bisa bertahan dalam keyakinan. Keyakinan untuk apa? Keyakinan untuk bisa kembali meneruskan generasinya di tanah tumpah darahnya. Dia, bukan siapa2 dimata negara, tetapi dia adalah seseorang di mata warganya, dan yang paling penting, dia adalah seseorang yang sangat2 berjasa untuk keluarganya.

Sekarang? Setelah semua daya upaya dilakoninya dengan susah payah, sepertinya hasilnya mendekati nihil. Dia dan juga orang2 yang dicintainya harus hengkang dari tanahnya. Tak ada lagi yang bisa dilakukannya, selain diam, menikmati rokoknya, sambil sesekali menghela nafas dalam2....

Rasa marah ini muncul manakala melihatnya seperti itu. Lebih tenang rasanya melihatnya marah kepada siapapun, daripada berdiam diri seperti itu. Rasa marah ini tertuju pada bangsa yang selalu mengagungkan kejayaannya, namun tak pernah belajar dari rakyatnya ini.... Marah ini karena terlalu banyak orang pintar yang ingin membodohi rakyat miskin dan bodoh.... Rasa marah ini, karena ketidakmampuanku melakukan sesuatu halpun untuk membuatnya kembali tertawa.... Rasa marah ini karena kesedihan yang tiada tara....

Dia yang berdiam diri di bangku kayu, menikmati rokok sambil sesekali menghela nafas dalam2 itu adalah.... Bapakku...

Mudah2an Tuhan selalu memberikan kesehatan dan kebahagiaan untukmu di hari tuamu ini pak.... Doa kami selalu bersamamau. Amin

Wednesday, October 26, 2011

Rest in Peace my Beloved Aunty

I wish i were there
To see you... For the last time
I knew that i wasn't a good person
I am so sorry for that

I wish i were there
To see you... For the last time
But i can't do that
I can't manage the time to make it happen

I wish i were there
To see you... For the last time
I really want to and I know that you'll understand
I really would if i could

I love you
You're my parents who understand me the way i am
You and your family are very understand me very well
You understand how hard to be me
And you always support me to be better and to be better again

And now,
I know that you weren't there anymore
You're on your way to heaven
God makes you free from your suffer
Now you won't feel any pain anymore

And now,
I know that there is a big hole because you left
We lost you for a long time
Until we meet again in heaven

I am sorry i can't be there when you're gone
But i know that you go with peacefull

Rest in peace my beloved aunty
I love you so much