Tuesday, November 1, 2011

Yang Mudah Yang Bercintah

Pagi2 melihat berita yang sama, berita seru mengenai hubungan asmara sepasang kekasih yang unik. Di tv, di media online, semua memberitakanhal yang sama. Bahwa hubungan asmara si cowok yang inisialnya R.A.F.F.I dengan si cewek yang inisialnya Y.U.N.I tengah renggang, tengah break, tengah bermasalah, tengah dihantam gelombang, tengah menuai bencana, tengah dihajar ombak badai dan segala rupa... hohoho... dahsyatnya segala sesuatu yang berhubungan dengan para artis di negri ini.... Karena pemberitaannya pastinya...

Tapi kalau dilihat, memang pasangan ini sangat unik dan menarik untuk dijadikan bahan gosip antar sesama anak kosan yang kurang kerjaan. hehehe. Pasangan ini juga paling enak dijadikan bahan celotehan ketika obrolan mulai menipis materinya. Pasangan ini yang mengundang orang berbuat dosa dengan menggunjingkannya. Maklum, kami adalah penggemar infotainment dan gosip belaka. Rasa kegemaranku kepada infotainment hanya sedikit libur ketika mereka memberitakan Mas Ariel dan Mbak Luna secara membabi buta. hahhahaha....

Oh iya, tulisan ini bukan untuk menghakimi, bukan untuk menggurui, bukan untuk mengajak bergunjing, dan bukan pula untuk menambah dosa lho ya.... Hanya sekedar nostalgia senja pada saat2 dahulu kala, dimana semboyan 'yang muda yang bercinta' masih membara di dalam dada. Halaaahhh.... Ini hanya pandanganku semata, tak ada niat untuk memanas-manasi suasana, ataupun niat untuk menjadi pihak ketiga. Hahhahaha.... GR*mode on.

Tanpa harus mengikuti setiap pemberitaannya, sepertinya memang semua prahara pra-rumah tangga kedua artis itu terpicu oleh hadirnya si kuning sexy tapi mahal sekali yang punya roda 4 alias mobil mewah yang konon harganya mencapai 2 milyar.... (ouch...ouch... mas, uangnya kasih aku aja buat modal buka lapak daun pisang). :p

Hubungan yang sudah unik dari awalnya karena pautan umur yang sangat jauh itu, pastinya membuat banyak orang pro dan kontra. Untuk mereka yang pro, pasti mereka akan mendukung dengan semboyan 'umur bukan masalah, yang penting cinta dan kasih sayangnya'. Tapi untuk yang kontra, pasti semboyannya berbunyi 'Kayak nggak ada cewek lain aja sih...'. hehehe. Kurang lebih begitu bukan? Namun seperti layaknya anak muda yang sedang mabok asmara, banyak perbedaan remeh temeh menjadi lebur, dan perbedaan yang besar bisa dikesampingkan. Semua yang terlihat didepan mata adalah daun berwarna pink yang berdenyut2 dengan bunyi 'cinta...cinta...cinta...'. :)))

Begitu si kuning sexy 2 milyar muncul, mulailah jelas terlihat bahwa 'memang' ada perbedaan yang awalnya dikesampingkan, ternyata belum hilang dan menampakkan dirinya. Perbedaan pemikiran lah pastinya. Seperti layaknya anak muda yang pacaran pada umumnya. Ketika yang satu sudah memikirkan 'kemapanan hubungan' atau 'hubungan yang serius', maka kadang2 orang bisa menjadi sangaaaattttt teliti, sangaaaaattt hemat, sampai2 kadang2 menjadi sangaaaaaattttt pelit. Semua pengeluaran yang diluar pengeluaran sehari2, terlebih jika nolnya sudah lebih dari 4, biasanya harus berfikir berkali2. Alasannya? 'Lebih baik di tabung untuk masa depan'. ck..ck...ck...

Untuk pasangan yang masih muda? Pasti beda lagi ceritanya. Dia pasti akan berfikir 'Gw kan masih muda, gw kerja keras setiap hari, apa salahnya gw menikmati hasil dari jerih payah gw?' Nah, loh.... Namanya juga anak muda, kan nggak bisa dipaksa toh.... Dibilangin aja susah, apalagi dipaksa. Malah jadi bubrah yang ada... huhuhuhu

Jadi inget sepasang temanku yang akhirnya tidak jadi menikah juga karena perbedaan yang cukup banyak, nyaris sama dengan artis2 itu. Bedanya, yang satu sudah siap untuk melangkah ke jenjang serius dan yang satu sedang hot2nya menikmati masa muda dan segala aktivitasnya. Akhirnya, hubungan yang sudah lama terjalin menjadi satu ikatan dan berjalan searah, harus terpecah dan bercabang 2 arah. Hingga akhirnya terlepas sama sekali. Hiks... sedih jika mengingat mereka... Tapi ujungnya, tetap saja mereka menemukan kebahagiaan dijalan masing2. Horay....

Aku juga ingat masa2 ketika aku dan dia masih hobi berdebat dan berdebat sampai subuh, bahkan kadang dari subuh hingga subuh lagi. Perdebatan yang dipicu satu hal (yang mungkin) remeh-temeh, tetapi berujung pada perdebatan sengit panjang lebar. Kenapa? karena rupanya sudah menjadi tabiat manusia yang sangat mencintai sejarah, terutama sejarah buruk yang pernah terjadi. Hobi mengungkit2 masalah yang telah lalu, hingga perlu energi lebih untuk menjentrengkannya kedalam barisan2 kata yang beruntun tiada henti. Biasanya kalimatnya akan dimulai dengan "Kamu tuh sukanya begitu....." atau "Dari dulu selalu saja begitu...." atau juga "Berapa kali aku bilangin...." bisa juga "Kamu tuh nggak perah mau dengerin aku...." dan banyak lagi kalimat2 ajaib yang bisa membuat semua masalah masa lalu muncul kembali. Masalah kecil yang awalnya terpantik, berujung pada ribuan kesalahan yang (padahal) sudah berlalu. Ck...ck...ck....

Begitulah.... Perjalanan asmara manusia, pada umumnya sama. Secara garis besar nyaris sama. Hanya lama waktu, dan cara mengatasinya saja mungkin yang berbeda. Itulah gunanya berdiskusi, kompromi, dan penyesuaian diri.

Mudah2an semua orang dimuka bumi ini, bisa tersenyum bahagia tanpa harus ada yang terluka secara permanen. Terluka dan tersakiti sepertinya adalah hal yang wajar dan lumrah terjadi karena kita berhubungan dengan orang lain. Tetapi jangan sampai luka yang terjadi membuatnya menjadi permanen. Life is too short.... We all deserve to be happy... ^_^

No comments: