Tuesday, May 17, 2011

Laksana Mahasiswa Yang Kebablasan

"Aduh, gw koq merasa seperti mahasiswa penganut aliran freesex yang kebablasan hamil, terus aborsi, terus numpang ngubur bayi di kampung orang yak?"

Bisikku pada teman yang duduk disampingku. Setelah menyikut perutku karena merasa bahwa kami senasib sepenanggungan, diapun mengangguk2 dan kamipun terkikik-kikik. Sungguh, hari yang aneh.....

Semua berasal dan berawal dari sebuah teriakan nyaring tadi pagi. Teriakan nyaring yang membuatku terlonjak dari tidur, dan 100% meninggalkannya (dia yang namanya tak bisa disebut) dalam mimpiku. Mimpi indahku, berakhir buruk karena sebuah teriakan yang disusul dengan teriakan2 yang lainnya.

"Aaaaaahhhhh........."
"Haaahh? Mbak *** kenapa?Jatuh ya?"
"Enggaaaakk.......Itunya keluaaaaarrrr......"
"Apanya....?"
"Bayinyaaaaa......."

Jleb...jleb....jleb.... aku langsung membuka pintu kamar tidurku, dan melihat teman2ku yang lainnya berdiam terpaku dengan raut muka pucat pasi antara campuran panik dan bangun tidur. Mereka semua memegang mulut sambil bergeleng2 menandakan ketakutan akan sesuatu yang kemungkinan berwarna merah, darah. Nyaliku yang sempat bangkit, akhirnya ikut2an menciut dan amblas kedasar lantai, dan akupun ikut terpaku di pintu. Untung ada beberapa orang teman yang berani dan pantang mundur mendekat dan menghibur si embak yang sedang kesakitan.

Terbayang malam sebelumnya, masih tentang teriakan. Bedanya, teriakan itu adalah teriakan bahagia.....
"Waaahhh..... Mbak *** hamil teman2...."
"Horeeee.... selamat ya mbak... berapa bulan?"
"Kata dokter sudah 4 bulan lebih...."
"......................."

Hening sejenak, karena aura syok dan terkejut sedang menyebar ke segala penjuru. Keheranan dan pertanyaan bermunculan dari segala penjuru, namun berakhir ceria dan gembira ria.
"Waah, seru ya, kita bakalan memperhatikan perkembangan kehamilan...."

Dan pagi ini, semua keceriaan yang muncul tadi malam langsung terhapus pupus tak berbekas. Kejutan yang sangat kuat untuk pagi hari yang cerah ini. Satu suara menyadarkanku, dan sekaligus menghindarkanku dari kebekuan.
"Siapa yang mau nemenin aku nyari ambulan?"
"Gw"

Akupun langsung bersiap dan ngacir dengan temanku itu ke salah satu klinik terdekat untuk meminjam ambulance. Gemetar, dag-dig-dug, dan juga sedikit panik masih menggelayuti kami sehingga kami sedikit khawatir dengan nasib kami di atas motor ini. Akhirnya, dengan ambulance yang kami pinjam sewa tersebut, si embak di antar ke rumah sakit ibu dan anak.

Singkat kata, sang baby harus pergi dalam usia yang teramat sangat muda. Dengan wujud yang sempurna, dia meringkuk diam tak bergerak di sebuah kotak kaca. Sepertinya, dia sudah tumbuh menjadi sosok seorang baby, dan tinggal tumbuh dan menyempurnakan diri saja. Sayang, Tuhan jauh lebih sayang kepadanya daripada keluarganya. Teman2kupun mengabadikan sosoknya dengan kamera2 yang mereka punya, dengan catatan tidak akan di tunjukkan kepada ibunya, sampai pada saat ibunya bertanya.

Dikarenakan ayahnya sedang berlayar dan ibunya masih tergolek lemah di ranjang rumah sakit, maka aku dan teman2ku memutuskan untuk pulang ke kosan dan memikirkan dimana dan bagaimana prosesi untuk sang baby. Beruntung, kami memiliki penjaga kosan yang baik dan mengerti benar akan hal2 yang seperti ini.

"Saya carikan dukun beranak dulu ya...."
"Lho, koq pakai dukun mas?"
"Iya, nanti dia yang akan mengurus semuuanya...."
"Oh, ok deh kl gitu"

Berdasarkan rekomendasi dari si mas itu, kamipun diajak ke sebuah kampung di tempat yang lokasinya tidak begitu jauh dengan kosan kami. Disana, kami duduk mengelilingi si baby sambil menunggu bapak ustadz yang akan mendoakan dan mengadakan prosesi. Si bapak ustadz pun memanggil tetua dikampung itu dan memintanya untuk membantu men-sholat-kan si baby. Aku dan beberapa teman yang lain menunggu di luar rumah sambil duduk dan mengobrol.

Aku perhatikan sekeliling rumah itu, ada beberapa warga yang lalu lalang dan terkadang menengok ke arah kami. Akupun sedikit berfikir,
'aduh, sedih sekali pasti rasanya melahirkan tanpa didampingi suami, dan tanpa keluarga. Mudah2an nanti aku tidak harus mengalaminya.'

Dan entah kenapa, lama2 fikiranku mulai mengarah ke hal2 yang kurang senonoh. Tiba2 melintas dalam benakku, bagaimana orang2 di sekitar kami ini melihat kami sekumpulan remaja datang untuk menguburkan bocah mungil, dan kemudian pergi lagi? Maka akupun langsung mengeluarkan uneg2ku itu dengan terlebih dulu menyenggol perut temanku,

"Aduh, gw koq merasa seperti mahasiswa penganut aliran freesex yang kebablasan hamil, terus aborsi, terus numpang ngubur bayi di kampung orang yak?"

Yang sabar ya temanku, mungkin Tuhan masih ingin memberikanmu, suamimu, dan juga keluargamu untuk menyiapkan segala sesuatu yang lebih sempurna untuk si baby. Dan mungkin Tuhan sedang merancang kembali sesuatu yang lebih baik untuk kalian semua. Be tough....!!!

Saturday, May 14, 2011

Terkadang Kepala Bisa Terasa Berat


Kepala bisa terasa berat,
Terlebih lagi kalau memang lebih besar
Perlu penyangga berupa 2 tangan sesekali

Jadi, kalau ada yang bertanya padamu,
Apa fungsi kedua tangan kita?
Jangan lupa untuk menyebutkan pada gurumu,
"untuk menyangga kepala, ketika kepala terasa berat bu guruuuuu......" :)

Thursday, May 12, 2011

The Hardest Moment is the Sweetest Moment

Ketika yang satu ini bisa terlewati, maka sejarah akan berubah... Tapi jika tidak bisa terlewati, maka yang berulang akan terus menjadi perulangan yang abadi...^_^ *KisahWayangSepanjangMasa


We will make it if we want, but also we can end it if we won't.... :)

Every moment with you, is the sweetest one... :p

Friday, May 6, 2011

Lucky i'm in Love with My Bestfriend

Based on conversation with my roommate this morning, i realized how lucky i am more and more... What i've got, it was a wonderful things that others can't get. My thankful to God, for everything that given to me by now.... And my best wish to everybody in the world, to get their happiness, blessed, joyful, lucky, and always be happy where ever they are....

Let's sing a lovely song from Jason Mraz "Lucky"


Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I'm trying

Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh

They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again

Lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music fill the air
I'll put a flower in your hair

Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now

I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again

I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

Ooohh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh
Ooooh ooooh oooh oooh ooh ooh ooh ooh

When you finished, i hope all of you already know which best friend that you loves. Good luck with your love gals !!! ^_^

Tuesday, May 3, 2011

Keong Racun di Balik Cangkang

Ada dua kata yang beberapa waktu belakangan ini menggelayut mesra dimulutku. Berdesakan dan berebutan ingin meloncat keluar sebagai kloning berjuta2 jumlahnya. Dua kata yang akan keluar sebagai jutaan kata yang terdiri dari dua kata.

Kenapa keduanya belum juga meloncat dan berhamburan keluar? Karena aku masih menahannya. Aku masih belum bisa dan belum berani mengeluarkannya, meskipun aku tahu dengan pasti bahwa mereka adalah orang yang layak, pantas, dan seharusnya mendapatkanya. Aku belum berani. Entah kenapa.

Sepertinya, apa yang telah kulalui, telah mengubahku sedikit demi sedikit. Membuatku mengkerut dan akhirnya tidak punya nyali untuk menghadapi dunia. Dan aku bersembunyi di dalam cangkang sepanjang waktu. Bukan karena aku berfikir bahwa hidup ini pendek, bukan. Tetapi hanya karena aku masih belum keluar dari apa yang disebut pengecut. Tenggelam dalam kapal sendirian, tanpa mau menembakkan suar ke udara. Berkhayal bahwa ada satu negri dongeng di ujung cakrawala, dan berharap bahwa Matahari, Awan, Hujan, Bulan, Bintang dan burung2 akan senantiasa tertawa bersamanya.

Dari balik jendela cangkang ini, aku melihat dedaunan bergoyang2 riang, begerak2, bergemerisik mendendangkan suara alam. Aku juga melihat angin terbang membawa serta debu2 yang tidak berpegangan erat pada temannya. Dan aku melihat awan kelabu diam membisu di atas sana. Aku berkata pada mereka semua melalui mata dan pandanganku, "Aku harap, mereka semua baik2 saja. Mudah2an mereka tidak menganggapku lenyap, karena aku hanya sedang berada di tempat lain. Sampaikan salam hormat dan terimakasihku pada mereka, dan berikanlah semua damai, sehat, dan bahagia kepada mereka".

Hanya dua kata yang masih selalu aku simpan dan pelihara dengan baik, "Maaf" dan "Terima Kasih"

Curhatnya Keong Racun di Balik Cangkang :))

Sunday, May 1, 2011

What You Talkin' Bout Willis?

"What you talkin' bout Willis?"

Pernah mendengar istilah yang pernah populer di jamannya ini? Kalau umur kita masih sekitar 20an atau kurang, kemungkinan besar tidak akan tahu apa maksud dari pertanyaan itu. Akupun sepertinya tidak akan tahu kalau saja tidak ada yang memberi tahu dan membuatku tidak bisa melupakannya. heheheee...

Kenapa aku sekarang menulis mengenai ini? Apakah karena namaku Wilis? betul. Apakah karena istilah ini pernah terkenal dan berjaya di jamannya? betul. Apakah karena ini adalah sesuatu yang berbau terkenal? betul juga. Hehehee.... Banyak hal yang mendasari kenapa dan mengapa aku menuliskan tulisan ini sekarang. Nanti aku ceritakan. :)

Hari ini.... tepatnya pagi ini, sepulang aku lari pagi di lapangan gym kampus, aku bersantai sekedar laying down my body di sofa depan tv. Acara bagus yang sudah di akui bagus oleh jutaan orang di dunia pastinya, Oprah. Sedikit rebutan dengan temanku yang pengen nonton berita nggak penting tentang artis Indonesia yang baru saja menikah namun akhirnya mengakui kalau usia kehamilannya sudah lebih dari usia pernikahannya. Itu lho... yang menikah dengan seorang pengusaha dari Timor Leste ituuu... :))

Aku hanya mendapatkan bagian menonton siaran 2 bintang tamu terakhir. Miss USA dan seorang mantan aktor cilik. Keduanya sama2 memiliki kisah masa lalu yang suram dan kelam yang dikarenakan pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, obat2an, dan lain2nya. Tragis namun terkesan bukan hal yang aneh untuk orang di luar negri sana nampaknya.

Miss USA. Dia dimasa kecilnya telah mengalami kekerasan fisik oleh banyak orang. Dia menceritakan banyal kisah pilunya yang akhirnya membuat dia merasa bahwa semua kesialan sudah pernah dialaminya, apalagi yang belum? Sedih sekali mendengarnya. Dia menceritakan bahwa dulu semasa dia berumur 14 tahun, dia pernah di seret oleh beberapa orang kedalam mobil dan di perkosa secara beramai2. Oh my god.... kejam sekali bukan? Apalah yang bisa dilakukan oleh anak perempuan kecil yang berumur 14 tahun jika berhadapan dengan beberapa orang dewasa yang dipenuhi nafsu sesat? Poor you girl....

Hingga akhirnya, di ditolong oleh Donald Trump dalam mengatasi beberapa hal, dan akhirnya dia bisa maju sebagai Miss USA. Meskipun masih saja banyak hambatan dan tantangan yang di alaminya ketika terpilih menjadi Miss USA. Banyak pihak akhirnya mengetahui bahwa dia juga bermasalah dengan narkoba. Dia adalah pecandu narkoba. Karenanya, komite Miss USA sudah berniat memecatnya dari jabatan Miss USA. Namun Donald trump tidak setuju dengan keputusan itu. Akhirnya Donald Trump memberikan kesempatan kedua untuknya. Dia akhirnya mengakui kepada publik bahwa dia memang memiliki masalah dengan kecanduan narkoba, namun dia ingin berubah. Dan diapun berubah..... :)

Bintang tamu yang kedua adalah seorang berkulit hitam. Awalnya aku tidak mengetahui siapa dia, sampai dengan diputarlah satu adegan dari sebuah film lama yang pernah kulihat sebelumnya. Adegan dimana seorang anak kecil berkulit hitam dengan tengilnya melihat ke arah saudaranya dan bersedekap tangan. Dengan pandangan tengilnya, dia berkata "What you talkin bout Willis?"

Hwakakakkaaaaa.... Ingatankupun langsung melayang pada adegan beberapa bulan yang lalu, akhir tahun 2010 di Bali. Adegan ketika aku di bully oleh beberapa rekan kerjaku ketika kami sedang berada di Gunung Batukaru. Jen memberitahu yang lain bahwa dia ingat pada sebuah pelm lama yang ada adegan mengenai "What you talkin bout Willis?" lengkap dengan pandangan tengilnya. Dan sejak itulah beberapa kali orang2 itu melontarkan kalimat tanya itu padaku ketika aku berkata sesuatu pada mereka. :p

Belum cukup dengan itu, manakala kami memulai meeting di hari pertama minggu selanjutnya, salah satu temanku yang (memang) cukup gila mencari link di youtube dan menyetelnya di ruangan meeting lengkap dengan OHP. Thanks god.... :))

Itulah kenapa aku akhirnya tertarik dengan kisah
bintang tamu Oprah yang satu ini. Rupanya dia adalah Todd Bridges, mantan artis cilik pemeran Willis di film serial Diff'rent Strokes. Dia mengalami kisah masa kecil yang sangat buruk, setelah dia tenar dengan Willis Jackson-nya. Dia tenggelam dalam jeratan kriminal beraneka macam. Miris dan sedih sekali mendengarnya. Dia mendapatkan pelecehan seksual, dia menjadi pengedar narkoba, dia menjadi mucikari, dll. Semua karena dia merasa tidak mendapatkan perlindungan dari ayahnya. Ketika dia mengadu pada ayahnya bahwa dia mendapatkan pelecehan seksual dari seseorang, ayahnya tidak mempercayainya. Bahkan ayahnya menuduhnya berbohong.

Dia merasa sakit hati terhadap ayahnya, karena orang yang seharusnya melindungi, menjaga, dan menyelamatkannya justru tidak percaya, menganggapnya berbohong, dan membiarkan kejahatan itu terus berlangsung dan menyakitinya. Dia akhirnya senang menyakiti perempuan juga kecuali Janet Jackson.

Bagian tersedih adalah ketika Oprah menanyakan bagaimana perasaan ibunya sewaktu kejadian itu berlangsung, dimana anaknya terjerumus dalam lembah kenistaan hidup. Ibunya berkata "aku sudah menyerahkan semuanya pada Tuhan. Aku berkata pada Tuhan, jika memang Engkau hendak mengambilnya, ambilah. Aku hanya tidak ingin melihatnya seperti itu. Aku mendapatkannya dariMu dan aku kembalikan dia kepadaMu." Sedih sekali mendengarnya. Dan satu lagi bagian yang sedih adalah ketika dia membacakan beberapa bagian bukunya dan menangis, dia berkata "I already past, but it still hurt".... :(

Sekarang, setelah 17 tahun dia terbebas dari narkoba, dia akhirnya menulis buku berjudul "Killing Willis". Buku itu dia tulis sebagai sebuah bentuk teriakan hati atas apa yang telah terjadi padanya, dan yang terus dialaminya sampai dengan sekarang. Dimana media dan orang2 selalu melihat dia sebagai artis kecil yang terpuruk dan hancur lebur, bukan sebagai artis kecil yang mencoba dan berhasil bangkit dari keterpurukan....

Rupanya, bukan hanya di Indonesia yang orang2nya sedang menyimpan memori dan mengungkitnya di kemudian hari, bahkan di Amerika sanapun demikian. Mudah2an semua orang yang pernah mengalami cobaan dengan hari2 suram itu, bisa kembali bangkit dan sukses dalam segala hal yang mereka lakukan. Amin


Saturday, April 30, 2011

Healthy is The Most Important



I think this month is not good enough for me....
For my work, my food, my sleep, and my book.
Not good at all...

I worked not much enough,
I ate not good enough,
I slept too little and always late,
I read too little paragraph of my book

Suddenly, my friend got sick
She want me to accompanied her to take the result of her Rontgen.
So, i drove her to small hospital named Katili.

After that, she want to go to our friend's dad
Yeah, our friend's dad was a doctor too
She asked him to read the result from her Rontgen.
He read the Rontgen and said that she was OK.
Nothing wrong with her lungs and others organ

He advised her to get some USG.
Just for make sure about her lever and bile.
She want to go to the hospital then....

I accompanied her to go to the next Hospital, named BMC.
We met a woman doctor, that look like an arabian.
She was very pretty
Fatty but pretty
And she was very gorgeous for me.
Not because she was an Arabian... hehehe
Really, she was very kind

The doctor said that my friend's possibility got lever disease or maybe the bile
She advised her to get some test named USG
But, my friends decided to back to home first and will be back to hospital the day after.
Ok, me and my friend drive back to home then.

When we arrived at our boarding house, my friend (lets called her 'Someone') told me that she want to go home. And she really go home then.

Several days after, she come back to our boarding house.
She said that she was fine and her sick was gone. Then she join with other to do many thing as usual. You know what?

She got sick again
And she back to hospital again.
The second hospital named Hermina.
We went to hospital in the middle of night by angkot.

She do some blood test by on call doctor on there.
From the blood test, the doctor said that she was got Typhus.
He gave her some receipt to buy at the pharmacy.

She ask to the doctor for doing USG.
The doctor said that she must be wait until 5 days.
If there is nothing change for 5 days, she can ask to do USG.

Because she need to make sure about her pain as soon as possible, she asked to do USG the day after. And the doctor give some recommendation letter for her.

The day after, she went to this hospital again to doing USG.
Unfortunately, the internist who will read the USG result doesn't come yet.
He will practice on 7 pm
So, we go home again....

At the night, she back to the hospital again.
And like the doctor before said, she got Typhus.
She need to totally bed rest to recover her body
Then she asked to spend several days in hospital

See....
From the story above, i just wanna share about healthy
How healthy is very important to us
We can't do anything if we got sick
We will waste much money to paid the hospital and the medicine

Diseases coming to us because we are too lazy
Sometimes we don't care much about food, sleep, etc
It can make a disease and killing us
Lets more careful with ourselves buddy

We're still young and still have a long life
Thats why we need to keep healthy
To do something and to do everything
There is nothing to be proud with the sickness...