"What you talkin' bout Willis?"

Pernah mendengar istilah yang pernah populer di jamannya ini? Kalau umur kita masih sekitar 20an atau kurang, kemungkinan besar tidak akan tahu apa maksud dari pertanyaan itu. Akupun sepertinya tidak akan tahu kalau saja tidak ada yang memberi tahu dan membuatku tidak bisa melupakannya. heheheee...
Kenapa aku sekarang menulis mengenai ini? Apakah karena namaku Wilis? betul. Apakah karena istilah ini pernah terkenal dan berjaya di jamannya? betul. Apakah karena ini adalah sesuatu yang berbau terkenal? betul juga. Hehehee.... Banyak hal yang mendasari kenapa dan mengapa aku menuliskan tulisan ini sekarang. Nanti aku ceritakan. :)
Hari ini.... tepatnya pagi ini, sepulang aku lari pagi di lapangan gym kampus, aku bersantai sekedar laying down my body di sofa depan tv. Acara bagus yang sudah di akui bagus oleh jutaan orang di dunia pastinya, Oprah. Sedikit rebutan dengan temanku yang pengen nonton berita nggak penting tentang artis Indonesia yang baru saja menikah namun akhirnya mengakui kalau usia kehamilannya sudah lebih dari usia pernikahannya. Itu lho... yang menikah dengan seorang pengusaha dari Timor Leste ituuu... :))
Aku hanya mendapatkan bagian menonton siaran 2 bintang tamu terakhir. Miss USA dan seorang mantan aktor cilik. Keduanya sama2 memiliki kisah masa lalu yang suram dan kelam yang dikarenakan pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, obat2an, dan lain2nya. Tragis namun terkesan bukan hal yang aneh untuk orang di luar negri sana nampaknya.
Miss USA. Dia dimasa kecilnya telah mengalami kekerasan fisik oleh banyak orang. Dia menceritakan banyal kisah pilunya yang akhirnya membuat dia merasa bahwa semua kesialan sudah pernah dialaminya, apalagi yang belum? Sedih sekali mendengarnya. Dia menceritakan bahwa dulu semasa dia berumur 14 tahun, dia pernah di seret oleh beberapa orang kedalam mobil dan di perkosa secara beramai2. Oh my god.... kejam sekali bukan? Apalah yang bisa dilakukan oleh anak perempuan kecil yang berumur 14 tahun jika berhadapan dengan beberapa orang dewasa yang dipenuhi nafsu sesat? Poor you girl....
Hingga akhirnya, di ditolong oleh Donald Trump dalam mengatasi beberapa hal, dan akhirnya dia bisa maju sebagai Miss USA. Meskipun masih saja banyak hambatan dan tantangan yang di alaminya ketika terpilih menjadi Miss USA. Banyak pihak akhirnya mengetahui bahwa dia juga bermasalah dengan narkoba. Dia adalah pecandu narkoba. Karenanya, komite Miss USA sudah berniat memecatnya dari jabatan Miss USA. Namun Donald trump tidak setuju dengan keputusan itu. Akhirnya Donald Trump memberikan kesempatan kedua untuknya. Dia akhirnya mengakui kepada publik bahwa dia memang memiliki masalah dengan kecanduan narkoba, namun dia ingin berubah. Dan diapun berubah..... :)

Bintang tamu yang kedua adalah seorang berkulit hitam. Awalnya aku tidak mengetahui siapa dia, sampai dengan diputarlah satu adegan dari sebuah film lama yang pernah kulihat sebelumnya. Adegan dimana seorang anak kecil berkulit hitam dengan tengilnya melihat ke arah saudaranya dan bersedekap tangan. Dengan pandangan tengilnya, dia berkata "What you talkin bout Willis?"
Hwakakakkaaaaa.... Ingatankupun langsung melayang pada adegan beberapa bulan yang lalu, akhir tahun 2010 di Bali. Adegan ketika aku di bully oleh beberapa rekan kerjaku ketika kami sedang berada di Gunung Batukaru. Jen memberitahu yang lain bahwa dia ingat pada sebuah pelm lama yang ada adegan mengenai "What you talkin bout Willis?" lengkap dengan pandangan tengilnya. Dan sejak itulah beberapa kali orang2 itu melontarkan kalimat tanya itu padaku ketika aku berkata sesuatu pada mereka. :p
Belum cukup dengan itu, manakala kami memulai meeting di hari pertama minggu selanjutnya, salah satu temanku yang (memang) cukup gila mencari link di youtube dan menyetelnya di ruangan meeting lengkap dengan OHP. Thanks god.... :))
Itulah kenapa aku akhirnya tertarik dengan kisah
bintang tamu Oprah yang satu ini. Rupanya dia adalah Todd Bridges, mantan artis cilik pemeran Willis di film serial Diff'rent Strokes. Dia mengalami kisah masa kecil yang sangat buruk, setelah dia tenar dengan Willis Jackson-nya. Dia tenggelam dalam jeratan kriminal beraneka macam. Miris dan sedih sekali mendengarnya. Dia mendapatkan pelecehan seksual, dia menjadi pengedar narkoba, dia menjadi mucikari, dll. Semua karena dia merasa tidak mendapatkan perlindungan dari ayahnya. Ketika dia mengadu pada ayahnya bahwa dia mendapatkan pelecehan seksual dari seseorang, ayahnya tidak mempercayainya. Bahkan ayahnya menuduhnya berbohong.
Dia merasa sakit hati terhadap ayahnya, karena orang yang seharusnya melindungi, menjaga, dan menyelamatkannya justru tidak percaya, menganggapnya berbohong, dan membiarkan kejahatan itu terus berlangsung dan menyakitinya. Dia akhirnya senang menyakiti perempuan juga kecuali Janet Jackson.

Bagian tersedih adalah ketika Oprah menanyakan bagaimana perasaan ibunya sewaktu kejadian itu berlangsung, dimana anaknya terjerumus dalam lembah kenistaan hidup. Ibunya berkata "aku sudah menyerahkan semuanya pada Tuhan. Aku berkata pada Tuhan, jika memang Engkau hendak mengambilnya, ambilah. Aku hanya tidak ingin melihatnya seperti itu. Aku mendapatkannya dariMu dan aku kembalikan dia kepadaMu." Sedih sekali mendengarnya. Dan satu lagi bagian yang sedih adalah ketika dia membacakan beberapa bagian bukunya dan menangis, dia berkata "I already past, but it still hurt".... :(
Sekarang, setelah 17 tahun dia terbebas dari narkoba, dia akhirnya menulis buku berjudul "Killing Willis". Buku itu dia tulis sebagai sebuah bentuk teriakan hati atas apa yang telah terjadi padanya, dan yang terus dialaminya sampai dengan sekarang. Dimana media dan orang2 selalu melihat dia sebagai artis kecil yang terpuruk dan hancur lebur, bukan sebagai artis kecil yang mencoba dan berhasil bangkit dari keterpurukan....
Rupanya, bukan hanya di Indonesia yang orang2nya sedang menyimpan memori dan mengungkitnya di kemudian hari, bahkan di Amerika sanapun demikian. Mudah2an semua orang yang pernah mengalami cobaan dengan hari2 suram itu, bisa kembali bangkit dan sukses dalam segala hal yang mereka lakukan. Amin

1 comment:
lama tak melongok ke kamarmu, banyak yang tak aku ketahui. untuk tulisan ini, aku suka. thank udah nulisin. (*_^)
Post a Comment