Wednesday, April 20, 2011

Tentang Karimun Jawa (Again???)


Semalam, di ruang TV kosan tercinta....

Aku dan sebagian besar penghuni kosan Maharlika Belakang Bawah sedang stand by di depan TV sambil bercanda ria, demi menunggu pemutaran sebuah pelem fenomenal. Pelem India yang menjadi sedemikian fenomenal karena ulah seorang polisi kocak dari Negri bernama Gorontalo. Pelem yang awalnya berjudul Dil Se, menjadi terkenal dengan Chaiya-Chaiya. Kadang lebih parah nya lagi berubah menjadi Norman Chaiya-Chaiya.... hahahhaa.... Betapa luar biasa negri Indonesiaku ini dengan kebiasaan gebyah uyahnya.... ck..ck..ck...

Tiba2, seorang teman menyenggol lututku, memandang dengan tatapan kagum (hiperbola tambahan dariku saja), dan membacakan sms di hpnya padaku....

"Oi Rut, temen cewek lo ada nggak yang namanya willis, pake jilbab, terus pernah backpackeran sendiri ke Karimun Jawa waktu akhir tahun?"

Jreng...jreng... What's going on? Kenapa ada orang yang tidak aku kenal bisa menjelaskan secara rinci jatidiriku? Apakah nama dan riwayat perjalananku sudah masuk ke dunia maya dan menyebar bagaikan virus atau laksana video Luna Maya? oh no...oh yes... hahahaha... lebay sumpah deh gw.... :p

"Lho, jah, siapa itu? tanyain deh, darimana dia tau tentang perjalanan gw ke karimun jawa...." kataku dengan semangadh membabi buta.

Ada beberapa kekhawatiran yang tidak bisa diceritakan mengenai munculnya namaku di sms teman Ijah ini. Mudah2an saja kekhawatiranku tidak 100% benar. huhuhuhu....

Setelah Ijah mengirimkan sms pertanyaan yang berisi "lu tau darimana?" , akhirnya temannya itu membalas sms dengan, "Nama dia ada di dalem buku TheJourneys,, tulisan si Alex,, bener temen lo ya? Yang backpacking ke Karimun Jawa gara2 patah hati? Huahahahahhaaa!! Now everyone knows that! :)"

Hwakakakkaa.... lebih parah lagi ini sih. Oh no, nggak papa sih orang tau kalau aku melakukan perjalanan sendiri ke Karimun Jawa. Tapiiii.... kenapa musti ada tambahan karena patah hati yaks? Kan jadi mengurangi kesan syahdu tralalanya... Atau justru menambah kesan mellowdramatic nya ya. hohohoho.... Just for your information, that's not 100% true. Which mean there is many possibility can be, maybe 10% right and 90% wrong, or also maybe 10% wrong and 90% right. :))

Akupun meminta Ijah untuk bertanya pada temannya, dimana dia menemukan buku itu. You know what? Dia menjawab "Gw baca bukunya di gramedia, di GRAMEDIA LOH!! Best Seller pula,, Hahahhaaa~ kl emang bener salam aja deh dari gw. Kapan2 kalau dia mau backpacking asal tunjuk lagi mudah2an aja jarinya gak nunjuk ke LIBYA, AFGHANISTAN, atau ke IRAK,, hoho~ :)"

See.... ada beberapa kata yang pake hurud guede2 gitu, mantabs banget kan... Dan akupun tertawa ngakak bersama dengan teman-temanku. Beberapa sms antara Ijah dan temannya pun masih berlanjut dan semakin membuat aku tertawa terbahak-bahak. Kocak banget malam ini sodara-sodara... :))

Ijah : "Gimana lu bisa tahu kalau yang ditulis di buku itu temen gw?"
Temennya Ijah : " Just a lucky guess? Btw gue juga gak percaya sama yang namanya kebetulan :) "

Dan ingatankupun melayang ke sosok teman yang aku temui di Karimun Jawa, lebih dari setahun yang lalu. Namanya Alexander Thian. Seorang teman dari Jakarta yang membuat perjalanan solo-ku kali itu semakin menyenangkan. Why? karena dia adalah seorang penulis.... see, dunia begitu indah disetiap sudutnya. Kala itu aku dengan bersemangatnya banyak bertanyaperihal tulis menulis padanya.

Ingatanku sedikit maju ke beberapa bulan yang lalu, tepatnya beberapa saat setelah aku kecopetan hp dan kawan2nya (sumpah, nggak nyambung lagi deh). Saat itu Alex menoelku di FB.

ALexander Thian Hei, you! Kangen!!
Wilis Juharini Hai Alex.... huhuhuhu... gw abis kecopetannnn.... :(
Lu kangennya koq setelah gw kecopetan sih? hahahaha.... (nggak ada hubungannya juga sih). Apa kabarnya kalian semua? ^_^
ALexander Thian Gue ceritanya lagi bikin artikel tentang Karimunjawa. Nama elo gue masukin gpp yaaaa
Wilis Juharini Assyyiiiikkk..... Masukin yang banyak yaaa... hahahahaha (Narsis banget deh gw). Kalo artikelnya udah jadi, kirimin gw juga yaks. :)
ALexander Thian Hahaha. Dasar narsis! *jitak*
Wilis Juharini Yoyoy... narsisiwati banget gw yaaaa.... *kaburrrrrr*

Dan ternyata, inilah artikel yang di maksud Alex. B.U.K.U. Dulu aku berpikir dia hanya akan menulisnya di artikel sebuah majalan apa gitu. Tapi ternyata? Buku. Dan tau nggak, dia menulis buku itu bersama dengan 11 orang temannya, dimana salah duanya adalah Raditya Dika dan Triniti. Entah kenapa, aku merasa ikut sedikit bangga dan teramat senang (numpang bangga nggak papa kaaannn). Terlepas dari seperti apa Alex menuliskan namaku di buku itu. Aku tidak terlalu peduli sepertinya. hehehee

Aku jadi sangat bersemangat untuk segera ke Gramedia dan membeli itu buku. Penasaran mampus deh eyke.... :)

For Alex, mudah2an lu dan semua temen2 lu bisa semakin berjaya dengan apapun yang kalian lakukan. Mudah2an bukunya laris manis tanjung kimpul, dan mudah2an suatu saat kita bisa bertemu lagi. Amin :)

Minta buku yang ada tanda tangannya dooooonkkk....... ^_^

Oh iya, lalu bagaimana dengan kelanjutan acara nonton pelem India Chaiya-Chaiya kami? Hahahaha.... Ternyata kami semua hanya terkena syndrom Normanisme. Kami semua berkumpul dan ikut bergoyang2 sekuat tenaga manakala Si Exotic Syahrukh Khan menyanyikan dan menarikan lagu Chaiya-Chaiya, dan langsung bubar jalan setelahnya. Tidak ada yang peduli dengan kisah cerita pelemnya.ck...ck...ck.... Korban gosip semua nampaknya.... :)

Tuesday, April 5, 2011

I Dunno How


"If you don't see a future for this, please...
Just end it, because i can't.
I'm in it...
Put me out of my misery..."
~Lovethewayyousay,Dempsey~

I dunno how to start from the beginning....
Maybe i don't have to...

I dunno how to heal from the pain....
Maybe i don't have to...

I dunno how to forget the bad memory....
Maybe i don't have to...

I dunno how to forgive myself....
Maybe i don't have to...

I know that i should let everything go....
But i think i am not ready yet...
Or maybe i also don't have to...

It won't be end....
If i don't make it end....
Need to hide the sensitivity to end it....
But i dunno how....

I dunno how to start....
I dunno how to fix it....
I dunno how to turn back the time....
But i am sure that i don't have to do that....

Not polite, but let it be....
Let it be mine....
I'll let people's yell....
"Screwed you Wilis...!!!"

Fine.... :)

ps. again, we must always be happy, wherever we are.... ^_^

Saturday, April 2, 2011

Diskusi dengan Pemilihan Kalimat yang Salah di Awal

Pppfffiiiuuhhh..... Setelah semalaman melek tidak tidur demi menyelesaikan beberapa hal, ternyata malam inipun aku masih harus melek lagi untuk hal yang sama..... Cukup menyenangkan juga rasanya menyadari bahwa sudah banyak list yang berwarna hijau di bukuku. Meskipun harus tahan dengan beberapa kali penyelaan dari teman2ku "astaga, masih di depan laptop juga?" atau kata temanku yang lain"when i met you, you always in front of your laptop"... hahahahha... Udah jatuh cinta sama laptop pakdheee... :p

Masih banyaknya list yang belum tercoret dengan pensil warna, tak mampu menghentikan keinginanku untuk menorehkan kisah lucu ini. Kisah lucu mengenai sebuah diskusi ringan, kecil2an, sambil lalu, dan spontan yang akhirnya justru berubah menjadi diskusi yang (sedikit) panas hanya karena kesalahan pemilihan kata pembuka. :))

Begini kisahnya saudara2.....

Setting latar : Sebuah rumah yang sudah seperti rumah singgah karena sering di pakai sebagai tempat transit atau melarikan diri.... :p

Setting waktu : Malam hari yang sepi

Pemeran :
1. Pemeran utama 1 : sebut saja namanya mr. Tall. Seorang direktur dari sebuah media online yang sedang tumbuh...
2. Pemeran utama 2 : sebut saja namanya mr. Fussy. Seorang mahasiswa yang nyentrik tralala deh, yang terkadang pemikiran dan perkataannya hanya bisa dimengerti oleh orang2 yang tumbuh besar bersamanya... :))
3. Pemeran pembantu : gadis manis yang berdiam diri dengan khusyuknya di depan laptop (which is meeee.... hwekekekekeeee)

Ceritaaa.... di mulai.... :p

Malam itu, aku sedang khusyuk untuk yang kesekian jam-nya di depan laptop kesayanganku yang meskipun tua tapi tetep menyenangkan. Berkutat dengan project, cost center, function, proposal, dan bla-bla-bla lainnya didalamnya. Dalam diam aku semakin lengket dengan bantal di pantat dan keyboard di ujung jari, terpaku di ujung ruangan.

Di ruangan yang lainnya, Mr. Tall dan Mr. Fussy nampaknya juga sama2 sibuk dengan laptopnya masing2. PPffiiuuhh... menunjukkan bahwa kami adalah manusia2 jomblo, dimana sabtu malam masih saja berpacaran dengan laptopnya. heehhehee....

Tiba2, ada suara sumbang yang sangat kukenal memecah kesunyian malam itu. Mr. Fussy rupanya beraksi, just the way he is... (beberapa kalimat adalah hasil pengembangan otakku yang semakin meliar karena semakin malam)
"Mr. Tall, perusahaan yang mister gawangi ini sudah berapa lama berdirinya? Hampir sekian tahun ya?" Suara sumbang itu berkata.... :p
"Iya..." Jawab Mr. Tall pendek.
"Cukup lama juga ya mister... sekarang ini kan banyak perusahaan yang sama dengan perusahaan mister, tapi karena tidak bisa bertahan jadinya malah berhenti. Kenapa mister tidak menyerah?" Mr. Fussy menambahkan....
"Maksudmu apa bertanya begitu?"
"Iya... kan saya kepengen tau saja, kenapa mister tidak menyerah, terus mempertahankan dan menjalankan usaha ini? Saya betul2 ingin tahu karena saya penasaran saja mister...."

...........................

Untuk mempersingkat waktu dan cerita, saya ringkaskan obrolan mereka berdua dari sudut pendengaran saya saja nampaknya. Intinya, sejak si Mr. Fussy menanyakan 'kenapa tidak menyerah saja', aku sudah curiga bahwa obrolan itu tidak akan berakhir sebagai obrolan renyah, melainkan menjadi diskusi panas. Terlebih lagi aku mendengar beberapa jawaban dari Mr. Tall yang justru membuat Mr.Fussy bingung dan semakin banyak bertanya. Jadilah balas berbalas tanya, pertanyaan di jawab dengan pertanyaan, keingintahuan dijawab dengan pengandaian, dan akhirnya membuat sebuah lingkaran setan. Lingkaran setan yang akan semakin membesar dan menguat jika tidak segera di redakan. hohohoho.... mungkin ini saatnya si gadis manis ini turun tangan. hwekekekkekeeeeee..... :))

...........................

"Sepertinya kalian berdua ini tidak singkron dalam diskusi ini. Mr. Fussy bermaksud menanyakan sesuatu yang simpel, tetapi keliru memilih kata, sehingga membuat Mr. Tall salah penangkapan. Mr. Tall menjawab pertanyaan sederhana itu dengan pengandaian2 yang malah membuat Mr. Fussy tidak mengerti...."

"Soalnya dia itu bertanya padaku pribadi manis (panggilan manis ini 100% karanganku saja lho... hehehhee) "
"Kalau dari yang aku tangkep nih ya, sebenernya yang di tanyaain Mr. Fussy ini simpel aja lho mister... kayak misalkan aku dateng kesebuah perusahaan, dan bertanya ke yang punyanya atau direkturnya -pak, ini kantor apa ya? ngerjain apa tuh? sekarang ini kan banyak usaha kayak gini juga yang akhirnya mundur dan nggak jalan lagi. Kenapa bapak tidak menyerah seperti yang lainnya?- kalau yang aku tangkep sih begitu mister..."
"Tapi dia kan nanya ke aku, kenapa aku tidak menyerah saja mister? katanya gitu.... "
"Ya karena mister kan direkturnya kan..... Jadi mungkin harapannya adalah agar mister menjawab dengan bahasa ringannya visi misi perusahaan mister. kayaknya sih gitu aja sih..."

"Tapi apa yang kamu bilang itu bisa saja malah mematahkan pendapat Mr. Fussy. Belum tentu dia bermaksud begitu..." Kata Mr. Tall
"Mr. Fussy, apakah benar demikian yang sampeyan maksud?"
"Iya, mbaknya sepertinya bisa memahami saya dengan baik...." kata Mr. Fussy.
"Yaa... namanya juga kita tumbuh besar bersama...hahahhaa"
"Iya, sebenernya pertanyaanku tuh sama dengan misalkan aku bertanya -kenapa mister masih bertahan?-"
" iya betul mister Fussy, kenapa tidak menyerah dan kenapa tetap bertahan adalah hal yang sama. Hanya saja beda sifat, yang satu negatif dan yang satu positif. Kebanyakan orang memilih yang positif untuk menjaga kesalahpahaman kayak gini..." Kataku dengan (sok) bijak.

...........................

Diskusi yang menghangat inipun selesai dengan damai. Sebenernya, menurutku ada beberapa fakta yang tidak bisa dikesampingkan dari diskusi kecil ini, tetapi biarkanlah... namanya juga diskusi ringan, jadi kita kesampingkan saja dfakta2 yang ada. Biar tidak tambah panas membara... :)

Mari kita kembali ke laptop, kembali berkutat dengan system yang di juluki 'Planet', dan kembali mengejar tenggat waktu yang sudah lewat sehari ini....


^_^

Thursday, March 31, 2011

Need Dr. Sweet or Dr. White



How's your feeling,
When you have something to talk about,
But you also know that you don't wanna talk?

How's your feeling,
When you know someone the right person to talk,
But you also know that you can't talk?

How's your feeling,
When you must be talk to make everything's better,
But you also know that it'll be worst for others?

Mulesssss....
Mulesssss....
Mulesssss....

I think it would be great if i know someone like Dr. Sweet
Million hundred percent, i'll talk to him
Because he definitely will listen to me anytime...

Or maybe it also would be great if i know someone like Dr. White
Billion hundred percent, i'll talk to her
Because she definitely will listen to me anywhere...

In the end of the day,
I just wanna jog....
Lets jog tomorrow...
Lets jog tomorrow...

If we can't jog tomorrow,
Then the day after tomorrow we will jog...
Lets jog the day after tomorrow...
Lets jog the day after tomorrow...

- Kata NoNet Te nih ya... Rasanya bagaikan orang kebelet boker, tetapi sedang sembelit.... Huhuhuhu... Kasiaaannn... :)))) -

Monday, March 28, 2011

The Sun Will Come Up, and Tomorrow's a New Day

- The sun will come up, and tomorrow's a new day...-


I loves Monday !!! ^_^
Not everyone loves Monday, because of many reason
I don't care, because i (try to) loves Monday and also the others day

A lot of thing swinging in the universe,
That's why we're need to having faith.
I know that many thing's happen for some reason

Two plus two equals four...
I put sugar in my coffee and it tastes sweet...
The sun comes up because the world turns...

These things are beautiful to me...
There are mysteries i will never understand,
But everywhere i look...
I see proof that for every effect,
There is a corresponding cause....

Even if i can't see it,
I find that reassuring....

And life... is good again...
Life... is very good

That's why i said "At the end of the day, faith is a funny things.... :p "

^_^

Friday, March 25, 2011

189216000 Seconds

189216000 detik sudah... For better for worst... Tengkyu... hehehe... ;-p

Tuesday, March 22, 2011

Perlu Rehabilitasi

Pecandu.... Addicted.... Kecanduan.... Candu....

Ini bukanlah cerita mengenai tumbuhan yang banyak tumbuh di serambi mekah sana. Bukan pula cerita mengenai pindahnya Hongkong dari tangan China ke tangan Britania Raya. Bukan pula cerita mengenai artis2 yang keluar masuk penjara. Apalagi sampai lagunya Marcell yang ada dududu...dududu... nya. Bukan.... sama sekali bukan....

Kenapa bukan? Karena memang bukan hanya itu yang bisa membuat orang kecanduan. Bukan sekedar opium, morphin, putaw, ataupun ekstasi dan sejenisnya. Tak sesedikit itu kawan.... :p

*Nggak papa deh cerita tentang para artis sedikit. hehehee* Belakangan ini, banyak sekali artis2 yang tertangkap sedang menggunakan narkoba atau zat2 terlarang sejenis itu. Entah mengapa, semakin lama semakin banyak saja jumlahnya. Ada pula yang tertangkap lebih dari satu kali, yang artinya jatuh kedalam lubang yang sama. ck...ck...ck....

Kebanyakan dari mereka, setelah tertangkap akan berkata "pengguna seperti saya, tidak selayaknya di penjara, tapi seharusnya di rehabilitasi." Nah.... Rehabilitasi ini yang pengen aku ceritain.... :p

Menurut sumber ini, rehabilitasi adalah program untuk membantu memulihkan orang yang memilki penyakit kronis baik dari fisik ataupun psikologisnya. Masih dari sumber yang sama, mereka menyebutkan beberapa gejala penyakit yang di temui di panti rehabilitasi. Diantaranya adalah :
  • Watak Pemarah
  • Perilaku yang aneh
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kehilangan berat badan
Kayaknya aku perlu nih di rehabilitasi. Belakangan ini aku merasa memiliki penyakit kronis yang sangat kronis sekali. Penyakit kronis yang erat hubungannya dengan candu dan kecanduan. Tetapi aku masih belum tahu kenapa dan bagaimananya. Karena setelah melihat gejala2 orang2 yang di rehabilitasi di atas, penyakit kronisku ini berkebalikan semua dengan ciri2 itu. Tuing....tuing... how...how...?

* Watak Pemarah : Menurutku, setelah aku merasakan tanda2 gejala penyakit ini datang, aku malah cenderung menjadi pendiam. Kalem (kayak lembu), cool, and confident... heheheee

* Perilaku yang aneh : Wah, kalau ini sih sepertinya bukan termasuk gejala penyakit kronisku. Scara dalam kondisi dan keadaan apapun, sepertinya aku selalu (dianggap) berperilaku aneh... :p

* Kehilangan nafsu makan : Hmmm.... belakangan ini, nafsu makanku juauuhhh lebih besar dan kuat. Makan berat, cemilan, kopi, dan sodara2nya, pasti wajib ada di meja. Haduh,....haduh....

* Kehilangan berat badan : Oh no.... selama 1 bulan ini, berat badanku sudah naik lebih dari 3 kg sodara. Badanku tak lagi seksi (karena memang tak pernah seksi dari kapan tau), makin banyak timbunan2 daging dan lemak dimana2. Lumayan juga sih, persediaan nanti kalau lebaran haji datang. Lumayan sekilo dua kilo bisa di jual... heheheeee

See.... 180 derajat of difference kan? Tapi yang jelas, aku memang kecanduan. Kecanduan sekali, sampai berulang2, lagi dan lagi, tidak mau berhenti. ~_~

Coba aku bayangkan, bagaimana therapist akan membantuku mengatasi kecanduanku ini :
1. Mungkin aku akan diminta duduk diam disatu ruangan kecil, tanpa ada alat elektronik atau benda2 yang bisa membuatku memenuhi kecanduanku. Paling mentok, mungkin akan ada beberapa buku kalau memang aku mau merayu....

2. Mungkin aku akan diminta berolahraga secara rutin, membuat prakarya, melakukan pekerjaan2 rumah tangga, dan lain2nya. Agar aku bisa memanfaatkan waktu dengan hal2 yang menurut mereka positif.... :p

3. Mungkin aku akan diminta duduk diam (mudah2an tidak perlu di ikat dengan tali, kalau dirasa aku akan memberontak dan melarikan diri) di sebuah kursi, yang diletakkan menghadap televisi. Televisi yang hanya menayangkan sinetron2 indonesia, dengan cerita2 ajaibnya. Mungkin ditujukan agar aku muak menonton TV.... :(

Pppffffiiiuuhhh..... Bagaimana mungkin???? Membayangkannya saja aku sulit..... :p

Sejauh ini, memang belum banyak kerugian yang timbul dari penyakit kronisku ini. Paling2 aku suka sampai begadang malam2 (dan mungkin beberapa hal lain) saja. Tapi, akan tetap lebih baik kalau kecanduan ini direduksi, hingga minimal menjadi 'suka' saja.

OK, fine.... aku memang harus mengakui dengan lapang dada, bahwa aku kecanduan nonton pelem. Specifically, pelem serial TV yang judulnya 'Bones' sama 'Greys Anatomy'. Sulitnya menghilangkan keinginan untuk nonton 2 pelem ini. Sudah lupa pula berapa kali aku menontonnya, bolak-balik dan diulang2. Tak ada bosan sama sekali. Sampai ada beberapa bagian yang aku hafal dialognya. heheheeeee......

Mungkin akan tiba saatnya aku bosan dengan kedua pelem ini, mungkin...dan mungkin saja.... Yang jelas untuk saat ini, aku masih kecanduan dan masih jatuh cinta pada mereka. Rasanya, aku jadi ingin menyanyi : "Cinta ini..... membunuhku.... huuooooo....." :))