Pecandu.... Addicted.... Kecanduan.... Candu....Ini bukanlah cerita mengenai tumbuhan yang banyak tumbuh di serambi mekah sana. Bukan pula cerita mengenai pindahnya Hongkong dari tangan China ke tangan Britania Raya. Bukan pula cerita mengenai artis2 yang keluar masuk penjara. Apalagi sampai lagunya Marcell yang ada dududu...dududu... nya. Bukan.... sama sekali bukan....
Kenapa bukan? Karena memang bukan hanya itu yang bisa membuat orang kecanduan. Bukan sekedar opium, morphin, putaw, ataupun ekstasi dan sejenisnya. Tak sesedikit itu kawan.... :p
*Nggak papa deh cerita tentang para artis sedikit. hehehee* Belakangan ini, banyak sekali artis2 yang tertangkap sedang menggunakan narkoba atau zat2 terlarang sejenis itu. Entah mengapa, semakin lama semakin banyak saja jumlahnya. Ada pula yang tertangkap lebih dari satu kali, yang artinya jatuh kedalam lubang yang sama. ck...ck...ck....
Kebanyakan dari mereka, setelah tertangkap akan berkata "pengguna seperti saya, tidak selayaknya di penjara, tapi seharusnya di rehabilitasi." Nah.... Rehabilitasi ini yang pengen aku ceritain.... :p
Menurut sumber ini, rehabilitasi adalah program untuk membantu memulihkan orang yang memilki penyakit kronis baik dari fisik ataupun psikologisnya. Masih dari sumber yang sama, mereka menyebutkan beberapa gejala penyakit yang di temui di panti rehabilitasi. Diantaranya adalah :
- Watak Pemarah
- Perilaku yang aneh
- Kehilangan nafsu makan
- Kehilangan berat badan
Kayaknya aku perlu nih di rehabilitasi. Belakangan ini aku merasa memiliki penyakit kronis yang sangat kronis sekali. Penyakit kronis yang erat hubungannya dengan candu dan kecanduan. Tetapi aku masih belum tahu kenapa dan bagaimananya. Karena setelah melihat gejala2 orang2 yang di rehabilitasi di atas, penyakit kronisku ini berkebalikan semua dengan ciri2 itu. Tuing....tuing... how...how...?
* Watak Pemarah : Menurutku, setelah aku merasakan tanda2 gejala penyakit ini datang, aku malah cenderung menjadi pendiam. Kalem (kayak lembu), cool, and confident... heheheee
* Perilaku yang aneh : Wah, kalau ini sih sepertinya bukan termasuk gejala penyakit kronisku. Scara dalam kondisi dan keadaan apapun, sepertinya aku selalu (dianggap) berperilaku aneh... :p
* Kehilangan nafsu makan : Hmmm.... belakangan ini, nafsu makanku juauuhhh lebih besar dan kuat. Makan berat, cemilan, kopi, dan sodara2nya, pasti wajib ada di meja. Haduh,....haduh....
* Kehilangan berat badan : Oh no.... selama 1 bulan ini, berat badanku sudah naik lebih dari 3 kg sodara. Badanku tak lagi seksi (karena memang tak pernah seksi dari kapan tau), makin banyak timbunan2 daging dan lemak dimana2. Lumayan juga sih, persediaan nanti kalau lebaran haji datang. Lumayan sekilo dua kilo bisa di jual... heheheeee
See.... 180 derajat of difference kan? Tapi yang jelas, aku memang kecanduan. Kecanduan sekali, sampai berulang2, lagi dan lagi, tidak mau berhenti. ~_~
Coba aku bayangkan, bagaimana therapist akan membantuku mengatasi kecanduanku ini :
1. Mungkin aku akan diminta duduk diam disatu ruangan kecil, tanpa ada alat elektronik atau benda2 yang bisa membuatku memenuhi kecanduanku. Paling mentok, mungkin akan ada beberapa buku kalau memang aku mau merayu....
2. Mungkin aku akan diminta berolahraga secara rutin, membuat prakarya, melakukan pekerjaan2 rumah tangga, dan lain2nya. Agar aku bisa memanfaatkan waktu dengan hal2 yang menurut mereka positif.... :p
3. Mungkin aku akan diminta duduk diam (mudah2an tidak perlu di ikat dengan tali, kalau dirasa aku akan memberontak dan melarikan diri) di sebuah kursi, yang diletakkan menghadap televisi. Televisi yang hanya menayangkan sinetron2 indonesia, dengan cerita2 ajaibnya. Mungkin ditujukan agar aku muak menonton TV.... :(
Pppffffiiiuuhhh..... Bagaimana mungkin???? Membayangkannya saja aku sulit..... :p
Sejauh ini, memang belum banyak kerugian yang timbul dari penyakit kronisku ini. Paling2 aku suka sampai begadang malam2 (dan mungkin beberapa hal lain) saja. Tapi, akan tetap lebih baik kalau kecanduan ini direduksi, hingga minimal menjadi 'suka' saja.
OK, fine.... aku memang harus mengakui dengan lapang dada, bahwa aku kecanduan nonton pelem. Specifically, pelem serial TV yang judulnya 'Bones' sama 'Greys Anatomy'. Sulitnya menghilangkan keinginan untuk nonton 2 pelem ini. Sudah lupa pula berapa kali aku menontonnya, bolak-balik dan diulang2. Tak ada bosan sama sekali. Sampai ada beberapa bagian yang aku hafal dialognya. heheheeeee......
Mungkin akan tiba saatnya aku bosan dengan kedua pelem ini, mungkin...dan mungkin saja.... Yang jelas untuk saat ini, aku masih kecanduan dan masih jatuh cinta pada mereka. Rasanya, aku jadi ingin menyanyi : "Cinta ini..... membunuhku.... huuooooo....." :))

* Watak Pemarah : Menurutku, setelah aku merasakan tanda2 gejala penyakit ini datang, aku malah cenderung menjadi pendiam. Kalem (kayak lembu), cool, and confident... heheheee
* Perilaku yang aneh : Wah, kalau ini sih sepertinya bukan termasuk gejala penyakit kronisku. Scara dalam kondisi dan keadaan apapun, sepertinya aku selalu (dianggap) berperilaku aneh... :p
* Kehilangan nafsu makan : Hmmm.... belakangan ini, nafsu makanku juauuhhh lebih besar dan kuat. Makan berat, cemilan, kopi, dan sodara2nya, pasti wajib ada di meja. Haduh,....haduh....
* Kehilangan berat badan : Oh no.... selama 1 bulan ini, berat badanku sudah naik lebih dari 3 kg sodara. Badanku tak lagi seksi (karena memang tak pernah seksi dari kapan tau), makin banyak timbunan2 daging dan lemak dimana2. Lumayan juga sih, persediaan nanti kalau lebaran haji datang. Lumayan sekilo dua kilo bisa di jual... heheheeee
See.... 180 derajat of difference kan? Tapi yang jelas, aku memang kecanduan. Kecanduan sekali, sampai berulang2, lagi dan lagi, tidak mau berhenti. ~_~
Coba aku bayangkan, bagaimana therapist akan membantuku mengatasi kecanduanku ini :
1. Mungkin aku akan diminta duduk diam disatu ruangan kecil, tanpa ada alat elektronik atau benda2 yang bisa membuatku memenuhi kecanduanku. Paling mentok, mungkin akan ada beberapa buku kalau memang aku mau merayu....
2. Mungkin aku akan diminta berolahraga secara rutin, membuat prakarya, melakukan pekerjaan2 rumah tangga, dan lain2nya. Agar aku bisa memanfaatkan waktu dengan hal2 yang menurut mereka positif.... :p
3. Mungkin aku akan diminta duduk diam (mudah2an tidak perlu di ikat dengan tali, kalau dirasa aku akan memberontak dan melarikan diri) di sebuah kursi, yang diletakkan menghadap televisi. Televisi yang hanya menayangkan sinetron2 indonesia, dengan cerita2 ajaibnya. Mungkin ditujukan agar aku muak menonton TV.... :(
Pppffffiiiuuhhh..... Bagaimana mungkin???? Membayangkannya saja aku sulit..... :p
Sejauh ini, memang belum banyak kerugian yang timbul dari penyakit kronisku ini. Paling2 aku suka sampai begadang malam2 (dan mungkin beberapa hal lain) saja. Tapi, akan tetap lebih baik kalau kecanduan ini direduksi, hingga minimal menjadi 'suka' saja.
OK, fine.... aku memang harus mengakui dengan lapang dada, bahwa aku kecanduan nonton pelem. Specifically, pelem serial TV yang judulnya 'Bones' sama 'Greys Anatomy'. Sulitnya menghilangkan keinginan untuk nonton 2 pelem ini. Sudah lupa pula berapa kali aku menontonnya, bolak-balik dan diulang2. Tak ada bosan sama sekali. Sampai ada beberapa bagian yang aku hafal dialognya. heheheeeee......
Mungkin akan tiba saatnya aku bosan dengan kedua pelem ini, mungkin...dan mungkin saja.... Yang jelas untuk saat ini, aku masih kecanduan dan masih jatuh cinta pada mereka. Rasanya, aku jadi ingin menyanyi : "Cinta ini..... membunuhku.... huuooooo....." :))

No comments:
Post a Comment