Saturday, October 9, 2010

Dukaku Untuk Kalian Rakyat Wasior, Papua

Semoga Tuhan memberikan jalan yang lapang, dan menerima semua amal ibadah saudara2 kita yang meninggal dan juga yang masih belum di temukan karena banjir bandang yang terjadi di bagian timur Indonesia, Wasior, Papua. Dan semoga kesabaran, keikhlasan, dan lapang dada senantiasa di berikan kepada mereka yang kehilangan, baik kehilangan sanak saudara maupun juga kehilangan rumah tinggal dan harta benda.... Tuhan masih sayang kita semua.

Sekali lagi, Indonesia menambahkan deret daftar kehilangannya. Kehilangan karena apa yang kita sebut bencana alam. Banjir bandang. Ratusan orang meninggal dunia, ratusan orang hilang tak tentu rimbanya, dan ribuan orang menderita karena kehilangan sanak saudara dan harta benda. Duka...duka...dan duka....

Sedih sekali jika mendengar berita, melihat berita, dan membaca berita yang mengabarkan betapa duka mendalam itu terjadi pada saudara2 kita di Bumi Indonesia. Mereka juga saudara kita tentunya. Membayangkan bagaimana rasanya kehilangan orang2 yang kita cintai, kehilangan seluruh harta benda yang kita miliki, tidak tahu bagaimana bisa melewati hari esok?? Tuhan.... berikan yang terbaik kepada mereka semuanya....

Menurut teman2ku yang bekerja di LSM, banjir bandang itu terjadi akibat banyaknya penebangan liar yang terjadi di daerah Papua. Menurut menteri kehutananku, banjir bandang bukan karena penebangan liar karena penebangan liar di indonesia sudah hampir 0%. Menurut Presidenku yang mendapatkan laporan dari mentri dan jajarannya, banjir bandang bukan terjadi karena penebangan liar tetapi akan di pastikannya sendiri minggu depan ke lapangan. Satu lagi pendapat dari artisku yaitu group band Wali, banjir bandang di sebabkan karena banyaknya penambangan pohon liar.

Semuanya terasa benar dan saling membenarkan. Kecuali mungkin group band Wali yang tidak akan bisa mengelak dari cibiran Insert (jadi kangen sama Cut Tari kalau masalah nyinyir beginian) karena kalimatnya yang sedikit aneh-aneh aduhai itu. Banjir...banjir... banjir...banjir bandang...

Apapun itu penyebabnya, janganlah digunakan sebagai ajang salah dan menyalahkan. Pikirkanlah bagaimana nasib saudara2 kita yang sedang di landa nestapa itu. Mereka butuh uluran tangan, mereka butuh bantuan. Adakah lembaga yang bisa digunakan untuk menyalurkan bantuan? Memastikan bahwa semua bantuan sampai di tangan yang membutuhkan? Memastikan bahwa semua yang membutuhkan bisa mendapatkan hak-nya? Mereka yang masih bernyawa pasti membutuhkan pangan, sandang, dan papan.....

Yang sabar ya saudaraku.... yang sabar dan iklas.... Semoga setelah bencana dahsyat yang menimpa kalian ini, memberikan hikmah yang besar untuk kita semua.....

Tidak dapat di ingkari dan di pungkiri bahwa jarak rupanya sangat berperan dalam hal tanggap darurat ini. Berbeda dengan bencana yang terjadi di sekitar pulau Jawa, aku masih bisa bergerak bersama dan merasakan pergerakan teman2ku yang lainnya. Entah mengapa, saat ini rasanya aku tidak mendengar banyak pergerakan menuju ke arah saling membantu saudara2 kita di Wasior sana. Atau mungkin aku saja yang tidak gaul sekarang2 ini, sehingga tidak mengetahui perkembangan informasi.

Do'a dan airmata ini, mengawaliku. Semoga setelah ini aku bisa menemukan jalan untuk sedikit lebih berguna bagi masyarakat ini.

Monday, October 4, 2010

I Know That You Are Very Happy

Kalau beliau bisa berbahasa enggres, pasti langsung bernyanyi "If you knew.... How happy you are making me...." *TerharuTerharuTerharu*

Seperti biasa, selalu saja ada sesuatu yang terjadi ketika aku membuat status baru di Account FB ku. Karena inilah salah satu fungsi FB untukku. Sebagai pengingat terhadap sesuatu yang ingin dan akan aku ceritakan di kemudian waktuku. Di sini,di blogku semata wayang ini... :p

Berawal dari kegagalan aku dan dia untuk bisa bersilaturahmi ke rumah saudaranya di Cianjur, untuk yang kesekian kalinya. Kali ini, kegagalan itu terjadi karena kami keasyikan makan dan ngobrol di rumah senior kami yang sedang syukuran atas rumah barunya (rumahnya aseli membuatku ngiler dan ngecesss...cesss...cessss). Di dukung pula dengan cuaca yang kurang bersahabat dengan kami yang berkendara motor karena mendung mulai menggelantung. Meskipun setiap mendung tak berarti hujan, namun kami memutuskan bahwa tidak bagus lagi jika kami tetap melanjutkan perjalanan. :P

Bogor Trade Mall di ujung paling atas, menghadap ke gunung salak yang malu2 bercadarkan kabut putih... halah...halah... (Bagi yang sering pergi ke BTM, pasti tau donk lokasi dan tempat macam apa itu). hahahhaaa

Mata ngantuk harus segera diberi asupan kopi (perutnya). Dan Cappucino bertemankan kentang goreng menjadi menu yang paling hokey (murahnya) di antara sekian banyak menu yang lainnya. Menunggu sekitar satu jam, untuk bisa duduk manis di deretan paling atas kursi2 berwarna merah. Wualah.... ceritanya sih mau nongton...hweheheheee

"Wil, tadi ibu telpon.Aku bilang nanti kamu telpon balik"
"Ok..."

Mengalirlah obrolan antara ibu dan anak layaknya keluarga yang telah lama tidak bertemu. Sedikit lupa kalau kemarin pada waktu yang hampir mirip aku juga sudah menelponnya. Alhamdulillah.... belakangan ini aku merasa cukup rajin menelpon keluargaku, agar mereka tidak merasa kesepian. :)

Aku mendengarnya berteriak gembira ketika aku mengatakan hasil obrolanku dengan dia(yang lainnya) sore itu. Selanjutnya obrolan menjadi cerah ceria dan penuh dengan aroma kebahagiaan. Aku tahu pasti kenapa dan mengapanya. Tapi kubiarkan semuanya mengalir bebas dalam setiap kata yang terucap darinya.

Hanya dengan mengatakan sepatah kata "tahun depan", rupanya sudah mampu memberikan energi kehidupan yang sedemikian besar padanya. Mampu mengganti kekhawatiran yang sering di jadikannya sebagai ancaman, menjadi sebuah harapan panjang. Semua terasa jauh lebih ringan mulai dari saat itu. Ringan terbang mengejar awan2 yang sedang terbang....

Semua memang terasa indah pada waktunya..... Teruslah tertawa bersama dunia, mendampingi dan membimbing kami dalam pelukan kebahagiaan seperti itu. Karena kami dan mereka yang belum terlahir di dunia ini akan selalu mencintaimu. Mencintaimu dan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga kebahagiaanmu.

Tak ada yang lebih indah daripada kebahagiaan yang bisa di rasakan bersama2. I love you full ^_^

Thursday, September 30, 2010

Yuk !!! Di Mulai Deh....

Tanya aku donk....
"Mau?"
Aku pasti jawab koq....
"Mau deh..."

Tanya aku donk....
"Kapan?"
Aku pasti jawab koq....
"Secepatnya deh..."

Tanya aku donk....
"Serius nih?"
Aku pasti jawab koq....
"Serius banget deh..."

Tanya aku donk....
"Yakin nih?"
Aku pasti jawab koq....
"Yakin banget deh..."

Tapi....

Jangan lagi kau tanya aku,
"Kenapa?"
Karena aku sudah tidak tahu lagi deh kenapa

Jangan lagi kau tanya aku,
"Kenapa?"
Karena aku sudah lupa deh kenapa

Jangan lagi kau tanya aku,
"Kenapa?"
Karena aku hanya akan menjawab
"Karena kamu saja deh"

Yuk kita mulai....
Persiapan menuju gelanggang
Gelanggang lari estafet
Gelanggang ganda campuran

Kamu dan aku.... K.I.T.A ^_^

Thursday, September 23, 2010

The Power of Ikhlas

Ketika sekuat tenaga kita kerahkan,
Guna mempertahankan apa yang menurut kita "milik kita"...
Ketika semua energi kita curahkan,
Guna memikirkan apa yang sebenarnya "bukan pilihan"

Maka...
Lepaskanlah...

Semua upaya pertahanan itu adalah keegoisan semata,
Setiap penjelasan itu adalah ketakutan belaka,
Tidak pula berarti kita egois dan penakut karenanya,
Karena egois dan takut adalah gerbang kemerdekaan...

Maka...
Lepaskanlah...

Tanggalkan semua takut,
Tanggalkan setiap enggan...
Tunda sejenak satu dua impian,
Undur sedikit target capaian...

Tak perlu ada penyesalan...
Tiada memberikan guna
Relakan apa yang telah pergi...
Sejatinya kita terlahir tanpanya

Bernafaslah dengan lega,

Sesungguhnya kita telah menang...
Menang dari pertarungan,
Bersenjata keikhlasan...

Don’t let a lot of energy gone for nothing :)

Tulang, Punggung, dan Tongkat

Siapa yang tidak pernah mendengar kata tulang? Kemungkinan besar jawabannya adalah tidak ada. Tulang. Ya, tulang. Adalah sebuah bagian yang sangat penting untuk anggota badan manusia. Hewan juga tentunya. Keberadaan tulang sangatlah penting, karenanya kita harus menjaga agar tulang2 kita tetap sehat, kuat, dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Dimana tulang berada? Jawabannya ada dimana2. Mulai dari kepala sampai dengan jari2 kita.Secara mendetail, tulang sudah di bahas tersendiri dalam mata pelajaran Biologi. Kalau mengingat bagaimana rumit dan bermacam2nya tulang2 kita ini, rasanya koq jadi malas untuk memanggil ingatan tentang tulang ini. :p

Bagaimana jika kita tidak bertulang? Entahlah…. Aku hanya sering mendengar istilah “lidah tak bertulang” dan bukannya “tubuh tak bertulang”. Akan tetapi aku pernah melihat bagaimana kondisinya di dalam sebuah film. Film Harry Potter. Yaa…. Adegan ketika lengan Ron Weasley terkena sihir yang ngawur setelah patah akibat pertandingan Quiditch. Bukannya sembuh dari patah tulang, malah lengannya menjadi tak bertulang. Lunglai dan meleyot2 di samping tubuhnya. Oh noooo…. Buruk sekali pasti. Ck…ck…ck…

Sekarang tentang Punggung.

Setiap orang pasti mengetahui bagian tubuhnya yang bernama punggung. Kalau tidak tahu, cepet2 deh balik badan dan lari menuju tembok terdekat. Jedotin deh kepalanya ke tembok biar ingat mana itu punggung. Hahahaha….. just kidding mameeennn…. :p

Yaaa…. Punggung adalah bagian tubuh kita yang ada di sebelah belakang. Mulai dari tengkuk sampai dengan di atas pantat, (kalau tidak salah) itu yang disebut dengan punggung. Punggung banyak sekali fungsinya lho…. Selain dari fungsi biologi yang meliputi blablabla di dalamnya, ada juga fungsi fisikli. Untuk bersandar,untuk menggendong,untuk alas menulis, dan lain2nya. Hehehhee

Bayangkan jika orang tidak memiliki punggung.Oh my god…. I can’t imagine that. Pasti akan sangat sulit dan sangat mengerikan. Tidak ada yang menyangga badan kita, sehingga organ2 dalam kita akan saling berhimpit2an dan tumpuk menumpuk menjadi satu. Tidak ada lagi medan luas yang bias kita gunakan sebagai alas menulis dalam kondisi darurat.Tidak ada lagi yang bisa membuat kita merasa bagaikan putri karena tidak ada yang menggendong kita.

Lalu, jikalau kedua organ tubuh itu di gabungkan maka akan membentuk organ yang lainnya. Tulang+Punggung maka menjadi tulang punggung. Siapa lagi sih tulang punggung? Kalau kata orang jawa, tulang punggung itu adalah ulo-ulo. Mungkin itu karena tulang punggung bentuknya memanjang dari tengkuk hingga tulang ekor. Ulo adalah bahasa jawanya ular. Tulang punggung panjang seperti ular. Heheheeeee

Tidak ada tulang punggung juga sama repotnya dengan tidak memiliki punggung tentunya. Selain itu, tulang punggung adalah organ vital nomer 2 setelah otak, karena di sana banyak terjalin syaraf2 keseimbangan. Jika tulang punggung terluka atau patah, maka orang tidak bisa menegakkan badan, hingga bisa mati. Oh tidak… naudzubillahimindzalik….

Pernah mendengar istilah tulang punggung?

Konon katanya istilah tulang punggung adalah orang yang berperan sangat penting dan menjadi tumpuan harapan orang lain. Tulang punggung keluarga misalnya. Adalah seseorang yang dijadikan sebagai sumber penghidupan bagi anggota keluarganya yang lainnya. Tulang punggung keluarga akan menentukan keberlanjutan hidup anggota keluarga yang lainnya. Jika si tulang punggung keluarga hilang, maka semua anggota keluarganya akan menjadi sengsara. Sedih yaaa…

Ada juga istilah tongkat bantuan. Ini istilah buatanku sendiri. Tongkat bantuan ini adalah peranan yang lebih ringan dari tulang punggung. Tongkat bantuan berfungsi untuk membantu kita berdiri ketika kaki terlalu lelah dan badan terlalu berat. Tongkat bantuan juga membantu kita berjalan jika medan yang di tempuh terlalu terjal. Terkadang keberadaan tongkat ini menjadi penting, ketika kondisi badan sedang kurang baik. Namun ketika kondisi badan baik2 saja, maka keberadaan tongkat bantuan ini tidak akan terlalu di pikirkan.Bahkan, suatu saat mungkin saja kita membuang tongkat ini, jika di rasa tongkatnya sudah lapuk, jelek, ketinggalan jaman, atau juga karena kita merasa dalam kondisi sangat baik.

Kalau dipetakan, dalam kondisi seperti ini sudah sangat bangga rasanya bisa menjadi sebuah tongkat bantuan yang kecil mungil namun cukup meyakinkan… :)

Friday, September 17, 2010

The Thunderstorm's Effect

The thunderstorm's effect----»To be continue...


Everything is Yours

Sekitar 11 tahun yang lalu...Di tempat yang sama dan cerita serupa...Everything is YOURS...God Bless everybody

"Ikut sebentar yuk...." Kata kakak angkatku 11 tahun yang lalu kepadaku. Saat itu aku sedang menunggu kelas untuk ekstrakurikuler di SMP-ku.
"Kemana?" tanyaku bingung karena tiba2 dia ada di sekolahanku.
"Ke depan bentar... Ibu ada disana..." Katanya lagi.

Dan akupun mengikutinya ke rumah sakit yang ada di depan sekolahku. Kami berjalan ke arah UGD. Ada ayahku disana. Aku bingung dengan apa yang terjadi. Siapa yang sakit? Dan akupun di ijinkan memasuki ruangan UGD. Tempatnya berada.

Dia terbaring lemah.... Lemah tak berdaya. Hanya matanya yang berkedip sesekali. Menatapku yang kebingungan dengan tatapan kosong. Aku kehilangan kata, dan tidak bicara sedikitpun. Hanya mampu melihat dan menatapnya dalam diam. Diapun diam seribu bahasa. Lalu kesadarannya menurun, dan hilang untuk waktu yang cukup lama. Hampir 2 minggu dia berada di ujung maut, hidup antara sadar dan tidak sadar. Bertahan sendirian, tanpa ada yang bisa membantu menanggung bebannya.

***

Sebelas tahun telah berlalu, semua kenangan tentang sebelas tahun yang lalu itu kembali lagi di benakku. Berawal dari badai kecil yang menerpa pondasi rumah kami. Kesalahan masa lalu yang berimbas pada masa kini, yang telah di lakukan oleh salah satu di antara kami, membuat badai itu datang. Dia yang memang lemah, menjadi sasaran tembak pertama dalam menerima goncangannya. Tepat sasaran. Collaps....

Merasakan kembali perasaan takut, bingung, sedikit putus asa, dan khawatir yang sama dengan sebelas tahun yang lalu. Hanya bedanya kali ini aku memulainya dari rumah, bukan tiba-tiba dari sekolah. Aku melihatnya terus memejamkan mata. Aku yakin dia terus-menerus berdoa dan meminta kesembuhan kepada-Nya. Akupun tidak kuasa menahan airmata, dan ku pegang erat tangannya. Tuhan akan selalu bersama kita bu....

Setelah dia tenang di salah satu kamar berisi 2 ranjang itu, akupun berjalan dan duduk di ruang tunggu. Sekedar mengusir gelisah dan mengingat kembali kenangan2 yang pernah aku alami 11 tahun yang lalu. Tidak banyak yang berubah dari rumah sakit ini nampaknya. 11 tahun tidak membuat rumah sakit ini berubah, tidak seperti sekolahku di depan sana yang sudah penuh dengan perombakan di sana-sini.

Beberapa perawat masih aku kenali wajahnya, sebagai perawat yang melayani kami 11 tahun yang lalu. Hanya saja mereka sudah nampak lebih tua. Posisi UGD, ruang tunggu, ruang pendaftaran, ruang pengambilan obat, dan bagian2 ruangan rawat inap juga masih seperti dulu. Hanya saja sekarang bertambah 1 ruangan arsip di samping ruang pendaftaran.

Sepi, dan menyayat hati. Hanya itu yang bisa aku rasakan mengenai suasana malam itu. Tidak aku sangka aku akan kembali ke tempat itu setelah 11 tahun lamanya. Ke tempat yang sama, dengan cerita yang serupa, bersama dengan kekhawatiran yang setara nilainya. Aku tidak berani memikirkan kemungkinan2 yang membentang di depan sana, kubiarkan semua mengalir seperti air. Kuisi kepalaku dengan bayangan2 masa lalu sebagai acara bernostalgia saja.

***

Sedih....
Kami tidak mampu melindunginya dari serangan2 mendadak seperti badai yang tiba2 datang kali ini. Padahal sudah menjadi kewajiban kami sebagai harga mati untuk membentenginya dari segala sesuatu yang membahayakannya. Ketika semua sudah terjadi, maka tidak akan ada yang bisa menghalanginya. Hanya doa dan kepasrahan yang bisa membuat semuanya sedikit lebih ringan.

AKu pasrahkan semuanya pada-Mu Tuhan... Hanya pada-Mu... Karena semua memang hanyalah Milik-Mu. Everything is YOURS.... Let me see her smile again.... Let me feel her warm arm when huge me tightly.... Let me see how wonderful of her smile in the morning.... let me walking together with her for a long time... Pleaseeeeee