Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Saturday, August 8, 2009

Atas Nama Cinta


"Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad."

Sebuah kalimat dari seorang kahlil gibran yang baru aku temukan pagi ini manakala aku secara iseng mencari dan membuka lembar sastra di internet.

Jika kalimat ini keluar dari mulut mereka yang aku kenal, aku hanya akan menanggapinya dengan tertawa. atau bahkan akan ku debat dengan segala tete
k bengek yang aku sendiri tidak tahu artinya. karena pada dasarnya aku selama ini selalu memberlakukan pernyataan yang berlawanan dengan kalimat ini. tetapi sekarang aku menjadi harus berfikir ulang tentang ini.

Bukan hanya karena Kahlil Gibran yang menulis, tetapi lebih karena kekhawatiran akan kebodohan yang kemungkinan aku lakukan sendirian. jangan-jangan, hanya aku saja yang berfikir seperti aku. jadi, mana yang harus disalahkan dan mana yang harus di benarkan??? aku sendiri tidak tahu. yang ak
u tahu hanyalah, bahwa kalimat ini nampak lebih masuk akal saja, sedangkan kalimatku yang lalu tidak lebih dari suatu penyangkalan atas kenyataan yang berlaku.

selama ini aku sering mendengar pertanyaan seputar hubunganku dengan "Dia", dan hubungan "Dia" denganku.
"Koq bisa??"
"Bagaimana bisa??"
"Bagaimana mungking??"
"Kenapa harus dia??"
"Kenapa jadi??"


Dan aku hanya bisa dan hanya ingin mengatakan bahwa :
"Setelah usahanya sekian lama (......Bulan), rasanya semuanya menjadi mungkin bagiku."
Dan jawaban-jawaban serupa itu saja yang aku gunakan untuk memangkas apa yang mereka ingin tahu.

Sekarang aku berfikir, apakah semua itu benar adanya??? aku menjadi ragu tentu saja.Terlebih lagi memang banyak teori yang membenarkan keraguanku itu. satu lagi tulisan dari Kahlil Gibran :

"Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang karena pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus. Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau berabad-abad."

Ya....jauh lebih bisa di terima oleh pikiran, hati, dan gengsiku. Rupanya, pendapatku tak 100% salah, walaupun tidak pula 100% benar. semua bisa jadi pete-pete. Mungkin saja waktu yang sekian lama itu adalah proses pematangan biji, dimana kemudian ditengah-tengah proses yang lama itu bersemilah sebuah tunas dari biji tadi.

Apapun itu, yang
aku tahu saat ini hanyalah bahwa saat ini, tunas itu masih saja tumbuh subur. Dia tumbuh dan tumbuh setiap waktu dan tak terganggu oleh panas, terik, hujan, angin, ataupun goncangan yang menerpa. Sampai saat ini, tunas itu masih bertahan ditengah ketidakjelasan nasibnya akan masa depan. Sampai saat ini, tunas itu masih juga tumbuh subur di atas lahan yang mulai mengering. Entahlah mana yang akan menjadi benalu. Apakah tunas itu akan berlaku menjadi penyerap ketahanan lahan ini, ataukah lahan ini yang akan membuat si tunas layu dan mati.


Wednesday, July 29, 2009

Ada Cinta Di Mana-Mana


Hari ini kulalui dengan beberapa episode atau beberapa babak penayangan. Dimulai dengan sebuah ucapan :

“selamat ulang tahun….semoga panjang umur dan sehat selalu. Apa harapanmu untuk setahun kedepan??” kata dia yang telah membawaku tengah malam buta ke titik tertinggi daerah Bogor. Puncak pass…

Dan aku hanya bilang “ so many wishes for this year. Live, love, family, job, friendship, enterpreuner, dreams, etc…” amin.


Thanks to god for give me long live until now….sampai dengan umur 24 tahun, aku masih juga bisa merayakan ulang tahun di tempat yang aku ingin, dalam kondisi bahagia, bersama orang yang aku inginkan. Bersama dengan doa para saudara, sahabat, dan teman-teman di seluruh penjuru negri. I’m so glad…


Pergantian tahun ku ini aku nikmati bersamanya, bersama dinginnya udara puncak, bersama secangkir kopi susu, bersama semangkuk mie, bersama jagung rebus, dan bersama cerita-cerita yang kami bagi tadi malam. Hampir saja lengkap ditemani ubi bakar kalau saja perut ini tidak memberontak karena terus dijejali dengan makanan.


Meskipun jauh-jauh kami datang hanya untuk minum kopi dan makan makanan yang di seantero jagad raya pasti ada, namun kami menikmatinya. Tidak ada paksaan, karena memang kami terbiasa dengan hal-hal seperti itu. pergi ke suatu tempat, pesan kopi, mie, jagung, ngobrol, dan pulang lagi.


Di perjalanan pulang, aku mendapatkan SMS yang membuatku sedikit ke geeran dan merasa terharu. Dari si Batak Siregar ketua organisasiku. Bunyi sms yang ditulis dengan huruf besar semua itu kurang lebih seperti ini :

“ KELUARGA BESAR LAWALATA IPB, MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN BUAT MBAK WILIS L-268, TERIMA KASIH ATAS LOYALITAS DAN TOTALITASNYA DALAM KIPRAHNYA DI LAWALATA, SEMOGA TETAP EKSIS DAN MUNCUL RIBUAN MBAK WILIS YANG LAEN DI LAWALATA BIAR MAKIN RAME DAN HEBOH. (hehe g kebayang ada ribuan mbak wil dip km). Nb. Maap kalao ada salah penulisan nama dan gelar, maklum dah teller gara2 laporan yang bejubel.”


Panjang sekali kan sms pak ketua ini??? Hehehe…sambil tak bisa berhenti tertawa, aku hanya bisa bilang : “terima kasih untuk semua ucapan dan doanya. Tapi kayaknya gw nggak sedahsyat itu juga kali ya…” hwaakakakaka


Dan akhirnya kami pulang kembali ke kampong tercinta kami, dan langsung tertidur karena lelah serta badan pegal semua.


Itu adalah perayaan ulang tahunku yang ke-24 episode 1.


Dan untuk episode yang kedua, berjalan atau terjadi di rumah yang hampir setahun ini menjadi keluarga yang menampung aku yang hidup nomaden ini.

Jam 07.30 pagi, aku putuskan untuk pulang karena ada beberapa hal yang ingin aku lakukan, serta khawatir kalau terlalu lama ngendon di secret, hanya akan membuatku bermalas2an seharian. Maka akupun pulang sendirian karena dia masih harus memberikan pelatihan dokumentasi kepada anak MPCA.


Sesampainya di rumah, aku menerima ucapan selamat ulang tahun dari semua penghuni rumah. Wuih….what a wonderfull day….I love u all… pengen mandi, tetapi takut ngantuks scara tidur jam 3 an pagi. Akhirnya aku mandi jam 12 siang.


Ternyata kejutan untukku belum juga cukup. Tengah hari, masih ada lagi surprise dari keluargaku ini. Kue tart tiramisu, black forest, mie goring ala Cijahe, minuman dingin sudah siap di meja tamu….wow…apa lagi ini??? Pesta lagi….:)


Karena melihat begitu banyak kue dan makanan, maka para tokek di undang dari kandanganya di sebelah rumah. Alhasil, ulang tahunku menjadi ulang tahun beneran. Hiks…hiks…terharu….


Sulit untukku mengucapkan secara langsung betapa aku ingin mengucapkan beribu terima kasih untuk keluarga yang telah menampungku setahun terakhir ini. Sungguh sebuah keluarga yang luar biasa yang pernah kutemui sepanjang hidupku ini. Penerimaan kalian atasku, membuat aku hanya bisa termangu, dan terharu. Tak ada yang bisa aku lakukan untuk bisa membalas semua kebaikan kalian. Dan kalaupun ada, itu takkan pernah cukup untuk membalas apa yang telah kalian berikan untukku.


Semoga Tuhan membalas semua yang telah kalian berikan padaku, dengan kebahagiaan sempurna yang memang selayaknya kalian dapatkan. Dari kalian aku banyak belajar tentang cinta, keluarga, kasih sayang, dan kepedulian. Kalian akan selalu menempati bagian terpenting dalam hatiku. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua.


I love you all….

Wish all de best for us…J