Monday, November 25, 2019

Namanya Asmaranti

Asmaranti...
Yang percaya pada cinta...
Cinta yang sederhana...
Sebagaimana cinta ibu kepada anaknya...

Aku bertumbuh bersamamu mbak
Kita tumbuh bersama
Banyak hal baru yang aku pelajari melalui kamu
Banyak kenangan kita ukir bersama

Sebagaimana anak lainnya,
Kamu juga tidak selalu mendapatkan apa yang kamu mau
Bahkan kamu sering mendapat hukuman dariku
Meskipun pada akhirnya aku sering menyesalinya

Hari demi hari kita lewati bersama
Banyak cerita istimewa dan layak untuk kita kenang
Mungkin tidak penting untuk orang lain,
Tapi untukku, semua waktu yang kita lalui bersama
Setiap detiknya adalah berharga

Hujan... Dan Kamu...
Aku merasa ada yang istimewa manakala hari hujan
Hari hujan tanpa kilat dan petir,
Adalah hari istimewa untuk kita

Kamu selalu menatapku dengan mata penuh permohonan
Dan ketika aku mengangguk, suaramu yang cetar langsung menggelegar
"Horeeeeee"
Berdansa dibawah hujan...

Ketika anak lain senang dijemput dengan mobil manakala hujan,
Kamu lain lagi
Ketika aku sibuk bernyanyi "Rain-rain go away"
Kamu menyanyi lebih keras "Rain-rain here to stay"
Ketika aku biarkan mobil atau motor lain menyipratkan air kubangan pada kita
Kamu dengan gembira akan berteriak "wooooowwww.... This is sooooo funnnnn"
Ketika kulihat ada genangan didepan dan jalanan tidak terlalu padat,
Sengaja kukencangkan laju motor kita sehingga motor kita membelah genangan air itu
Dengan cetarnya kamu akan berteriak "We're crossing the muddle paddle"

Sesimpel itu bahagiamu mbak...
Teruslah berbahagia seperti itu...
Teruslah mencintai hal-hal sederhana seperti hujan dan kubangan air dijalanan,
Karena suatu saat, kamu akan menemui banyak hal yang rumit.

Tapi aku percaya,
Ketika hatimu dipenuhi cinta yang sederhana,
Cinta yang penuh dengan bahagia dan membahagiakan,
Semua yang rumit bukan menjadi penghalang...

Begitupun cinta kami padamu
Sesederhana air hujan yang jatuh dari langit, menggenang di jalanan, mengalir kedalam tanah, terus menuju lautan, menguap menjadi awan, dan kembali turun sebagai hujan yang membahagiakan anak-anak sepertimu...

Asmarantiku...
Semoga Gusti Allah memberikan kita waktu yang banyak untuk saling bertumbuh...
Hingga suatu saat nanti kamu bertumbuh bersama anak cucumu...
Aku dan Ayahmu, akan ikut tersenyum dan tertawa dibawah hujan bersama kalian...

Dari kami yang mencintaimu,

Bunda & Ayah

Maunya photo bokeh, tapi gagal karena hape nya bunda nggak se-canggih Tante Salmul

No comments: