Thursday, December 14, 2017

Kebutuhan Vs Gaya Hidup



Tadi pagi ketika memulai hari, seperti biasa aku membaca berita dari salah satu situs online (Sisi positif ketika tak lagi bermedsos. Karena dulu ketika masih jaman rajin bermedsos, pertama kali buka komputer, maka medsos lah yang bakal di buka untuk membuka hari). Sayangnya, berseliweran berita tentang kriminal di homepage nya. Koruptor, pembunuhan, apalah apalah... Sad.

Salah satu yang menarik perhatianku adalah kasus 2 pembunuhan tragis yang dilakukan oleh suami terhadap istri. Yang satu ditembak mati (kasusnya sudah cukup lama), dan yang satu dimutilasi kemudian di bakar. Innalillahi... Miris sekali bacanya. Karena mereka adalah pasangan suami istri. Yang bagaimanapun juga dulunya adalah dua orang yang baru kenal, kemudian saling J A T U H C I N T A. Kenapa akhirnya harus sedemikian tragis? Tapi namanya hidup, selalu saja arahnya bebas tergantung masing-masing mau membawanya kemana.

Yang membuat semakin sedih adalah alasan kenapa mereka sampai harus berakhir naas di tangan suaminya. Menurut berita, dua-duanya dilatarbelakangi oleh keinginan untuk dibelikan mobil. Katanya mereka sering merengek minta dibelikan mobil. Mungkin mereka butuh? Mungkin mereka perlu? Mungkin mereka berpikir punya mobil akan membuat mereka lebih senang? Mungkin... Kita sebagai orang yang tidak kenal, ya hanya bisa mengira-ira saja alasannya...

Pertanyaan heran kemudian mulai aku lontarkan kepada salah satu teman yang sering berbagi banyak hal.
Aku : "Itu salah satu emak-emak jaman now apa gimana ya? Kan masih ngekos, kenapa maksa beli mobil gitu ke suaminya?"
Teman : "Mereka tinggal di kosan, tapi istrinya minta mobil..."

Merinding....

Tapi ini kemudian membawaku pada ingatan jauuuhhh kebelakang beberapa tahun lalu. Salah satu temanku (semoga engkau tenang di Sana), juga menyarankan kepadaku dan (calon) suamiku waktu itu untuk melakukan yang sama.

Beliau : "Ngapain kalian skarang mulai nyicil rumah? Lebih baik kontrak aja dulu. Lebih baik beli mobil karena kalau kalian nanti punya anak, akan lebih perlu buat antar ke rumah sakit, dll. Kalau kontrak berapa setahun? 10 juta. Kalau nyicil rumah berapa sebulan? 5 juta? nyicil buat 2 bulan udah bisa buat tinggal setahun... Mending kontrak aja dulu... Beli mobil"

Well... Jadi semua sepertinya hanya masalah pilihan dan prioritas saja kalau begitu. Kalau dibilang gaya hidup? Bisa juga tapi tidak mutlak. Nggak akan tau sampai kita kenal orangnya.

Sekian.

No comments: