Thursday, August 1, 2013

Menikmati Masa Cuti Hamil dan Melahirka

Tanggal 1 Agustus ini, aku sudah mulai masuk pada masa cuti hamil dan melahirkan. Aku berniat menghabiskan waktu libur yang berharga ini di kampong halamanku di lereng Gunung Merapi. Liburan ini sangat terasa berharga karena semenjak aku bekerja di tempat kerjaku yang skarang ini, yang mana tidak memiliki kantor fisik, hidupku seolah terikat dengan computer dan koneksi internet.

Nah, pada waktu libur ini, aku ingin benar2 bersantai, lepas dari pikiran harus online-online…online-online… :)
Aku akan online ketika aku kepengen online…  Sekedar akses jejaring social, update blog, browsing resep, atau hal2 remeh temeh yang tidak melibatkan kata “urgent” atau “Deadline Today”, atau semacamnya. Haha… Merdeka!!!

Menikmati libur dalam kondisi hamil besar, dekat dengan orang tua, saudara, dan juga di tempat kita tumbuh besar rasanya sangat menyenangkan. Terlepas dari hal2 yang kurang menyenangkan yang tidak terlalu penting untuk dirasakan, semuanya terasa Indah…

Rasa senang dan penasaran dalam menanti kelahiran di jabang bayi ini, membuatku semakin bersemangat. Setiap hari gerakan2 kuat di perut ini menguatkan aku agar terus berjuang, terus sabar, terus sehat, dan terus bernafas setiap paginya, walaupun sesak nafas harus dilalui setiap malamnya, karena sesuatu yang berhubungan dengan Batu. I will be strong for you my lil dear…

Ibuku selalu menasehati aku agar melupakan hal2 yang tidak menguntungkan dan mencoba untuk selalu bersikap positif, terlebih lagi ketika masa2 hamil tua seperti ini. Namun entah kenapa, rasanya sangat sulit jika harus melihat dan berharap tanpa mendapatkan hasil apa2. Bukan hanya sekali, namun berulang dan terjadi lagi. Biarlah malam dingin di lereng merapi ini membekukan semua ketidak adaan suluh itu. Dingin, lampu kota di kejauhan, jutaan bintang di angkasa, dan segurat bulan sabit adalah pemandangan sempurna untuk mensyukuri detik demi detik yang di berikan- Nya kepada kita.

Aku tahu beberapa waktu lalu sudah pernah berkata untuk berhenti memohon, tetapi pada kenyataannya hanya ucapan di mulut saja. But I won’t stop to try… I will always trying to stop begging for everything… Stop begging… Stop begging… and let’s enjoy the time… Tomorrow, the one who will always believe in love will raise my sun. She will be the one who will always believe in love, and will always love me… We will love each other… Forever and ever…

My dear…

When your time arrives, I will be the one who will feel very blessed…. I will be the one who will feel the glory and victory… I will be the one who will feel that the universe is very close to us…. Just be safe and be healthy… Don’t give up and I won’t harm you in any way… We will survive together… Just waiting for the perfect moment and perfect way….

I loved you, still loving you, and will be loves you till dead do us a part…..
Yours

No comments: