Wednesday, July 31, 2013

This Amazing Feelings

I feel like my body is preparing me for motherhood by reminding me what it's like to be a child. I eat every three hours, want things I don't need, cry because I'm tired, and I've become a bit of a narcissist - Yumna
~Mayo clinic guide to a healthy pregnancy~

My body is preparing me for motherhood...
Eat
Betuuullll....!
All I can eat
But three hours? Hm... Apakah termasuk dengan kentang goreng, pecel, bakso, somay, rangginang, pringles, wafer, dll? well, kalau itu termasuk, berarti mungkin buatku an  hour? hehehehe. Selama hamil, alhamdulillah ya, nafsu makan yang dulu sudah besar, akhirnya bertambah besar. Setiap melihat makanan, bawaannya langsung makan. Setiap lihat orang makan, bawaannya langsung ikutan makan. Sedap sekali rasanya. Hanya saja, menjadi malu ketika Dokter Husen bertanya "bu, apakah ibu kebanyakan ngemil biskuit? Sebulan koq naik 4 kg?" Dan aku harus menjawab dengan jujur "bukan dok, saya makan nasi saja..." Duuuhhh


Things I don't need?
Nope. Alhamdulillah... Tidak ada yang namanya tengah malam suami harus pergi cari mie aceh ke Aceh, atau pengen Martabak yang terang seperti bulan, atau pengen nasi hangat yang ditutul ke gundul orang china (hehehe, ini sih kebanyakan guyon sama Oma). Mungkin karena disetiap kesempatan aku selalu makan, ngemil, makan, dan ngemil lagi, jadi tidak ada waktu untuk menginginkan sesuatu yang tidak ada... Suami bisa aman, tentram, dan damai, tanpa harus deg2an "duh, bini gw nanti pengen apa lagi ini?" hehehehe

Cry?
Well, aku ingat pernah menangis sekali, tapi aku lupa kenapa. Tapi sepertinya bukan karena capek sih. Entahlah. Sepertinya karena nggak bisa jalan2 sore atau apa gitu... hihihihi. Soalnya sepanjang hamil, memang rasanya seneeeeeng sekali jalan2. Betul2 jalan2 lho. Jalan keliling kampus, keliling kebun raya, atau jalan nongkrong di Gunung Bunder seperti jaman belum S.A.H dulu... Pokoknya jalan dan keluar rumah aja. Enaaaakkkk....



Narcissist?
Hmmm... I think so. Mungkin itu juga terjadi pada semua orang hamil kekinian, dimana tekhnologi kamera sudah bukan hal aneh lagi. Handphone dengan berbagai macam type, kualitas, dan harga sudah bisa mengakomodir keinginan bernarsis ria setiap orang. Untukku pribadi, iya. Rasanya pengen mengabadikan setiap detiknya dengan foto. Seolah2 setiap detik adalah berharga. Dalih yang kugunakan sih biasanya "ini kan tidak terjadi terus menerus. Ini kan hanya terjadi sekali seumur hidup, dll dll". Iya. Dan pembetulanku pasti "hamil anak pertama kan cuma sekali seumur hidup". Kalau nanti hamil lagi? "ya itu namanya kan hamil anak kedua. itu juga cuma sekali seumur hidup." hehehehe... Emakemak... Selalu ada pembenaran dalam setiap tindakannya.... :-p

Couldn't say more
Tapi, meskipun aku adalah salah satu orang yang senang mengabadikan moment, bukan berarti aku senang membagikannya pada orang lain. Senang sih membagi dengan orang lain. Tapi tidak semuanya... Kalau kata bapaknya anak2 "secukupnya saja". Begitu katanya. Dan lagipula aku juga belum menemukan alasan untuk ikut2an mengunggah semua rekam jejak ku seperti yang lainnya, yang kadang 1 album isinya diri sendiri, hanya berbeda sudut pengambilan saja. Oh belum!!! :-)

Long short story about pregnancy? gambar di samping ini aku yakin lebih menceritakan daripada barisan kata yang mampu kutuliskan. Almost 20 kg weight, oh yesss.... That what i called pregnant! hahahaha. And sorry... I couldn't add one more picture for "post pregnant". Because that would like a duplication picture. You know what i mean? another hahahahahhaa ~_~

No comments: