-Menyanyi bersama mas keating "if tomorrow.... never comes...." :) -Pernahkah merasa nyaman dengan hari ini, hingga tidak ingin berlalu dan berganti hari? Atau pernahkah merasa bahwa apa yang kita lakukan hari ini belum rampung sehingga berharap hari ini bertambah panjang beberapa lama? Atau pernahkah merasa bahwa sesuatu yang di janjikan akan datang hari ini teramat sangat berharga, namun tak kungjung tiba sehingga kita tetap menunggu dan menunggu? Atau pernahkan merasa takut menghadapi hari esok, karena kita sadar bahwa esok hari nampak tak akan lebih mudah dari hari ini? Atau pernahkah merasa penasaran dengan apa yang akan kita alami esok hari, sehingga hari ini kita bertanya2 apa gerangan yang akan terjadi esok?
Pernah..... :)
Semuanya bergabung menjadi sebuah perasaan resah dan gelisah yang memberi sensasi tersendiri. Antara maju dan mundur, antara kenceng dan kendur, antara semangat dan takut, antara pasrah dan cemas, antara semangat dan berharap pingsan saat itu saja. :p
Terkadang semua rasa itu menempel kuat didada, dan menghantui sisa waktu yang masih kita punya hari itu. Bahkan terkadang, kita menjadi kesulitan memejamkan mata dan tidur. Namun kadang juga, otak dan badan kita menjadi sangat lelah hingga justru tertidur pulas. Semua selalu melahirnya 2 kemungkinan. Laksana pohon cabe yang akan selalu menciptakan 2 percabangan. :)
Pada akhirnya, sembari kita bergulat dengan apa yang meresahkan itu, waktu terus berlalu. Mantahari menghilang, petang membentang, gelap merayap, bulan dan bintang yang gemintang, hingga akhirnya pagi menjelang dan mentari kembali bersinar terang. Apa yang terjadi pada kita? padaku? tidak pingsan, dan juga tidak membeku. Masih harus bangun pagi tepat waktu, menyelesaikan rutinitas pagi, dan mau tidak mau musti menegakkan badan dan menatap ke depan. Berusaha meyakinkan diri dan mulai melangkah, sambil berdoa "Hari telah dimulai, mari kita jalani"
Terkadang semua rasa itu menempel kuat didada, dan menghantui sisa waktu yang masih kita punya hari itu. Bahkan terkadang, kita menjadi kesulitan memejamkan mata dan tidur. Namun kadang juga, otak dan badan kita menjadi sangat lelah hingga justru tertidur pulas. Semua selalu melahirnya 2 kemungkinan. Laksana pohon cabe yang akan selalu menciptakan 2 percabangan. :)
Pada akhirnya, sembari kita bergulat dengan apa yang meresahkan itu, waktu terus berlalu. Mantahari menghilang, petang membentang, gelap merayap, bulan dan bintang yang gemintang, hingga akhirnya pagi menjelang dan mentari kembali bersinar terang. Apa yang terjadi pada kita? padaku? tidak pingsan, dan juga tidak membeku. Masih harus bangun pagi tepat waktu, menyelesaikan rutinitas pagi, dan mau tidak mau musti menegakkan badan dan menatap ke depan. Berusaha meyakinkan diri dan mulai melangkah, sambil berdoa "Hari telah dimulai, mari kita jalani"
-Fortunately.... I always ready for it... :) -
Aku yakin, hari akan berlalu dengan lambat atau bahkan sangaaattt lambaaattt..... Detik demi detik berlalu dengan hitungan jari, sehingga menambah kesan lambat yang tak menentu. Dada ini berdetak kencang, bergemuruh tak menentu. Begitu juga gerak-gerik akan semakin tak berarah. Gelisah....gelisah...gelisah....
Beruntunglah aku, sudah sedikit melakukan antisipasi dengan memikirkan hal ini jauh2 hari. Jauh2 hari, aku sudah membangun pikiran bahwa suatu saat akan terjadi hal ini, dan aku harus siap menerimanya. Semangadh...:)
-loe gak lagi sembunyi di kolong meja kan? hahahaha...-
Dulu manakala sedang mulai membangun benteng untuk diri sendiri ini, aku pernah berkata pada salah satu teman dekatku bahwa aku akan sembunyi di kolong meja saja. Yaa... kolong meja... Jadi aku akan aman dari hal2 yang aku takut atau khawatirkan... semua akan selesai dan berlalu, tanpa aku harus mengalami dag-dig-dug-der yang sangat meresahkan. Begitu semua selesai, aku akan muncul dari kolong meja, dan berkata " Taraaaaaaa...... aku kembali. Gimana...gimana... hari ini? hari ini indah bukan? semua berjalan lancar, aman dan terkendali kaaannn...? "
Dan akhirnya saat tiba masanya, temanku itu benar2 bertanya padaku, "loe gak lagi sembunyi di kolong meja kan? hahahaha..." ..... Aduuuhh.... seandainya saja dia tahu apa yang aku lakukan ketika agenda "kolong meja" nya aku cancle. hahahahhaa..... Oh nooooo :p
-Wilis Juharini Apa yang sudah terjadi kemarin, apa yang akan terjadi besok, bagaimana nasib membawa kita, nggak perlu di pikirkan....*menyanyi ala iklan* Enjoy aja.... :p-
Hari berlalu dan akan terus berlalu, meninggalkan hari kemarin, melewati hari ini, menyongsong hari esok.... Akan terus seperti itu. Sebesar apapun kegelisahan kemarin, ketika hari ini sudah berlalu, tidak akan ada cara untuk mengulanginya. Tinggalkan.... tinggalkan semuanya....
Hari yang telah berlalu,berlalu begitu saja. Meninggalkan banyak cerita, mulai dari cerita suka, hingga cerita duka. Banyak juga cerita yang masih meninggalkan tanya. Tapi ya sudahlah.... Biarkan saja begitu.... Tidak ada yang perlu di sesalkan. Nikmati saja semua prosesnya. :)
Beruntunglah aku, sudah sedikit melakukan antisipasi dengan memikirkan hal ini jauh2 hari. Jauh2 hari, aku sudah membangun pikiran bahwa suatu saat akan terjadi hal ini, dan aku harus siap menerimanya. Semangadh...:)
-loe gak lagi sembunyi di kolong meja kan? hahahaha...-
Dulu manakala sedang mulai membangun benteng untuk diri sendiri ini, aku pernah berkata pada salah satu teman dekatku bahwa aku akan sembunyi di kolong meja saja. Yaa... kolong meja... Jadi aku akan aman dari hal2 yang aku takut atau khawatirkan... semua akan selesai dan berlalu, tanpa aku harus mengalami dag-dig-dug-der yang sangat meresahkan. Begitu semua selesai, aku akan muncul dari kolong meja, dan berkata " Taraaaaaaa...... aku kembali. Gimana...gimana... hari ini? hari ini indah bukan? semua berjalan lancar, aman dan terkendali kaaannn...? "
Dan akhirnya saat tiba masanya, temanku itu benar2 bertanya padaku, "loe gak lagi sembunyi di kolong meja kan? hahahaha..." ..... Aduuuhh.... seandainya saja dia tahu apa yang aku lakukan ketika agenda "kolong meja" nya aku cancle. hahahahhaa..... Oh nooooo :p
-Wilis Juharini Apa yang sudah terjadi kemarin, apa yang akan terjadi besok, bagaimana nasib membawa kita, nggak perlu di pikirkan....*menyanyi ala iklan* Enjoy aja.... :p-
Hari berlalu dan akan terus berlalu, meninggalkan hari kemarin, melewati hari ini, menyongsong hari esok.... Akan terus seperti itu. Sebesar apapun kegelisahan kemarin, ketika hari ini sudah berlalu, tidak akan ada cara untuk mengulanginya. Tinggalkan.... tinggalkan semuanya....
Hari yang telah berlalu,berlalu begitu saja. Meninggalkan banyak cerita, mulai dari cerita suka, hingga cerita duka. Banyak juga cerita yang masih meninggalkan tanya. Tapi ya sudahlah.... Biarkan saja begitu.... Tidak ada yang perlu di sesalkan. Nikmati saja semua prosesnya. :)
Kalau kata iklan sih.... "Enjoy ajjaaaaa....." :p
No comments:
Post a Comment