Saturday, July 31, 2010

Silver Queen


And again.....
One year has gone.... :)
I still on the way...
I still on my way... :p

There is a lotta love,
Coz everybody needs a lotta love.
Like 3 Diva song :)

And yesss....!!!
I got a lotta love

From my God, Family,
Friends, and the World.... :p

Thanks for everything
I'm very proud to be a part of all of you
I love you all


Specially for you, you, you, and you.....
I love all of you full ^_^

Wednesday, July 28, 2010

Biarkan Dia Jatuh

"Biarkan dia mencoba untuk naik sepeda, karena bisa tidaknya naik sepeda bukan di lihat dari apa yang terlihat. Jika dia jatuh manakala engkau mengajarinya naik sepeda, engkau boleh memilih untuk lanjut atau berhenti mengajarinya"

Suatu hari, si anak kecil yang bernama Rindu di panggil oleh temannya yang bernama Linda. Rupanya si Linda ingin menunjukkan bahwa dia punya sepeda baru, dan memerlukan bantuanku untuk memasang beberapa aksesori.

Setiap hari, si Linda bermain dengan sepedanya. Sedangkan si Rindu selalu diminta menontonnya dari jauh. Sesekali ketika Linda membutuhkan bantuanya, maka Rindu akan datang membantunya.

Rindu memendam harapan tinggi suatu saat akan di perbolehkan meminjam sepeda itu. Namun sepertinya, tidak pernah ada kesempatan untuknya mencoba sepeda itu. Bahkan mungkin Linda tidak tahu kalau Rindu bisa naik sepeda. Mungkin di pikirnya Rindu tidak bisa naik sepeda, karena dia tidak pernah melihatnya naik sepeda. Bagaimana Linda bisa tahu apakah Rindu bisa naik sepeda atau tidak, kalau dia tidak pernah meminjamkan sepedanya untuk di naiki?

Benarkah mereka berteman baik? Bukankah teman yang baik akan meminjamkan sepedanya meskipun dia tidak tau apakah temannya itu bisa naik sepeda? Bukankah teman yang baik akan mengajari teman yang belum bisa naik sepeda agar bisa naik sepeda ? Bukankah teman yang baik tidak akan membiarkan temannya diam bengong di pinggir lapangan sebagai penonton? Bagaimana temannya bisa menjadi pintar naik sepeda, kalau dia tidak pernah memberikan kesempatan pada temannya itu untuk mencoba menaiki sepeda? Lebih2 lagi dia juga tidak membantunya belajar naik sepeda. Dia malah asik dan keasikan sendiri bersepeda kesana-kesini....

Kasian ya nasib si teman yang kurang beruntung itu....
Hanya karena dia tidak bisa naik sepeda, bukan berarti dia tidak ingin bisa naik sepeda. Hanya karena dia tidak punya sepeda, bukan berarti dia tidak ingin di ajarkan cara naik sepeda.... Hanya karena.... dan hanya karena.... menyebabkan bla..bla...bla... :(

Monday, July 26, 2010

Again...Again,,,and Again...Be Patient Wilz... :p

Yeah....

Seperti biasa,
Kalau itu terjadi lagi aku hanya bisa diam, tersenyum, dan akhirnya tertawa....
Tak lupa mengelus dada pastinya...

Seperti yang sudah pernah terjadi sebelumnya,
Aku masih tetap yakin bahwa semua akan baik2 saja...
Hanya perlu rasa tidak peduli, dan acuhkan saja...

Bukan salah siapa2...
Kenyataan dan keadaan saja yang membuat semuanya seperti itu.
Memang belum saatnya ulat menjadi kupu2

Biarkan saja kupu2 terbang kesana kemari,
Berbuat sesuka hati...
Karena memang begitulah caranya melewati waktu

Biarkan ulat berkutat di selembar daun,
Menikmati apa yang dia punya,
Melewati waktu dengan sesuatu yang dia mampu

Kalau semua berjalan sesuai aturan,
Maka bukanlah hal yang tidak mungkin,
Ulat akan menjadi kupu2....

Bahkan bawangpun,
Akan menjadi bawang goreng yang semerbak mewangi... :p

Friday, July 23, 2010

Single Ladies Come and Sing.....

What's your song today?

Yupz..... Yellow dari Maria da Silva & Naomi Risamasu pastinya.
Kemarin aku sempat melihat video klip-nya di TV secara tidak sengaja. Radar di telingaku langsung ngiung2 begitu mendengar liriknya. Segeralah aku mengerahkan daya dan upaya mencari lirik dan lagunya di dunia maya. I get one finally....

Lirik lagu ini menurutku menarik dan menyenangkan. Menggambarkan semangat anak muda banget gitu deh...hahahhahaa

And yess, this is the full liric.... For you, and everybody also... :p

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Aku cuma ingin senang-senang yeah
Ga ada maksud pacar-pacaran
Aku suka kamu
Kamu suka aku
Yang penting asyik
Single ladies come and sing

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Aku cuma ingin senang-senang yeah
Ga ada maksud pacar-pacaran
Aku suka kamu
Kamu suka aku
Yang penting asyik
Kalau besok hmmm.. tak jadi

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Aku cuma ingin senang-senang yeah
Ga ada maksud pacar-pacaran
Aku suka kamu
Kamu suka aku
Yang penting asyik
Happy comtlo

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

Yellow how you doing
Ini aku malaikatmu
Kubawa kau terbang tinggi
Serasa kita di heaven

Yellow jangan geer
Semua tau kamu keren
Bukan aku jatuh cinta
Jangan salah mengerti

*** ***
How....how....how....??? A lot of repetition word, right? :)

Lagu ini aku khususkan untuk kalian wanita2 muda yang senang ber-Rock and Roll..... Lagu ini bisa menjadi roh, semangat, jiwa, kitab, dan undang2 dalam memulai R n R, benul? Agar tidak kehilangan orientasi di tengah jalan gitu lho.... Hahhahahhahahaaaa.....

Baiklah.... Kalau semuanya sudah sepakat, let sing our song....
"Single ladies come and sing..... yeeeaaahhhh...." :p

Monday, July 19, 2010

Spirit Carries On


Spirit Carries On

~Dream Theatre~


Where did we come from? Why are we here?

Where do we go when we die?

What lies beyond? What lay before?

Is anything certain in life?


They say life is too short the here and the now,

and you’re only given one shot.

But could there be more? Have I lived before?

Or could this be all that we’ve got?

If I die tomorrow, I’d be all right because I believe

that after we’re gone, the spirit carries on


I used to be frightened of dying.

I used to think death was the end.

But that was before, I’m not scared anymore.


I know that my soul will transcend.

I may never find all the answers,

I may never understand why.

I may never prove what I know to be true,

but I know that I still have to try.

If I died tomorrow I’d be all right because I believe

that after we’re gone, the spirit carries on


Move on, be brave! Don’t weep at my grave!

because I’m no longer here.

But please never let your memory of me disappear.


Safe in the light that surrounds me.

Free of the fear and the pain.

The question in mind has helped me to find

the meaning in my life again.


Victoria’s real! I finally feel

at peace with the girl in my dreams.

And now that I’m here, it’s perfectly clear

I’ll find out what all of this means.


If I died tomorrow I’d be all right because I believe

that after we’re gone, the spirit carries on


Friday, July 16, 2010

Ulasan Joko Anwar Mengenai Pelem Indonesia

Hari ini aku melihat sebuah postingan berita dari salah seorang teman, di facebook. Tulisan mengenai pelem2 Indonesia menurut pendapat Joko Anwar. Aku sudah membaca tulisan itu, dan tersenyum2 sendiri ketika menemukan beberapa pendapat/kalimat yang lucu, menyentil, kocak, to the point, dan tanpa tedeng aling2.

Joko Anwar memberikan pendapatnya mengenai perjalanan pelem Indonesia yang mengalami pasang surut dari tahun ke tahun. Beliau memberikan pendapatnya dengan menggunakan bahasa yang sangat2 ringan, sehingga aku yang tidak mengerti tentang per-pelem-an pun jadi berasa mengerti. :p

Aku bukan ingin ikut2an berpendapat mengenai pelem2 di Indonesia ini. Tetapi aku hanya ingin mengutip, menculik, atau memmetik kalimat2 Joko Anwar yang menurutku menarik. Mungkin juga sedikit memberi pendapat tentang kalimat2 unik itu. hehehehehheheeeee

Di paragraf pertama, beliau menuliskan :
"Bioskop-bioskop didominasi oleh film Indonesia. Film Indonesia punya masa depan cerah. Bukan cuma untuk jadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi mungkin juga akan jadi tuan tanah, juragan kos. Nothing but possibilties."

Itu di katakan oleh Joko Anwar sebagai pendapat orang tentang pelem Indonesia pada waktu 2 tahun lalu. Berarti kisaran tahun 2008 (menurutku). *Langsung gugling pelem2 Indonesia tahun 2008*. Mungkin karena saat itu banyak pelem2 bagus yang meledak di pasaran Indonesia, dan banyak menarik minat masyarakat Indonesia. Menurut Google, pelem2 di tahun 2008 itu adalah Ayat2 Cinta, Kuntilanak 3, Laskar Pelangi, Nagabonar, Perempuan Punya Cerita, Kantata Takwa, dan beberapa pelem lainnya. Memang sih, waktu pelem2 itu keluar di Bioskop, aku juga merasakan bagaimana rasanya "bersemangat pengen nonton pelem di bioskop". :)

Namun sebenarnya di tahun itu juga, banyak pula pelem2 yang judulnya mulai aneh bin ajaib. Contohnya : 40 hari bangkitnya pocong (hiiiiyyy), Anda Puas Saya Loyo (Hadddoohh), Hantu Aborsi (tenang, di dunia hantu nggak ada UU anti aborsi kan?), Hantu Ambulance, Hantu Perawan Jeruk Purut (dan masih banyak hantu2 lain yang eksis), Kawin Kontrak, Merem Melek (kelilipan kayaknya), Pocong Vs Kuntilanak (bakalan ketemu jenglot di final), dan buanyak lagi pelem2 ajaib lainnya. Namun karena jumlah pelem berkualitasnya lumayan banyak, jadi masih bisa di bilang "Nilainya bagus" untuk pelem Indonesia.

Menurut Joko Anwar, sekarang ini pelem Indonesia sudah banyak kemunduran. Banyak pelem yang di dongkrak dengan kasus2 artisnya, seperti pelecehan seks antar pemain (ingat SaipulJamil Vs KikiFatmala??), perkelahian antar pemain (Ingat AndiSoraya Vs DewiPersik??), dll. Istilahnya pelem2 ini udah kayak sirkuss aja.

Kalimat yang keren ketika Pak Joko membahas pelem jaman sekarang ini, menurutku adalah :
"Ketika kita melihat pertunjukan (pelemnya), yang ada bukan cuma pertunjukan yang membosankan, tapi sebuah terapi penurunan I.Q. dan program peningkatan tekanan darah. Membodohkan dan menjengkelkan." ^_^

Dari artikel ini, aku bisa tau juga kalau dulu pernah ada masa dimana pelem Indonesia mulai berkibar dengan pelem "Hot" nya. Kutipannya : "Ranjang Ternoda, Gairah Malam, Setetes Noda Manis (nggak tau noda apa. Mungkin kencing tikus)..... ". Setelah itu "....yang disuguhkan hanyalah para aktris yang main siram-siraman di kolam renang atau pantai memakai bikini, lalu berciuman dengan lawan main seolah-olah ciuman baru diciptakan dua bulan sebelumnya sehingga mereka tidak tahu caranya bagaimana, para penonton pun ogah menonton lagi." hwakakkakaka.... makin ngakak guling2 kan bacanya? :p

Akhir 1999-awal tahun 2000-an, mulai banyak orang2 yang benar2 mengetahui teknik tentang pelem turun lapang. Muncullah kembali pelem2 yang berkualitas dan membangkitkan dunia per-pelem-an Indonesia. Contohnya mungkin Daun di Atas Bantal, Kuldesak, Petualangan Sherina, Jelangkung, Marsinah, Joshua oh Joshua, Pasir Berbisik, Arisan, Biola tak Berdawai, dan beberapa pelem lainnya. Per-pelem-an Indonesia kembali berjaya.

Tetapi, seperti yang sudah di ceritakan di awal, akhir tahun 2000-an pelem2 Indonesia mulai lagi dengan trend "hot" dan "nggak mutu"-nya. Kutipan Joko Anwar : "Genre horor yang seharusnya merupakan genre yang paling jujur, paling menghibur tanpa pretensi, diperkosa beramai-ramai hingga compang-camping. Difitnah sehingga harga dirinya tak ada harganya lagi. Sampai-sampai orang-orang berpikir bahwa horor identik dengan busuk." Satu lagi kutipan setelahnya : "Kemudian para petualang bisnis film ini masuk ke genre komedi yang biasanya dibaluti dengan seks. Orang-orang ini sepertinya sama sekali tidak punya sense of humor dan tidak kenal seks sama sekali karena film yang mereka buat tidak lucu dan tidak bikin konak." hwekekekekkekeee.....

Menurut beliau, ini di karenakan ".....'petualang film' yang ikut-ikutan membuat film, tergiur dengan gosip betapa menguntungkannya bisnis film. Mereka adalah orang-orang yang bukan hanya tidak tahu teknik dasar membuat film, tapi juga miskin papa hina dina dalam citarasa." Selain itu juga karena "....99% film Indonesia yang dibuat pasti akan diputar di bioskop. Entah karena apa pemilik bioskop selalu mau menerima film Indonesia untuk ditayangkan di bioskopnya. Mungkin karena kedekatan personal. "

Akibat dari kemunduran itu lagi adalah ".....bioskop sekarang dipenuhi oleh sampah yang diproduksi oleh orang-orang yang berpikir hanya karena mereka bisa menyewa kamera digital dan ada aktor-aktor palsu yang bisa jalan dan buka mulut, mereka tinggal point and shoot and voila! Mereka sudah jadi pembuat film."

Akhirul kata, ada kalimat beliau yang semakin aduhai saja di telinga "Kalau mereka ingin ikut program penurunan I.Q. dan peningkatan tekanan darah, mereka bisa nonton sinetron." *PegangPerutMenahanNafasAgarTidakTerngakak2*


Begitulah..... mengenai pelem dan pendapat ahli tentang pelem Indonesia. Aku masih punya mimpi untuk bisa membuat pelem suatu saat nanti. Semoga saja aku tidak termasuk ke dalam golongan "Petualang Film" yang di maksud ki Joko Anwar. hwekekekeekkekekkekekeeeeeee

Sumber tulisan berasal dari artikel ini

Sarapan Sorabi Seceng

Dahulu kala, entah kapan, aku pernah menuliskan sarapan rutin yang selalu di sediakan oma di pagi hari. Singkong dan tempe. Belakangan ini, frekuensi kemunculan singkong semakin lama semakin berkurang hingga akhirnya menghilang sama sekali. Nampaknya, nasib tempe masih lebih mendingan dari pada si singkong. Tempe masih sering muncul dan menemani segelas teh/kopiku di pagi hari. :)

Meskipun begitu, rupanya ada pemain baru dalam dunia per-sarapan pagi-an di rumah ini. Setelah aku amati dan ingat2 betul, rupanya ada sosok pengganti singkong yang sering muncul tiba2 di mejaku. Sosok bundar berwarna hijau muda, yang selalu tampil ganda dan lengkap dengan kuahnya. Sorabi.... horray.... :p

Ya, sepertinya sorabi perlahan namun pasti mulai menggeser posisi singkong dalam hit list menu sarapan. Hahahhaa.... Sorabi yang di beli dari pasar kaget di depan masjid sana itu lho.... Yang jual sorabi ini adalah ibu2 yang sama dengan yang jualan nasi kuning dan lontong sayur. Sorabi ini nampaknya memiliki banyak sekali penggemar, sehingga untuk bisa mendapatkan sepasang sorabi di mangkok cantik di rumah kita, diperlukan gerilya sepagi mungkin. Meleng sedikit akan menimbulkan kerugian... :)

Dahulu kala, sewaktu masih muda (emangnya sekarang???????? ), maksudnya sewaktu masih sering ke Bandung naik motor, aku dan dia sering nongkrong di sebuah kafe. Kafe yang letaknya di pinggiri jalan besar yang menuju Ciwideuy, dan dekat sekali dengan kampus UPI. Di kafe itu, menu utamanya adalah sorabi. Tau kan kalau sorabi itu terkenal sekali dari daerah Bandung?

Sorabi dari daerah Bandung ini beraneka rasa lho.... mulai dari coklat stroberi sampai dengan abon dan oncom. Kalau dulu emak-ku harus nongkrongin penjual sorabi di pasar, nah kalau di Bandung ini kafe2 sorabi memang di bikin se-cozy2-nya. Jadi, sorabi gaul gitu deh ceritanya... :))

Kembali pada sorabi seceng bundar kembarku. Sorabi ini memang berbeda dengan sorabi2 yang ada di Bandung atau di Pasar langganan emak-ku sana. Sorabi ini dari pertama muncul di mejaku hingga saat ini hanya memiliki 1 rasa, yaitu rasa manis gula pasir, dan rasa kuah gula jawa. Namun kombinasi kedua rasa manisnya itu sangat sempurna menurutku. Sorabi manis gula pasir yang tidak terlalu manis, di gabung dengan kuah gula jawa yang manisnya cuocok.... muantab sekali pemirsa.... (tinggal nunggu Pak Bondan mampir aja)

Dan yang paling mengesankan dari si sorabi ini adalah harganya sodara2... cuma seceng alias seribu perak. Seribu perak untuk sepasang sorabi bundar itu, terasa murah bukan??? (meskipun sorabi langganan emak-ku di pasar sana harganya seribu-tiga). Sarapan seharga seribu rupiah ini mengenyangkan lho....

Cara memakan sorabi ini, (saranku sih) harus sedikit perlahan2. Jangan langsung libas dengan 2 atau 3 kali gigit. Tapi pelan2 sambil di nikmati. Sesekali boleh di selingi menyesap teh atau kopi yang di cangkir, biar nggak keburu dingin. Karena eh karena, kalau kita makannya terlalu buru2, maka sorabi ini akan dengan sukses membuat perut (ku) mual dan eneg. Namanya juga tepung di kolaborasikan dengan gula jawa, kan berasa makan bubur bayi lagi kan? hehehehe

Buatku, sarapan dengan sorabi seribu perak ini mampu membuat perut bertahan kenyang sampai siang hari, bahkan sore hari. Kenyang yang konsisten dan awet bukan? Bayangkan, hanya dengan seribu perak, kita bisa menghemat uang berapa tuh? Muangstabs kan??? :p

Buat yang tinggal di dekat masjid, hayooo bangun pagi dan berburu sorabi. Biar bisa hidup sehat dengan sarapan, tetapi tetap bisa melanjutkan hidup hemat.... hahahahhahhahahaa