Friday, July 31, 2009

Asyik juga punya banyak ponakan baru…..


Kemarin siang, aku mulai mati gaya di rumah, jadilah terlintas untuk mewujudkan keinginan yang beberapa waktu ini selalu tertunda dan tertunda. Menengok keponakan baru.


Aku berfikir untuk mengajak Dia yang namanya tak boleh disebut, namun sayang rupanya dia masih di tunggui bosnya untuk film yang belum juga selesai di edit. Its ok….


Selintas pikiran iseng mampir, bagaimana kalau aku ajak saja si Husen untuk ikut menjenguk si baby, scara kan calon bibi gitu. Hweekekekekek…..dan kulayangkan pesan singkat pada nya kemudian dengan bunyi kurang lebih seperti ini :

“Husen, siang ini lu ada agenda apa??”

“kenapa mbak??” kebiasaan anak itu kalau di sms di Tanya pasti dijawab dengan Tanya lagi. ^_^

“kita tengokin anaknya kak Yogi yuks….”

“tapi sorean aja ya…aku siang masih ada urusan di kampus.”

“jam berapa??”

“jam 3 atau 4 sore gitu…”

“ok, kita ketemu di secret Lawalata ya..”


Karena penyakit mati gayaku di rumah sudah semakin akut, maka aku putuskan untuk segera melangkahkan kakiku keluar rumah. Dan akhirnya jam 11.00 aku pun ikut-ikutan pergi dari rumah menuju kandang tokek untuk mengambil motor dan minta uang.


Sesampainya di kandang tokek, aku lihat motor kesayanganku “si black” udah bertengger gagah di depan rumah. “assyik…udah dipanasin…”. Dan segera aku masuk untuk mencari helm, kunci, STNK, dan pastinya orangnya. Hehehe. Setelah menemukan batang hidungnya, aku segera menodong dengan satu kata :

“pete-pete….” Tentunya sambil menodongkan tangan dan pasang tampang cengar-cengir.


Ternyata rayuan model lama seperti itu , masih juga menjadi trend dan terbukti dengan mengalirnya dana untuk patungan kami ke tanganku. Good job….

Sempat aku berfikir untuk menunggu si Husen di kandang tokek saja, tetapi melihat situasi yang sedang ramai-ramainya orang bekerja, membuatku mengurungkan niat itu. lagipula orang itu juga masih ditunggui bosnya untuk deadline pekerjaannya. Maka melajulah aku menuju secret Lawalata bersama “si black” yang paling sexy. Hwakakaka


Seperti biasa, secret yang biasa aja tapi luar biasa. Biasa saja kondisinya dengan barang berserakan dimana-mana, semua benda tergeletak sesuka hatinya, dan semua orang berteriak semau mereka. Namun masih terasa luar biasa dengan magnet yang selalu menarik orang-orang untuk kembali kesana guna menikmati kemalasan dan pembuangan waktu. Datang, ngobrol, cari posisi enak, baca, tidur, hal yang sama dan berulang setiap kalinya.


Namun kemarin ini tidak sepenuhnya begitu. Aku tertarik dengan apa yang dibilang Mbak Dian mengenai perpustakaan digital IPB yang baru dimana disana tersedia jurnal gratis. Aku tertarik karena mungkin saja disana aku bisa bertemu dengan beberapa jurnal yang berhubungan dengan rajungan atau snapper gitu. Kan lumayan sekali, karena beberapa kali aku menemukan jurnal di internet yang rupanya hanya untuk dibeli, bukan untuk di minta. Hehehe


Namun sayang, sepertinya aku belum beruntung. Apa yang aku cari belum aku temukan. Mungkin memang belum ada, atau mungkin juga aku kurang lihai dalam mencari jurnalnya. Next time I’ll try again. Setelah beberapa kali peringatan tutup perpustakaan kurang kami indahkan, mau tidak mau kami harus menutup layar monitor dan keluar ruangan ketika mbaknya yang jaga perpus sudah nampak gelisah karena sudah waktunya pulang.


Dan akupun kembali ke secret Lawalata again….

Jam 4 Husen datang dan rupanya helm yang melayang. Si Kavirun ternyata pakai helm ku tanpa permisi dan tanpa basa-basi. Hhwaaaaaahhh…….kesel, jengkel, marah, tapi hanya bisa teriak “A**….”. menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Terlebih lagi jika menunggu dalam kondisi emosi, dan juga berkejaran dengan waktu yang semakin gelap. Tidak tanggung-tanggung, 1 jam kemudian barulah helm ku tersayang pulang ke pelukanku. Dan aku bersama dengan Husen segera beranjak dari tempat itu.


Kami melaju menuju swalayan di daerah Taman topi untuk sekedar mencari sesuatu untuk ponakan kecil kami. “Rasydan Najati Fauzi”. Setelah berkutat dengan barang-barang yang kurang kami mengerti fungsinya, sibuk bertanya kesana-kesini pada pelayan tokonya, debat masalah pembungkusan, dll, akhirnya kami dengan percaya diri melaju kembali ke rumah senior…J


Sesampainya di rumah Kak Yogi n Mbak Imas, kamipun melihat si mungil dari jarak dekat. Sewaktu dirumah sakit, aku belum sempat melihat dedek bayinya, sehingga ini adalah pertemuan pertama kami. Anak kecil yang mungil, ganteng (kayak yang selalu di sombongin bapaknya..hehehe), putih (nggak kayak bapaknya bgt), dan tentu saja imut2…


Aduuhh….kembali lagi aku menjadi tante dari ponakan kecil itu. belakangan ini, rasanya banyak banget ponakan-ponakan kecil lahir ke dunia. Ada yang sudah sempat ku tengok, tapi ada juga yang belum sempat ku tengok. Semoga ada waktu lain kali….

Kembali lagi pada Rasydan…..dia beruntung karena dia mendapatkan ASI dari ibun ya secara penuh (kata bapaknya, karena udah di pancing sama bapaknya dulu, jadi nya ASI nya keluaarnya banyak) Hwakakakaka…..obrolan yang “dewasa” sekali. Dan aku nggak ngerti apa artinya (innocent*mode on).


Kamipun berbincang-bincang (jiaahh…) di ruang tamu bersama dengan bapak n emaknya si dedek….banyak hal yang dibicarakan, mulai dari perkenalan calon adek ipar (Husen_red), sampai dengan obrolan serius mengenai pernikahan dan rumah. Hwakakka…korek-korek teruuusss….


Tak berapa lama kemudian, menyusulah mbak Dian n Budi ke rumah itu. semakin ramailah bahan obrolan kami. Sesekali Husen bilang :

“udah yuukkk…pulang…bosen….malu…”


Hehehhehe….tapi pantat ini koq susah sekali untuk beranjak. Akhirnya jam 10 malam, acara baru resmi ditutup, dan kamipun pulang ke tempat tujuan masing-masing. Mbak Dian dan Budi ke kosan sedangkan aku dan Husen ke kampus lagi.


Welcome to de World Rasydan sayang……Enjoy your live…^_^


Source Pict :

- http://dhika.cikul.or.id/tifus-typhus-pada-bayi.html

- http://3.bp.blogspot.com/_AlerxCu4E1M/SfmMxbtKZ8I/AAAAAAAAAA0/X780NgsoTp8/s1600-h/gambar-foto-lucu-bayi4.jpg

- http://spmblover.18.forumer.com/a/foto-bayibayi-lucu-kocagh_post1071.html


Wednesday, July 29, 2009

Ada Cinta Di Mana-Mana


Hari ini kulalui dengan beberapa episode atau beberapa babak penayangan. Dimulai dengan sebuah ucapan :

“selamat ulang tahun….semoga panjang umur dan sehat selalu. Apa harapanmu untuk setahun kedepan??” kata dia yang telah membawaku tengah malam buta ke titik tertinggi daerah Bogor. Puncak pass…

Dan aku hanya bilang “ so many wishes for this year. Live, love, family, job, friendship, enterpreuner, dreams, etc…” amin.


Thanks to god for give me long live until now….sampai dengan umur 24 tahun, aku masih juga bisa merayakan ulang tahun di tempat yang aku ingin, dalam kondisi bahagia, bersama orang yang aku inginkan. Bersama dengan doa para saudara, sahabat, dan teman-teman di seluruh penjuru negri. I’m so glad…


Pergantian tahun ku ini aku nikmati bersamanya, bersama dinginnya udara puncak, bersama secangkir kopi susu, bersama semangkuk mie, bersama jagung rebus, dan bersama cerita-cerita yang kami bagi tadi malam. Hampir saja lengkap ditemani ubi bakar kalau saja perut ini tidak memberontak karena terus dijejali dengan makanan.


Meskipun jauh-jauh kami datang hanya untuk minum kopi dan makan makanan yang di seantero jagad raya pasti ada, namun kami menikmatinya. Tidak ada paksaan, karena memang kami terbiasa dengan hal-hal seperti itu. pergi ke suatu tempat, pesan kopi, mie, jagung, ngobrol, dan pulang lagi.


Di perjalanan pulang, aku mendapatkan SMS yang membuatku sedikit ke geeran dan merasa terharu. Dari si Batak Siregar ketua organisasiku. Bunyi sms yang ditulis dengan huruf besar semua itu kurang lebih seperti ini :

“ KELUARGA BESAR LAWALATA IPB, MENGUCAPKAN SELAMAT ULANG TAHUN BUAT MBAK WILIS L-268, TERIMA KASIH ATAS LOYALITAS DAN TOTALITASNYA DALAM KIPRAHNYA DI LAWALATA, SEMOGA TETAP EKSIS DAN MUNCUL RIBUAN MBAK WILIS YANG LAEN DI LAWALATA BIAR MAKIN RAME DAN HEBOH. (hehe g kebayang ada ribuan mbak wil dip km). Nb. Maap kalao ada salah penulisan nama dan gelar, maklum dah teller gara2 laporan yang bejubel.”


Panjang sekali kan sms pak ketua ini??? Hehehe…sambil tak bisa berhenti tertawa, aku hanya bisa bilang : “terima kasih untuk semua ucapan dan doanya. Tapi kayaknya gw nggak sedahsyat itu juga kali ya…” hwaakakakaka


Dan akhirnya kami pulang kembali ke kampong tercinta kami, dan langsung tertidur karena lelah serta badan pegal semua.


Itu adalah perayaan ulang tahunku yang ke-24 episode 1.


Dan untuk episode yang kedua, berjalan atau terjadi di rumah yang hampir setahun ini menjadi keluarga yang menampung aku yang hidup nomaden ini.

Jam 07.30 pagi, aku putuskan untuk pulang karena ada beberapa hal yang ingin aku lakukan, serta khawatir kalau terlalu lama ngendon di secret, hanya akan membuatku bermalas2an seharian. Maka akupun pulang sendirian karena dia masih harus memberikan pelatihan dokumentasi kepada anak MPCA.


Sesampainya di rumah, aku menerima ucapan selamat ulang tahun dari semua penghuni rumah. Wuih….what a wonderfull day….I love u all… pengen mandi, tetapi takut ngantuks scara tidur jam 3 an pagi. Akhirnya aku mandi jam 12 siang.


Ternyata kejutan untukku belum juga cukup. Tengah hari, masih ada lagi surprise dari keluargaku ini. Kue tart tiramisu, black forest, mie goring ala Cijahe, minuman dingin sudah siap di meja tamu….wow…apa lagi ini??? Pesta lagi….:)


Karena melihat begitu banyak kue dan makanan, maka para tokek di undang dari kandanganya di sebelah rumah. Alhasil, ulang tahunku menjadi ulang tahun beneran. Hiks…hiks…terharu….


Sulit untukku mengucapkan secara langsung betapa aku ingin mengucapkan beribu terima kasih untuk keluarga yang telah menampungku setahun terakhir ini. Sungguh sebuah keluarga yang luar biasa yang pernah kutemui sepanjang hidupku ini. Penerimaan kalian atasku, membuat aku hanya bisa termangu, dan terharu. Tak ada yang bisa aku lakukan untuk bisa membalas semua kebaikan kalian. Dan kalaupun ada, itu takkan pernah cukup untuk membalas apa yang telah kalian berikan untukku.


Semoga Tuhan membalas semua yang telah kalian berikan padaku, dengan kebahagiaan sempurna yang memang selayaknya kalian dapatkan. Dari kalian aku banyak belajar tentang cinta, keluarga, kasih sayang, dan kepedulian. Kalian akan selalu menempati bagian terpenting dalam hatiku. Semoga Tuhan selalu memberkati kita semua.


I love you all….

Wish all de best for us…J