Showing posts with label journey of K. Show all posts
Showing posts with label journey of K. Show all posts

Saturday, January 2, 2016

First Adventure for K in 2016


Hari ini kami mengisi weekend dengan melakukan hal yang sangat-sangat kami sukai. Pergi kearea gunung bunder, duduk disalah satu warungnya, berbicara panjang lebar tentang apapun, makan mie telur, ngopi, ngobrol, ketawa ketiwi, dan lain-lain. 

Musim liburan belum usai. Semua orang masih berlomba mengejar waktu untuk bisa mendatangi tempat wisata dan berwisata. Tak terkecuali area gunung bunder. Suasana padat sudah terasa begitu kami berbelok kiri dari jalan raya ciampea. Mobil dari luar kota, serta motor-motor dengan pengendara yang juga nampak dari luar kota. You know what i mean... 

Beberapa kilometer dari gerbang gunung bunder, hujan rintik-rintik mulai turun. Kamipun mulai meragu apakah akan lanjut atau lebih baik pulang saja? Semakin kami maju, semakin banyak pengendara motor yang berteduh. Aku melihat langit, mendung tak seberapa menggelantung. Jadi aku yakinkan mr. Driver untuk terus. Ternyata benar. Sesampainya di pintu gerbang, hujan rupanya belum sampai. 

Seperti biasa... Memasuki gerbang kawasan wisata gunung bunder selalu menyisakan sedikit uhuk dan ehem (bahasa apa ini?). Sedikit gondok gitu maksudnya... Tiket yang hanya akan diberikan ketika kita minta, jumlah uang administrasi yang selalu lebih mahal dari tiket, jumlah orang yang menjaga gerbang yang selalu banyak dan terkesan mengintimidasi. Dan jika libur panjang seperti ini, selalu lebih parah. Biaya lebih mahal, jumlah penjaga lebih banyak... Aaahhh, sudahlah. Awal tahun, tidak menyenangkan kalau terlalu banyak berkeluh kesah....

Kamipun memilih tempat biasa yang kami anggap istimewa. Warung di pinggir jalan, berlokasi di kawasan masuk Kawah Ratu.  Seperti biasa juga... Hala-hal biasa... Yang tidak biasa adalah akhirnya Mas Bojo tidak lupa untuk membawa hammock nya. Menggantungnya disebelah warung, dan bersenang-senang dengan K di hammock itu. 

Tak lama berselang selepas tengah hari, entah bagaimana ceritanya, susana menjadi sedikit kacau dari arah jalan. Rupanya jumlah (bukan volume seperti yang biasa dilaporkan oleh reporter berita mudik) kendaraan semakin bertambah dari kedua arah. Ditambah lagi jalanan menanjak, membuat beberapa kendaraan kelelahan, ngebul, matikopling, kampas terbakar, dan lain-lain. Semua hal itu menyebabkan macet berkepanjangan. Ditambah pula mobil yang awalnya parkir di area gerbang kawah ratu mulai turun. Terjadilah macet kunci disekitar kami. Aroma tanah selepas hujan, indomie rebus telur, jagung bakar, bercampur dengan kopling terbakar, membuat suasana menjadi semakin ramai. Kami hanya bisa menyaksikan dari hammock kami. 

Tak lama kemudian, hujan mulai melengkapi keriuhan suasana. Semakin banyak orang yang berteduh di warung tempat kami duduk karena mobil mogok, tidak bawa jas hujan, dll. Alhamdulillah... Rejeki si teteh warung. Rupanya kebanyakan wisatawan hari ini dari jakarta, tangerang dan sekitarnya. Aku sangat prihatin pada mereka yang mobilnya mogok, atau tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan di tanjakan. Mereka harus pulang... 

Tak terasa hari semakin beranjak... Kami terjebak hujan dan tidak bisa pulang. Jika dulu ketika kami masih berdua, mungkin hujan seperti itu akan kami acuhkan dan tetap berkendara pulang. Tetapi karena sekarang ada K, kami menangguhkan perjalanan pulang dan menikmati proses penguraian kemacetan didepan kami. 

Lambat laun, kemacetan terurai dan suasana normal kembali. Namun hujan masih saja belum berhenti. Karena nampaknya hari mulai petang, mau tidak mau kami harus pulang. Kamipun membungkus K dengan jaket dan jas hujan yang kami bawa, berharap dia tidak terlalu basah sesampainya di rumah. Namun rupanya tetap saja air hujan merembes ke jaket nya. Maaf ya K... Prihatin dulu untuk sekarang. Berdoa bersama agar resolusi tahun ini bisa terwujud... Berdoa untuk kesehatan ayah, berdoa untuk kelancaran dan keberkahan rizky, berdoa untuk kebahagiaan kita semua. Aamiin ^_*

Selamat malam minggu temans!