Tuesday, December 27, 2022

To The Most West of West Java

Karena liburan Natal & Tahun Baru kali ini kami tidak membuat rencana ke mana-mana, maka saya nurut saja saat Mas Bojo mengajak pulang ke Banten. Akhirnya, sekalian saja kami main ke lahannya temen kantor yang letaknya berdekatan dengan Taman Nasional Ujung Kulon. 

Berada di pelosok Ujung Kulon, tidak menjadi masalah saat kami pergi bersama dengan keluarga Banten. Adek ipar dan istrinya adalah guru sekolah negri, begitu pula tante-tante dari suami yang juga pengawas sekolah. Mereka punya banyak rekanan di kawasan itu. Belum lagi mantan anak2 asuh mertua yang dulu belajar di pondok pesantren di dekat rumah dan menjadi langganan nasi uduknya. Masih terasa dekat hingga saat ini. 

Dan akhirnya hari ini kami sampai ke Taman Jaya. Cuaca sedang tidak mendukung untuk camping ataupun menyeberang ke Pulau Peucang, sehingga kami hanya berniat untuk pulang hari saja. 

Setelah silaturahmi ke rumah teman adek ipar dan juga kerabat mertua, kami melipir ke lahan nya Mbak G yang terletak di pinggir pantai. Asik sekali lokasinya. Kami bersantai bakar2 ikan asin yang diberi oleh kerabat mertua, dan makan bersama bekal dari rumah. 

Oh iya, tadi kami melihat ada banyak ibu-ibu dan anak kecil berkumpul di pantai di kejauhan. Saya penasaran akhirnya berjalan mendekati mereka diikuti Mas Bojo dan K. Rupanya mereka sedang mengumpulkan haremis atau kerang kecil-kecil gitu. Saya dan K ikut mengorek-ngorek, rupanya tak mudah. Pengalaman yang menyenangkan ya K!

Lalu kami bersilaturahmi dengan teman Mbak G yang mengelola lahannya selama ini. Kapan2 kami akan kembali dan camping di situ. 

Jalanan menuju Taman Jaya ini mantab sekali. Mengingatkan saya saat masih di Kampung di Lereng Merapi. Berlubang dengan air banjir ke jalanan. Seru deh... 

Pulangnya kami mampir di Baso Ikan Sumur, langganan setiap ke daerah sana. K sampai nambah. Hahaha

No comments: