Tuesday, December 6, 2011

The Place Is Doesn't Matter

Kalau kata sebuah iklan komersial di tipi :
"Apapun, kapanpun, dimanapun...."
"Apa saja, kapan saja, dimana saja...." ^_*


******

Selama kegiatan annual meeting waktu itu, sebetulnya aku merasa sangat sedikit bergerak. Terlebih bergerak dalam artian gerakan gaya ketika narsis. hehehe....

Berada di lingkungan orang2 serius, membuatku sedikit merinding disko dan sungkan bergerak. Meskipun terkadang masih saja rasa 'tidak tahu malu' ku lolos, berhasil kabur, dan menampakkan dirinya sebagai sesuatu yang norak2 bergembira itu. :p

Kenyataannya, banyak di antara teman-temanku itu yang membawa gadget alias alat2 yang bisa mem-photo. Mulai dari kamera betuuull, kamera pocket-an, kamera hp, dan mungkin kamera2 yang lainnya. Namun banyak juga di antara mereka yang seolah2 malu untuk mulai membidik dan menjepretkannya. Atau mungkin memang begitulah seharusnya? Tidak terlalu mengumbar kenarsisan? Hehehe... bisa saja....


Tapi menurutku, itu disebabkan tidak adanya pemicu atau penyulut. Setiap orang merasa sungkan, jadinya sama2 diam dan tak beraksi. Ppffiiuuhh.... ppffiiuuhhhh....
Sulit sekali menerima keadaan ini, ditengah perasaan dan keinginan untuk banyak di photo. hwekekeke...

Salah satu waktu dimana aku kecolongan (sikap cool) adalah ketika tiba saatnya pengambilan photo group.
Adduuhh....

Seolah2 ada pemantik yang dinyalakan di dekat kompor bensin, meledaklah hasrat yang telah lama terpendam ini. Menggila dan pethakilan tiada tara.

Siang itu, sebuah pengumuman yang terdengar seperti nyanyian surga (lebayyyyy....) di lantunkan temanku Lani. Dia mengatakan bahwa "people... group picture after lunch... group picture after lunch.... ".

Dzing...dzing... rasanya, sel2 otak yang sudah beberapa lama membeku ini, kembali diserbu aliran darah dengan cepatnya. Segaaarrrrr.... :)))

Dan long short story, group picture pun segera dilaksanakan. Pengambilan gambar ini dilakukan di taman belakang bangunan Lincoln Hall. University of Hawaii ini ternyata memiliki banyak sekali taman, yang mengangkat tema berbagai negara. Taman Korea, Taman Cina, Taman Jepang, dan lain2.

Nah, taman yang kami gunakan untuk pengambilan photo group adalah taman Jepang. Entah mengapa taman tersebut disebut taman Jepang. Karena aku tidak menemukan bunga sakura, patung orang2 sipit, ataupun hal2 lain yang berbau jepang2an.

Yang aku temukan di taman itu hanyalah kolam dengan ikan hias yang cukup besar, dialiri air yang mengucur dari bebatuan, dan dinaungi pepohonan kamboja. Berasa di Gunung Bunder gitu deh.... :p

Setelah beberapa kali jepret, akhirnya kami semua bubar. Beberapa orang di antara mereka masih saja berdiskusi. *Tepok jidat* Adddooohh.... Orang2 ini, nggak ada kerjaan lain apa ya selain membicarakan pekerjaan? Hehehe...

Dan diantara sekian banyak orang itu, terlihatlah 2 orang bocah perempuan (Bocah??? kakakkaa...) yang kasak-kusuk, terlihat sedang menggoda seorang bocah lelaki.

Ouch...ouch... ternyata kedua bocah itu sedang berusaha membujuk si bocah lelaki untuk mem-photo mereka. Udah tau kan siapa kedua bocah perempuan itu? :)))))


Yuppss... Siapa lagi kedua orang yang pethakilan dan narsisnya minta ampun itu selain Wilis dan mbak Dessy? hhahaha.... Nggak ada lagi. Mereka doank lah pastinyah. Daaann.... siapa lagi orang yang bisa diminta sebagai korban untuk menuruti keinginan kedua orang itu selain Jack? hehehe... Nggak ada juga. Cuma Jack yang mau dan pasrah harus mau kayaknya.... :p

Dengan semangadh, merekapun segera mendaki bukit kecil di belakang dan sibuk berlenggak-lenggok dengan banyak gaya. Laksana berada di catwalk saja. Tengak sana - tengok sini, geleng kanan - geleng kiri, angkat tangan,
menawarkan perdamaian, bungkuk, miring, nungging, dan masih banyak lagi gaya2 yang 'sesuatu banget...'. :)))

Sebetulnya, photo group ini dilakukan 2 kali dalam 2 minggu masa annual meeting. Hal itu dikarenakan ada satu teman yang baru datang beberapa hari setelah annual meeting di mulai, dan beberapa teman yang akan pulang ketika annual meeting belum selesai.

Namun karena satu dan lain hal (yang sangat tidak bisa aku ceritakan) aku harus alpa pada sessi photo kedua. Hikss.... sedihnyaaa....

Yang aku ingat dengan pasti adalah bahwa saat itu pikiran dan hatiku menjadi bulat sebulat2nya mengenai pernikahan. Aku bakalan menikah, aku akan menjadi orang yang menikah dan berbahagia dengan pernikahanku nantinya. Amin. Memang benar kata orang bahwa pengalaman adalah guru yang paling berharga. Karenanya aku cukup mendapatkan pelajaran dari pengalaman2 yang kudapatkan. Mari kita menikah!!!!. Huuuyyeaaahhhh.... ^_^


Hanya satu peringatan yang bisa aku berikan untuk kalian, setelah belajar dari pengalaman ini. "Don't try this at home....!!!!!!" ^_^

No comments: