Monday, November 20, 2017
Kering Kentang Pedas
Siang tadi, aku membuka lemari es dan menemukan semangkuk kecil klappertart yang dibeli kemarin di Mall. Aku pikir K pasti lupa. Karena menu makan siang hari ini kurang menarik, aku lapar, dan menjadi nafsu melihat klappertart dingin. Nyam nyam nyam... Ludes.
Sore hari, aku sedang memenuhi panggilan alam di toilet belakang. Tak berapa lama, terdengar suara pintu toilet di gedor diiringi dengan teriakan kurang jelas "Bunda.... Habis... Kentang... Habis....". Seketika ingatanku melayang kepada klappertart yang sudah masuk ke intibumi. Ngerri sedap ini, keluar toilet langsung di ulek sama K. Pikirku.
Udah kebayang lah itu muka manyun mata melotot dan tangan sibuk ngulek badan dan mukaku nanti. hiiiiiii.....
Akhirnya aku pun keluar dari toilet dan melihat perkembangan...
Aku : "Kenapa marah-marah?"
K : "Kentang pedesku dihabisin siapa? Ayah ya?"
Aku : "Kentang pedes? Yang mana?"
K : " Itu yang kecil-kecil pedes-pedes karena aku sudah big girl itu lho.... Dimakan ayah?"
Aku mikir.....
K : "Yang dikasih Omanya Kakak Damai ditempat pink itu lhooo...."
Aku : "ooo... yang keripik kentang pedes itu? Kalau itu bunda yang habisin... Kemarin tinggal sedikit bangettt..."
K : "Tuh kan bunda.... Ngabisin punya akuu....." Tangannya mulai ngulek perutku.
Aku: " Ya udah nanti bunda mintain ke Oma lagi ya... "
K : " Bener ya...?"
Aku :"Iyaaa...."
Baru kemudian gencatan senjata.... :-p
Sore hari, aku sedang memenuhi panggilan alam di toilet belakang. Tak berapa lama, terdengar suara pintu toilet di gedor diiringi dengan teriakan kurang jelas "Bunda.... Habis... Kentang... Habis....". Seketika ingatanku melayang kepada klappertart yang sudah masuk ke intibumi. Ngerri sedap ini, keluar toilet langsung di ulek sama K. Pikirku.
Udah kebayang lah itu muka manyun mata melotot dan tangan sibuk ngulek badan dan mukaku nanti. hiiiiiii.....
Akhirnya aku pun keluar dari toilet dan melihat perkembangan...
Aku : "Kenapa marah-marah?"
K : "Kentang pedesku dihabisin siapa? Ayah ya?"
Aku : "Kentang pedes? Yang mana?"
K : " Itu yang kecil-kecil pedes-pedes karena aku sudah big girl itu lho.... Dimakan ayah?"
Aku mikir.....
K : "Yang dikasih Omanya Kakak Damai ditempat pink itu lhooo...."
Aku : "ooo... yang keripik kentang pedes itu? Kalau itu bunda yang habisin... Kemarin tinggal sedikit bangettt..."
K : "Tuh kan bunda.... Ngabisin punya akuu....." Tangannya mulai ngulek perutku.
Aku: " Ya udah nanti bunda mintain ke Oma lagi ya... "
K : " Bener ya...?"
Aku :"Iyaaa...."
Baru kemudian gencatan senjata.... :-p
Ayah is the Best Partner in Crime
#DaughtersTalk
Ketika Ayah berkata:
A : “K, besok ayah kerja ya 10 hari “
K : “Nginep kayak bunda?”
A : “Iya, kan 10 hari”
K : “Terus yang bercanda sama aku siapa? Yang berantem sama aku skapa?”
#eeeaaa #emaknggakasik #emaknggakseru
😂😂😂
Ketika Ayah berkata:
A : “K, besok ayah kerja ya 10 hari “
K : “Nginep kayak bunda?”
A : “Iya, kan 10 hari”
K : “Terus yang bercanda sama aku siapa? Yang berantem sama aku skapa?”
#eeeaaa #emaknggakasik #emaknggakseru
😂😂😂
Tuesday, July 11, 2017
Kita Yang Sering Menjauhkan Diri Dari-Nya
Beberapa hari terakhir, sepertinya ada kegalauan semu yang menggentayangi hari, jadi sedikit mellow dan kurang fokus. Semoga Dia tetap hadir dan dekat denganku, meskipun aku sering menjauhi-Nya. Aamiin
Diambil dari Facebook-nya Denny Siregar
ENGKAU TIDAK PERLU BERIBADAH..
"Bolehkah aku tidak beribadah ?"
Tanya seorang teman melalui inbox. Pertanyaan yang singkat dan sangat sederhana. Hadir dari ketidak-pahaman sebab dan akibat kehidupan. Kebutaan yang melanda hampir semua orang di hutan belantara yang bernama dunia..
Aku menulis..
"Sangat boleh. Manusia bahkan tidak perlu beribadah seumur hidupnya. Tidak mempercayai keberadaan-Nya juga tidak mengapa. Karena Ia ada sebelum semua ada. Karena Ia tidak akan tiada, jikapun seluruh alam semesta ini meniadakanNya..
Tetapi bagaimana seluruh alam ini bisa bergerak teratur dan presisi tanpa keberadaanNya ?"
Aku terdiam sejenak, menyalakan sebatang rokokku dan menyeruput secangkir kopi yang sudah dingin sejak tadi. Ingin memanaskannya lagi sudah tidak ada hati.
Kulanjutkan..
"Tuhan adalah pusat dari segala kebaikan. Kejahatan adalah ketiadaanNya. Bukan Ia tiada, tetapi kita yang meniadakanNya.
Maka Ia memerintahkan seluruh alam untuk beribadah kepadaNya. Bukan karena Ia butuh disembah, tetapi supaya semua berotasi pada kebaikan sesuai pancaran diriNya.
Dengan berpusat pada diriNya, maka semua akan bergerak dalam keteraturan. Dan ketika semua teratur, maka tidak ada yang namanya ketidak-seimbangan yang memunculkan gesekan yang membahayakan ciptaanNya.."
Sudah semakin malam dan matapun mulai lelah karena aktifitas sejak siang. Kutuntaskan bait terakhir dalam tulisanku. Bukan untuk menjawab yang bertanya, tetapi untuk menasehati diriku sendiri.
"Maka kita akan memahami, bahwa ibadah itu bukan untukNya, tetapi untuk keselamatan kita sendiri. Ketika kita menjauh dari sumber segala kebaikan, maka akan terjadi ketidak-seimbangan dalam diri. Jiwa yang tidak stabil memunculkan perilaku labil.
Dan tanpa mampu dihindari, semua gerak kehidupan kita menjadi salah. Kesalahan pertama memunculkan kesalahan kedua dan seterusnya, sampai kita berada pada puncak kesalahan yang menghasilkan kehancuran fisik dan mental.."
Kuhabiskan secangkir kopi dan meneruskan kalimat terakhir sebagai pengingat diriku..
"Bahkan pada saat kita berada pada kehancuran diri yang kita sebabkan sendiri, Tuhan masih saja menarik kita untuk kembali berada pada pusaranNya. Sungguh Ia Maha Pengasih dan Maha Penyayang.."
Malam semakin larut..
"Ketahuilah, seluruh kebaikan itu bermuara pada shalat.." Imam Ali as
Monday, July 10, 2017
Sama Itu Nggak Asik Ala K
#Whenthekidsplayingtogether
#FriendsofKirania
Ceritanya, hari ini ada temannya Mbak K yang main di rumah dari pagi, karena masih libur sekolah. Namanya H, tetangga sebelah. Dari pagi mereka berdua anteng bermain aneka mainan.
Ketika mereka bosan bermain, mereka masing-masing nonton di tablet, dengan tontonan yang berbeda.
Ketika bosan nonton, mereka main lagi.
Tiba-tiba Mbak K masuk ke ruang kerja ku dan bertanya:
K : "Bun, Baby bath nya beli dimana?"
A : "Di Online... Kenapa?"
K : "Enggak, itu kakak H nanya..."
Mbak K berjalan keluar, bilang ke H "Belinya di online...."
A : "Mbak K... Sini..." K mendekatiku
Aku pun bisik2 ke K
A : "Coba tanya Kakak H, ulang tahun nya kapan? "
K : "Kenapa?"
A : "Nanti kita kasih Baby bath buat kado... "
K berjalan keluar, seperti mikir, dan langsung main tanpa berkata apa-apa....
Aku panggil lagi:
A : "Mbak K... koq diem aja?"
K : Terus main tanpa menengok kearahku....
A : "Mbak K... koq nggak bilang? " Kataku sambil tertawa karena tau dia tidak rela
K : "Don't laugh! It's no funny!" Katanya sambil cemberut seperti biasa kalau dia tidak suka ditertawakan...
Semua kembali sibuk masing-masing.
#girlstalk
#daughter'stalk
#FriendsofKirania
Ceritanya, hari ini ada temannya Mbak K yang main di rumah dari pagi, karena masih libur sekolah. Namanya H, tetangga sebelah. Dari pagi mereka berdua anteng bermain aneka mainan.
Ketika mereka bosan bermain, mereka masing-masing nonton di tablet, dengan tontonan yang berbeda.
Ketika bosan nonton, mereka main lagi.
Tiba-tiba Mbak K masuk ke ruang kerja ku dan bertanya:
K : "Bun, Baby bath nya beli dimana?"
A : "Di Online... Kenapa?"
K : "Enggak, itu kakak H nanya..."
Mbak K berjalan keluar, bilang ke H "Belinya di online...."
A : "Mbak K... Sini..." K mendekatiku
Aku pun bisik2 ke K
A : "Coba tanya Kakak H, ulang tahun nya kapan? "
K : "Kenapa?"
A : "Nanti kita kasih Baby bath buat kado... "
K berjalan keluar, seperti mikir, dan langsung main tanpa berkata apa-apa....
Aku panggil lagi:
A : "Mbak K... koq diem aja?"
K : Terus main tanpa menengok kearahku....
A : "Mbak K... koq nggak bilang? " Kataku sambil tertawa karena tau dia tidak rela
K : "Don't laugh! It's no funny!" Katanya sambil cemberut seperti biasa kalau dia tidak suka ditertawakan...
Semua kembali sibuk masing-masing.
#girlstalk
#daughter'stalk
Monday, July 3, 2017
Bunda Belajar Donk
Kemarin ngobrol sama K pas di rest area lagi makan pop mie.
A : Kiran, udah mandi, makan yang banyak abis itu tidur ya…
K : Iya. Ayah nggak mandi?
A : Enggak. Ayah nggak mandi, takut ngantuk.
K : Emang kenapa kalau ayah ngantuk?
A : Ya nggak boleh donk. Ayah nggak boleh ngantuk. Kan Ayah nyetir. Kalau Ayah ngantuk yang jadi supir siapa?
K : Bunda donk…
A : Kan Bunda nggak bisa nyetir.
K : Ya Bunda harus belajar donk… Biar kayak Mama Louis…
A : Ahahahaha… Iya, nanti Bunda belajar lagi. Emang kenapa Mama louis?
K : Ya kan Mama louis bisa nyupir. Suka nganterin Louis sekolah. Kayaknya cuma Bunda emak-emak yang nggak bisa nyetir di Cilukbaa ya...
#tettottttt
#ObrolanEmakDanAnak
#CelotehAnak
Sunday, July 2, 2017
Merdunya Suara Hati Anak
#motheranddaughtertalk
Sewaktu dalam perjalanan kembali ke Bogor tadi pagi, selepas mudik lebaran 2017.
Setelah menyegarkan diri dengan mandi di rest area somewhere out there, ngobrol berdua dengan K sambil makan pop mie :
Aku (A) : K, udah mandi, makan yang banyak, abis itu tidur ya...
K : Iya. Ayah nggak mandi?
A : Enggak, Ayah nggak mandi, takut ngantuk.
K : Emang kenapa kalau ayah ngantuk?
A : Ya nggak boleh donk. Ayah nggak boleh ngantuk. Kan Ayah nyupir. Kalau Ayah ngantuk yang nyupir siapa?
K : Bunda donk...
A : Kan Bunda nggak bisa nyupir...
K : Ya Bunda harus belajar donk... Biar kayak Mama Louis...
A : Ahahahaha... Iya, nanti Bunda belajar lagi. Emang kenapa Mama Louis?
K : Ya kan Mama Louis bisa nyupir. Suka nganterin Louis ke sekolah...
#Tettottttt
#KumpulkanNyalimuBu

Friday, May 12, 2017
First Mid Year Performance 2017
Sebagaimana laiknya orang tua, yang anaknya mau pentas, saya juga heboh, nervous, dan gelisah... Sayapun begitu. Terlebih dengan proses persiapan kostum yang sempat membuat dag-dig-dug-der... Namun akhirnya semua terbayar sudah. Ketika melihat mereka berjalan menaiki panggung, berjajar didepan ratusan kepala emak-bapak yang dengan mata melotot dan jantung deg-degan melihat mereka semuanya...
Pementasan dimulai dari para toddler yang penuh dengan hiburan. Ada yang menangis, ada yang kabur dari panggung, ada yang ngompol dipanggung, dan berbagai macam tingkah polah anak-anak kecil itu. Membuat kami yang duduk anteng dibelakang tertawa terbahak-bahak sepanjang acara.
Tiba saatnya anak-anak sendiri yang naik panggung, kami semua mulai anteng. Deg-degan dan was-was lebih tepatnya. Cemas memikirkan anak-anak ini bagaimana nantinya. Apakah mau tampil? apakah mau menggerakkan badannya? apakah menangis? Terlebih lagi Mbak K ini kan memang termasuk yang sensitif. Telat dijemput aja masih nangis kan...
Tapiiiii... Tetottttt....!
Ternyata emaknya lebay. Anaknya malah asik banget joget-joget mengikuti musik, bahkan mulutnya komat-kamit mengikuti lagunya... Rasa H2C antara mau nongol atau enggaknya emak ini, jadi hilang setelah melihat anaknya percaya diri. Aku melet-melet lidah dari bawah sambil merekam, dan ketika dia melihat emaknya ini, senyumnya langsung melebar... Alhamdulillah...
Kali ini pementasannya mengenai "A tale of the earth", dimana kelas K kebagian memerankan elemen lautan, ombak. Mereka hidup damai bersama dengan elemen-elemen lainnya, sampai ketika negara api menyerang... (Duh, dimana-mana kalau negara api menyerang, ujungnya pasti nggak bagus...). Hehehee...
Bersyukur anak ini tidak menuruni sifat pemalu ibunya. Dulu waktu saya pertama kali perform dikampung, di panggung perpisahan KKN, saya hanya bisa menangis menutup mata, setelah musik mulai mengalun. ahahaha...
Penghargaan setinggi-tingginya untuk para Guru dan Panitia acara yang telah melatih anak-anak setiap hari, sehingga mereka dengan percaya diri tampil dipanggung dengan ciamik sekali. Bukan hal yang mudah pastinya, mengingat anak-anak ini semuanya punya energi berlebih kalau sudah bersama teman-temannya :-)
Thank you!
And for all kiddos, you all did a very good job today!!!!!
The parents are sooooo proud! ^_*
Pementasan dimulai dari para toddler yang penuh dengan hiburan. Ada yang menangis, ada yang kabur dari panggung, ada yang ngompol dipanggung, dan berbagai macam tingkah polah anak-anak kecil itu. Membuat kami yang duduk anteng dibelakang tertawa terbahak-bahak sepanjang acara.
Tiba saatnya anak-anak sendiri yang naik panggung, kami semua mulai anteng. Deg-degan dan was-was lebih tepatnya. Cemas memikirkan anak-anak ini bagaimana nantinya. Apakah mau tampil? apakah mau menggerakkan badannya? apakah menangis? Terlebih lagi Mbak K ini kan memang termasuk yang sensitif. Telat dijemput aja masih nangis kan...
Tapiiiii... Tetottttt....!
Ternyata emaknya lebay. Anaknya malah asik banget joget-joget mengikuti musik, bahkan mulutnya komat-kamit mengikuti lagunya... Rasa H2C antara mau nongol atau enggaknya emak ini, jadi hilang setelah melihat anaknya percaya diri. Aku melet-melet lidah dari bawah sambil merekam, dan ketika dia melihat emaknya ini, senyumnya langsung melebar... Alhamdulillah...
Kali ini pementasannya mengenai "A tale of the earth", dimana kelas K kebagian memerankan elemen lautan, ombak. Mereka hidup damai bersama dengan elemen-elemen lainnya, sampai ketika negara api menyerang... (Duh, dimana-mana kalau negara api menyerang, ujungnya pasti nggak bagus...). Hehehee...
Bersyukur anak ini tidak menuruni sifat pemalu ibunya. Dulu waktu saya pertama kali perform dikampung, di panggung perpisahan KKN, saya hanya bisa menangis menutup mata, setelah musik mulai mengalun. ahahaha...
Penghargaan setinggi-tingginya untuk para Guru dan Panitia acara yang telah melatih anak-anak setiap hari, sehingga mereka dengan percaya diri tampil dipanggung dengan ciamik sekali. Bukan hal yang mudah pastinya, mengingat anak-anak ini semuanya punya energi berlebih kalau sudah bersama teman-temannya :-)
Thank you!
And for all kiddos, you all did a very good job today!!!!!
The parents are sooooo proud! ^_*
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
The second thing, is song about change... This is art Quotes, poem, paint, and then song (dance sometimes) This song is good We can see on t...
-
You have your own responsibility to be happy, to make your life happy, to make your body happy, to make your days happy, and to make you...
-
Tahun ini, K naik ke kelas 6. Mungkin terdengar klise ya. Biasanya diikuti dengan kalimat lanjutan seperti, "Rasanya baru kemarin sekol...