Saya senang sekali memancing anak saya dengan obrolan, diskusi, dan hal-hal kecil yang memancing jawaban. Hal yang menurut Mas Bojo remah-remah receh, sehingga dia menganggap saya kurang kerjaan. Tapi kan yang penting anaknya senang, emaknya juga riang.
Saya pernah cerita belum ya tentang pengalaman berkeliling naik motor bersama K, dengan obrolan dari Sabang sampai Merauke? Duh, kalau belum, sayang sekali. Saya suka obrolan kami saat itu, tetapi sudah tidak terlalu ingat persis detailnya. :-p
Kali ini saya cerita yang pendek saja ya. Biar nggak lupa dan berlalu begitu saja.
Jadi ceritanya, beberapa waktu lalu salah satu teman kami memberikan goodie bag dari ulang tahun cucunya. Sebagai emak-emak, tentunya jiwa ekonomisnya bekerja yekan. hahaha. Saya tanya teman yang lain:
Saya: "Sis, beliin kado buat cucunya Mbak ****** nggak?"
Dan berdasarkan obrolan kami yang demi menjaga privacy tidak perlu saya tulis ulang di sini, maka saya mengikut beliau saja. Tidak membelikan kado.
Tadi malam sebelum tidur, seperti biasa saya haha hihi dengan K dulu. Tiba-tiba saya iseng nanya:
Saya : "Mbak K, I need your opinion"
K : "About what?"
Saya : "If someone give you goodie bag from their birthday, do you think we should give them gift? Even if it small gift?"
K : ...Diam sejenak sebelum akhirnya menjawab "I think we should."
Saya : "Why?"
K : "Because like you always said, when people give you something, we should give things back to them. Specially because that is their birthday."
Saya : "Point taken."
Rasanya saya sedikit meleleh tadi malam. Tidak menyangka rupanya si anak wedhok itu mengingat satu dari sekian juta haha hihi yang saya semburkan padanya. Dan Dia menggunakan hatinya untuk mengolah setiap informasi. Aaahhh Mbak K, I am sooo blessed to be your mother!!!
Tetaplah memegang tegung kasih dan juga empathy mu di sepanjang langkahmu ya nak. Hanya itu yang bisa orang tuamu berikan sebagai bekal :-)
Love,
Bunda Yang Mudah Meleleh Hatinya
No comments:
Post a Comment