Dear friends...
Satu tips yang akan aku berikan untuk kalian yang memiliki kebiasaan melakukan kegiatan di luar rumah (di pekarangan maksudnya) pagi hari. Seperti halnya menyapu halaman, menyiram tanaman, atau juga berbelanja sayuran di depan rumah di pagi hari. Maka, janganlah kalian menonton filem yang bisa menguras air mata yang berjudul "We Are Family" yang versi India. Karena aku adalah korban dari filem itu, yang akhirnya tidak bisa beraktivitas bebas diluar rumah pagi ini.
Kenapa?
Ceritanya begini...
Kemarin sore, aku dan dia yang namanya tak bisa disebut itu memutuskan untuk ngabuburit dan sekaligus berbuka diluar. Aku sedang bosan makan dirumah karena beberapa hari ini sudah selalu berbuka di rumah dengan nasi. Kemarin mendadak aku kepengen makan mie ayam. Akhirnya kamipun bergerak menuju kampus dan nongkrong dulu (ngabuburit) di sekretariat organisasi tercinta Lawalata.
Disana kami bertemu, bercengkerama, bersendagurau, ber-internet-ria, dan lain2nya. Hingga mendekati waktunya buka, salah seorang dari mereka mengatakan hendak membeli buka ke kawasan Bara. Aku dan dia memutuskan untuk berbuka di Lawalata saja, dan menitip makanan pada mereka. Akhirnya, setelah sekian lama merasakan berbuka berdua (dan kadang sendiri), aku bisa kembali merasakan berbuka beramai-ramai. Senangnyaaa....
Setelah berbuka selesai, kamipun berkumpul di ruangan karena kawanan nyamuk kebon yang besarnya nyaris sama dengan belalang (lebay dikit) sudah menginvasi tempat duduk kami sebelumnya -perapian. Kami kembali ngobrol dengan teman kami yang baru datang kembali dari Medan. Dia yang sedang ada urusan pekerjaan di kota Bogor ini, kembali memeriahkan sekret kami. Sedikit nostalgia dengan memberi update si ini dan si itu. Teman kami itu akhirnya membayari semua makanan berbuka kami manakala seorang lainnya ingin membeli makan. Seperti rencana semula, aku dan dia menitip Mie Ayam. heheheee
Di sela-sela perbincangan, aku menyalakan komputer dan menonton koleksi film yang belum pernah ku tonton. Aku memilih Film India yang berjudul "We Are Family". Pemainnya Kajol, Karan Johar dan Kareena Kapoor... Menurut Nonet, filem itu sedih sekali... Aku jadi kepengen nonton cepet2. Tapi sayang, baterai laptop ku nggak bertahan sampai setengah2 acan... Jadinya aku pause dulu deh nontonnya... Pulanglah aku dan Dia ke our home sweet home... :)
Tadi pagi, alhamdulillah aku masih bangun untuk memanaskan air untuk teh, memasak sayur dan menggoreng lauk. Sahur sederhana yang cukup mengenyangkan bagi kami. Setelah bersahur dan Sholat Subuh, aku menawarkan padanya untuk meneruskan nonton filem india itu dan diapun setuju. Asyiikkk.... Kami berduapun nonton pelem itu dengan khusyuk...
Oow... ternyata eh ternyata... cerita pelem itu memang sangat sedih, apalagi untukku. Dan seperti biasa, rasa sensitif ku tersentil dan air matapun mengucur deras hingga pelem berakhir. Hwaaaa.... sediiiihhhh.... Setelah bertanya2 sebentar apakah menangis bisa membatalkan puasa (pertanyaan dari jaman SD. hahahaaa), Alhamdulillah juga ternyata menangis tidak membatalkan puasa. heheheeee.
Tapi eh tapi... aku tidak memperhatikan akibat dari apa yang sudah aku lakukan dengan mataku ini. Karena mataku memang sangatlah sensitif, dan akan dengan cepat membengkak ketika menitikkan air mata, maka matakupun pagi ini dengan menjadi bengkak dengan suksesnya. Sampai matahari menerang, mataku masih saja menggelembung. Akupun bilang padanya :
"Hari ini aku nggak nyapu halaman ah... Kalau tetangga lihat mataku kayak gini, bisa2 kita disangka berantem lagi." Kamipun ngakak berjama'ah... :)
Sampai dengan tukang sayur datang, rupanya mataku masih saja menggelembung seperti ikan mas koki. Kembali lagi aku harus berkata:
"Aku nggak beli sayur ya... malu. Nanti aja sore aku keluar nyari sayur. heheheee"
Nah, begitulah kisahku mengenai Pelem India, sapu, dan sayur... :))))))))


2 comments:
ngakak bersama2 dan didengar tetangga juga bahaya mbak..ntr dikira lagi stress bareng2 :*
Waahh... Kalau itu, bisa2 nanti dikira sedang eksplorasi gaya lagi... :)))))))
Post a Comment