Bukan tidak terasa waktu telah berlalu sejak pertentangan antara si bulet dan si kotak. Perdebatan panjang yang menghabiskan waktu dengan hitungan bulan, yang menjadi kisah tersendiri jika di ingat kini. Kisah konyol dan ababil namun nyata dan terjadi, mengawali apa yang kita miliki kini.
Hampir 7 tahun sudah lembaran demi lembaran cerita aku torehkan dengannya, dia yang namanya tak boleh di sebut (hahaha... tetep). Tak ingin rasanya mengatakan itu sebagai kisah yang istimewa (meskipun begitulah adanya), karena semua berjalan sebagaimana layaknya waktu berlalu. Hanya diskusi2, obrolan2, candaan2, dan mimpi2 yang kita bicarakan berdua sajalah yang membedakan kita dengan semuanya. Selebihnya, kita hanyalah manusia biasa, warga negara biasa yang juga kadangkala senang melanggar undang2 lalu lintas (???) :p
Mungkin dulu aku dan dia sama2 tidak tahu akan sampai kapan dan bagaimana cerita untuk kami berdua. Karena kita hanya menjalani hari dan melewati hidup seperti manusia pada umumnya. Hingga sampailah kita pada titik penyadaran. Penyadaran bahwa bersatu bukanlah sesuatu yang harus di takuti atau di pelajari hingga datang satu waktu yang benar2 pas. The more we wait, the more we lost.... Itu semboyanku sekarang. :p
Dan sekarang, saatnya menyimpan dalam kotak indah dan berhias pita, dalam sebuah album yang terbuka, hampir 7 tahun waktu kita yang telah lalu. Kenapa dalam album yang terbuka? Karena aku ingin tetap bisa memandangnya manakala kita sedang dalam keadaan lelah. Kenapa harus indah dan berhiaskan pita? Karena aku ingin suatu saat nanti, ketika kita sedang memerlukannya, akan ada spirit positif tentang indahnya waktu2 yang telah berlalu ketika kita ada. :p
Mudah2an, apa yang kemudian kita upayakan sebagai jalan untuk benar2 bersama ini, mendapat ridho dan rahmat dari-Nya, Allah SWT, Tuhan yang memiliki semua hati makhluknya. Amin.
I lay my love on you mister.... :))))

No comments:
Post a Comment