Picture taken from here
Ini adalah kilas balik yang sudah dari lama ingin kutuliskan. Hanya saja seperti biasa, dengan senjata mutakhir manusia, aku selalu bisa me-ngeles dan mengelak dengan seribu satu alasan. Entahlah... :-p
Beberapa bulan yang lalu, sekitar penghujung tahun, aku dan dia mulai berniat untuk melangkah maju... Melangkah maju untuk membangun kehidupan baru. Bukan kehidupan baru kami, tapi sebuah kehidupan baru dari seseorang.... Bayi mungil maybe? yuhuuuu....
Saat itu, kami hanya berdoa dan mulai menguatkan niat:
"Skarang kita Bismillah kan saja... Insya Allah akan selalu ada jalan kedepannya. Jalan yang di mudahkan - Nya. Aamiin..."
Dan Boom....!!!
Beberapa waktu belakangan ini, serasa ada yang berbeda.... Orang2 di sekitarku mengatakan bahwa aku terlihat berbeda... Aku terlihat berisi... dan lain lain... dan lain lain...
Karena tidak ingin terlalu percaya diri, maka aku acuhkan saja rasa penasaran dan curiga ini. Dan akupun terbang ke Bali untuk meeting bersama teman kantor. Di Bali, seperti biasa, aku memaksimalkan waktu dan kesempatan untuk bercinta dengan pantai dan mataharinya... Kapan lagi bisa tinggal di hotel pinggir Pantai Sanur, yang begitu kita membuka mata, matahari pagi sudah siap menanti kita untuk lari pagi bersama. Pagi lari pagi, langsung sarapan di tempat nasi campur Bali nya Mak Weti, ke tempat meeting naik sepeda, sore jalan2 di sepanjang pertokoan di kawasan Sanur, dan masih banyak lagi.
Sekali lagi temanku berkata: "Kayaknya ada yang beda deh sama kamu... ati2 lho... jangan2 udah isi lagi... jangan capek2..." Dan sekali lagi aku tidak ingin merasa terlalu percaya diri. Hari berganti, waktu terus melaju, dan akupun semakin gencar menikmati suasana Sanur. Dalam hatiku, jika memang ada sesuatu yang tumbuh di dalam tubuh ini, maka dia akan merasakan pertumbuhan yang sehat, karena aku banyak bergerak, berolah raga, dan yang paling penting adalah merasa bahagia... :-)
Setelah kembali lagi ke rumah, sendirian karena Dia yang namanya tak boleh disebut sedang berada di pulau seberang, aku mulai merasakan kecurigaan dan penasaran. Remember... Curiosity killed the cat...!!!
Dan dengan malu2 tapi berisik, aku dan Salmul pun merapat ke salah satu apotik di sebuah pusat perbelanjaan di Bogor ini. Malu2 karena takut disangka remaja korban free sex yang kepengen ngecek hasil hubungan gelapnya dengan sesama remaja (too much confident banget ya... korban orang yang jarang menengok kalender). Tapi berisik karena grogi dan nervous serta penasaran bercampur aduk menjadi satu. hahahhaa....
Dan hasilnyaaa.... Terererereeeenggg... I am pregnant... Yuuhuuu.... How happy i am.... *joget...joget...*
(Sayang sekali, beberapa photo penting musti di ikhlaskan lenyap seiring dengan wafatnya BB doorprize tercintaku... hiks...hiks...)
Feels so blessed.... *terharu*
Feels so lucky.... *terharu*
Feels so trustful... *terharu*
Feels so ready... *terharu*
Feels so close to the universe... *terharu*
"Nikmat Tuhan Yang Mana Lagi Yang Engkau Dustakan???" ^_^

3 comments:
Meninggalkan jejak di lapak bumil :)
mbaaakk...sehat selalu ya... :)
btw, fotonya ada yg salah keknya, kn kpla bayinya di bawah ..hooohoh
Hi Girls... Seneng deh pagi2 buka udah ada yang mampir... :-)
Safi: Skarang mah masih muter2 donk dedeknya, kepala sama pantat masih berputar mencari posisi seenak hatinya. Hehehe.. Mudah2an nanti pas udah 8 bulan, udah bener kepala di bawah :-)
Post a Comment