Hari ini, pagi dimulai dengan obrolan dengan salah seorang temanku yang sedang di landa andilau mengenai pekerjaan. Dia bercerita bahwa dia mendapat tawaran kerja penuh waktu untuk menggantikan temannya. Kondisi yang persis sama dengan kondisiku a while ago. Bedanya, posisiku saat itu adalah seperti posisi temannya temanku itu. Hahahhaa... Itulah intinya. Detailnya? Ndak perlu dikasih tau, karena bisa menimbulkan kesalahtafsiran. Let it be...
Sekarang masalah cinta, kepatuhan, dan daya juang...
Dulu... Aku selalu mencurahkan rasa cinta, semangat, perjuangan, end de ble and de bla kepada sesuatu secara penuh. 100%. Tiada hari tanpa memikirkan 'itu'. Tiada penolakan untuk semua yang berhubungan dengan 'itu'.
Tapi...
Karena kondisi yang aku ceritakan di atas itu, akhirnya aku berubah. Aku merubah diriku. Dan aku memilih untuk berubah. Aku kemudian adalah aku yang 'secukupnya' dan 'seperlunya'. Oh iya, satu lagi 'sewajarnya' juga.
Kejadian itu sangat-sangat membekas disini (tau kan aku nunjuk kemana?). Hingga akhirnya, aku menyadari bahwa aku harus memulai sesuatu. Sesuatu yang sangat baru buatku. Sesuatu yang mulai melibatkan penolakan dan berkata 'tidak'. Iya, aku berubah...
Pada akhirnya aku adalah seperti mereka... Namanya juga manusia...
Ah sudahlah...
Duh, Jum'at pagi mengingat hal yang sudah disobek dari lembaran kehidupan ituuuuu.... Malessss :-p
#Abaikan
#NggakJelas
No comments:
Post a Comment